Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 132


__ADS_3

"bagaimana reoni kecil tadi, apa menyenngkan?" tanya Vano sambil menyetir kendaraanya


maaf mas aku harus berbohong, aku gak mau kamu bersikap aneh aneh.. lagi pula kalo aku jujur kamu akan semakin melarangku...


"tentu senang dong mas, kita menceritakan banyak hal yang dulu kita lakukan saat masih Bocah" kata Salsa dengan wajah yang ceria..


"benar kah?? lalu kenapa kamu yang traktir teman-temanmu?"


"memang kenapa? bukan kah isteri dari seorang Devano Wijaya tidak melarang isterinya mentraktir temannya?" kata salsa sambil menatap suaminya


Vano pun terkekeh...


"bukan begitu maksudku, aku pikir kalian tadi buat semacam game dan kamu kalah lalu kamu kebagian mentraktir merek" kata Vano dengan senyum menggelora


"enggak dong mas, sudahlah aku lapar.. apa bisa kita mampir dan makan sesuatu?" tanya salsa


"apa tadi kmu ga makan sayang?"


"makan hanya sosis dan ketang, tadi belum lapar banget tapi sekarang laper banget mas" kata salsa karena memang ia tadi tak makan karena sudah hilang nafsunya melihat sikap sombong Prily


"baiklah, mau makan apa? " tanya Vano


"steak mas," kata salsa singkat padat jelas


"siap nyonya..."kata Vano yang langsung mejalankan kendaraannya menuju restoran itu....


Entah mengapa semakin hari rasanya Vano semakin menggilai isterinya. rasa cintanya kian hari tumbuh seiring bertambahnya pula waktu yang akan habis....


Dalam sujud nya Selalu bersyukur memiliki anak dan suami yang justru akan menjadikan dirinya untuk lebih baik lagi...


aku selalu bersyukur atas Nikmat yang Engkau berikan pada ku, pada keluargaku...


hati ini begitu tenang dengan kedamaian, keharmonisan keluarga ini... Terimkasih yaa Allah ya Robbi kuu.. banyak orang yang mendambakan hal indah ini, dan aku pun demikian,,, begitu baikNya Engkau mejadikan aku salah satu mahluk yang selalu berbahagia, meskipun memang tak mudah untuk kami menjalani semua ini, dan akan banyak lagi cobaan dan rencana indah Mu...


************


Lima Bulan Berlalu...


pukul 02.00 dini hari...


"mas.... masss,,, astagfiurllaahh....maaa"


rintih seorang wanita... ya Wanita itu Salsa yang mencoba membangunkan suaminya...


Vano pun menggeliat mencob membuka matanya perlahan...


terlihat sosok wanita dengan wajah yang sudah dibasahi keringat...


"sayang, kenapa? sayang apa kamu mau melahirkan????" kata Vano yang langsung terbangun dari posisi tidur nya...


"sepertinya mas.." kata salsa masih berjalan mondae mandir memengangi pingangnya..


"tapi jadwalnya kan masih dua minggu lagi sayang" kata Vano mencoba mengingat hasil terakhr kontrol dua hari lalu


"iya tapi seminggu ini kita berhubungan intim setiap hari mas, itu bikin jalan lahir cepet terbuka..." kata Salsa sambil meringis

__ADS_1


"yaudah ku ke rs...mas bersiap dulu"


kata Vano bergegas ke kamar mandi...


Salsa pun semakin tak bis terkontrol, rasa mulasnya semakin sering dan bertambah..


ia segera menghubungi Rs, meminta bidan menanganinya karena dokter Hanum pasti akan terganggu meskipun ini sudah jadi tangung jawabnya..


"mass lama banget siii ya Allah sakit maaasssssss" kata salsa menaikan nada bicaranya


"sabar sayang mas kan harus mandi hadas dulu" kata Vano sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk


"masssss hiks hikss massss" kata salsa yang sudah duduk di sofa kamar...


"istigfar sayang, tarik naafas buang, tenang..


mas telfon mama dulu" kata Vano


"mas kelamaan nanti, udah ayoo berangkat aku udah ga tahan. mau aku lahiran di mobil hah??" kata salsa ketus


"eh iya iyaa, sini mas gendong" kata Vano kemudian menggendong isterinya seperti cinderrella....


