
Khania pun datang dari kejauhan membawa banyak kado... Khania menaruh nya perlahan...
"ni bang dari kita semua, nasib jd bontot gini niih" kata Khania menggerutu karena kebagian tugas membawa kado yang telah di kumpulkan itu...
"makasih adik cantik ku" ledek Vanoo
"lebayyy!!!!! mau buka yang mana dulu bang" kata Thania...
"hemmmmm" Vano seolah berfikir sambil menatap kado tersebut
"TUNGGU" kata salsa yang kemudian menyetop dan menyelah sebelun Vano menjawab...
semua mata mengarah ke Salsa,, sedikit syok karena salsa yang berbicara dengan kesar dan sedikit penekanan...
"heehe gausah panik ah! orang aku cuma mau kasih ideeeee aja............ hemmm gimana mas Vano kita suruh pilih dan tebak kado dari siapa yang dia pilih, kalo salah kita coret pipinya pake ini" tambah salsa sambil menujukan lipstik di tangannya...
"SETUJU!!!!!!" teriak semuanya bersorak...
"ehh enak aja, terus kalo tebakan aku bener gimana??"
"ya gak gimana gimana Van" kata Thania
"yaa ogah ah......gimana kalo aku bener, aku cium isteri aku" kata Vano yang justru balik ingin mengerjai salsa dengan menatap wajah istrinya itu...
sementara salsa hanya memandang suaminya penuh arti, memicingkan matanya.. pipinya mulai ke merahan...
semua juga langsung merespon ucapan Vano kala itu
"DEALLLLL"
"Duh jiwa jomblo meronta deh" kata Kahania sambil menjatuhkan dirinya ke sofaaa
semua pun tertawa mendengarnya
"yaudah ayo mulai, mama ga sabar ni" kata Bu Widya
"ko jd mama yang ngebettttt" kata Pak Banu
"biarin si pah , kan jarang kita begini" kata Ibu Widya
"ayo mulaii, dek ayo mulai" kata Byan yang juga ga sabar...
"oke mulai nii, ayo bang pilih mao yg mana dan bilang dari siapa" kata Khania.....
"hemm yang Di kemasan Putih, hemm tebakan aku dari mama" kata Vano dengan Pedenya...
"yakin???" kata Khania
"yeessss," timpal Vano
"yaudah ni abang buka" kata Khania memberikan Kado itu dengan cepat Vano menggambil kadonya, lalu membukanya...
"Wawwsw,, kacamataaa...." kata Vano langsung memakai sebuah kacamata hitam dengan brand ternama, dibacanya supucuk memo,....
"Hahaha salaahh Lo Vannn, hahaha itu dari gue" kata Byan
langsung membuat semua jadi genuruh ricuhh , menertawakan Vano akan di coret mukanya oleh Salsa...
"gak ah gakkk" kata Vano meronta ronta
"enah aja, udah deal niih..... ayo cepet saaaa" kata Byan yang memegangi tubuh Vano agar tidak merontaa,,, kemudian Salsa membuat tanda ❤ cukup besar dengan full arsir di kening Vano...
semua pun tertawa, termaksud para asisten rumah tangga yang mengantarkan cemilan dan minuman...
"ayo lagi lagi bang" kata Khania
"yang ijo,,, hemmm dari Khania nya abang" kata Vano lagi lagi dengan pedenyaa
"hahaha yakin bang?" ledek khania
"iyaa udah cepet" kata Vano kemudian menyambar kado itu, dengan cepat Vano membukanya....
__ADS_1
"Dasi... wih keren nihhhh bisa di pake besok" kata Vano sambil mebuka dua lembar dasi yang harganya juga cukup mahal itu . kemudian vano mengambil memonya...
"aaa dari mamaaaa" kata Vano yang sedikit kesal karena tebakkannya salah lagi
semua pun tertawa karena melihat ekspresi Vano ...
"hahaha apa kamu lupa mama suka hijau jadi mama pakai kemasan hijau juga dong Van" kata bu Widya yang masih dalam katawanya
"ayo sayang kesini, diam diammmm" kata salsa kemudian memegang wajah Vano yang sudah tak meronta lagi, lebih ke pasrah si yaakk..... kini salsa membuat bibir dengan meilingkari bibir Vano itu sendiri
"Van kalo karyawan kamu tau, apa kabarnya?"
kata pak Banu yang juga asyik menertawakan anaknya itu...
"pahh jangan macem macem, ancur reputasi aku pah" kata Vano kesal
semua pun kembali terkekeh mendengar jawaban dari Vano itu...
"lanjut bang, yang mana ni" kata Khania
"yg dus sepatu tuh, dari kak Thania" kata Vano
khania memberikan itu dengan cepat, karena khania tau itu dari siapa, khania hanya terkekeh kalo muka Vano akan habis lagi di coret...
"wihh keluaran terbaru" kata Vano yang tengah membuka kadonya itu ekspresi senang itu berubah menjadi wajah yang tanpa Ekspresi...
"dari siapaaa? " kata salsa polos
"paa...paaah" kata Vano lemas sontak membuat seluruh penghuni lokasi ikut yertawa terpingkal pingkal...
