
hay.. inilah ending dari Novel pertamaku Dokter Cantik...
Aku mohon maaf jika banyak sekali Typo, kesalahan pengetikan Nama karakter, Salah tanda baca, dll.. aku mohon maaf, sekali lagi aku hanyalah manusia biasa, aku buat Novel ini juga karena WFH melanda, membuat aku terinspirasi buat gabung disini...
FYI.. beberapa hari lalu aku dapat notif katanya aku lulus tahap awal menjadikan karya ini sebagai karya kontrak, aku udah balas untuk kelanjutannya berhubung novel ini akan segera end...
****************
Vano memapah Salsa masuk kedalam sebuah bangunan dengan pintu full Kaca tebal...
"pelan-pelan sayang nanti kesandung" kata Vano menuntun Salsa dan berjalan beriringan...
"emang ini bebatuan ya? ko aku ga nginjek batu kayaknya, gimana bisa kesandung?" kata Salsa heran
"bawel deh cium juga nii" ledek Vano sambil mengentikan langkahnya
"mesum!!!! ini ko berenti langkahnya? udah sampe yaa? boleh di buka?" kata Salsa dengan cerewetnya,,, cerewetnya itu muncul karena rasa dekdekan dan rasa penasaran pada dirinya...
"bawel yaa" kata Vano sambil membukakan ikatan penutup mata Salsa
"pelan-pelan buka matanya" kata Vano sambil merubah posisi salsa menjadi mengahadap ke arah pintu kaca...
Mata Salsa perlahan terbuka, samar-samar ia melihat cahaya begitu terang, pandanganya mengarah ke jalan yang sangat ia kenal, mata Salsa memicing memperhatikan sekitar, terlihat beberapa lukisan seorang wanita hamil, wanita menggendong anak, wanita memangku anak... tubuh Salsa merasa sedikit gemetar melihat apa yang ada di sekitarnya, salsa memutar badanya perlahan agar menyempurnakan penglihatannya...
tubuhnya terhenti persis di depan suaminya, Vano...
"mas apa ini?" tanya Salsa dengan rasa penasaran juga rasa dekdekan yang luar biasa
"ini milikmu" kata Vano sambil mementangkan kedua tanganya ke sisi tubuhnya
"mas ini apa? apa maksudmu ini milikku, ini apa?" tanya Salsa pada Vano dengan rasa kebingungan dan seolah ia tak mampu berfikir lebih jauh karena merasa syok
"lihat ini" kata Vano menarik seutas kain putih yang menutupi satu sisi tembok yang di hadapannya terdapat sebuah meja resepsionis setengah lingkaran...
KLINIK DOKTER CANTIK
By: Wijaya's Grup
mata Salsa terbelatak membulat, mulut nya yang mengaga telah ia tutupi dengan kedua tangannya... Salsa masih tak mengerti dengan apa yang ada di hadapannya...
"mas bisa kamu jelaskan?" kata Salsa menatap suaminya itu...
__ADS_1
Vano mendekati tubuh isterinya yang nampak bergetar karena kejutan darinya.. Vano mengwrti perasaan Salsa kala itu...
"HAPPY ANYVERSARY SAYANG!!" Kata Vano memeluk Salsa, salsa kembali memaksa otaknya untuk berfikir mengingat tanggal berapa ia menikah dan tanggal berapa sekarang ini...
"mas....maaf aku lupa hiks hiks" kata Salsa yang sudsh terisak menangis bahagia
"jangan menangis, Sekali lagi Happy Anniversary ke 6 tahun sayang... ini hadiah untukmu" kata Vano melepas pelukan Salsa menatap wajah bahagia isterinya yang tengah menitihkan air mata itu
"mas bagai mana bisa ini terjadi mas, hiks hiks hiks" kata Salsa yang masih tidak percaya
"tatap aku sayang!" perintah Vano pada isterinya yang tengah tertunduk
"aku menyiapkan ini hampir sepuluh bulan, izin dan pengadaan alat kesehatan aku siapkan jauh hari, sampai aku termakan kesibukan..."
"aku mau kamu terus menjadi dokter sayang, maaf aku sempat melarangmu kembali praktek, Tapi disini kamu bisa memulai Praktek mu, Disini hanya menerima pasien perempuan, jadi aku tenang" kata Vabo terkekeh dengan ucapannya sendiri
Salsa masih diam membisu seolah tak percaya, tubuhnya melemas seolah tak bertulang sangking ia bahagia dan tak menduga akan hadian ini...
"Sayang, disini kamu bisa Praktek setiap hari selasa sampai kamis dan jumat kamu bisa Ke Rs jika ada pasien mu yang harus melakukan Sc... maaf untuk standar klinik disini belum bisa untuk tindakan Operasi, jadi tetap Klinik ini bekerjasama dengan RS.Kak Thania.."
Salsa pun mengangguk seolah mengerti dengan apa yang Vano katakan..
salsa semakin tak menyangka dengan semua kejutan yang Vano berikan..
"sayang apa ini ga berlebihan" kata Salsa melihat sekelilingnya
Vano menggelengkan kepalanya
"ini semua sudah menjadi milik kamu, mungkin perhiasan, mobil bahkan hadiah lainnya yang aku berikan selalu kamu simpan, tapi dengan adanya klink ini kamu bisa kunjungi setiap hari, kamu bisa menjadikan tempat menyalurkan cita-citamu, dan pastinya kamu selalu ingat aku" kata Vano sambil menggoda isterinya
dengan Cepat Salsa memeluk tubuh suaminya yang kekar itu. Salsa merasa snagat bahagia pada hari itu terlepas dari ia melupakan tanggal pernikahannya dengan Vano...
