
Tiga Bulan berlalu...
Keluarga Vano dan Salsa kian bahagia, Ibu widya sudah kembali ke Indonesia dengan keadaan Sehat...
Hari ini adalah hari Dimana Khania akan Wisuda...
kali ini Wisuda hanya di hadiri Oleh Ibu Widya dan Pak Banu.. Mengingat hari Ini Vano baru akan kembali dari tugas di luar Negeri, begitu juga Thania yang akan terbang dari Singapur setelah tiga bulan lama nya menetap disana..
Sementara Salsa sudah dua hari ini merasa tak enak badan, tubuhnya merasa sangat lemas...
Malam ini akan di adakan Makan malam dirumah Pak Banu hanya sebatas keluarga saja yang di khususnya untuk Khania...
*****
Vano yang baru saja tiba...
"masih ga enak badan sayang?" kata Vano yang mendapati Salsa baru bangun dari tidurnya.. sementara Vano baru saja tiba langsung membersihkan dirinya...
"eh kamu udah pulang mas?maaf aku ketiduran" kata Salsa yang terligat sedikit pucat
"gapapa.. aku sengaja ga bangunin kamu,,, mau ke dokter sayang?" kata Vano menhampiri Isterinya
"nggak mas aku udah minum obat kok... oh iya nanti malam kita kerumah papa ya" kata Salsa
"iyaa tapi kamu harus sehat, kalo ga sehat kita ga usah dateng" kata Vano
"aku sehat kok mas, tenang aja" kata Salsa tersenyum....
*****
Di tempat Lain, khania yang baru saja tiba dirumah memutuskan untuk keluar rumah dengan alasan ingin membeli sesuatu.
Ia mengendarai mobilnya ke suatu tempat...
"maaf lama menunggu" kata Khania
"iya gapapa aku baru sampe 15 menit yang lalu" Kata Raffi..
"selamat yaa, aku bangga sama kamu" kata Raffi memberikan satu bucket bunga mawar yang indah...
tes
tesssshh
Air mata Khania menetes...
"makasih Raff, kenapa kamu bela-belain kesini, kamu baru balik dari jepang, pasti capek" kata Khania
"kan kamu peluntur rasa lelah aku..." kata Raffi memeluk Khania
"jangan nangis, maafin aku kita masih menjalin hubungan seperti ini..."kata Raffi
"sampai kapan ya Raff, aku pengen Papa dan kak Vano tau hubungan kita" kata Khania melepas pelukan itu
"aku siap kalo harus mengaku saat ini juga" kata Raffi
"tapi aku merasa belum waktunya Raff, Karena mereka sama-sama dingin kalo ada singungan masalah pacar, wtau jodoh aku" kata Khania mengusap air matanya
__ADS_1
"aku akan siap kapan pun Khania... jadi kalo kamu merasa sudah siap maka aku akan bicarakan semuanya" kata Raffi memegang tangan Khania..
"terimakasih Raff, aku beruntung punya kamu" kata Khania
"kita sama-sama beruntung karena kita saling melengkapi... yakan?" kata Raffi memberi senyum terbaiknya..
begitu juga dengan Khania yang memberi senyuman terbaiknya..
"mana oleholeh buat aku?" kata Khania membuka obrolan baru
"ada di mobil, masih di koper.. besok aja ya" kata Raffi
"kenapa harus besok?" kata khania
"yee aku kan gamau buang waktu buat buka koper disini, mending sama kamu berdua disini..." kata Raffi
"hiyaaaaa gombal banget" kata Khania terkekeh...
Raffi juga ikut terkekeh...
merekapun berbincang banyak hal, hingga waktu hampir gelap maka Khania harus segera kembali ke rumahnya...
*****
Makan malam bersama keluarga...
Salsa datang dengan hati yang senang meskipun badannya masih terasa tak enak,..
Seerti biasa usai makan malam mereka berbincang di ruang keluarga...
