
Hari yang ditunggu2 akhirnya datang, proses demi proses telah dilalui oleh kedua mempelai, mulai acara pengajian, siraman dan juga malam midodareni bagi dinda.
Pagi ini setelah sholat subuh dinda sedang dirias dikamarnya oleh MUA yang profesional yang dipilih langsung oleh maya dan rita, dinda terlihat sangat cantik dengan kebaya putih yang melekat pada tubuhnya dengan jilbab sebagai mahkota yang tak pernah ia lepas, dinda sedang duduk didepan meja rias, menatap dirinya dari pantulan cermin, pintu kamar dinda terbuka menampakkan para lelaki yang dinda sayangi.
kakeknya Herman, ayahnya Firman dan abang tersayang Bayu. mereka tersenyum melihat gadis yang mereka sayangi akan menikah dengan pria pilihannya.
"kamu begitu cantik sayang, seperti almh, mama kamu" ucap herman dengan mata berkaca-kaca
"benar dek, abang pangling lihat kamu, adek abang yang dulu masih kecil dan begitu manja sama abang sekarang sudah tumbuh menjadi wanita dewasa yang begitu cantik," timpal bayu sambil mengelus pipi dinda
"Anak ayah emang yang paling cantik setelah bunda, apa dinda gugup nak?" tanya firman
"iya yah, dinda gugup banget! jawab dinda yang terus menggenggam tangan abangnya bahkan lebih erat
"tenang dek, baca sholawat yang banyak agar lebih tenang, calon suamimu masoh dalam perjalanan meuju kesini" ucap bayu menenangkan
"ya sudah, mari kita keluar dulu menemui para tamu, biar nanti para bunda yang akan menemani bidadari kita disini" kata herman. yang diangguki oleh bayu dan juga firman. Setelah kepergian para lelaki datanglah Maya, rita, clarisa dan juga syfa, mereka kompak mengenakan kebaya berwarna peach untuk seragam dari mempelai wanita. mereka memasuki kamar dinda
"cantiknya putri bunda, kamu gugup sayang??" tanya maya
"iya bund, dibda gugup banget??" jawab dinda
"santai dind, loe tarik nafas dalam2 terus loe buang perlahan" kata syfa, dinda melakukan yang dibilang syfa,, mereka mengobrol agar ketegangan dinda lebih berkurang.
skip**
Bayu meninggalkan kamar dinda bersama herman dan juga ayahnya, dia berpapasan dengan bunda,tante, sepupunya dan juga syfa yang ingin masuk kekamar dinda untuk menemani dinda. Bayu terpesona dengan penampilan syfa dengan balutan kebaya berwarna peach lengkap dengan hijab yang senada, riasan yang tipis membuat aura kecantikan syfa terpancat aecara natural.
Syfa berpapasan dengan bayu dan tak sengaja pandangan mereka bertemu, syfa tersenyum pada bayu, dia menundukan kepalanya karena malu melihat bayu, bayu juga ikut tersenyum melihat syfa jantungnya berdetak tak karuan.
ya allah, begitu indah makhluk ciptaanmu, begitu manis senyumanya, membuat jantungku berdetak tak karuan seperti ini.. batin bayu..
Keluarga mempelai pria sudah datang, Kakek Herman beserta keluarga besar menyambut kedatangan keluarga besar Alfian adijaya. Dion berdiri diantara papi dan maminya, begitu tampan dengan pakaian pengantin warna putih lengkap dengan songkoknya, Keluarga dion memasuki tempat ijab qobul berlangsung.
__ADS_1
Pak penghulu sudah siap, dion sudah duduk didepan penghulu, saksi dari keluarga dion yang diwakili langsung oleh alfian dan dari mempelai wanita di wakili oleh firman, kedua mempelai sudah diposisi masing2, Dengan wali nikah kakek Herman selaku kakek kandung Dinda yang duduk didepan dion disamping penghulu.
Dinda dituntun oleh maya dan rita menuntun putrinya memasuki tempat ijab qobul berlangsung, dion terpanah melihat calon istrinya begitu cantik, dinda menundukan kepalanya tidak berani menatap calon suaminya, kini dinda duduk disebalah dion dengan perasaan campur aduk, didalam hatinya dia berdoa agar dion lancar mengucap ijab qobulnya nanti.
