
Di Dalam kamar Hotel
"Kani..." panggilan Dewi kepada Khania
"apaaa"
"itu Pak kemal kayaknya senyam-senyum terus ya tadi pas ngobrol, ati-ati naksir lohhh" kata Dewi
"masa ada orang Naksir ati-ati... Biarin aja itu hak dia, kalo aku si Biasa aja" kata Khania santai...
"gak takut yayang mu cemburu" ledek Dewi
"nggak, dia paham banget yang bersangkutan sama pekerjaan" kata Khania mengelak..
"udah ah aku mau tidur bentar yaa Wii, jam 5 bangunin" pinta khania sambil menarik selimutnya
"baik ibu bos" kata Dewi
"wiiii jaga ucapanmuuu!!!!" kata khania kesal....
Dewi hanya terkekeh...
***********
Acara Malam...
Khania menggunakan dress hitam berlengan dengan panjang selutut, Rambutnya yang di gulung ke atas membuatnya terlihat sexy elegan, Leher jenjangnya juga menambah kesan Sexy...
Acara Berlangsung Sangat meriah, Khania yang sudah di peringatkan oleh Vano pun sangat hati-hati mengikuti acaran kelas kakap itu..
Ia selalu mengambil minuman berbau jus, Dewi pun demikian, posisi Dewi tak boleh jauh dari Khania sesuai perintah kekuarganya...
Acara di mulai dari pengumuman pemenang tander terlebih dahulu...
Betapa terkejutnya Khania bisa memenangkan satu dari Tiga tender yang di gelar pagi tadi ..
Rasa bahagia tentu membuatnya ingin bersorak kegirangan... Namun ia hanya bisa berbagi kebahagiaan bersama Dewi kala itu...
Rona bahagianya sangat terpancar dari wajah Khania...
"hay khania, selamat yaa" ucap Kemal yang tiba-tiba datang menghampiri dan menjulurkan tanggannya
"ehh iya maksih pak Kemal" kata Khania menyalami Kemal sambil tersenyum...
"gak usah pakai Pak lah, ini kan acara bebas,dan gak lagi bahas soal pekerjaan juga" pinta kemal..
Khania dan Dewi pun saling menatap...
"oh gitu yaa" kata Khania sedikit salting
Kamu balik ke Jakarta kapan?" kata Kemal
"malam inii" jawab Khania singkat
"kenapa cepet banget" kata Kemal
"eh iyaa soalnya pengen istirahat dirumah" kata Khania
"wah padahal besok Weeknd loh, aku kira kamu mau disini sampai besok" kata Kemal
Khania hanya menggeleng..
Tak lama ponsel Khania berdering, tanda Panggilan masuk dari Raffi.. Khania berpamitan sebentar untuk menjauh dan menerima panggilan tersebut...
Dari kejauhan 3meter itu Khania menerima panggilan dari Raffi sementara Dewi memperhatikan Kemal yang menatap Khania penuh arti...
Inti dari perbincangan Khania dan Raffi Via telfon adalah, Raffi akan menjemput Khania malam ini, dan sudah berada di jalan.. Sementara Dewi akan di antar oleh supir...
__ADS_1
Raffi sebenarnya mendapat sedikit suruhan dari Vano agar menjemput Khania, awalnya Raffi enggan karena takut khania menganggapnya posesif, tapi ternyata Khania malah senang ketika Raffi memberi kabar akan menjemputnya bahkan satujam lagi ia akan tiba di hotel....
Khania pun kembali ke Dewi dan Kemal...
"ceria sekali ibu" kata Dewi melihat Khania cengar cengir
"lagi bahagia kan" jawab Khania
"kamu makin cantik khania kalo tersenyum bahagia gitu" kata Kemal
"ah bisa aja" kata khania tersipu malu
"bener Khania, rasanya aku bahkan sudsh jatuh cinta pada senyum mu!" kata Kemal
DENG!!!!!!
Khania dan Dewi saling menatap..
Khania semakin salah tingkah kala itu...
"eh maaf aku permisi ke toilet" kata Khania yang langsung melangkahkan kakinya ke arah Toilet
"eh aku ikut" kata Dewi yang masih Syok kala itu bergegas mengekor di belakang Khania
Khania dan Dewi melangkahkan kaki nya ke luar Ballroom, bukan untuk ke toilet melainkan untuk kembali ke kamarnya...
Hanya ke heningan yang ada di antara mereka berdua sampai mereka tiba di kamar...
