Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 175


__ADS_3

Khania sedang berada di dalam ruangan Vano, beberapa Hal terkait pekerjaan di hotel benar-benar Vano Ulas satu persatu.. Khania yang sebelumnya tidak di beri Tahu niat Vano untuk membahas soal pekerjaan pun sedikit panik, pasalnya Khania masih sangat takut berbuat kesalahan....


Tokk


Tooookk


Tok


"masuk" kata Vano masih menatap berkas-berkas di mejanya


Sementara Khania menoleh ke arah pintu..


"kakak" kata Khania yang membuat Vano menoleh ke pintu


"saayangggg" kata Vano menyapa isterinya yang baru datang


Salsa hanya cengar cengir...


"dateng kok ga bilang" kata Vano saat Salsa mendekat untuk mencium tangan suaminya..


"kejutaannn... aku bawa makan siang buat kalian" kata Salsa menaruh bawannya di meja sofa


aduh malah udah jnji mau makan sama raffi...


"kaka tau aku disini?" kata Khania


"tau kan Abangmu bilang sayang" kata Salsa sambil mengeluarkan satu persatu bawaannya


"itu makanannya banyak ka?" tanya Khania dengan nada penuh arti


"dikit" kata Vano


"eleh elehh takut banget berbagi si Bang!!" kata khania kesal


"bilang aja mau ngajak Raffi makan kan?" Tebak Vano


"hehe Iya bang, kan tadi Khania sebenrnya udah janji mau makan bareng" kata Khania jujur


"yaudah ajak sana, ini banyak kok, ajak Sandi sama Asistennya juga ya!" kata Salsa


"Sandi sama Asistennya Meeting di luar sayang" kata Vano mendekat


"yaudah aku panggil Raffi yaa" Kata Khania melangkahkan kaki nya


"sekalian orderin Jus Aple, bilang aja ke


Raffi dia sudah Faham" kata Vano


Khania hanya mengangguk...


Tinggalah Salsa dan Vano di ruangan itu...


"mas ngapain deh deket-deket" kata Salsa yang mendapati suaminya yang duduk di sampingnya begitu dekat sekali


Vano langsung memeluk Salsa


"kangennnn"

__ADS_1


"masss ini kantor" kata Salsa memperingati


"yang bilang ini hotel siapa sayang" kata Vano meledek


"yaa makanya jangan kaya gini, gak enak kalo ada yang lihat" kata Salsa


"coba cium dulu" kata Vano sambil menunjuk bibirnya


"hemm Dasar mesum" kata Salsa


"begini di bilang mesum, gimana yang begitu" gerutu Vano


Cups!!


Salsa mengecup Bibir Vano...


" jangan ngedumel aja mas, nanti terlihat semakin Tua" ledek Salsa


"hemm berani ya kamu meledek aku, liat aja nanti malam sayang!!! tak ada ampun!!! ledek Vano


"siapa Takutttt" timpal salsa


Vano ingin sekali menerkam isterinya namun Khania dan Raffi terlebih dulu datang...


merekapun akhirnya makan siang bersama, seperti biasa Jika makan di kantor bersaama Salasa dan Vano selalu makan dengan satu piring bersama...


Usai makan siang, Khania dan Salsa meninggalkan kantor Untuk kembali ke tempat kerjanya masing-masing...


seharusnha hari ini salsa libur namun Salsa kembali ke Rumah Sakit karena terdapat 5 pasien yang akan melaksanakan operasi,...


Setibanya dirumah ia dikejutkan dengan kepanikan para pengasuh anaknya..


"Daddy adik Kiinan Sick" kata Keenan berlari ke arahnya, sementara mbak Fatmah terlihat membawa beberapa pakaian kotor..


"apa itu mba" kata Vano


"ini sprei kotor Tuan, Non Kiinan dari siang muntah terus tuan" kata mba Fatmah


"sudah hubungi isteri saya?" kata Vano sambil meregangkan dasainya


"sudah tuan, tapi tidak ada jawaban" kata mbaak Fatmah


"Daddy Liat adik dulu" kata Vano mengusap pucuk kepala anaknya, laku menuju kamar Kiinan...


terdengar suara Tangisan Kiinan..


"Bii.. kinan sakit?" tanya Vano pada Bi Inah


"iya tuan, sejak siang Tadi, saya sudah kasih obat demam, dan obat mualnya tapi ga mempan tuan" kata Bi Inah


Kiinan terus merengek menangis, Vano pun mengambil Alih untuk menggendong Kinan sambil terus menghubungi Salsa, namun Nihil...


Tak lama Kiinan memuntahkan lagi Isi perutnya ke tubuh Vano..


Vano mencoba menghubungi Khania namun ia lupa jikalau Khania sedang pergi ke medan bersama Suami nya..


"bii tolong gantikan Kinan baju, saya bersihkan diri lalu kita ke Rs" kata Vano

__ADS_1


"baik Tuan..."


"daddy keen boleh ikut kan dad" rengek Keenan


"Keen dirumah yaa sama Bibi, biar daddy sama Mbak Fatmah" kata Vano


"no dad, please dad please" kata Keenan sambil merengek..


"yaudah tapi janji sama daddy jangan nakal yaa" kata Vano.


Vano pun membersihkan dirinya sekitar 20 menit lamanya...


"tuaan .... Tuaann" Kata Bi Inah sambil mengetok pintu kamar Vano


"ada apa Bi"


"non Kiinan badannya sangat panas Tuan, sampai 39.8" kata Bi Inah panik


Vano langsung membuka pintu kamarnya..


"yaa Allah... ayo bawa segera bii" kata Vano bergegas sampai ia melupakan ponselnya yang tertinggal..


Di dalam Mobil kiinan selalu berdekapan dengan Vano, badannya memang sangat panas kala itu.. di tengah perjalanan Vano baru sadar kalau ponselnya tertinggal.


Di Jalan Vano terjebak macet karena memang waktu menujukan pukul 6 sore, banyak para pekerja kembali kerhmah...


keterlaluan kamu saa, anak kamu sakit, kamu masih sibuk di Rs! apa aku masih kurang tegas terhadap dirimu!!


Dalam Hati Vano


"Daddy apa nanti Kiinan akan cepat sembuh?" kAta Keenan


"tentu, makanya Keen harus bantu mendokan kinan ya" kata Vano


Keenan hanya mengangguk....


Sementara Salsa yang baru saja menyelesaikan operasinya langsung bergegas untuk pulang.. sementara Pak Amar supir salsa telah menunggunya sejak tadi..


"ayo pak" kata Slsa pada supirnya


"nyonyah tadi Bi inah telfon saya katanya non Kinan sakit, demam dan muntah-muntah" kata Pak Amar


"ya Allah . ayo pak segera pulang" kata Salsa sambil membuka ponselnya, terdapat puluhan misscall dari rumah juga dari Vano...


Salsa mencoba menghubungi Vano namun tak ada jawaban... sementara mobil masih melaju terus menuju kediamannya...


sekitar 40 menit Salsa tiba namun satpam sudah mengatakan bahwa Vano membawa Keenan dan Kinan ke Rs. dengan cepat Salsa dan Pak Amar kembali ke Rumah sakit....


***


Guys ini udah mau ke 1M loh...


gimana ni give awaynya, pada ramein grup dulu yuks kelar give away baru deeh pd keluar lg gapapa hahaha


**Btw ini tetangga aku ada yang meninggal jd aku sedikit banyaknya jadi seksi bantu membantu hehhe


Targetku ini sepuluh Eps lagi menuju tamat ya bebsss 🙏😂😂😂**

__ADS_1


__ADS_2