Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 113


__ADS_3

Satu bulan berlalu....


Salsa masih dengan aktivitasnya, begitu juga Vano yang semakin sibuk di kantornya..


cukup sering Salsa ke kantor Vano hanya untuk makan siang bersama, itu mereka lakukan agar keharmonisan mereka tetap terjaga...


Akhir-akhir ini salsa terlihat lebih fresh,,dengan makeup lebih ke pink, yang sebelumnya ia selalu tampil dengan balutan make up soft nude...


Semakin hari terlihat salsa semakin Cantik, semakin hari juga Vano semakin tergila gila dengan isterinya...


Orang tua salsa kini berada di Negri gingseng, sudah satu bulan lamanya.. sesuai rencana tiga bulan mereka akan berada disana.. ingin sekali salsa menyusul, hanya saja waktu yang menjadi penghalang mereka untuk terbang kesana...


Pagi hari di kediaman Vano...


selepas sarapan bersama, Salsa melepas keberangkatan suami dan anaknya.. hari ini salsa tidak ke kantornya karena merasa tak enak badan...


Salsa bergegas ke dapur untuk menaruh piring bekas makan mereka..


"nyonyaa biar saya aja, maaf tadi saya lagi nangung jemur pakaian" Kata Bi romlah..


"iyaa gapap bii,, duh bau apa ya ini bii" kata Salsa sambil menutup hidungnya dengan bagian baju di dadanya...


"bau apa nyonya muda, duh ada yang salah ya?" kata bi Romlah ketakutan karena sebelumnya Salsa tak pernah protes


"gatau bii, uuueekkkk uuwweekkkk" salsa berlari ke washtafel, makanan yang baru ia makan di keluarkan semua...


"maaf nyonya mudaa, saya akan bersihkan dapur" kata bi romlah yang merasa tidak enak, karena dapur itu sebenarnya sudah sangat bersih...


"gapap bii, itu udah bersih kayaknya emg saya nya aja yang lagi sensitif hidungnya"


kata salsa kemudian naik ke kamarnya


*apa aku hamil?. terakhir aku haid satu minggu sebelum mas Vano ke singapur, berarti sudah satu setengah bulan yang lalu...


aku harus cek sekarng....


salsa bergegas membuka nakas nya mencari sebuah alat tes kehamilan yang pernah ia stok...


setelah mendapatkan apa yang dia cari, salsa segera masuk ke kamar mandi,, dengan rasa dekdekan penuh harapan salsa menunggu alat itu berubah perlahan.....


"Allhamdulillahh yaa Allahhhh,, Aku Hamillll" kata salsa kegirangan sendiri, sampai ia menitihkan air mata bahagianya..


Salsa akhirnya menghubungi orang tuanya.. mendengar hal itu membuat ornag tuanya yang jauh disana merasa senang... salsapun diminta untuk tak terlalu capek, bahakan salsa tak perlu sering ke perusahaan karena pak Banu akan menyerahkan pekerjan ke Dimas dan Susan..


*aku harus kasih tau mas Vano, dia pasti seneng dapet kejutan ini...*


berniat memberi kejutan ke suaminya, Salsa bergegas bersiap menemui suaminya di kantor dengan membawa hasil tes kehamilan itu...


Dengan percaya diri, salsa mengendarai mobilnya sendiri...


Sesampai nya di Kantor suaminya,, salsa di sambut beberapa kariawan yang memberinya hormat dengan menyapa dan menundukan kepalanya...


dengan senyum bahagia salsa tebarkan.. terlihat jelas rona bahagia itu....


Sementara di dalam ruang Vano mendapat Sebuah kejutan dari seorang Wanita yang tak ia harapkan kehadirannya...


LEA...


"MAS AKU HAMIL.... "

__ADS_1


"apa kamu udah gila, jangan pernah mikir itu anak aku lea.. jelas aku tidak pernah melakukan itu..." kata Vano tegas...


Vano pun mengambil ponselnya, meminta Sandi segera datang ke ruangannya...


Saat yang bersamaan Salsa telah tiba di depan ruangan Vano, melihat tak nampak sekertaris Vano, Salsa pun segera masuk kedalam ruangan Vano.. namun langkahnya terhenti...


"kamu terlalu naif mas, ini anak kamu, kejadian malam itu kamu yang mau kan..aku hamil anak kamu masss " kata kata itu keluar dari Mulut Lea...


Salsa yang telah berada di depan Pintu mendengar itu dengan Sanggat


jelas..


Tubuh salsa sangat lemas, badannya bagai tak bertulang, airmatanya bahkan sulit keluar.. rasanya ingin berteriak namun tak ada tenanga....


Dengan sekuat tenaga Salsa berlari meninggalkan tempat itu...


Sandi yang baru keluar ruangannya melihat Salsa berlari dari depan ruangan Vano..


"saaaa" panggil Sandi kencang, namun Salsa tidak menggubrisnya..