"dek.. proyeknya si Raffi selama ini gimana?" kata Vano pada Khania
"baguslah, aku mau dia berkembang"Kata Vano
"kayaknya kamu deket ya sama Raffi" kata ibu Widya kepada Khania
"iya mah kan karena satu pekerjaan" kata Khania dekdekan, meskipun ibu Widya telah mengetahui hubungan anaknya dengan Raffi tapi para lelaki dalam keluarga itu tidak ada yang tahu...
"mama suka loh sama Raffi, baik,sopan, soleh, pinter, pekerja keras" kata Ibu Widya santai dan menggundang batuk berjamaah para lelaki
uhuk uhuk uhukkkk
pada kenape nii anak anak cowok!\=
batin Khania
"iya mah Vano akui dia emang pintar, pekerja keras dan baik" kata Vano yang telah selsai minum melegakan tengorokannya
"kamu kerja sama dengan nya apa ga kepi cut de?" kata Pak Banu
"uhuk uhuk uhukk" khania tersedak air liurnya
"tertarik siih, tapi takut sama abang sama papa" kata Khania jujur, debar jantungnya makin kencang
"kok takut sama papa, kalo soal perasaan papa mah gak mau ikut campur selagi pilihan anak-anak papa masih masuk akal" kata Pak Banu
Vano hanya terdiam membisu
__ADS_1
"tapi kalo di bayangkan emang cocok yaa pah, khania sama Raffi" celetuk Salsa
"kayaknya cocok, papah si belum pernah liat mereka berduaan jadi susah bayanginnya" kata Pak Banu
"besok bawa dek kerumah Raffinya" ledek Thania
"ih apa si kak" kata Khania salah tingkah
"yaa kalo Raffi ada wktu papa mau ngobrol" kata Pak Banu
"sibuk dia" kata vano nyeletuk
"masss ko gitu" kata Salsa pelan
"gapapa emang dia sibuk," kata Vano
Salsa hanya diam, namun raut mukanya berubah kesal pada Suaminya...
Setelah asyik berbincang, Salsa Vano dan keuda anaknya kembali kerumahnya...
sepanjang perjalanan Salsa hanya diam membisu...
Saat tiba dirumah pun Salsa mengganti pakaiannya lalu naik ke atas kasur, menarik selimut sampai ke batas leher...
"sayang makin ga enak badan y? kok dari tadi diem aja" kata Vano
salsa hanya diam, namun matanya belum terpejam..
"sayang apa aku ada salah?" tabya Vano
"pikir sendiri aja mas, aku mau istirahat" kata Slsa
"gak bisa kita tidur bawa masalah sayang, bicaralah aku bener-bener ga Faham sama keslaahnku..." kaTa Vano
"aku mau istirahat mas" kata Salsa membalikkan badannya
"Karena khania?" kata Vani tiba-tiba
"katanya ga faham sama kesalahan kok sekarang nyebut Khania" kata Salsa kesal
"mas khania udah besar, kamu kan janji mau kasih dia ruang kebebasan dalam kepercayaan" celetuk Salsa
"iya iyaa aku minta maaf, besok aku ngomong sama Raffi" kata Vano
"untuk apa? kenapa ke Raffi?" kata Salsa heran
"yaa aku mau ngomong aja, apa dia tertarik sama Khania, soalnya Khania udah mulai tertarik, kalo Raffi biasa aja aku taku Khania kecewa" kata Vano
"baiklah, sekarang tidur sudah malam" kata Salsa yang merasa sudah mengantuk efek obat yang ia minum....
*****
aku bener-bener ga bisa mindahin akun ini ke ponsel aku hiks hiks.. makin rumit aja make ponsel dua...
maaf yaa aku belum bisa kasih Crzy up nya.. sepertinya aku akan cepat-cepat membuat give away dan bikin tamat Novel ini.... hiks hiks
Makasih buat kalia. yang udah ciye ciyehin ponsel baru hahahaha...
__ADS_1
kayaknya gara-gara aku bikin si Tiara (novel keduaku) di kasih ponsel sama bosnya, jadi suamiku ngasih ponsel buat kado ultah hahahah
Tenang aja aku akan berbagi kebahagiaan kok untuk kaliann.. 😍😘😘😘