Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 129


__ADS_3

"mas cepat mandi... kenapa malah main ponsel" kata Salsa yang baru datang sehabis neniduri keenan


"eh iya sayang, aku lupaa" kata Vano cengegesan...


"mandi bareng aja yu yank" ajak Vano


"masss aku masih hapus makeup dulu, kamu duluan gih jangan lama lama" kata salsa beedecak kesal ke suaminya...


"iya iya..."


selesai Vano mandi salsa bergegas juga untuk mandi...


se usai mandi salsa mengenakan pakaian tidurnya yang cukup sexy..


membuat Vano semakin tak bisa menahan puasanya selama empat bulan itu...


"kamu goda aku ya?" kata Vano


"cih pedenya suamiku.. bukannya aku berjalan di hadapamu aja udah bikin kamu tergoda mas" kata Salsa sambil memakaikan lotion ke peerutnya


mendengar itu Vano hanya terkekeh..


"mass, jangan bikin takut khania kalo kamu menasehatinya, jangan juga terlalu mengekangnya... nanti malah dia melakukan sesuatu secara sembunyi sembuyi loh,, kita malah repot" kata Salsa


"jadi kamu bela khani? hemm!" kata Vano kesal


"gak sayang aku ga bela siaapun, aku hanya minta kamu memposisikan diri seandainya ada di posisinya... inget khani juga sudah dewasa loh sudah mau lulus kuliah" kata Salsa menoel hidung suaminya sambil berbaring di samping suaminya


"masih dua satu lagii, itu pun kalo skripsinya ga mogok kan.. hemm" kata Vano kemudian memeluk isterinya


"doakan dong, aku si yakin dia on time!" kata salsa dengan pede nya


"aaminn.. Vano pun menatap wajah isterinya penuh dengan tatapan mematikan


"kenapa kamu?" kata salsa yang sepertinya tau maksud dari suaminya itu


"mas mau ya?" kata salsa tak tega melihat suaminya


"boleh ga? empat bulan mas sering bersolo karir rasanya sedih sayang" kata Vano memeluk isterinya


"pelan pelan ya mas... kan semakin pelan semakin geli" ledek Salsa menggoda suaminya itu


"ahh sayang, beneran?" kata Vano


"bener mas, lakukanlah" kata Salsa pasrah..


tanpa basa basi Vano langsung menyambar bibir pink isterinya itu.. Vano memulai aksinya dengan sangat halus dan pelan.. gairahanya sangat mengebu menahan hasrat yang cukup lama terpendam...


"aaahhhhh" Salsa juga meluapkan kenikmatannya dari sebuah desahan desahan yang semakin membuat Vano mendidih..


setelah puas da cukup lama mencubu isterinya sampai mengeluarkan cairan kenikmatan pertama isterinya... kibi Vano masuk ke bagian intinya.. membelai pelan inti dari salsa, menbuat salsa menggeliat penuh kenikmatan..


Vano pun segera mengarahkan ujang utuk bersarang...


dengan pelan Vano melakukannya.. salsa pun sangat menikmatinya...


merekapun menikmati itu sampai pada puncak kenikmatan bersama..


"makasih sayang, aku mau lagi" kata Vano sambil menciumi isterinya yang berbaring di sampingnya


"mass istirahat dulu ya, kasian dede bayinya" kata salsa dengan hati hati takut suaminya maah tersingung


"abis subuh ya" bisik Vano menggoda...


Salsa hanya menganggukkan kepalanya..

__ADS_1


****


Hari adalah weeknd Vano berniat mengajak Keenan dan juga Salsa berlibur ke puncak, hanya liburan sederhana yang singkat mengingat betapa sibuknya Vano ketika sudah berkutat dengan pekerjaannya..


Vano memang belum mengutarakan niatnya ke isterinya karena niatnya itu baru terbesit selepas sholat subuh tadi.


"sayang kita ke puncak yu" kata Vano yang sedang menemani isterinya yang tengah merapihkan tanaman anggreknya...


sementara Vano tengah memangku Keenan yang tengah sibuk dengan mainan di tangan nya...


"kepuncak? macet mas, pingangku sakit kalo kelamaan duduk" kata Salsa yang masih berkutat dengan tanamannya itu..


"yaa terus weeknd kemana dong, mas kan mau ajak jalan jalan..." kata Vano sambil mengecup kepala anaknya


"hemn lagian kamu bilangnya mendadak, ini juga udah jam 9. kita belum siap siap..." kata salsa yang berdecak kesal


"yaudah kita dirumah aja deh ya keen" kata Vano berbicara dengan anaknya


Salsa pun hanya terdiam..


"mass..." panggil salsa


"iyaa..."


"pengen makan bakso deh" kata salsa


"yaudah minta buatin bi inah aja ya" kata Vano


"gamau mas, makan di pinggir jalan aja di pojok pertigaan rame loh mas baksonya" kata Salsa yang langsung menghampiri suaminya...


