
Ditempat lain, pasangan pengantin baru masih bersembunyi dibalik selimut tebalnya, merasakan tubuhnya yang terasa remuk karena pertempuran panas mereka yang terjadi sepanjang malam itu, membuat dinda maupun dion enggan membuka mata mereka.
Dinda menggeliat merasakan badanya yang sakit semua, dinda merasakan tangan kekar milik dion melingkar diatas perutnya, dinda merasakan panas pada pipinya, pasalnya mereka sama2 seperti bayi polos, dinda mengingat kejadian malam panas mereka yang terjadi sepanjang malam, dion memang membuatnya tak tidur.
Dinda memalingkan wajahnya menghadap dion, ditatapnya muka suaminya, yang masih tertidur pulas, jari lentik dinda menelusuri lekuk wajah tampan dion, dia tak menyangka pria dihadapanya kini akan menjadi suaminya, tanpa terasa senyuman mengembang dibibir dinda.
Dion menggeliat merasakan sesuatu menyentuh wajahnya, dion mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya dikamar mereka, senyuman mengembang di bibir dion mendapati istri cantiknya.
"sayang,,,,, cup....morning kiss" ucap dion dengan suara serak khas bangub tidur
"mas ih,,, dinda mau mandi dulu!" jawab dinda menahan malu, meskipun kini mereka telah sah menjadi suami istri tapi dinda masih merasa malu pada dion.
Dion beranjak dari tempat tidurnya dan langaung mengangkat tubuh polos dinda menuju kamar mandi.
"mass...!!" pekik dinda
"ssst.... kita mandi bareng!" ucapnya santai. setelah sampai di kamar mandi dion menurunkan sinda di bathup dan mengisinya dengan air hangat ditambahkanya sabun beraroma terapi, kemudian dion ikut masuk kedalam bathup tersebut, dia duduk dibelakang dinda dengan terus menciumi tengkuk leher dinda.
"mas..ssst..geliii" ucap dinda
"hemmz mas masih ibgin kayak gini" jawabnya sambil menggeratkan pelukanya dan masih terus menxumbu tengkuk dinda.
Lenguhan berhasil lolos dari mulut dinda, yang mebuat dion semakin liar, dibalikannya tubuh dinda, kini dinda duduk di pangkuan dion.
dion mulai ******* lembut bibir milik istrinya, dan tanganya mulai bergrilya dengan benda kenyal didepanya, dion kembali memulai aksinya di kamar mandi untuk yang kesekian kalinya dengan istri tercintanya.
(maklum ngantenn baruuuuu.....yang jomblo harap bersabar ini ujiann😂)
skip****
Di kantor AD grup, reyhan dan rendi tengah melakukan meeting dengan klien luar negri, membahas kerja sama dengan perusahaan itu, setelah selesai reyhan dan rendi berjalan keluar kantor untuk menikmati makan siang, mereka berencana makan siang disebuah restoran tak jauh dari kantor, tapi karena reatoran itu penuh bahkan dengan ruang vip diresto tersebut full jadi reyhan dan rendi pergi mencari cafe yang lumayan jauh dari kantor.
Cafe yang mereka datangi ini cafe dekat rumah sakit militer. reyhan dan rendi duduk di bangku tak jauh dari jendela. setelah memesan makan pada pelayan reyhan tak sengaja melihat wanita yang menemaninya di pesta pernikahan bosnya dinda dan dion.
__ADS_1
Tanpa sadar senyuman merekah dibibirnya, rendi yang melihat kakaknya tersenyum, dia bingung kenapa tiba2 kakaknya senyum2 gak jelas pikir rendi. ditempelkanya punggung tangan rendi pada kening reyhan.
"gak panas" gumam rendi
"apaan sih dek!" ucap reyhan
"lah lu kenapa bang, senyum2 gak jelas, kerasukan setan mana lu bang, apa perlu rendi ngundang pak ustad untuk ngerukiyah abang!" jawab rendi
"emang adek laknat kamu! kakakmu ini masih waras ****!" ucap reyhan sambil menonyor kepala rendi
"sukur deh, kalau sikap lu kayak gini gue masih yakin kalau lu masih waras! jadi apaan yang buat lo senyum2 tadi" tanya rendi
"loe lihat dia" ucap reyhan sambil menunjuk seorang gadis yang tengah menikamti makan siang nya sendirian.
"itu kan??? cewek yang sama lu ke pestanya honey bany swety bang!" kata rendi.
"hemm, dia dita, cewek yabg buat kakak deg deg an gak karuan kalau dekat dia" ucap reyhan
"ya, abang rasa harus menhampirinya, kan kasian cewek cantik makan sendirian" ucap reyhan sambil meninggalkan rendi sendiri.
Rendi hanya menggelengkan kepalanya, dia senang abangnya mau membuka hati untuk wanita, dia berdoa semoga wanita itu yabg terbaik untuk reyhan.
Reyhan berjalan menuju meja dita, dita yabg tengah menikmati makan siangnya terhenti karena sosok laki2 yang waktu itu menjadi pasanganya di pesta pernikahan teman kerjanya.
"hai??" sapa reyhan
"haii juga" jawab dita
"boleh aku duduk disini??" ucap reyhan
"boleh silahkan" jawab dita sambil tersenyum pada reyhan
"apa aku mengganggu makan siangmu??" tanya reyhan
__ADS_1
"oh, tidak kok, apa kak rey mau pesan makan juga??" kata dita
"oh tadi aku sudah pesan, tapi di meja sebelah sana, sama adikku" jawab rey sambil menunjuk rendi, rendi melambaikan tanganya pada dita, yang dibalas anggukan serta senyuman dari gadis itu,
"oh kak rey kesini sama adik kak rey??" ucap dita
"iya, tadi resto dekat kantor full, jadi harus keliling buat cari tempat maakan yang enak, dan kebetulan bertemu dengan mu disini" jawab reyhan
"emmz cafee ini dekat dengan rumah sakit tempat aku dinas kak rey?? kata dita
"eh iya iya, atau mungkin aja kita jodoh" ucap reyhan, yang berhasil membuat pipi dita merona mendengar kata2 rey. dan seorang pelayan menhampiri rey dengan pesananya, rendi menyuruh pelayan membawa makanan rey untuk diantar kemeja dita.
"apaan sih kak rey, udah makan dulu" kata dita mengalihkan perhayiannya karena menahan malu. mereka menikmati makan siang bersama, rendi yang melihat interaksi mereka dari jauh ikut senang, kakaknya menemukan tambatan hati.
Setelah selesai makan, dita berpamitan terlebih dahulu pada rey, dan menitipkan salam untuk rendi, karena dia harus kembali bekerja dirumah sakit itu. rey pun mengiyakan dan sebelumnya reyhan meminta kontak hp dita, setelah bertukar nomer dita meninggalkan rey di cafe itu....
Sepeninggal dita rey tak henti2nya tersenyum sumringah telah bertemu gadis yang mencuri hatinya dan mebuat jantungnya lari maraton...
.
.
.
..
Kayaknya ada yang ketularan viruss buciinn niiiii...
hadeuuhhh menih hareuudang euuuyyuy, yang jombloo kuatkan hatimuu😂
jangan lupa like, vote and coment nyaaa yaaaa kakak kakak
biar semangat up nyaaaa😍
__ADS_1