Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 177


__ADS_3

Setelah berhasil merayu akhirnya Keenan mau tidur dirumah bersama Bi inah dan Mbak Fatmah...


Vano juga meminta kedua pengasuh anaknya pulang agar bisa beristirahat..


Usai mereka pulang, Vano masih tetap berada Di restoran di dalam rumah sakit itu...


Ia sedikit memikirkan segala pembicaraanya terhadap Salsa barusan... Ia menyadari ucapannya yang berlebihan, yang sudah menyudutkan Salsa tadi... Namun disisi lain Vano merasa memang harus menegur isterinya...


Setelah satujam lamanya dan Resto pun akan tutup maka Vano kembali ke ruang Rawat Kiinan...


Vano masuk ke dalam ruang rawatnya dengan pelan, ia mendapati Salsa yang sedang menggendong Kiinan karena Kiinan rewel...


"mass, Keenan kemana" tanya Salsa sedikit takut namun pikirannya juga melayang ke arah anak laki-lakinya


"pulang" kata Vano singkat lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri


Kiinan terus menangis sampai ia tebatuk lalu memuntahkan seluruh isi perutnya yang hanya ada susu itu...


Salsapun meletakkan Kiinan yang masih menangis di atas ranjang, ia menelfon bagian keperawatan agar mengantarkan nya dua pakaian pasien, karena Salsa tak membawa pakaian ganti terpaksa ia memakai pakaian pasien...


"sebentar yaa, ganti baju dulu.. Nanti Kiinan makin sakit kalo ga ganti baju" kata Salsa sambil melepaskan kancing baju anaknya...


Usai dari Kamar mandi Vano melihat salsa tenggah menggantikan pakaian Kiinan.. Dengan baju salsa yang basah dan aroma yang sudah menyebar ke ruangan


"muntah lagi?!" tanya Vano ketus


"iya mas,,"


"telfon Amar sana suruh bawain baju salin" kata Vano ketus


"gak usah mas aku pakai baju Rs" kata Salsa Lembut..


Usai menggantikan Kiinan pakaian, Salsa memberikan Kiinan empeng miliknya agar Salsa bisa berganti pakaian yang sudah di hantarkan suster barusan..


"maaf mas aku ganti pakaian dulu, titip kinan" kata Salsa pada Vano namun tak ada jawaban sekata pun bahkan anggukan pun tidak ada..


Vano segera membuatkan susu untuk Kinan agar perutnya segera terisi kembali..


Usai membuatkan susu Vano memilih merebahkan dirinya di satu Bed yang tersedia...


****


****


****


Malam itu sangat panjang bagi Salsa, ia terus menimang Kiinan karena Kiinan yang akan terbangun dan tak nyaman ketika berada dalam posisi rebahan di atas kasur..


Sementara Vano sesekali ia bangun membantu membuatkan susu, mencoba menggantikan Salsa untuk menimang Kinan namun Salsa menolaknya..


Hingga waktu Subuh Vano yang sempat tertidur pulas satujam lamanya itu, ketika terbangun mendapati isterinya tertidur dengan posisi duduk dan menyenderkan bahu juga kepalanya di sofa dengan Kiinan yang berada di dada Salsa dalam posisi tengkurap..

__ADS_1


Dilihatnya ada beberapa obat penambah darah di atas meja..


pasti dia sedang datang bulan...


Pasti dia baru tidur... ini obat yang biasa Salsa konsumsi saat datang bulan... Kenapa aku barusan pules banget ya, pasti Salsa kecapean, dia kan kalo haid gak boleh capek,, duhhh bodoh banget!!


Vano akhirnya bergegas menuju kamar mandi, lalu mensucikan diri untuk beribadah...


Usai Sholat Vano berusaha membangunkan Salsa untuk pindah ke atas kasur..


"gak usah mas, disini aja nanti kiinan bangun" kata Salsa pelan


Meskipun Vano masih ketus terhadap Salsa namun sedikit ada rasa lega karena suaminya masih perhatian terhadapnya...


Vano akhirnya memilih untuk membeli saarapan sambil menunggu Sanusi datang membawakan pakaian ganti serta membawa ponselnya yang tertinggal...


Belum ada satu keluarga pun yang mengetahui kalo kiinan malam tadi harus menjalani perawatan di rumah sakit.. Para pekerna di rumah Vano juga tidak ada yang berani memberi kabar kecuali atas perintah majikannya atau ada yang bertanya langsung...


Saat Vano pergi Salsa meminta salah satu suster kepercayaannya untuk membantunya membuat surat cuti selama dua minggu lama nya.. Belum terbesit di fikiran Salsa untuk mundur dari pekerjaannya ini, ia rasa jika masalah ini hanya perlu di bicarakan saja kepada Vano secara baik-baik...


Tak lupa Salsa juga meminta Dokter Zafran untuk menyempatkan diri datang pagi-pagi untuk memeriksa Kiinan, karena sampai subuh tadi Kiinan masih muntah, meskipun sudah dalam jangka waktu yang panjang...


