
Satu Minggu berlalu...
Kediaman Raffi dan Khania terlihat sangat Ramai, Hari ini mereka mengadakan syukuran Anak Pertama mereka.. Seluruh keluarga Pak Banu berkumpul di Kediaman Khania.. memang tidak sebesar Rumah Pak Banu ataupun Vano, Tapi kediaman Raffi sangat cukup untuk menampung 100 anak Yatim yang akan menjadi tamu kehormatan Acara syukuran kala itu... Sangat Disayangkan Kedua orang tua Raffi tidak dapat Hadir, mengingat keadaan sang Ibu sedang dalam keadaan tidak baik, memiliki riwayat gagal ginjal membuat Ibunda Raffi harus banyak istirahat...
Namun hal itu tidak mengurangi kebahagiaan pada hari itu... Acarapun Selesai dan berjalan dengan sangat Hikmat dan Lancar...
***
"gue kaget bang, tiba-tiba ni suster kok dorong2 kasur dari luar kan, gue, mama, papa, syok, kita saling tatap tapi gak bisa ngomong apapun.. lemes bang lutut gue, dalam hati Yaa Allah ini adik gue kenapa, yaa Allah apa iya adik gue ga selamet...Akh pikiran gue melayang kemana-mana... eh pas suster keluar dorong tuh tempat tidur, eeehh gue liat si Raffi pules banget Hahahahahahah... kayak ada Iler-iler nya gitu" Kata Vano penuh ekspresi dan semangat45!
"Hahahahaha" Semua keluarga Pak Banu
tertawa riang...
Raffi hanya menggaruk kepala nya yang tak gatal seolah menutupi rasa malunya
"jantung papa serasa mau copot loh"
"darah mama serasa berhenti"
"ehh gataunya Si Raffi pules, nyenyaaaakk bangettt" celetuk Vano
"lah aku dan beberapa suster lebih Syok, baru kali ini aku nemuin suami nemenin isteri lahiran eh suaminya yang kelelahan sampe pingsan hahahhh" Ledek Salsa yang juga semangat meledek ipar nya itu
"Aahahaha"
"kenapa ga pada ngerekam? duh kan Buat kenang-kenangan anaknya entar" celetuk Byan
"gausah direkam bang, entar Khania sendiri yang menceritakannya" Timpal Khania yang tak mau kalah meledek Suaminya
"Tuh perasaan kamu gimana dek pas Raffi pingsan" Tanya Thania
"Kesell!!!! udah capek yakan, nyeri, lemes banget, tenggorokan kering, bukannya di manjain malah dia pingsan, lama lagi sampe setengah jam!" kata Khania dengan jujur
"wah dia males tuh jangan-jangan ngeladenin kamu..." timpal Byan..
"Apa si bang, aku cuma syok aja liat darah banyak kaya gitu, pusing langsung" Bela Raffi lalu di sambut tawa kegirangan keluarga besarnya..
Sangking kencangnya tawa seluruh keluarga itu, anak pertama Raffi dan Khania pun menangis karena merasa terusik tidurnya..
"uh sayang, cucu oma kaget yaa.. memang nii om tante kamu jahil-jahil yaa" kata Ibu Widya menimang cucu Tampan nya itu..
"siapa deh dek namanya?" tanya Byan karena ia baru saja tiba pagi tadi
"namanya Athala Zuhaid Wijaya" kata Khania sambil menatap Babynya dalam gendongan Ibu Widya
"namanya dede athala Omm" celetuk Keenan
"iya kita panggil dedek Athala yuk, kita ajak main" kata Byan pada keenan yang sedang memegang Robot di tangannya.....
"No.. dedek Athala nya masih kecil belum bisa main.. om ini orang dewasa masa tidak mengerti, huh!!" Celetuk Keenan yang membuat seluruh keluarga tertawa....
********
__ADS_1
********
********
********
********
********
********
Lima Belas Tahun Kemudian...
Vano dan Salsa masih sama seperti dahulu, masih dengan kesibukannya sebagai CEO juga Dokter, Anak-anak mereka telah tumbuh menjadi sosok yang cantik dan tampan..
Keenan Kini berusia 20 tahun, ia tengah menjalani Masa Kuliah S1 nya di Universitas Negri ternama di Indonesia..
Sementara Kiinan kini berusaia 16 Tahun, saat ini Kiinan duduk di bangku Kelas 2 SMA...
"Mamiiiiiii, Help me Pleaseee!!!" Teriak Kiinan keluar dari kamarnya
"Abang kembalikan Ponselku, itu Privasi ku bang" kata Kiinan berlari mengejar Keenan
Keenan berlari sampai ke arah meja makan, mengumpat di balik tubuh Salsa...
"ini masih pagi Keenan jangan meledek adik mu begitu" kata Salsa sambil menyajikan malanan lalu menghela nafasnya ...
"bentar mih, kita harus liat isinya" kata Keenan sambil berusaha mengutak ngatik ponsel Kiinan
"mih nii mih banyak chat dari cowok, Vero, Nizam, Bayu, Deren, Habib,, waww banyak banget" kata Keenan membaca deretan chat yang ada di aplikasi chat Kiinan
"Keenan jangan membuat adikmu menangis!!"
