
"Nona... apa kita bisa makan siang bersama?" kata Tama usai menyelesaikan meetingnya dengan Salsa...
"maaf, saya masih banyak pekerjaan dan masih melanjutkan meeting besama yang lain" ucap salsa sopan dan penuh senyuman
*apa ini cewek selalu besikap kaya gini sama semua orang? atau hanya ke gue aja? apa dia juga naksir gue...
Batin Tama melihat Salsa memberi senyum sumringahnya...
"ohh baiklah, mungkin lain kali jika nona berkenan ada ada kesempatan" timpal Tama
"baiklah," kata Salsa kemudian memberi senyuman....
Tama akhirnya pergi meninggalkan kan ruangan Salsa itu.. Sementara Salsa kembali keruangannya bersama Susan untuk merapihkan berkas setelah meeting itu...
"san, kamu makan dimana?" kata Salsa
"di kantin kantor bu, kenapa? ibu mau saya pesenin??"
"hemm kita makan bareng aja" kata Salsa singkat sambil menatap laptopnya
"dimana buk? " kata Susa
"dikantin lah,,kan kamu katanya mau makan di kantin" kata salsa yang masih menatap laptop nya...
"bu yakin mau makan di kantin? rame loh bu" kata Susan
"haha gapap, tp tunggu 15 menit yaa, saya biar sholat dulu sebentar" kata salsaa sambil beranjak dari kursinya kemudian menggulung lengan baju nya...
"baik bu"
*ini si namanya dapet atasan bagai ibu peri... udah cakep, pinter, kaya, rajin ibadah, baiik bukan main, lakinya ganteng, anaknya ganteng,,,duhh andai semua bos kaya bu salsa...
Guman susan dalam hatinya...
selesat Salsa sholat, salsa memoles wajahnya dengan sedikit bedak dan lipstik yang sudsh terhapus dengan air wudhu...
tak lupa ia menyemprotkan sedikit parfum ke tubuhnya.. membuat salsa kembali segar...
salsa keluar ruangannya menghampiri meja Susan
"ayo san, nanti jam 1 kan rapat lagi" kata Salsa mengajak susan sambil membawa dompetnya...
"baik bu ayo" kata susan
sesampainya di sebuah kantin yang cujup besar, dan bersih itu salsa duduk, memesan gado gado dengan bumbu terpisah, serta ikan bakar di piring terbisah, serta jus jeruk...
"ibu, ibu kenyang makan itu?"
kata susan Heran melihat piring salsa
"kenyang kok, kenapa kamu mau?" kata salsa
"ehh enggak kok bu, soalnya saya kalo makan gado gado pake lontong atau nasi bu"
"duh saya begah kalo makan bgtu, tadi oagi saya udh makan nasi goreng soalnya" kata salsa sambil memeinum jus jeruknya
"ohh ibu lg diet ya bu? pantes badanya bagus" kata Susan Heran
"enggak kok, saya cuma makan yang menurut saya baik, yang jelas harus ada sayuran dn buah..."jawab salsa...
"saya aja suka ko jajan mie ayam atau bakso pinggir jalan" tambah Salsa
"hhhekk serius bu? kirain saya type kaya ibu itu kalo makan yang keluar masuk restoran mewah" kata Susan polos
"hahaha nggak dong, pecel lele pinggir jalan juga enak" tambah salsa
"ah si ibuu saya ga habis pikir ibu doyan gituan" kata Susan
"hahhaa ya doyan wong enak kok, haha udh cepet nanti keburu yang lain kumpul" kata Salsa sambil menghabiskan minumannya...
__ADS_1
"baik buu" kata Susan singkat....
Selesai dengan makan siangnya, salsa bergegas ke ruangannya memersiapkan diri untuk rapat dengan beberapa karyawannya.
Salsa menyempatkan diri untuk menghubungi Keenan melalui ponsel yang sengaja Salsa dan Vano siapkan di rumah, namun ternyata Keenan baru saja tertidur pulas di rumah Oma dan Opanya (orang tua Vano).....
Salsa ingin menghubungin suaminya, namun ia baru ingat kalo suaminya akan meeting sekalian makan siang bersama, Salsa akhrnya mengurungkan Niatnya itu...
Akhirnya Salsa bergegas memasuki ruang meeting untk meeting bersama kepala Divisi...
tinggalah Susan yang setia duduk di depan ruangan Salsa itu...
PERJALANAN MENUJU KANTOR SALSA
13.55
"San... gimana gue ngomong ke Salsa soal Lea?" tanya Vano gelisah
"yaa yang jelas lo harus tau waktu yang tepat, saat mood salsa baik" kata Sandi singkat
"tapi San, setau gue yaa.. Lea tuh cm punya ibu deh" kata Vano yang mulai mengorek masa ingatan nya di zaman dahulu...
"iya gue inget, gue lagi tanya Jimmy suruh dia usut..."
kata Sandi santai, meskipun dia juga ada sedikit rasa khawatir kalo saja Vano dan Salsa kemudian akan bertengkar soal ini...
Vano hanya menganggukan kepalanya, ia kembali berfikir bahwa sungguh ia pun tidak menyangka kalo nama Lea akan kembali muncul di benaknya... Hatinya Sedikit perih jika membayangkan apa yang pernah Lea lakukan dulu.
