Dokter Cantik

Dokter Cantik
33


__ADS_3

Malam ini herman dan dinda diundang untuk makan malam di rumah alfian adijaya.... selain makan malam kedua keluarga akan membicarakan acara pertunangan dion putra adijaya dan adinda aurelia putri hermansyah.....


mobil herman memasuki kawasan rumdis TNI AD.....pos jaga yang dijaga oleh serda ali dan juga serda aji memberhentikan mobil herman.....


" selamat malam....maaf ada tujuan apa datang ke yonif 36 ini..." tanya ali


"haii om ali om aji..apa kabar...." sapa dinda...ya dinda sudah mengenal mereka...


"lhoo dokter dinda.....saya kira siapa...ahh maaf tidak tau kalau ini mobilnya dokter dinda...." jawab aji


"hahahaha gak papa om santai aja..ini cuma dinda bukan presiden hehehhehe..." dinda


"mau kerumahnya wadayon farhan ya...??" tanya ali


"gak kok om..mau ke rumahnya dayon alfian....ada kan om orangnya..??" dinda


" ya sudah kalau gitu om laporan dulu bentar." aji


"oke om aji..." dinda


Setelah aji melaporkan ke kediaman alfian mobil dinda dipersilahkan masuk.....


mobil melaju menuju rumdis alfian.....setelah mobil berhenti didepan rumdis alfian..dinda dan herman turun dari mobil mereka disambut oleh alfian dan istri tak lupa opa hadi purwanto......


"assalamualaikummm..." ucap dinda


"selamat malam...." herman


"waalaikum salamm..." semua


" mari masuk......." ucap alfian


" ya ampunnn...menantuku cantik banget..." nadia


"terima kasih bu nadia...." ucap dinda


"eitz sekarang panggil mama.." nadia


" i...iya ma..." dinda


dion baru keluar dari kamarnya dia melihat dinda yang berbalut gaun warna merah maroon dengan jilbab senada dan make up tipis membuat dinda terlihat cantik natural...... dion berdiri mematung terpesona atas kecantikan dinda...... sampai nadia memanggilnya...


"dion.... kok diam.aja sih..... ini dinda sudah datang sama kakek herman.." nadia


"iya ma maaf..." dion


"terpesona dia maa sama calon istrinya.." goda alfian


"papa.." dion.....alfian terkekeh melihat putranya yang tak berkedip sedikitpun melihat dinda


" malam kakek....dinda..." ucap dion sambil mencium punggung tangan herman

__ADS_1


"malam dion..." ucap herman


" sudah dion....nanti akan menjadi milikmu..jangan kau tatap seperti itu. dindanya tidak akan kabur ...." ucap hadi..


"apaan sih opa....dion hanya....." dion


"hanya apa...... sudah-sudah..dinda nya sudah malu..digodain terus..memding kita makan malam dulu..." ucap nadia


"oh ya mari pak herman..dinda.."ucap alfian


mereka semua berkumpul dimeja makan.. dion dan dinda sengaja didudukan berdampingan..siapa lagi yang mengatur kalau bukan opa hadi..... setelah makan malam mereka kembali kembali keruang tamu..... mereka mulai mengobrol....


"ehem...opa mengundang kakek herman dan juga dinda kesini ingin membahas hari pertunangan dinda dan dion.......bagaimana her....??" tanya hadi


"kalau aku kapanpun siap menerima keluargamu had... tapi aku ingin dinda dan dion saling mengenal lebih dalam lagi..karena selama ini mereka hanya kenal dalam hubungan kerja....aku ingin mereka berpacaran dulu...." herman


"maaf ayah...om herman...alfian lebih setuju kalau mereka berpacaran setelah menikah..jadi alfian ingin melamar dinda satu minggu dari sekarang...!!" ucap alfian


"oke kalau gitu aku setuju..lebih cepat lebih baik..." ucap herman


"tapi kek..dinda belum lulus kuliah.....dinda takut kalau kak dion keberatan karena dinda harus membagi waktu dengan kuliah dan mengurus rumah tangga..." ucap dinda ingin mengulur waktu


"aku tidak keberatan dinda..aku akan membantumu dalam.mengurus rumah...dan kita bisa bekerja sama..."ucap dion..


ya allah. aku harus bagaimana....... batin dinda


"gimana dinda..dion tidak keberatan...akan urusan kuliah..jadi kakek rasa tidak ada masalah lagi..." herman


"jadi kita sepakat satu minggu dari sekarang kita akan mengadakan acara pertunangan dion dan dinda setelah satu minggu kemudian acara pernikahan


mereka semua sudah setuju..... kecuali dinda..dia hanya diam... dinda memikirkan ryan.....bagaimana dia akan mengatakan ini pada ryan....


