
Saat vano pergi ke kantor Salsa kembali tertidur dan bangun pukul 11 siang, berkali kali bi Inah membangunkan nya untuk sarapan tapi salsa malah tertidur lagi dan berkata akan makan bersama suaminya...
Saat Salsa terbangun, Salsa merasa pusing dan mual.. Mungkin karena kebnyakan tidur dan telat makan...
Bi Inah yang mendengar suara Salsa muntah-muntah segera menghampiri Salsa di kamar mandi kamarnya
Bi inah meremas remas tengkuk Salsa..
"duh non, makanya non makan, non jadi masuk angin kan" ucap Bi inah...
"haduhh iya bii, abis Salsa ngantuk banget hawanya juga lemes"
"Salsa mandi air hangat deh bii" ucap salsa
Bi inah pun mengisi bathtup dengan air hangat,...
"bi masak apa? " tanya salsa yang dibawa duduk ke tepi kasur oleh bi inah..
"cah brokoli, ayam goreng, sama daging teriyaki non"
"hmm aku ga nafsu bii, bisa ga bibi masakin aku sayur asem, sambel terasi, sama ikan asin" ucap salsa
"bii.. Bisa non.. Nanti bibi siapkan"
Salsa pun merasa mual lagi, dan memnuntahkan cairan pahit berwarna kuning... Salsa memilih mandi dan bi inah memasak lagi pesanan Salsa...
Setelah mandi Salsa menggunakan kaos putih dan celana pendek pink... Salsa masih menunggu Vano datang dan masakan bi Inah matang...
Vano telah kembali dari kantornya...Vano masuk ke dalam kamar.. Ternyata Salsa sedang muntah di kamar mandi
"sayang yaa ampun.. Kamu kenapa?" ucap Vano meremas tengkuk slsa..
"gapapa, kayaknya masuk angin deh" ucap Salsa
"kamu ini, makanya makan, kata bi inah kamu melewatkan sarapan pagi" ucap Vano kesal..
"iyaa maaf, aku mau di peluk kamu dong" ucap Salsa manja
Vano memeluk isterinya itu...
Tok tok tokkkk
"yaaaa" ucap Vano
"maaf den, non makan siang sudah siap" ucap bi inah dari luar pintu...
"yaa kita akan kebawah segera" ucap vano..
"kamu ganti baju santai dulu baru kita makan" ucap Salsa seperti orang yang takut di tinggal Vano kabur lagi ke kantor hahha
Merekapun turun unntuk makan...
"banyak amat si bibi masaknya" tanya vano
"maaf den, ini, ini ,ini pesanan non Salsa" ucap bi inah yang baru menuangkam air minun...
"sayang kamu makan kaya gitu ada gizi nya ga?" tanya vano yang terbiasa makan 4 sehat 5 sempurna...
"yang penting kenyang sayang" ucap Salsa menyendoki nasi suaminya
Salsa makan dengan lahap dan keringat membanjiri wajahnya karena salsa makan sambal...
Tak lama, Salsa meminta bi inah membuatkan bakwan jagung untuk cemilan sore...
"tapi di adonan bakwanya bibi kasih irisan cabe rawit merah ha bii" ucap slsa
"baik non...."
Setelah selesai makan Salsa dan Vano duduk di ruang keluarga mereka, menonton Tv sementara Vano memangku Laptopnya ..
Tak lama vano di kejutkan dengan Salsa yang berlari ke arah kamar mandi, lalu memuntahkan semua makanan yang baru 15 menit ia makan...
Bi inah berlari melihat Salsa muntah, bi inah meremas-remas tengkuk...
"bii air bii, pedes bgt tenggorokan Slasa"
Bi inah berlari ke dapur mengambl air hangat, Vano menghampiri Salsa ke kamar mandi menggantikan bi inah meremas tengkuk salsa. .
Semua isi makann salsa keluarrr ...