Hari ini memang sekertaris Vano tidak dapat hadir karena sakit.. jadi Vano kecolongan sampai Lea bisa masuk ruangannya...


Sandi segera masuk ke ruangan Vano, betapa terkejutnya sudah ada Lea di dalam.... pantas Saja Salsa berlari.. namun Sandi belum tau apa yang terjadi...


"USIR DIA" kata Vano tegas


"keluar sebelum gue kasar!!!" kata Sandi


"lo gausah ikut campur ini urusan gue dan Vano" kata lea tak kalah sewot


"lo bikin keributan disini, wajar gue ikut campur... keluar atau gue akan panggil satpam" kata Sandi


"Van, dia hamil?" kata Sandi


"gatau!! sekalipun iya gue yakin bukan anak gue San, percaya deh gue ga sebejat itu" kata Vanoo


"terus salsa denger semua?" kata sandi


"maksud lo? " kata Vano mengerutkan dahinya


"loh barusan salsa kesini, gue pikir dia udah masuk!" kata Sandi dengan rasa penasarannya....


"berarti dia denger???"


"aaaaaa Shittt!!!!!"


Kata Vano semakin Frustasi


"gue harus susul dia, dia pasti pulang" kata Vano kemudian pergi keluar dengan berlarian...


*gue bisa gila lama lama Van kalo begini... kata sandi dalam hatinya...


Sementara Salsa dalam keadaaan menangis ia harus tetap menyetir hingga sampai di rumah, ia membawa kendaraannya dengan keadaaan tidak setabil,,, kakinya bergetar saat menginjak pedal gas dan rem...


"Yaa Alalh bantulah aku sampai kerumah, selamatkan aku dan anakkuu" kata salsa berucap sambil menangis menahan sakit di hatinya


Akhirnya salsa tiba di rumahnya, ia langsung masuk ke kamarnya mengambil koper lalu membereskan beberapa pakian...


*apa salahku mas, apaaaaa!! apa kurangnya aku, apa mass... kamu tega bersetubuh dengan wanita lain sementara kamu juga menyetubuhiku hampir setiap hari.. dimana hati nurani mu masss.. batin salsa...

__ADS_1


Brakkkkk


bunyi pintu terbuka dengan kasar...


melihat salsa membereskan pakaiannya, Vano mengunci pintu kamarnya...


dengan Gemetar tubuh salsa, ia menghadapi Vano...


"stop salsa , aku bisa jelaskan" kata Vano


"diam!!! Kali aku yang harus bicara disini mas!!! selama ini aku diam, aku diam, aku mengalah mas, aku tahan ... sekrang kamu mau ngelak? kamu mau menjelaskan? kamu mau aku yang mengalah lagi??? gak mas!! aku ga bisa!!"


kata salsa yang sudah tak sanggup lagi menangis, namun tubuhnya gemetar....


melihat wajah suaminya, hatinya semakin sakit..


pria yang sangat ia hormati, sangat ia cintai bahkan berkhianat...


"sayang maafin aku, aku berani sumpah aku di jebak saaa" kata Vano


"mass, bukankah dia cinta pertama mu? bagaimana bisa ada istilah jebak menjebak??"


kata salsa sambil merapihkan kembali isi koperngya....


"saa cukup aku bisa jelasin semuanya, saat itu aku mabuk saa aku ga sadar..."


kata Vano lirih


"mabuk?" kata salsa penuh tanya


"iyaa waktu di singapur aku mabuk bersama teman investor" kata Vano tertunduk


"bagus mas, aku lebih senang kamu jujur.. mas aku melarang kamu mabuk di luar sana karena banyak efeknya, salah satunya ini, saat kamu jauh dari aku dan keenan kamu asik dengan wanita lain, kamu tidur dengan dia... iya kan?? iya kan mass?? jawab aku mass jawab!!!" kata salsa penuh dengan emosi, hatinya begitu sakit, air matanya kinj jatuh di pipi mulusnya...


"aku ga melakukan itu saa" kata Vano lirih


"mas aku bukan anak kecil yang bisa kamu bodohi, bagaimana bisa perempuan itu hamil mas...hah..... bagaimana???"


kata Salsa dengan cukup penekanan...


Vano pun terdiam... Vano duduk di sofa kamarnya dengan kepala di sanggah tanggan yang berada di kedua kakinya...


"aku mau kita cerai, kamu bisa nikahi dia mas" kata salsa Dengan suara gemetarnya..


*


*


**Tahan emosii tahannn.. hahaha


lebih dari cukup yaa today 6 episode yang aku Up.. tergantung dari pihak Noveltoonya yaa seberapa cpt proses review nya... hehe


yg udah lolos malam ini si 4 eps...


makasih yang udah kasih aku semangat.. kalian luwar bisyasahhh...


maaf masih banyak kekurangan, apalagi msh banyak tupo bertebaran huhuu...


Jangan Lupaa yaa Like, komen daan Vote kalian aku tungguu.....

__ADS_1


😘😘😘😘😘😘🙏🙏🙏🙏🙏**


__ADS_2