"kamu berat juga sayang" kata Vano sambil menuruni tangga...


"sungguh keterlaluan!!! aku begini karena kamu, aku sakit karen kamu sekarang kamu bilang aku berat!!!!!! argghh masssss!!!!" kata salsa kesal dan penuh amarah...


*mati gue salah ngomong lagi...


"maa..maaf sayang, emang aku yang lemah sayang masa segini berat..." kata Vano dengan muka ikut memucat...


"tuan nyonya mau kemana?" Tanya satpam rumah mereka..


"mau lahiran, buka pintu, nanti bilang bi inah tangani Keenan.. kamu jaga rumah baik baik" kata Vano yang secepat kilat berlari menuju bagian kemudi mobil, lalu menjalakan mobilnya dengan kecepatan ekstra .. jalan begitu lengang membuatnya semakin leluasa berkendara dengan kecepatan di atas rata rata....


"masssss ahhhhhhhh" kata salsa merasakan ada yang mengalir hangat dari bagian intinya


"kenapa sayang kenapaaa?????" kata Vano cemas


"mas ketuban aku udah pecah,,, hiks hiks sakitttt yaa Allah ampunilah dosaku, permudahlah proses ini, selamatkan aku dan anakku yaa Allah" kata salsa dengan isak tangisnya..


Vano pun ikut berdoa serupa dengan isterinya.. tak terasa air mata Vano menetes melihat lagi isterinya kesakitan luar biasa...


Merekapun tiba di IGD.. sudah ada beberapa perawat standby...


Vano langsung mengendong isterinya lalu membaringkan ke bed rs, Salsa di dorong menuju Ruang bersalin...


Vano selalu berada di samping isterinya..


"pak kita cek pembukaan yaa" kata bidan yessi


"silakan"


"dok, sudah pembukaan tujuh... semangat ya dok sebentar lagi" kata bidan Yessi


Vano pun tak henti mengecup tangan dan kening salsa

__ADS_1


"mass rasanya gak kuat mass, sakit sekali... astagfirullah... "


"apa mau secar sayang? mas akan urus" kata Vano yang membebaskan isterinya memilih proses bersalin


"ngga mas, udah tujuh... hiks hiks sakit mass" kata Salsa terus merintih..


"sayang mas ga kuat kako kamu kesakitan begini.. mas harus apa sayang hiks hiks " tiba tiba Vano juga menangis.. para suster yang melihat pun merasa ikut terharu dan ada sisi lucu, paslnya Vano yang garang bisa menngis jugaa...


"misi dok, pak, saya pasang infus dulu yaa" kata seorang perawat kemudian di anggukkan oleh Vano dan salsa...


"susstt, bidan yesssii, tolong cekk lagi, ini mulesnya makin teratur" kata salsa yang sudah paham akan keadaanya..


"baik dok...."


"dok sudah 9 saya bersiap segera" kata Bidan Yessy


"sayang berjuanglah, kalo bisa aku ganti rasa sakitnya dengan senang hati aku menggantikan sayang" kata Vano lirih


"cukup disini mas, temani aku, bantu aku berjuang.. " kata salsa...


Sepuluh menit kemudian...


"dok.. kalo mules bilang...


"mulesssss!!!" teriak salsa sambil mebgejan


"satu dua tigaa"


"emmmmmggghhhhh"


suara Tangisan Bayi terdengar tepat puk 03.20 pagi...


"terimakasih syang, kata Vano terus mengecup kening salsa"


"permouan dok, cantik sekali" kata seorang bidan pembantu..


"hebat dokter salsa dua hanya sekali mengejan, tanpa ada robekan ya dok" kata dokter yessy,


"sekarang plasenta yaa dok..." sambung bidan Yessy


"mas aus" kata Salsa kemas


"eh iyaaa mas ambilkan"


sepuluh menit kemudian..


"dok, pak, ini baby nya.. kita cek yaaa" kata seorang bidan, mengecek mulai dari ujung kepala sampai kaki . setelah cukup Vano segera mengadzakan anak keduanya itu.. lalu melakukan IMD bersama Vano sementara salsa tertidur karena kelelahan...


*


*


*


Novel keduaku belum di Acc gaesss..kok lama yaaakkss hahaha

__ADS_1


__ADS_2