Salsa sanpai keluar air mata kala itu...
"makanya udah tau telat makan, malah makan pedes pedes" vano sedikit kesal tapi kasihan melihat Salsa...
__ADS_1
Salsa hanya diam, Salsa kembali duduk di sofa meminum air putih hangat...
"biii ada belimbing wuluh ga si bii, yang kecil-kecil itu biii... Kayaknya enak bii" ucap Salsa memijit kepalanya
"ada non di samping rumah nyonya, tapi itu sangat asam non, nanti malah makin sakit perut non" ucap bi inah
"sudahlah sayang makan yang normal saja" ucap Vano
"pokoknya aku mau belimbing ituuuu Van, aku mual aku rasa makan itu akan membaik" ucap salsa
"kalo non mau saya telfon Romlah ya non, biar anterin ke sini" ucap bi inah
"oke bi" ucap salsa tersenyum lebar.. Sementara Vano begitu kesal bi Inah malah ingin mengambilkannya untuk salsa...
Tak lama romlah datang membawa sekantung kecil buah belimbing itu...
Salsa menuju dapur, vano masih sibuk dengan laptopnya...
"bi ulekin garem ama cabe dong" pinta salsa
"bi rom, mommy papi ada?" tanya salsa
"gak ada non, nyonya arisan, tuan masih di kantor non" ucap bi romlah
"ini non garam cabe nya" kata bi Inah
Bi inah dan bi romlah meringis mengecap mulutnya melihat salsa menyantap belimbing itu dengan garam...
Bi Inah dan bi Romlah yakin salsa sedang Hamil, karena itu merupakan ciri orang ngidam...
Tak lama vano menyadari ketidak beradan salsa.. Vano menuju dapur betapa kagetnya Vano melihat salsa duduk di lantai dapur bersama dua bibi yang memperhatikan salsa makan...
"salsaaaaa!!!" ucap vano dengan nada agak tinggi
Kedua bibi kaget langsung berdiri...
"kenaapa, kamu mau?" ucap Salsa santai
"saa kamu itu baru saja muntah, perut kamu kosong, sekarang malah makan kaya gitu" ucap Vano marah...
"ku makan sedikit cuma ngilangin mual aku, jangan lebay deh.... Bibii tolong gorengin bakwan yaa" ucap Salsa ke vano dan bi inah
"astag Salsa... Makan lah nasi biar sedikit biar maagh kamu ga kumat"
"hemmmmmm" ucap Salsa sambil mengunyah belimbing asam itu...
Vano yang kesal meninggalkan salsa di dapur dan kembali ke ruang TV mengambil laptopnya...
Tak lama Salsa menyusul..
Salsa duduk di samping Vano, mengambil laptop vano menaruh nya disisi lain, kemudian salsa merebahkan kepalanya di paha vano...
"jangan laptop terus yang kamu pegang, aku kamu anggurin" ucap Salsa manja
Vano mengusap dan mebelai rambit Salsa,
"aku gamau kamu sakit... Makan yang benar, kalo kamu terus terusan muntah kita ke Rs Ya!" ucap Vano
"iya bawelll"
Tak lama bi inah datang membawa bakwan jagung permintaan salsa...
Salsa memakannya sampai 5 potong sementara Vano hanya satu....
"makan gorengan banyak-banyak ga baik buat kesehatan saa" ucap Vano
"iya aku tau, tapi aku kan juga jarang sayang" ucap Salsa membela diri...
"Nanti makan malam pengen makan gudeg dan kerecek deh sayang... "
"hah? Dimana adanya, itu hanya ada di jogja"
Ucap Vano
"bibi bisa bikin sayang"
Ucap salsa
Tak lama bi inah mengambil piring kotor, karena Vano tak suka rumah berantakan, meja kotor serta piring kotor trlalu lama di meja...