Salsa menumpahakna kebahagiaannya dalam pelukan Vano, air mata bahagianya juga telah membasahi kemeja bagian bahu Vano, dengan balasan pelukan dari Vano dan kecupan kecil ke arah kepala samping salsa ikut menyertai rasa bahagia kedua pasangan itu...
Tak lama kemudian, Vano menepuk kedua tangannya seolah memberi kodee....
Saat itu pula segerombolan manusia memadati tempat salsa dan Vano berdiri... Salsa kembali terkejut dengan hadirnya orang-orang terdekatnya, bahkan semuanya hadir....
"sayang kamu benar-benar membuatku ingin mrayi terkejut yaa" kata Salsa seolah tak percaya dengan kehadiran seluruh keluarga nya, sahabatnya, bahkan para asisten rumah tangganya juga turut hadir...
"mereka harus hadir sayang, sama seperti merek Hadir di acara ijab qobul kita" kata Vano mengecup kening Salsa....
__ADS_1
"happy aniversary sayang" kata Ibu Widya menghampiri menantunya, di ikuti oleh Ibu Diana sambik menyerahkan kiinan pada Vano
"maahh makasih maah, maaf belum bisa jadi menantu mama yang baik" kata Salsa dalam pelukan ibu Widya
"kamu menantu perempuan mama yang terbaik sayang, terimakasih kamu telah hadir dalam hidup kami, mama bahagia, mama senang sekali" kata Ibu Widya dengan erat memeluk Salsa, namun tak lama pelukan itu di lepas karena Ibu Diana menghampiri
"'Haappy aniv sayang, mommy ikut bahagia atas kebahagiaan kamu saat ini" kata Ibu Diana memeluk Salsa erat. bahkan sampai terjadi pertumpahan air mata atas keduanya
"Momm maafin salsa, mungkin Salsa banyak mengabaikan Momny dan Papi, Salsa minta maaf..." kata Salsa lirih
"tidak sayang, yang kamu lakukan sudah benar sebagai seorang Isteri. kami bangga padamu" kata Ibu Diana melepas pelukan itu lalu mengusap air mata di pipi Salsa..
Terlihat kedua orang tua Salsa, kedua mertua Salsa, kedua ipar Salsa juga suami dan anak-anak mereka... kedua sahabat Salsa Vannya dan Nadya yang juga hadir bersama suami dan anaknya, nampak juga bi Inah dan mba Fatmah, Tak lupa Pak Sanusi dan Pak Amar,,mereka semua menatap Salsa dan Vano dengan senyum merekah karena kebahagiaan yang mereka tebarkan....
Semua pun bergantian memeluk dan mengucapkan kebahagiaan mereka atas tercapainya usia pernikahan ke 6..
Vano juga terlihat sangat bahagia kala itu, Kiinan yang sudah dalam gendongan Vano, serta keenan yang sudsh berada di tengah Vano dan Salsa membuat siapa saja merasa iri akan kebahagiaan Vano dan Salsa...
Yaa Allah terimakasih, hari ini aku sangat bahagia... aku sempat pesimis dengan cita-citaku yang kandas akan sebuah pengabdianku menjadi seorang isteri... tapi ternyata dasar dari sebuah keikhlasan diriku ternyata suamiku merencanakan banyak hal demi kebahagiaan kami terlebih itu adalah kebahagiaanku...
Yaa Allah, jadi julukan Dokter Cantik itu tak akan mati, bahkan ia kembali hidup di klinik ini... Terimakasih yaa Allah, terimakasih... aku sangat bahagiaa... Jagalah hati, mata dan telinga Kami yaa Allah, jaga kami dalam lindunganmu, dalam balutan Cinta dan kasih sayang yang berdasarkan atas Kehendak-Mu...Jaga Pula anak-anaku Dalam Lindungan Mu yaa Allah, berikan kelembutan hatinya, kecerdasan yang bermanfaat, serta kebahagiaan dalam hidupnya...
..END..
************
Allhamdukillah aku cukupkan sampai disini yaa temen-temen... Aku berterimaksih banyak atas segala kesediaan kalian untuk membaca Novelku ini, MOHON MAAF SEKALI atas ketidak nyamanan membaca karena banyak kalimat rancu, banyak Typo, banyak tands baca yang tidak tepat, Saya mohon maaf ..
FYI YAA...
Novel ini banyak mengangkat cerita asli yang dimana Aku atau orang sekelilingku alami... TERKADANG aku baca beberapa dari kalian bilang "hanya ada di novel" padahal tentu itu ada di hidup nyata, tapi mungkin kalian tidak mengalaminya atau jarang di alami oleh banyak manusia.... hehehe
*Salam sayangku untuk penggemar Novel Dokter Cantik... Next aku akan lanjut Novel Kedua Ku, JANDA HANYALAH SETATUSKU*..
Next Dari Pihak ketiga pun akan ada yang Nulis cerita tentang kisah cinta aku yang sebenarnya males aku Up tapi temenku mau buat cerita.. Dia adalah sahabatku dari SMA kelas satu hingga Saat ini... hehehe
jadi dia Tau banget yaa gimana aku.. tapi sabar yaa.. karena Sahabatku mau buat cerita hingga sekian episode baru stor ke aku, Beliau juga punya kantor Notaris milik keluarganya, karena ayahnya sakit jadi harus dia yang handle,, tapi entah kenapa dia mau bkin cerita aku hahahhhahaha
Sekali lagi aku ucapkan Terimakasih untuk para Readers πΌπΌπΌ
semoga Kita selalu dalam Lindungan Sang Pencipta... Aamiin πππ**
__ADS_1