"Baik acara ijab qobul akan segera saya mulai, apakah anda siap?" tanya penhulu pada dion
"ingsya allah siap pak!" ucap dion mantap
"silahkan pak herman" ucap penghulu
Herman menjabat tangan dion dengan mantap.
"Bismillahirohmanirohim, Ananda Dion Putra Adijaya bin Alfian Adijaya, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan cucu saya Adinda Aurelia Putri Hermansyah binti Alm. Aldi Suherman dengan maskawin berupa satu set perhiasan emas dan seperangkat alat sholat tunai"
"Bismillahirohmanirohim, Saya terima nikah dan kawinya Adinda Aurelia Putri Hermansyah binti Alm. Aldi suherman dengan maskawin tersebut tunai".
"bagaimana para saksi" ucap penghulu
"SAHHH" semua saksi
Setelah penghulu membacakan doa untuk kedua mempelai, penghulu menyuruh Dion memakaikan Cincin di jari manis dinda dan begitu pula sebaliknya, sekarang dinda mencium punggung tangan dion, dan dion mencium kening dinda. penghulu menyerahkan buku nikah milik mereka. kini dinda dan dion Sah menjadi suami istri dimata agama maupun negara.
skip***
Syfa tengah duduk dibangku yang telah disediakan untuk keluarga, tiba2 seorang pria memakai baju batik duduk disebelahnya, syfa kaget melihat bayu duduk disampingnya, syfa salting karena tiba2 bayu duduk disampingnya.
"kamu tidak apa2 syfa?" tanya bayu
"ti..tidak kok mas bayu," jawab syfa
"karena mukamu merah, apa kamu tidak enak badan?" tanya bayu lagi
"tidak kok mas, ehem lebih baik kita diam dulu acara ijab qobulnya segera dimulai" jawab syfa mengalihkan perhatian, supaya tidak ketahuan kalau dia sedang gugup duduk didekat bayu.
__ADS_1
Bayu hanya tersenyum mengiyakan apa yang dikatakan syfa, ketiaka para saksi menyebut kata SAH, ucap syukur tak henti2 nya terucap dari mulut syfa dan bayu, syfa terharu sampai menitihkan air mata bahagia, sahabat baiknya kini telah resmi dipersunting laki2 pilihanya.
Bayu melihat syfa menangis, bayu menyerahkan sapu tangan yang ada didalam saku celananya pada syfa, syfa kaget melihat bayu menyerahkan sapu tangan miliknya pada syfa
"lap dulu air mata kamu, nanti make up mu luntur, kan tidak lucu?" ucap bayu sambil menyerahkan sapu tanganya, Syfa menerima sapu tangan bayu
"terima kasih mas, nanti saya kembalikan setelah saya cuci" jawab dinda
Bayu tersenyum sambil mengangguk,,
"apa kamu tidak ingin seperti dinda?" tanya bayu
"maksud mas bayu??" syfa tidak mengerti ucapan bayu
"maksud aku, apa kamu tidak ingin menikah juga seperti dinda?" jelas bayu
"wanita mana yang tidak ingin menikah dengan orang yang mereka cintai, tentu saja aku ingin mas, tapi untuk saat ini dengan siapa?" jawab syfa
"apa kamu tidak memiliki pasangan??" tanya bayu. syfa menggelengkan kepalanya.
"tidak untuk saat ini, hubunganku dengan mantan pacarku baru saja berakhir" ucap syfa. bayu yang mendengar perkataan syfa ada perasaan lega, bahagia dan senang karena gadis yang mulai mencuri perhatianya tidak memiliki pasangan.
"ohh, jadi baru putus niii??" goda bayu
"ihh mas bayu, iya dia akan menikah dengan wanita pilihan orang tuanya" jawab syfa
"ya allah,, yang ditinggal mantan nikah sama orang lainn, kasiannn sini mas bayu peluk" goda bayu. kemudian bayu menarik syfa kedalam pelukannya. Bayu tak menyadari banyak pasang mata yang memperhatikan tingkah bayu pada syfa.
Syfa hanya menurut pada bayu, dan sadar akan apa yang dilakukan bayu, syfa mendorong bayu agar menjauh dadiriinya, meskipun tak dipungkiri syfa merasa nyaman dipeluk oleh bayu...
Hai kakak kakak jangan lupa like, coment and vote yaaa😉
Biar semangat up nya😉😉
__ADS_1
maaf kalau masih ada typo