"bi bisa bikin sayur gudeg dan kerecek???tanya vano
"bisa den"
__ADS_1
"masak ya buat makan malam"
Timpal vano
"maaf den udah jam 3 sore, bahan buat masak gudeg dn kerecek belum ada den, harus belanja ke pasar tradisional den... Kalo besok untuk makan siang bisa den, paginya saya belanja"
Ucap bi Inah
"biiii apa gabsa sekarang, aku pengen banget bii" ucap Salsa
"duh non, di supermarket ga jual nagka muda non" timpal bi inah..
Salsa pun merasa sedih mendengar ucapan bi inah.. Salsa berjalan ke kamarnya memainkan poselnya...
*Ini banyak restoran jual gudeg dan kerecek...
Order ahhh* ucap Salsa sendiri...
Salasapun tertidur tanpa dia sadari...
Salsa tertidur begitu nyenyak sampai vano tak tega membangunkannya...
Pukul 5 lewat salsa terbangun, dan berlari ke kamar mandi untuk muntah..
Varo yang juga tengah tertidur langsung bangun dan menyadari istrinya lah yang muntah....
Vano bingung mengapa salsa muntah-muntah terus.. Di tambah salsa tidak mau makan nasi..
Salsa begitu lemas, vano mengendong nya setelah 3 kali muntah dalam satu waktu..
vano membalurkan minyak hangat ke tengkuk salsa... Salsa hanya terdiam merasakan kepalanya pusing...
"ke dokter ya? Atau aku panggil ka thania untuk memeriksa mu yaa" ucap Vano
"jangan sayang, aku mau tidur yaa. Kalo adzan bangunin... Oh iyaa tadi aku pesen gudeg dan kerecek, pasti sudah sampai" ucap salsa yang memejamkan matanya...
" iyaa nanti pasti di hidangkan bi inah" ucap vano...
Salsa kembali tertidur suhu badannya agak sedikit hangat, mungkin salsa memang benar tak enak badan.. Selesai adzan vano membangunkan salsa perlahan, namun vanonterkejut suhu badan salsa lumayan tinggi...
Vano bergegas mengambil termometer di laci, mengecek suhu badan salsa...
38.5 demam!!! Vano panik, vano yang belum sholat menyelesaikan sholatnya dulu lalu bergegas ke bawah meminta bi Inah menyiapkan handuk dan air untuk mengompres...
Vano kembali ke kamarnya, mengambil ponselnya menghubungi thania.. Thania menyarankan Vano segera ke Rs , karena dugaan thania Salsa keracunan makanan...
Vano semakin panik, mencoba membangunkan isterinya yang tengah di kompres bi Inah...
Salsa terbangun dan malah mual, dan segera berlari ke kamar mandi...
Bi inah yang mengikuti Sasa langsung mengurut tengkuk Salsa...
"non hanya cairan yang keluar, baiknya non ke dokter"
Kata bi Inah..
Salsa hanya menggelengkan kepala ..
Vano semakin kesal Salsa sangat sulit di ajak ke Rs.. Vano memberi isyarat kepada bi Inah untuk keluar dari kamarnya...
Vano mulai kesal sejak tadi meluapkan amarahnya ke salsa yang terbaring lemah..
"kamu kenapa si nyiksa aku begini?"
Ucap Vano
"salsa jawab!!!!"
Salsa hanya diam, manarik selimut dan memeluk guling membelakangi vano...
"salsa aku suamimu, hargai aku ketika aku berbicara!!!!"
Ucap Vano semakin marah
Salsa hanya menjawab "hemmmmm"
Kemudian salsa merasa ingin muntah lagi...
Salsa berjalan ke kamar mandi dengan tubuh sempoyongan, lalu memuntahkan lagi lagi dan lagi...
Vano tak tega pun menghampiri Salsa dan mulai mengurut tengkuknya...
"pleasse ke dokter yaa?" pinta vano pelan
__ADS_1
Salsa hanya mengangguk karena sudah tak ada daya lagi..