"kakak bahagia banget Van" ledek Thania
salsa oun membuat bentuk bulat dengan full arsir di pipi kiri Vano...
"daddy like a badut" kata Keenan yang menghanpiri Vano...
semua pun tertawa...
"kenn, bantu daddy pilih satu and tebak itu dari siapa"
"ah curang" kata Salsa yang khawatir karena Keenan tau kemasan kado yang Salsa pilih untuk membungkus hadiah Vano
"keenan pun berjalan menghampiri tumpukan kado yang hanya tersisa beberapa itu"
"ini dad, dari anty kani" kata Keenan dengan polosnyaa
"okeee, bawa sini sayang" kat Vano dengan penuh sumringah...
kemudian Vano membukanya, ternyata isinya sebuah kaos santai bermerk yang di berikan Khania... Keenan kegirangan karena pilihannya benar dan membuat Daddynya terselamatkan dari coretan...
"ayo istriku, cium suamimu" ledek Vano menyodorkan mukanya mendekat ke salsa
"cup" dengan cepat Salsa mencium Vano
"ihh cium apaan ga beras" ledek Vano
"di cium mobil bang baru berasa" ledek Khania
"tau ni, udah mas Kanu pilih lagi ayoo" kata salsa yang masih merasa malu ituu
Vano berfikir sejenak, tiggal dua kotak lagi, antara Thania dan Salsa isterinya.
keenan yang sudah di bisiki oleh salsa jadi enggan membantu Vano..
"hemm ku pulih, yang biru dongkerr" kata Vano dengan penuh percaya diri lagi...
"ni bang, kalo abang bener, abang kan dapet 2 kali cium ka salsa, tapi kalo ini salah abang akan di coret dua kali, karena ini tinggal dua tersisah, antara kak Salsa and kak Thania" Kata Khania menjelaskan
"oke, ini dari isteriku..." kata Vano menjawab dengan penuh keyakinan
Semua orang tau itu kado dari salsa, merekapun santai mendengar ucapan Vano, namun mereka juga menebar senyum kebahagiaan itu...
__ADS_1
"dari papa itu Van" ledek Pak Banu
"papa ngasih dua? ah gak mungkin" timpal Vano sambil membuka kemasan kado itu...
semua melihat kado yang telah di buka Vanoo
"waw keren banget" kata Thania
"wah papa salah bungkus Van" ledek pak Banu lagi
"enak aja, ini si keren bangettttt...sukaaaa....yeeeee bener kan dari isteriku,,,, yes yes yesss........ terimakasih sayang" terpancar rona bahagia Vano kala itu...kemudian Vano mengecup selhruh bagian wajah salsa..
"sama sama mass,..... udah masss banyak banget" kata salsa perotes karena ia malu di lihat keluarga nya kala itu...
"uuukkhh so sweett" kata Khania
"wih keren Van, limitid itu jam" kata Byan
"yang ngasih juga limitid bang" kata Vani memeluk istrinya yang tengah memangku Keenan...
"nii sisah satu bang, bukaa.. gausah di tebak" kata Khania menyodorkan satu kado itu...
Vano pun membukanya ternyata isinya kemeja dari Thania...
"suka, makasih kak" kata Vano
thania hanya memberi anggukan dan senyuman kala itu...
merekapun mulai menikmati beberapa cemilan dan kue ulang tahun itu, mereka juga mengabadikan momen bahagia itu dengan foto2 bersama....
setelah di rasa Puas untuk berfoto...
mereka pun kembali berbincang, Keenan dan Putri sudah terlelap tidur di kamar tamu, sementara Salsa sedang membersihkan wajah suaminya sebelum pulang.....
"besok Weeknd jalan yu saa" ajak Thania
"ayo kak kemana?" jawab salsa yang masih membersihkan wajah suaminya
"kemana aja, ajak anak-anak" kata Thania
" ke zoo yu kak,,,,, mau ga mas" kata Salsa ke Thania juga ke suaminya Vano
"boleh" kata Vano
"yukk, bener ya?" kata Thania
"iya kak ayooo, besok ya kak.. jam 8 kak biar puas"
"boleh, janjian di gerbang tol aja ya" kata Thania
"ehhh pada mau jalan jalan mama papa ga fi ajak" kata bu Widya Protes
"aku juga ga di ajak" kata khania protes
"eh ayoookkk, kalo semua mau ikut kita pakai mini bus aja, seru kan rame rame"
kata Thania
"mama setuju" kata Ibu Widya
"papa juga setuju" kata pak Banu..
"oke aku telfon temenku yang punya bis bis nyaman" kata Byan...
"nah kalo begitu kalian nginep aja disini" kata pak Banu..
"ah aku gabsa pah, ga bawa baju dan perlngkapan lain" kata Vano
"iya pah, besok kita kesini aja pagi" kata Salsa
"yaudah kalo gitu... kamu gimana Than?" kata Ibu Widya
__ADS_1
"aku nginep gapapa si mah, nanti aku cek dulu ada baju putri gaa..." kata Thania
Mereka sedang dalam bincang bincang.. tiba tiba bi Tuti datang memberi kabar bahwa ada tamu Vano... tentu membuat se isi rumah bingung karena waktu telah menujukan pukul 9 malam...