Vano dan Santi tiba di perusahaan Salsa, namun hanya Vano yang masuk ke dalam perusahaan itu, sementara Sandi kembali ke perusahaannya untuk mengerjakan tugasnya...
Vano memasuki kantor dengan gagahnya, bagi karyawan perempuan itu adalah hiburan tak terduga saat bekerja...Cuci mata, begitu kata keren nya...
Vano pun menerima salam sapaan hormat dari karyawan perusahan itu, siapa yang tidak kenal dengan Vano, pengusaha muda sukses, kaya dan tampan... di tambah ia telah menjadi menantu dari pemilik perusahan itu...
Tiba di lantai dimana terdapat ruangan Salsa...
"iya gapapa, saya tunggu di ruangan aja" kata Vano yang kemudian langsung bergegas menuju ruangan Salsa...
Vano sedang asyik memainkan ponselnya, sambil bersantai di sofa...
Tokk
tooook
tookkkk
"ya masuk" kata Vano yang belum merubah posisinya
"Pak maaf, ada kiriman untuk ibu" kata Susan membawa sebucket bunga mawar merah dan putih yang harum dan merekah...
melihat apa yang di bawa susan, Vano menicingkan matanya, siapa yang berani mengirimkan bunga untuk isterinya itu..
"dari siapa?" kata Vano sinis dan dingin
"maaf saya ga tau tuan, tapi ada memo disini" Kata susan yang emnujuk ke bagian dalam bungga..
"bawa kemari" kata Vano singkat
"saya permisi pak" kata susan yang telah memberikan bucket bunga itu kemudian pergi...
*duh dari siapa tuh bunga , bikin gue dekdekan aja ngadepin pak Vano..
kata Susan dalam hati
sementara Vano masih menandang bunga itu, mengambil memo di dalamnya kemudian melemoar bunga itu ke sofa di depannya...
*selamat bekerja Nona, semoga harimu Menyenangkan...Tama :) *
"Tama? siapa tama? kata Vano mengerutkan keningnya, dadanya terasa sakit melihat isteriny Mendapat sebucket bunga...
__ADS_1
lima belas menit kemudian...
"Sann, ini tolong di resum yaa, baru kasih saya... "kata salsa yang baru saja keluar dari ruang meetingnya
"baik buu, bu maaf, Pak Vano sudah di dalam" kata Susan
"ohh iya, udah lama? " tanya Salsa
"20 menitan deh buu kira-kira" kata Susan"
" oh oke, kalo ada yang cari saya bilang saya meeting yaa , jam 3 saya mau berangkat soalnya ketemu Mr. Leon" kata salsa
"baik buu...
salsa bergegas masuk kerungannya
"masss....." sapa salsa
"mass, mas bawa bunga buat aku?? romantis banget si mass, bahkan aku lupa kapan mas terakhir kasih aku bungga" kata Salsa dengan polosnya langsung saja nyerocos saat melihat bunga ada di sofa satu itu....
"hemm, bukan dariku" jawab Vano singkat dan ketus..
bagaimana tidak, Vano sedang tersulut api cemburu kala itu...
Melihat wajah Vano begitu Asam bak jeruk nipis, salsa menghampiri suaminya dan sedikit menaru kecurigaan dari mana asal bungga itu....
"kalo bukan dari kamu, dari siapa mas?" kata salsa menghampiri suaminya dan duduk di sebelah suaminya...
"nih" kata Vano memberikan memo yang berasal dari pengirim bunga itu...
salsa membaca perlahan, kemudian dia mengerutkan keningnya saat membaca siapa pengirimnya...
"kenal???" kata Vano sinis
"kenal mas, dia pimpinan DTA Grup Mas"
kata salsa pelan dan lemah lembut
"cih anak ingusan" kata Vano kesal
"udah ya mass, aku gak mau loh kamu marah apalagi salah faham" kata Salsa memluk Vano...
"hemm, kali ini aku biarkan, tapi selanjutnya aku gakan tinggal diam saa, sakit aku liat orang lain kiirm bunga, apalagi kamu jujur banget bilang lupa kapan aku kasih kamu bunga" kata Vano sedikit protes
"hahaha yang penting kan sering kasih bunga bank sayang" ledek salsa sambil mencium pipi suaminya
"genit"
"bodo dehhhh, selagi halal gapapa dong" ledek salsa sambil terbangun lalu menuju meja kerjanya
"hari ini dua kali ledek aku, jadi nanti aku balas dua kali ya sayang" kata Vano menghampiri istrinya berdiri di depan isterinya
"hemm siapa takut" kata Salsa meledek balik...
Vano menahan haasratnya itu, ingin sekali rasanya mencumbu isteriny Kala itu... namun apalag daya, di ruang kantor itu tidak di fasilitasi sebuah kamar seerti ruang kerja Vano di kantor nya....
lagi pula mereka akan pergi meeting bertemu klien...
*
*
HAY JANGAN LUPA VOTE, LIKE, KOMEN KALIAN YAA..
I LOVE U...
AKU BERUSAHA UP CEPAT TP KADANG PROSES REVIEW DARI PIHAK NOVELTOON NYA AGAK LAMA MENINGAT BUKAN HANYA AKU YG UP HEHEHE...
MOHON TETAP BERSABAR DAN BERIKAN VOTENYA YAA...
__ADS_1