Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 179


__ADS_3

Di Rumah Sakit...


Salsa tengah tertidur bersama Kinan, sementara Vano tidur bersama Keenan, lalu kedua pengasuh pulang untuk mencuci pakaian kotor juga memasak makanan malam untuk Keenan dan Kiinan nanti...


Tak lama Khania datang lebih dulu dari pada Ibu Diana dan Ibu Widya..


Khania melihat Vano tertidur lalu menuju bilik sebelahnya melihat Kinan tidur sementara Salsa tengah duduk sambil memegangi kepalanya..


"kaaaakkk, kakak kenapa? Sakit kak?" tanya Khania panik


"kakak lagi haid, biasa deh kaya gini" kata Salsa


"darah rendah ya kak?"


"iyaa, boleh tolong ambilin kaka minum ga" pinta Salsa


"boleh kaak, bentar"


"kamu sama siapa kesini" tanya Salsa


"sendiri kak, tadi aku makan siang sama Raffi dia bilang kalo kinan sakit, kenapa kaka ga bilang kalo Kinan sakit" kata Khania sambil memberkan minumnya


"kakak gak kepikiran kesana, kaka udah panik" kata Salsa lalu meminum air mineral itu ..


Tak lama datang IbU Widya dan Ibu Diana..


Mereka kaget melihat salsa yang pucat memakai pakaian Rumah Sakit, lalu melihat Kinan yang juga sudah menggunakan infus..


Salsa pun menjelaskan kalo dirinya memang tidak membawa baju salin...


Mendengar kebisingan itu Vano terbangun lalu mengahampiri pusat kebisingan itu..


"mamah, momm" sapa Vano sambil mencium tangan keduanya


"kamu bener-bener ya Van, tega kamu sama kita! Kenapa kamu ga ngabarin mama? Ini kali ke dua kamu begini, dulu istri kamu lahiran Kiinan sekarang Kinan sakit, mau kamu mama kutuk jadi kardus!!!


"gak gitu mahh, Vano panik semalam, Kiinan udah lemes, bi inah sama fatmah juga panik, belum lagi keenan yang ribet mau ini itu nanya ini itu" kata Vano sedikit membela diri


"loh kamu kemana saa" kata Ibu Diana


"Salsa dI Rs mom" jawab salsa pelan


"Salsa susah di hubungin, dia memilih bekerja mom.. Sampe akhirnya Vano panik sendiri, ponsel Vano juga ketinggalan dirumah"

__ADS_1


"bukannya kemarin jadwal kamu gak ada sa?" tanya Ibu Diana


"iya mom gak ada, tapi ada pasien operasi urgent"


Kata Salsa


"masa Urgent sampai Lima si mah, mom.. Mungkin Saalsa meras kurang sama uang yang Vano berkkan Mah, Mom.. Jadi dia bekerja sangat giat" kata Vano ketus yang justru membuat hati Salsa sangat sakit..


Di tambah lagi Ibu widya dan Ibu Diana yang terbelatak heran dengan ucapan Vano itu..


Sementara Khania merasa Vano sudah sangat berlebihan berucap...


"Masss... Hikshikshiks"


"VANO JAGA BICARA KAMU! APA KAMU SADAR APA YANG KAMU BICARAKAN!!!" Bentak Ibu Widya


"mahh kalo Salsa merasa cukup, dia akan memprioritaskan keluarganya mah..."


Kata Vano membela diri


Sementara Salsa sudsh dalam pelukkan Khania...


"mungkin Salsa salah, mommy minta maaf jika anak mommy ini lalai dalam tugas nya" kata Ibu Diana yang memang memiliki hati seerti salsa...


"gak jeng Salsa ga Salah... Anak ini aja yang gak berfikir" kata Ibu Diana menunjuk Vano


Ibu Widya rupanya juga sudah sangat marah, sementara Salsa masih menangis tersedu-sedu dalam pelukkan Khania... Sementara Vano merasa hatinya tersentak dengan ucapan Ibu Widya...


"Salsa! Kalo suami kamu masih terus di pojokin sama suami kamu yang gak bisa berfikir jernih ini, kamu bawa aja anak-anak tinggal sama kami atau sama orang tua mu!"


