Dokter Cantik

Dokter Cantik
56


__ADS_3

Dion dan Dinda sudah sampai dihotel yang sudah dipesan, karena lelah mereka memutuskan untuk istirahat didalam kamar saja, baru besok akan mengeksplor semua tempat romantis yang ada dimaldive..


"mas, laper,," ucap dinda manja, sekarang dinda tidak terlalu canggung sama dion, dia tak segan bermanja-manja sama dion. dion dengan senang hati akan memanjakan istri yang dia cintai


"mas pesenin makan ya?? kita makan di kamar aja" ucap dion


dinda mengangguk patuh, dion memesankan makanan untuk mereka berdua melalui delivery via hotel. tak lama pelayan hotel mengantarkan makanan mereka.


Dengan semangat 45 dinda langsung melahap makanan yang dipesan suaminya, dion menatap istrinya melahap makanan dengan rakusnya membuat dion tersenyum.


"pelan2 aja sayang, tidak akan ada yang akan merebut makananmu" ucap dion


"hehehehe maaf mas, aku laper banget dan makananya kebetulan pas dilidah mas" jawab dinda


dion menyeka sisa makanan di sudut bibir dinda, dinda merasa malu, terpancar pipi dinda yang merona, karena perbuatan dion.


"sayang, besok kita mau kemana??" tanya dion


"jalan aja dulu mas, aku mau kepantai??" jawab dinda


"hemmz oke kalau gitu" ucap dion


Setelah menghabiskan makananya dinda keluar kearah balkon kamar hotel, dinda merasakan henbusan angin laut yang menyejukan, tiba2 tangan kekar dion mengejutkan dinda, tangan dion yang melingkar di perut dinda, dion memeluk dinda dari belakang, disandarkanya kepala dion di bahu dinda,


"sayang..." panggil dion


"hemmm" jawab dinda

__ADS_1


"i love you" ucap dion


"i love you too my husband" jawab dinda dengan senyum yang merekah...


Dion membalik tubuh dinda, kini mereka saling berhadapan, dion menatap lekat wajah istri cantiknya, pelan2 dion mendekatkan wajahnya ke wajah dinda, dion meraih bibir tipis merah ranum milik dinda, dion dengan lincah memainkan lidahnya di dalam mulut dinda, dinda menikmati setiap gerakan yang diberikan oleh dion,


Tangan dion mulai bergrilya di area sensitif milik dinda, sehingga membuat dinda melenguh sexy menurut pendengaran dion, dion melepas tautan mereka, yang mulai kehabisan oksigen, dion menyeka bibir dinda dengan senyum yang merekah, dion mengangkat tubuh dinda menuju kasur kingsize dihotel tersebut, dan meletakan dinda diatas kasur.


Dion melanjutkan aksinya, tanpa melepaskan dinda dari kungkungan tangan kekarnya,


"sayang..aku menginginkan lagi" bisiknya pada sang istri, dinda yang mendengar permintaan suaminya, hanya mengangguk malu, karena sudah mendapatkan persetujuan sang istri, dion langsung melancarkan aksinya, dan malam itu malam honeymoon yang paling panas...


skip**


Syfa dan orang tua bayu sudah sampai bandara kota X, rencananya firman dan maya akan mengantarkan syfa pulang, tapi syfa menolaknya, syfa merasa tak enak, meskipun kini hubunganya dengan bayu sedah diketahui kedua orang tua bayu, tetap saja syfa merasa canggung, apalagi firman adalah dokter senior dan sekaligus pemilik rumah sakit ia bekerja.


"gak papa bunda?? lebih baik bunda sama ayah pulang, syfa akan naik taxi, bunda pasti capek??" jawab syfa.


Ya benar yang dikatakan syfa, maya merasa capek banget setelah mengurus pernikahan putri bungsunya, dan ditambah perjalanan yang cukup jauh. dengan berat hati maya merelakan syfa pulang dengan taxi.


"hati2 ya fa! besok kamu gak perlu masuk dulu, istirahatlah" ucap firman


"iya ayah terima kasih, tapi syfa sudah meninggalkan pekerjaan terlalu lama ayah, tidak enak juga dengan teman yang lain" jawab syfa


"ya sudah, terserah kamu, kamu jaga kesehatan, setelah ini langsung istirahat" kata firman


"iya ayah" jawab syfa dengan senyum, dia merasa bahagia sudah lama dia tak merasakan kehangatan dari seorang ayah, semenjak ayahnya meninggal dunia.

__ADS_1


"hati2 ya sayang, salam sama ibumu" ucap maya


"iya bunda" jawab maya lalu menyalami maya dan firman


"asalamualaikum" tambahnya lagi


"waalaikum salam" jawab maya dan firman.


Maya dan firman menatap syfa hingga masuk ke dalam taxi dan menghilang dari pandangan mereka, kemudian supir keluarga firman menghampiri mereka, pak samsul membawa koper milik majikanya menuju mobil mereka, firman menggandeng tangan istrinya dengan hangat.


"yah, semoga syfa pilihan terbaik buat bayu?" ucap maya


"iya bund, ayah rasa syfa anak yang baik, selama bekerja di rumah sakit dia juga sangat konsisten, dan juga dia sahabat putri kita bund" jawab firman


"iya yah, semoga syfa dan bayu berjodoh, bunda selalu mendo'akan yang terbaik buat putra putri kita yah" ucap maya


"iya bund, ayah juga mendoakan yang terbaik buat putra putri kita dan semoga dinda setelah kepulanganya dari maldive membawa kabar gembira buat kita semua" jawab firman


"iya ya yah, amiinnn semoga aja yah?" kata maya


Mereka memasuki mobil, dan kemudian pak samsul mengemudikan dengan kecepatan sedang menuju kediaman firman.


hai kakak kakak maaf lama up nyaa😅


jangann lupa likenyaaa, vote and coment nyaa yaaa


supaya semangat upnya

__ADS_1


__ADS_2