"Tuh kan bener kan aku bilang, Kemal naksir kamu" kata Dewi langsung membuka mulutnya yang sejak tadi sudah gatal rasanya ingin berbicara
"haduuh malah aku udah terlanjur janji mau kerjasama ke dia... " kata Khania sedikit frustasi
"duh kani, dia itu mau kerjasama yaa biar bisa deket lah sama kamu" kata Dewi
"ah bodo ah, udah bersiap aja yu, kamu pulang bareng supir ya.. Aku di jemput Raffi" kata Khania
"yaa kalo kamu mau bareng aku gapapa" kata Khania
"ehh engga ah, males! Nanti aku jadi rumput bergoyang aja di mobil" kata Dewi
Khania lagi-lagi terkekeh mendengan celotehan Dewi...
Satu Jam berlalu...
Kemal masih sibuk mencari Khania yang sedari tadi tak kunjung kembali dari toilet pun akhirnya memutuskan untuk menunggu Khania di mobil...
Kemal merasa tak enak karena sudah mengucapkan hal yang ia takuti menyingung hati Khania...
****
Khania meninggalkan kamar hotelnya saat Raffi berkata sudah berada di lampu merah depan hotel...
Saat Khania dan Dewi turun dari kejauhan Dewi melihat Sosok Kemal, namun Khania sedang melakukan panggilan dengan Raffi tak mungkin Dewi berkata sesuatu sampai Akhirnya Kemal sendiri yang melihat Ke arah mereka...
"Khaniaaaaaa" panggil kemal
"duh wii ****** deh, mana ada Raffi disini" kata Khania pelan pada Kemal, namun dewi tak berani menjawab karen kemal sudah semkin dekat dengan mereka
"eh iya,, ada apa pak" kata Khania
"emmm itu saya mau emmm, saya mau minta maaf soal tadi" kata Kemal
"oh ita tak apa, lupakan saja"kata Khania sambil tersenyum
"sudah mau pulang yaa? Mau saya antar?" kata Kemal
Lagi-lagi Khania dan Dewi saling menatap..
__ADS_1
"ehhhh enggak maksih" kata Khania
Pada saat yang bersamaan Raffi berjalan ke arah Khania dari arah pintu Lobby.. Jantung khania berdegup kencang kala itu...
"malam Pak Raffi" sapa Dewi membuat Kemal menoleh ke arah belakangnya..
"malam wii... Apa tugas mu selama disini sulit" kata Raffi
"sedikit Pak karena banyak kucing kelaperan, tapi saya pastikan Ibu Bos tidak tergores sedikit pun"
kata Dewi sambil melirik ke arah Kemal....Raffi pun menoleh ke arah Kemal sambil melempar senyumannya..
"bagus dong wii, makasih yaa" kata Raffi
"emm Pak kemal maaf saya duluan yaa" kata Khania melangkah ke arah Raffi..
"oh iya" kata Kemal sedikit bingung..
"Permisi, kami duluan" kata Raffi sopan pada Kemal
"aku bawain sayang" kata Raffi mengambik koper kecil milik Khania
Khania dengan luwes memberikan koper itu, lalu melingkarkan tangannya ke lengan Raffi sambil berjalan menuju mobil Raffi...
Kemal akhirnya mematung merelakan kepergian Khania bersama dengan Raffi dengan Hati yang begitu panas...
Khania dan Raffi di Mobil...
"ko diem aja sayang, ngantuk yaa?" kata Raffi
"ah enggak kok, tadi aku tidur kan smpe jam 5.30 baru di bangunin Dewi" kata Khania sedikit gugup
"terus kenapa diem aja?" tanya Raffi
"hemmmm gapapa" kata Khania
"eh sayang, tadi itu siapa?" kata Raffi...
Deng!!!!
****** dahhh guee!!!
Batin khania
"oh dia.. Itu diaa pernah kerjasama waktu itu sama papa, sekarang dia mau kerjasama lagi" kata Khania
"oh dari mana asalnya?" kata Raffi
"mana yaa, lupa aku.. Purwakarta kalo ga salah sayang" kata Khania yang sudah sulit berfikir jernih...
"oh gitu.... " kata Raffi..
Karena sudah Pukul 10 malam maka perjalanan mereka sangat lancar, selama perjalanan Khania dan Raffi habiskan dengan bercerita banyak hal termaksud soal tender yang Khania menangkan untuk pertama kali nya...
Pukul 11.30 mereka tiba di kediaman Khania..
Dengan sigap Raffi membukakan Pintu mobil Khania, laku mengambilkan koper Khania di kursi penumpang....
"Sayang makasih, hati-hati.. Kalo udah sampai telfon aku yaaa" kata Khania menatap Raffi
"emang kamu gak mau istirahat" tanya Raffi
"enggak, aku nunggu kamu sampe kost baru aku istirahat" Kata Khania
"yaudah, tapi kalo ngantuk jangan di paksa ya sayang" kata Raffi
"oke... Hatihati jangan ngebut" kata khania sambil melangkah kedalam rumahnya, Raffi juga masuk ke dalam mobilnya.. Namun ia akan menacapkan gas nya ketika Khania sudah masuk ke rumahnya....
__ADS_1