"kakek..dinda kangen sama om farhan sama tante rita....dinda ingin kesana.."ucap dinda


"ya sudah biar sion yang mengantarmu kesana..kakek tunggu disini...." jawab herman


"tidak usah kek..dinda sama supir aja..." tolak dinda


"gak papa dinda...ayo aku antar kamu ke rumdisnya om farhan....." jawab dion


dion mengambil kunci motornya.....tapi dinda tidak mau karena dia memakai gaun panjang..akhirnya dion mengambil kunci mobilnya....... dion membukakan pintu mobilnya untuk dinda...


"terima kasih kak...." dinda


" iya sama -sama...:"dion


Dion melajukan mobilnya menuju rumdis farhan...setelah sampai dion membukakan pintu untuk dinda...dinda merasa aneh diperlakukan begitu sama dion....


"aslamaualaikum ..: ucap dinda


"waalaikum salam....kakakk...." ucap rita

__ADS_1


"tante...kakak kangen......"ucap dinda sambil memeluk rita


"siapa mi...." farhan


"ada kakak ni pi...sama dokter dion..." teriak rita


"ya allah mii jangan teriak -triak deh...sakit ni telinga papi..." farhan


"alahh gitu aja....manja papi.nih..." rita


"apa kabar om...." ucap dinda


"baik kak...om kangen sama kakak....terutama nasi gorengnya kakak..."ucap farhan


" kak dindaaaaaaa...."teriak claris tak kalah heboh..pasalnga setelah syukuran diadakan dinda dan keluarga farhan tak pernah bertemu karena kesibukan dinda


" ya allah ni anak...sama kayak maminya..kalau gak triak gak enak mungkin.." ucap farhan


"ihhh papi..claris tu kangen kak dinda.....ciyeeeee kak dinda sama kak diooonnn..


" goda claris


"apanya yang ciyeee dek...." jawab dinda


"oh ya....kapan kalian bertunangan..."tanya rita


"minggu depan tante....."jawab dion


"wahhh..bener tuu niat baik jangan terlallu lama..keburu digondol kucing garong..." jawab rita


"hahhaah tante bisa aja...gak akan ada yang berani gondol tante..dion udah bungkus dengan rapi....."ucap dion


" ih..apaan sih kak...masak aku mau dibungkus terus dikantongin gitu..terus dijual 1000 an..." ucap dinda kesel


"hahaha kamu lucu din...ya gak lah..kok dijual....setelah aku bungkus aku bawa pulang lah aku taruh dikamar ku..hahahaha.." goda dion


"hussss main gondol aja..belum sah..." ucap farhan


" iya ya om maaf......cuma bercanda kok om..." ucap dion


"terus gimana kuliahmu kak..." tanya farhan


"dion gak keberatan kok om....dion akan mendukung dinda..dan nanti setelah kita nikah..aku tidak akan menuntut dinda untuk punya anak dulu.." jawab dion


"bagus lah kalau gitu....dion om titip jangan buat keponakan om nangis kalau itu terjadi meskipun kamu putra atasan om...om akan tenggelamkan kamu disamudra hindia..." ucap farhan


" waduuuhh ngeriii nih om farhan...tenang om dion gak akan buat dinda nangis..." jawab dion


"jangan cuma ngomong buktikan...!!" tegas farhan


"siap laksakan...." dion

__ADS_1


semua orang tertawa melihat kelakuan dion..setelah itu dinda berpamitan untuk pulang karena sudah malam....dion dan dinda kembali ke rumdisnya alfian...ternyata herman sudah pulang dulu...herman sengaja meninggalkan dinda agar lebih lama bersama dion.....


akhirnya dion mengantar dinda pulang kerumah herman.....


__ADS_2