"bentar mih, ni mih nii dari Nizam.. Pagi Kiinan, jangan lupa sarapan yaa, sampai ketemu di sekolah.. huekkkksss cowok alay!"
"nii dari Habib, Good night Cantik, semoga malam ini mimpi Indah, dan mimpiin aku.... idihhh menjijikan banget"
Kata Keenan membaca isi pesan adiknya
"hiks hiks hiks, Abang keterlaluan!! aku benci sama abang! Abang gak sopan! makan tuh Ponsel!! biar abang puas!" Kata Kiinan yang merasa sangat malu, lalu melempar bantal sofa ke arah Keenan yang berlarian ke kanan kiri, lalu kinan menangis sejadi-jadinya sambil berlari ke arah kamarnya
"keenan liat adik kamu jadi nangis" kata Salsa sedikit kesal
"biarin aja mih, dia masih kecil gak boleh pacaran, ga boleh ada yang godain dia.. keen ga suka mih" Kata Keenan dengan sedikit penegasan
"oh ya Tuhan sayang, mereka hanya mengagumi adikmu, wajar adikmu cantik... kiinan juga ga meladeni kok" kata Salsa menghela Nafasnya kasar, pasalnya ini bukan kali pertama Keenan bersikap Over Protectiv terhadap adiknya
Salsa hanya mampu mengurut keningnya yang tiba-tiba seolah sakit..
"ada apa ini?" kata Vano yang baru datang dari kamarnya dengan pakaian kantornya
"biasalah mas, Keenan benar-benar mirip dengan kamu yang sangat menghawatir kan seorang adik, hanya saja anak mu ini sepuluh kali lipat lebih parah dari kamu.." kata Salsa sambil memijit keningnya..
__ADS_1
Vano melihat Ponsel Kiinan berada di genggaman Keenan...
"keenan, Stop menganggu Privacy adikmu.. kita hanya perlu mengawasinya, lagi Pula Daddy tidak menemukan kejangalan atas pergaulan adikmu, meskipun daddy dan mami mu sibuk, tapi kita tetap memantau kalian.." kata Vano sedikit tegas
"tapi dadd, ini banyak banget cowok-cowok yang Chat Kiinan, Aku gak suka.. aku tau cowok SMA zaman sekarang itu kaya apa" kata Keenan dengan ngototnya
Vano dan Salsa hanya mengehla nafasnya kasar , merasa lelah jika berdebat dengan Keenan yang keras kepala, Keenan tumbuh dengan anak laki-laki yang berpendirian sangat Teguh dengan Argumennya.. sedikit Egois memang..
"mami akan bicara dengan Kiinan, kalian makan lah dulu" kata Salsa yang hendak pergi meninggalkan ruang makan itu
"Tunggu sayang, Biar aku aja.." kata Vano yang memang sangat dekat dekan Kiinan
"kembalikan ponsel adikmu" kata Vano sambil menodongkan tangannya yang telapaknya telah terbuka menadah...
Keenan pun memberikannya...
Vano berbicara panjang Lebar dengan Putri kesayangannya, bukan ia tak sayang dengan Keenan, tapi ia merasa keenan lebih siap dengan kerasnya kehidupan Dunia...
Vano berhasil membujuk Kiinan untuk sarapan bersama..
"adik manis, maafin abang yaa...abang sangat menyayangi muu" kata Keenan yang hanya bisa mengucapkan kata-kata Manis pada dua perempuan, Salsa dan Kiinan...
"ada Syaratnya" kata Kiinan dengan sedikit acuh
"apapun itu selagi abang mampu, abang beri" Kata Keenan dengan senyumnya
"Anter Aku kesekolah selama 2 minggu, bantu aku mengerjakan tugas sekolah, dan abang harus bawa kucingku ke dokter hewan minggu ini, karena minggu ini aku ada pentas seni di sekolah" kata Kiinan
"semua bisa abang lakuin, tapi kalo berurusan dengan kucing mu, abang menyerah... abang gak suka kucing" Kata Keenan
"yaudah terserah, aku gak akan bicara sama abang" kata Kiinan
kedua orang dewasa hanya menatap heran dengan kedua buah hatibya yang sering kali membuat kepala orang tuanya mau pecah..
Keenan menghela Nafasnya Kasar
"baiklah... akan aku truruti kemauan kamu" kata Keenan dengan terpaksa
"bagussss... aku sayang abang" kata Kiinan memeluk keenan yang duduk di sebelahnya
Keenanpun membalas pelaukan adik kecilnya yang sangat manja dengan nya itu...
Salsa dan Vano tersenyum melihat anak-anaknya... Bersyukurnya mereka memiliki kedua anak yang saling menyayangi satu sama lain.. Terlebih mereka sering bertengkar namun itu memang tidak pernah berlangsung lama..
Aku beruntung memiliki Suami dan Anak-anak seperti kalian... Terimakasih yaa Allah... Jaga terus kebahagiaan kami sampai habis masa kami di bumi ini.. Aaminn...
D O N E
********
terimakasih kalian yang menyukai dan mendukung karyaku ini...
YUK MAMPIR JUGA KE NOVEL KEDUAKU, JANDA HANYALAH STATUSKU..
__ADS_1
INSYA ALLAH GAK KALAH SERUNYA... hihiii
Cusssss!!!!