
Hari Bergantii.. Kini keluarga bahagia yang tengah berlibur itu sudah berada di pantai nan indah yang berada di salah satu kota di Thailad ..
Memerlukan 40 menit waktu perjalanan namun saat melihat ke indahan Pantai membug rasa lelah itu hilang...
Keenan tengah asik bermain Pasir bersama Vano, sementara Kiinan berada dalam pangkuan Salsa sambil asyik meminum susu di botolnya...
Salsa menatap ayunan ombak silih berganti, hembusan angin membuat dirinya semakin hanyut dalam kata kenyamanan...
Tuhan... aku bahagia menjalani ini...
meski banyak pihak yang menuntut keputusan ku untuk sepenuhnya menjadi seorang Ibu Rumah Tangga namun aku bahagia... aku bahagia akan melihat anak-anakku di setiap menit nya, aku bahagia melihat tangis canda nya... aku bahagia bisa seperti ini Tuhan..
Bukankah Alm. Ibu Ainun rela juga melepas profesi doctor nya demi mendampingi Bapak **. Habibie...?? Bahkan saat mereka sedikit mengalami kesusahan ekonomi Ibu Ainun tidak bekerja,,, semntara aku, Betapa egoisnya aku jika harus berdiri teguh pada keinginanku.. Engkau hadirkan Suami seperti Devano, semua kebutuhanku terpenuhi, rasa cinta yang ia berikan luar biasa pada kami, keluarga yang selalu mendukung kami... lalu? untuk apa aku bekerja sekalipun itu hanya citaku yang sebenarnya sudah ku capai....
Salsa masih dalam lamunanya.. Dalam kejauhan 5 meter Vano melihat isteribya yang hanya terdiam memandangi alunan Gelombang ombak...
Vano pun mengaajak Keenan mendekat dengan membawa segala printilan permainan pasir...
"Sayang, are you okeh?"
kata Vano membuyarkan lamunan itu..
"i'm oke daddy," kata Salsa memberi senyuman terbaiknya...
"sayang, apa kamu baik-baik saja??" kata Vano menatap isterinya
"aku baik-baik aja mas, aku cuma bersyukur aja sama kebahagiaan kita saat ini" kata Salsa tersenyum
Vano pun tak menanggapi pembicaraan Salsa dia hanya memeluk Salsa erat dn mencium kening Salsa
"daddy ayo kita buat castle" kata Keenan
"okeee kita buat disini aja" kata Vano kepada Keenan...
Aku bahagia Tuhan, Terimakasih....
kata Salsa dalam Hati
*********
__ADS_1
Di Jakarta...
"Raff, besok bisa ikut saya ke bandung, meeting sama karyawan resort" kata Sandi
"bisa pak" kata Raffi yakin
"oke, Saya jemput kamu aja ya, berikan alamat kamu" kata Sandi
"apa ga merepotkan pak?" kata Raffi merasa tidaj enak
"gak masalah, kita akan berangkat pagi, supaya setelah makan siang kita bisa balik ke jakarta" kata Sandi
"baik pak saya akan siapkan berkasnya sekarang" kata Raffi sopan...
Di meja Kerja Raffi...
📩 Khania♥
Sayang, hari ini aku mau temenin mama chekup ke Rs yaa... oh ya jangan lupa besok kita ambil cincin yaa,, See You hun.. 😍
"aduhhh, kenapa baru inget kalo besok cincin jadi, gimana caranya bilang ke Khania kalo besok aku ke bandung" kata Raffi pada dirinya sendiri dengan nada frustasi..
Alih-alih ingin membicarakan soal meeting nya di Bandung pada Khania justru malah Raffi lupa membahasnya.. bagaimana tidak, Raffi pulang cukup larut hingga ia langsung tertidur pulas saat tiba di kosan..
HARI BERGANTI..
Pukul 9 Pagi Raffi dan Sandi telah berada di Resort Wijaya's untuk melakukan meeting bersama para klien juga akan ada meeting bersama pengurus manajemen Resort untuk evaluasi....
Saat sedang meeting ponsel Raffi terasa terus bergetar, Ia sudah mengetahui dari siapa panggilan masuk itu, hanya saja ia belum bisa mengangkat panggilan itu...
Sandi memimpin Rapat dengan Cekatan, Begitu juga dengan Raffi ia memang sigap dalam setiap pekerjaanya dan tangung jawabya..
Sementara Khania sudah berdecak kesal sedari malam hari Raffi tak memberi kabar, bahkan pagi ini pun Raffi bagai hilang di telan bumi...
"kemana Raffi yaa.. apa dia sakit?" kata Khania pada dirinya sendiri
"kalo sakit kenapa sampai detik ini ga ngabarin kalo sakit, kan aneh" tambahnya kesal..
karena Khania juga memiliki pekerjaan yang menumpuk ia berusaha mengerjakannya meskipun sebagaina fikirannya mengawang ke pada Raffi...
__ADS_1
pukul 10.20 Raffi dan Sandi menyelesaikan meetingnya dengan Klien,, Sandi meminta segera menyambungnya ke meeting selanjutnya pada pengurus Resort... Karena Sandi tak ingin membuang waktunya, berhubung Nadya tengah hamil jadi ia tak ingin meninggalkan isterinya telalu lama dalam jarak yang jauh...
Pada kesempatan Itu Raffi meminta Izin ke toilet, bukan untuk ke toilet sebenarnya melainkan ia akan menghubungi Khania...
Jantung Raffi berdebar, pasalnya ia takut jika Khania Salah faham hingga marah padanya..
tuuut
tuuuuttttt
Raffi: Assalammualaikum
Khania: waalaikumsalam, kamu kemana aja si Raffi.. aku chat, aku telfon kamu ga respon, aku khawatir, aku jadi ga tenang kerja!!
Raffi: oke sayang aku minta maaf, maaf banget sayang... jadi aku semalam pulang jam 11 malam, aku sampai kost langsung tidur ganpa makan malam dan ganti baju, lalu pagi tadi habis solat subuh pak Sandi jemput aku, ngajak aku ke Bandung untuk meeting disini, nah aku tadi gantiin Pak Sandi nyetir karena supirnya sedang sakit, sampai di Bandung aku langsung meeting karena Klien datang 5 menit lebih awal dari kita... nah sekarang aku lagi izin ke toilet untuk calling kamu...
Khania: hemmmm terus kita ga jadi ambil Cincin kita hari ini???
kata Khania kesal
Raffi: Habis makan siang aku balik Jakarta, nanti aku langsung ke Mall aja kamu mau nyusul? aku pergi pakai mobil pak Sandi....
Khania: Hemm.. nanti aja ngambilnya aku juga sibuk... udah dulu yaa... kamu hati-hati pulangnya... Assalammualaikum...
tuutt
tuttt
tuutt
Sambungan terputus
"Waallaikumsalam...haahhh pasti ngambek deh... perkara Wanita ngambek lebih menantang di banding Bos besar yang ngambek" Kata Raffi pada dirinya sendiri dengan Pelan....
---
Di tempat Lain
"gak mikirin perasaan aku banget si kamu Raff!!! mau marah ini soal pekerjaan, gak marah rasanya kesel banget!! duuh kenapa semakin kesini aku jadi terlalu nuntut Raffi yaa,, argh kenapa jadi kaya ada rasa takut yaa semakin kesini menjalin hubungan ini..." Kata Khania pada dirinya sendiri....
__ADS_1
*****