"mama apaan si mahh" kata Vano merespon ucapan Ibu Widya


"Vano jangan kamu pikir mama gatau yaa! Mama tau gimana isteri kamu mengurus kalian, bagaimana isteri kamu melayani kamu, jangan kamu hilangkan setetes keringat yang isteri kamu keluarkan untuk ngurus kamu dan anak kamu Vano!!!!" kata Ibu Widya dengan satu tangan di pingang dan satu lagi menunjuk wajah Vano


"Liat istri kamu!! Dia itu anak tunggal, anak perempuan satu-satunya yang kamu bawa untuk melayani kamu, ngurus kamu, mengandung anak kamu, sedangkan Ibunya yang mengandung melahirkan dan Bapaknya yang mencari nafkah untuknya, gak dia urusin kan?! Coba kamu bayangin Vano!!! Bayangin!!!! Pikirrrr!!! Mama juga seorang isteri Vano, mama juga seorang Ibu dari Tiga anak! Mama tau gimana pedih nya tinggal jauh dari orang tua, mama juga tau gimana rasanya Jauh dari anak meski cuma ke Pasar!!!"


Kata Ibu Widya yang mampu membuat Vano tertunduk.. Hatinya begitu sakit, rasanya air mata ingin mengalir dari matanya...


"jeng sudah sudah, ini hanya salah faham..."Kata Ibu Diana


"mama sudah mah, ini salah Aku juga.. Aku minta maaf belum bisa jadi Isteri yang baik untuk anak laki-laki mama" kata Salsa dengan isak tangis nya, kepalanya sungguh sangat pusing, rasanya badannya sangat lemas mendengar pembicaraan ibu mertuanya...


"Stop Salsa!!! Mama gamau denger kamu menyalahkan diri kamu sendiri, kalo Suami kamu ini bilang kamu gak Baik sebagai istri, ajukan GUGATAN!!!! " kata Ibu Widya Tegas!!

__ADS_1


"Astagfirullah jeng, istigfar"


"Mama!!!" kata Vano menatap Ibunya


Sementara Khania ikut melemas karena Salsa seolah tak bertenaga lagi dalam pelukannya..


"Kak Salsaaaaa" kata Khania berusaha menegakkan Tubuh salsa


"MAMA KA SALSA PINGSAN!!"


DENG!!!!!!


Semua ikut panik!! Ibu diana langsung membantu merebhkan puterinya, Vano hendak mendekat namun langkahnya tertahan oleh Ibu Widya...


"panggil dokter!" kata Ibu Widya tegas


Lalu Vano beranjak pergi...


"jeng maafkan saya, mungkin perkataan saya membuat Salsa Syok, tapi saya harus memberi pelajaran pada anak saya" kata Ibu Widya


"Iya jeng gapapa, mungkin dengan ini rumah tangga mereka akan semakin kokoh... Tapi apa jeng yakin mau kehilangan anak saya???"


"apa kau sudah gilaa?? Aku bisa gila melepas menantu sebaik anakmu!" kata Ibu widya terkekeh


"mama dan tante ini gimana si, Kok malah cekikikan! Tadi tegang-tegangan sekarang cengegesan!!!! Rumit banget! Kata Khania yang menggerutu


"diam khania, apa mau mama ceramahin kamu juga" kata ibu Widya


"engga mahh, udah cukup denger omongan mama ke abang yang pedes tadi" kata Khania memundurkan kepalanya...


********


*******


*****


**konflik rumah tangga ga harus orang ketiga yaa guys..


faktor kepercayan, faktor ekonomi, faktor anak, faktor ranjang, faktor komunikasi, faktor orng tua masing2 daaannn masih banyak lagi...


intinya si kalo aku, Komunikasi, apapun itu sebisa mungkin yaa dibicarakan...


gak suka sama isteri yang sibuk ya bilang... gak suka sama isteri yang pasif yaa bilang..

__ADS_1


gak suka suami lembur yaaa bilang, pokoknya semua bisa di bocarakan lah yaa..


hehehe**


__ADS_2