"hemm nooo!!! kamu lagi hamil, gatau kan itu bersih apa enggak, terus bahan bahannya bagus apa nggak" kata Vano ketus


"mas ayolah sekali ini saja... aku pengen banget..." kata Salsa memelas


kata Vanoo sambil mengoyangkan telujuknya ke kanan dan ke kiri...


Salsa yang kesal langsung meninggalkan anak dan suaminya masuk ke dalam rumahnya... Salsa mencuci tangannya kemudian ia duduk di ruang keluarga menonton Acara Tv...


***bosan juga yaa dirumah... mau kerumah momy tapi kan pada ke bogor... ke rumah mama, mama pergi sama kak Thania..


apa aku terima aja ya ajakaan mas Vano pergi ke puncak... aihh tapi apa kabar pingang nenek inii....


kata Salsa berdecak dalam hatinya....


*ah kerumah anya aja deh, nanti suruh si Nanad ke rumah anya aja**


Karena Vano dan Keenan sedang asyik bermain di taman, salsa memilih tak nengabari merek, toh hanya ke rumah Vannya, yang memang hanya berbelakangan saja...


Setiba nya dirumah Vannya..


Salsa pun berbincang dengan sahabatnya itu..


"Saa besok ada reonian SMP loh, dateng yuk" kata Vannya sambil membawakan makanan dan minuman...


"dimana? tanya Vano dulu ah" kata Salsa


"di cafe xx, bukan reoni besar, cuma sekalas pas di kelas 2 doang... masa iya Gak boleh ama Vano"


"lo tau sendiri laki gue kaya apa, makanya gue juga males kan masuk grup medsos, takut salah faham" kata Salsa sambil mencicip kue buatan Anya...


"dih kebangetan laki lo mah, giliran dia aja hemmm" kata anya tak mau melanjutkan perkataanya..


"eh telfon lah si Nanad suruh kesini..." kata Salsa


"dia kerumah mertuanya saa, tadi pagi gue ketemu dia di gerbang depan, baru mau otw dia" kata Vannya.

__ADS_1


"ohhh... eh Nya.. order bakso dong gue pengen makan bakso deh" kata salsa


"eh boleh tuh, bentar ya gue orderin nii"


Mereka pun asik berbincang bicang sambil menunggu orderan bakso mereka...


Sementara dirumah Vano kelimpungan mencari keberadaan isterinya... ponselnya pun tertinggal di sofa ruang keluarga...


setelah mencari dan bertanya kepada pekerja di rumahnya, Vano teringat CCTv kemudian segera melihatnya..


Terlihat Salsa keluar gerbang dan berjalan k


menuju hook luar rumahnya.. Vano langsung mengerti kemana isterinya pergi..


Vano segera menyusul Salsa, Vano mengira salsa ngambek karena tidak di izinkan membeli bakso..


Tiba di rumah Salsa...


"dityaa... ada bini gue?" tanya Vano melihat suami Vannya sedang duduk di teras rumahnya


"eh van, masuk sini.... ada noh bini lo di dalem lagi pada ngerumpi sambil makan bakso... " kata ditya kenudian membukakan gerbang kecil untuk Vano


"hemmm dia ga bilang sama gue kesini, kayaknya ngambek minta bakso ga gue kasih" pekik Vano


"haha anak lu ngeces mulu entar.. kasih aja selagi gampang di dapet.. kalo susah noh kaya si Anya minta bubur manado dari manado langsung, ampe sini tuh bubur jadi aer" kata ditya menceritakan sambil tertawa terbahak bahak mengingat hal itu


Begitu juga dengan Vano, ia tertawa cekikikan mendengar cerita ditya...


"gue masuk ya" kata Vano


"yaudah yu masuk" ajak ditya


mereka pun masuk, menuju ruang keluarga rumah Vannya...


terlihat salsa dan Vanya tengah duduk di karpet di hadapan meja kaca dengan Bakso dan es campur di atas meja...


Wajah salsa di basahi keringat, hidung nya memerah begitu juga bibirnya...


"eheeemmmmm" Vano berdehemmm


"ehh massss, kok kesini" kata salsa sambil mengelap ibgus putihnya di hidung


"kamu ngambek ya ga di kasih makan bakso sampe makan bakso disini"kata Vano


"hahaha oh jadi lu kesini ngambek sa?" ledek Vannya


"eh enggak, jadi tadi kepikiran aja kesini tapi ga ngambek..." kata salsa malu malu..


"itu man makan bakso pedes banget kayaknya, kalo sakit perut gimana tuh? " kata Vano sinis


"nggak mass jangan ngomong gitu, nanti jadi doa" kata salsa kesal...


Setelah menghabiskan bakso dan es campur itu Vano mengajak salsa untuk pulang...


merasa sudah kenyang dan ingin sekali rebahan salsa pun menurut untuk pulang....


Salsa terlebih dulu menemani suaminya untuk makan siang, sambil menyuapi anaknya.....


*


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2