
Satu Minggu berlalu...
Salsa dan Vano telah kembali dari Liburannya Empat Hari lalu, usai liburan Vano disibukkan dengan pekerjaan kantor yang menumpuk, sementara Salsa masih di sibukkan dengan mengurus dua buah hatinya...
Hari ini seluruh bagian Keluarga Wijaya Berkumpul di kediaman Utama Wijaya.. mereka Akan bersiap berangkat menuju Hotels Wijaya's II secara bersamaan, Pukul 7 malam akan di adakan Acara Lamaran Khania dan Raffi...
Pihak Wijaya tidak terlalu repot, hanya para Wanita saja yang sibuk menata Pakaian, mengatur team make up serta tatanan rambut mereka yang sudah mereka pikirkan jauh hari...
Rencana nya mereka akan menuju Hotel Pukul 5 sore.. sementara saat ini masih pukul 3 sore...
Khania sibuk mondar mandir guna menenangkan diri dari rasa cemas, khawatir, bahagia...
Vano melihat tingkah adik semata wayangnya yang bersikap tak jelas itu kesal.. menurut Vano Khania terlalu berlebihan...
"bisa diem ga dek! abang pusing liat kamu mondar mandir kaya ikan di akuarium mini" kata Vano kesal
"ih orang lagi ngilangin grogi bang!" kata Khania berdecak kesal
"lebay baru juga lamaran" ledek Vano sambil memutarkan kedua bola matanya
"ah abang kaya ga pernah aja" kata Khania pada Vano
"tau ga kak, abang tuh saktu mau buat kejutan acara ngelamar kaka dia bolak balik WC terus" ledek Khania mengadu pada Salsa
"Ampe demek kali tuh ya dek dalemannya" kata Thania ikut menimpali
Salsa tertawa terbahak-bahak, mendengar hal yang baru ia ketahui itu membuat Salsa menjadi membayangkan bagaimana wajah suaminya jika sedang tegang, takut dan cemas... apalagi harus bolak balik kamar mandi...
"cih! kak kenapa ikut-ikutan?!" kata Vano kesal pada Khania dan Thania
"kaka juga tuh waktu mau nikah kan galau Bang, tukang make up di suruh bikin idung nya mancung menjuntai,, biar ga kalah sama keluarga abang yang idungnya aduhai" Ledek Vano pada Thania, pasalnya Byan memang keturunan Arab Betawi, jadi memiliki hidung yang Khas, meskipun Thania mancung tapi tetap kalah macung sengan keluarga Byan...
"ehh kenapa bahas itu!!" kata Thania kesal namun menggundang gelak Tawa adik kaka serta ipar itu ..
"untung Putri Hidungnya kaya Abinya yaa:" ledek Khania
lalu mengundang Gelak tawa lagi..
Mereka saling meledek satu sama lain, suara gelak tawa mereka seolah mengalahkan ramainya satu kelas taman kanak-kanak yang isinya penuh kebisingan anak-anak...
Untung saja Pak Banu, Ibu Widya serta para anak-anak tengah terlelap di kamar nya masing-masing...
__ADS_1
"ehh nanti kita Liat Raffi kaya apa mukanya, kita rekam di Zoom In" celetuk Byan
"ihh bang Byan jahatnyaaaa" celetuk Khania
"entar pas ijabkobul kira-kira dia sampe berapa kali yaa? kalo tiga kali salah gagal nikah" ledek Vano
"yaa sekali laah bang, amit amit kalo sampe salah mah" celetuk Khania yang juda tiba-tiba merasa khawatir jika raffi salah sampai tiga kali
"kalo Gagal sampe Tiga kali, kamu ga jadi nikah dek" ledek Thania
"ih mulut mu kak, minta di sambelin kali" kata Khania
"Kasih aja catatan dek, kan abang kamu juga pakai catatan" kata Salsa nyeletuk
"hemmm masa si? kata Khania terkekeh seolah tak percaya
"wah curang lu make catetan!! payahhh" ledek Byan
"sayang kenapa di bongkar" kata Vano pada Salsa
"aku kan cuma ngasih tau mas"
Kata Salsa terkekeh
"eeiittt sebentar lagi kan ada Raffi bang, dia pasti menyamakan kedudukan abang" kata Khania dengan pedenya
"berarti cuma Vano doang yang pake contekan hahhhaha" ledek Thania membuat semua terkekeh...
"sayang ini gara-gara kamu, nanti malam siap-siap kena hukuman" kata Vano berdecak kesal
blusshhhh muka salsa memerah
"emang kaka kalo di hukum di apain kak?" tanya Khania pada Salsa
Salsa pun tercengang dengan pertanyaan Khania sementara Vano, Thania, Byan tertawa kecil mendengar ucapan Khania
"aahh.. biasa suruh pijetin..." kata Salsa berbohong
"ih dasar si abang hukumannya ga kreatif...."
"emang yang kreatif kaya apa? anak kecil ko sok tau" kata Vano
__ADS_1
"yaa misalnya Rapihin kamar, atau Traktir makan, Trakrir jalan-jalan" kata Khania dengan Polosnya
Vano dan Byan tertawa terbahak-bahak
"Van kayaknya Raffi harus bekerja keras nanti, kita ospek dulu Van biar bercorak dikit" kata Bayan yang sungguh tak habis pikir dengan jawaban Khania
"Tenang bang, kita Racunin entar Si Raffi" kata Vano terkekeh
"ehh apa apaan ini, kenapa Kalian mau jahatin Raffi" kata Khania
kini semua tertawa terbahak-bahak...
"kamu kayaknya bekum cukup umur deh buat nikah dek" ledek Thania
"edukasinya setelah menikah kak berarti" kata Salsa
"aku bisa Gila denger pembicaraan kalian yang entah menjurus kemana, entah niat jahat atau baik pada ku" kata Khania kesal
"dih dia baperr masa" kata Thania
"bodo!! udah mau kamar mau tidur" kata Khania merajuk lalu langsung menuju kamar nya...
melihat Ekspresi juga sikap Khania membuat semua tertawa terbahak-bahak..
mereka merasa puas mengerjai Khania yang masih sangat polos kala itu...
*
*
*
Hay... Allhamdulillah yaa aku udah penuhin niatan aku buat ksh GA hihihi
Btw maaf yaa kalo emang jarang Up.. kmren aku sakit, terus dua sampai tiga hari ini aku bakal sibuk urusan kerjaan huhuu
Jangan Lupa yaa dukung aku terus, Like, komen dan Vote aku,, biar seneng Authornya hahahaha
**Happy Fasting Bagi yang menjalankan...
sehat selalu kalian semua...
__ADS_1
Hapoy Reading~~~
😀😀😀😀😀😀**