
*astagfirullah ini kenapa yaa, yaa Allah apa aku mau melahirkan.. yaa Allah permudahlah ...
batin Salsa dalam hati ketika keluar kamar mandi merasa pingangnya semakin sakit, perutnya mengalami mulas yang kemudian hilang....
"biiiii, bibiiiii... bi inaahhh" panggil salsa dari luar kamarnya..
tak lama bi inah naik ke atas masuk ke kamar salsa yang pintunya sedikit terbuka....
"ada apa non" kata Bi inah melihat wajah majikannya sedikit pucat dengan rambut masih di bungkus handuk tinggi
"bii, tenang yaa... aku kayaknya mau lahiran, udah ada kontraksi,, tapi gatau kontraksi palsu atau bukan...bibi tolong bawa koper ini yaaa ke mobil.." ucap salsa
"apa peru bibi telfon den Vano non?" kata bi Inah yang mulai panic
"gak perlu, melahirkan pertama kali akan memakan waktu lama.. aku juga belum ngeflek bii, mules juga baru tadi selesai mandi, sampe sekarang belum mules lagi" kata salsa
"oh gitu yaa non, kalo begitu bibi permisi ya non bibi bawa ini ke mobil..."
"iya bii, makasih yaaaa" ucap salsa
*sayang apa kamu mau berjuang sama mami lewat jalur lahir mami?? kalo memang kamu juga setuju, jadilah anak baik.. mami berterimakasih kalo kamu mau berjuang sama mami lewat persalinan normal ini...
ucap salsa sambil mengusap perutnya...
keadaan salsa kini suah biasa lagi, salsa tau apa yang harus ia lakukan...
salsa berjalan mondar mandir di kamarnya, sampai akhirnya ia merasa lelah lalu tertidur...
Satu jam kemudian bi Inah mengetuk pintu salsa mengajak salsa makan siang, begitu juga ke kamar Khania...
Salsa turun di awasi ketat oleh bi inah dan khaniaa..
Salsa masih bernafsu untuk makan saat itu..
hingga di suapan terakhirnya perutnya kembali mengalami kontraksi...
salsa menjatuhkan sendok di tangannya sehingga menggundang perhatian yang membuat Khania menatap Salsa
"kakak, kakak kenapa???"
tanya Khania sedikit Panik
"gak apa kani, lanjutkan makanmu" ucap salsa sambil berusaha berdiri...
Salsa berjalan menuju ruang keluarganya, mengatur nafasnya sanggat baik, salsa sangat tenang menghadapi ini...
"kak yakin gapapa?"
"iya sayang gak apa... " kata Salsa yang kemudian mules nya hilang...
"boleh kaka minta tolong sayang?"
__ADS_1
"tentu, apa yang bisa aku bantu kak?"
"tolong ambilkan bola abu abu yang besar di ruang olahraga" ucap salsa
"oh oke kak" kata khania yang kemudian bergegas, dan kembali membawa bola itu..
"kaka mau olahraga lagi? ga capek kak?"
"hehe nggak sayang" ucap salsa yang sedikit aneh...
khania yang hendak masuk ke kamarnya mengurungkan niatnya, ia lebih baik menemani kakak iparnya...
Dua jam kemudian, salsa yang tertidur di sofa kembali merasakan mulas...
"astagfirullahhh... yaa Allahh, nikmat sekali ini" ucap Salsa membuat khania yang sedang tertidur akhirnya bangun
"kak apa kakak mau lahiran??"
hanya anggukan yang salsa berikan, namun tak lama ia bicara..
"jangan telfon abang, proses ini memakan waktu lama.. kasian abangmu" ucap salsa agak ketus karena sedang merasa sakit...
khania pun mengangguk dan berinisiatif mengambilkan minum untuk salsa, salsa hanya memberi anggukan dan tersenyum...
kini salsa sudah tak merasakan kontraksi lagi.. dia sedang asyik duduk dan bergoyang di atas bola besarnya, bukan gerakan sembarangan tapi gerakan yang telah di ajarkan istruktur senam hamil...
....
hanya sedikit namun itu adalah tanda akan melahirkan...
Salsa keluar dari kamar mandi..
"non, ini bibi buatkan roti bakar dan air madu.. "
"iya bii makasih, bii saya minta tolong ambilkan tas hitam saya, lalu ponsel saya di kamar yaa" ucap salsa...
sudah menunjukan pukul 14.20 salsa benar benar merasa kontraksi ini sangat kuat meskipun masih jarang, jadi salsa memutuskan menelfon suaminya...
khania yang menemani salsa sampai tertiur di sofa...
📞📞📞
vano
assalammualaikum sayang
salsa
waalikumsalam mas
vano
__ADS_1
ada apa sayang, mas pulang 1 jam lagi yaa
salsa
bisa sekarang ga mas
vano
ada apa? apa kamu sangat rindu padaku
hehe
salsa
mass... tolong tenang, aku mules mas, dari jam 11 siang, sekarang rasanya sudah semakin kuat, tolong pulang ya mass..
vano
apah??????iya iyaa aku pulang, tahan sayang sabar yaaaaa..
tut tut tut
Vano memutus sambungan telfonnya
******
Di kator Vano..
*apa kamu sudah gila sayang, kontraksi dari jam 11 kenapa baru hubungi aku sekarang, tega sekali kamu sama diri sendiri...
ucap vano dalam hati samabil memakai jas nya karena vano baru selesai sholat...
tiba-tiba Sandi masuk, belum berkata apa apa sandi langsung di semprot Vano..
"handle semuanya, gue pulang, bini gue mau lahiran"
ucap Vano sambil berjalan cepat dan menabrak tubuh Sandi yang telah membeku di pintu...
*nanti gue juga bakal sepanik itu pasti...
kata Sandi dalam hati...
Salsa mulai menitihkan air matanya karena sakitnya menjalar kenpingang semakin kuat..
bi Inah dan khania hanya mampu menatap, memberi minum dan mengipasi Salsa yang mulai berkeingat saat kontraksi datang...
Salsa meminta dua orang di hadapannya untuk tenang, dan tidak memberi kabar keluarganya dulu karena salsa masih ingin konsentrasi dengan rasa yang luar biasa kini...
di tengah kontraksinya Salsa berusaha sekali terlihat tenang, Vano melihat istrinya dari cctv melalui ponselnya selama perjalanan Pulang..
*kamu terlihat sangat kesakitan saa, kenapa ga bilang aku dari tadi...
__ADS_1
Kata vano dalam hati..