Selama semalam juga Kiinan masih nampak demam, yaa demam itu akibat ISK (infeksi saluran Kemih) yang memang rentan sekali terjadi pada anak perempuan yang mengenakan diapers..


Apalagi Kinan sedang aktif-aktifnya tengkurap dan merangkak...


Vano datang membawa dua box sarapan... Satu untuknya satu lagi untuk Salsa...


Hanya saja Salsa kewalahan menahan Kiinan yang terus ingin merangkak sementara tangan kiri nya masih terpasang papan infusan...


"sarapan sana! Biar gantian" kata Vano sangat- sangat ketus dan dingin


"mas duluan aja, aku mau membersihkan tubuh kiinan dulu.." kata Salsa yang sebenarnya malas makan, mungkin bawaan wanita haid yang memang malas makan..


Vano hanya diam, lalu duduk di meja makan minimalis di ruangan itu, Vano menyantap makanannya sendiri masih dengan rasa kesal pada isterinya...


Tak lama Dokter Zafran datang bersama satu suster yang mengekor padanya..


"pagi pak Vano, maaf menganggu sarapannya" sapa dokter zafran yang sebelumnya sudah mengetuk pintu dan di persilakan masuk oleh Vano


"gak masalah, Vano aja jangan bapak, saya belum terlalu tua" kata Vano sedikit tersenyum..


"oke Vano, gimana keadaan Kinan" kata Zafran sambil melangkah beriringan bersama Vano yang meninggalkan sarapannya


"muntahnya sudah berjarak cukup lama si, tapi dia masih demam" kata Vano


"syukur kalo begitu sudah membaik ya" kata Zafran


"Pagi Kiinan, pagi dokter Salsa" sapa Zafran


"Pagi dok, makasih udah Visit pagi..." kata Salsa

__ADS_1


Zafran hanya mengangguk sambil memegang tubuh Kiinan


"Kapan terakhir Kiinan muntah dan demam?" tanya Zafran


"demam jam 1 malam aku kasih parasetamol terus turun, jam 3.20 dia muntah lagi... Disusul demam yang ga terlalu tinggi jam 4 subuh, aku kasih lagi penurun panas, baru dia tidur sampai jam 6 tadi..." kata Salsa menjelaskan..


Susterpun memberi data sesuai hasil Visit suster subuh tadi...


"baik, saya kasih antibiotik lagi yaa, terus kiinan udah bisa deh kasih makan tapi kalo bisa bubur nasi plan aja, di tambah sedikit daging atau ikan boleh lah, dikit-dikit aja... Nanti siang lab lagi yaa, biar sore aku Visit ada hasil.. Semoga membaik" kata Zafran kepada Vano dan Salsa


"terus penyebab mualnya apa dok" kata Vano sambil


"Virus Van, Umumnya, virus dan bakteri berpindah melalui kontak fisik. Mungkin saja Si


Kiinan ini memegang sesuatu yang kotor mengandung virus dan bakteri. Kemudian, tangan yang kotor tersebut memegang area mulut dan hidung. Akhirnya, bakteri dan virus bisa masuk kemudian menginfeksi tubuh Si Kecil..."


"tapi Dari hasil Lab juga Kiinan ada ISK yang membuat demam badannya sangat tinggi.."


Sambung dokter Zafran menjelaskan


"oh bukan karena Susus Formula kan Dok??" tanya Vano penuh Arti


"kalo memang Kiinan alergi atau tidak cocok susu Formula, mungkin efeknya bisa langsung terjadi sesaat setelah diberikannya... Ini kinan sudah satu bulan susu formula dan sepertinya tidak ada masalah Van, TAPII........ kemungkinan besar faktornya ada di botol susunya yang terkontaminasi Virus atau Bakteri..." kata Zafran menjelaskan


"memang Kiinan sedang dalam tahap merembet, merangkak , pegang sana sini" kata Salsa pelan


"nah itu juga bisa jadi salah satu Faktor" kata Zafran


"baik ada pertanyaan lagi Van, dok?"


Kata Dokter Zafran


Salsa menggeleng


"cukup dok, terimakasih banyak" kata Vano dengan sopan


"sama-sama, nanti sore saya Visit lagi, saya permisi masih harus ke RSUD" kata Zafran yang juga praktek di RSUD"


"oke makasih ya dok" kata Salsa


"makasih, maaf merepotkan pagi-pagi harus kesini dulu" kata Vano sambil berjalan menuju arah pintu.


"gak masalah Van, sudah tugasku" kata Zafran...


Selapas Zafran pergi Vano tidak melanjutkan sarapannya, ia memilih untuk mandi karena saat bersamaan juga Pak sanusi datang membawakan baju, ponsel juga laptop Vano.....


Sementara Salsa masih memakaikan baju untuk Kiinan, lalu mengirim pesan kepada mbak Fatmah agar membuatkan makanan untuk Kiinan.. Meskipun akan dapat makanan dari rumah sakit tapi Salsa tetap memintanya kepada mba Fatmah...


******


wooww boom up nii, jangan lupa boom vote juga yaaaaa 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2