
Satu Jam Berlalu...
Selama satu jam Vano hanya menyibukkan diri nya dengan Keenan dan sesekali dengan Kiinan, seolah ia menghindari tatapan Ibu Widya yang membunuh itu..
kalo aja nii kak thania liat tampang kak Vano kaya si patric pasti kita bakal ngakak berjamaah .. hahaha
Dalam hati Khania yang melihat Vano bagai manusia yang jiwanya terombang ambing...
Tak lama Salsa bangun..
"moommm, maaahh" sapa Salsa
"sayang udah bangun" kata Ibu Diana
salsa hanya mengangguk
"apa yang dirasa sekarang? mama panggil dokter yaa? biar di infus aja biar segeran" kata Ibu Widya
"nggak mahh ga perlu, ini udah enakan kok..." kata Salsa
"kak mau makan apa? biar aku beliin" kata Khania
"pengen jus buah bit aja dek, tapi agak susah nyarinya" kata Salsa
"kalo itu mah gampang sayang, mommy udah suruh papi bawain jus bit buat kamu" kata Ibu Diana
"makasih mom" kata Salsa
"maaaammmiiiiiiii" teriak Keenan
"uhhh anak mami... adik mana?" kata Salsa sambil mengusap pucuk kepala keenan
"Kiinan tuh sama daddy di gendong,, mami bobo nya lama, keen kan mau main sama mami" kata Keenan
"keen main sama nenek aja" kata Ibu Diana
"kan tadi udah, sekarang maunya sama mami" kata Keenan
"keenan ikut Anty aja yuk, beli makanan dibawah, beli cemilan" kata Khania
"asikkk mau mau, keen mau ikutt..."
"mami mamii keen boleh beli ice cream ga?" kata Keenan pada Salsa
"Boleh tapi cukup satu.." kata Salsa
"oke mihh, mami memang Terbaik" kata Keenan merebahkan kepalanya di paha Salsa
__ADS_1
"kakak, mama, tante mau titip sesuatu kah?" Tanya Khania
"mama mau dimsum yaa, enak tuh dimsumnya" kata Ibu Widya
"tante juga mau deh" sambung Ibu Diana..
"kakak?" tanya Khania pada Salsa
"kakak nggak mau apa-apaa" kata Salsa
Khania pun mengangguk laalu pergi meninggalkan ruangan itu... Salsa masih berbaring sambil memikirkan semua perkataan Ibu Widya...Ia tak pernah melihat kemarahan mertua perempuannya itu, namun kali ini Ibu Widya sepertinya benar-benar kecewa pada Vano.....Tak lama Bi inah datang membawa makanan Untuk Kiinan.. Salsa pun meminta Bi Inah untuk mengambil Kinan dalam gendongan Vano...
Lalu Bi inah menggendong Kiinan dan Salsa menyuapi Kiinan..
"Kalo masih lemes gak usah di paksa sayang, biar Bibi aja yang suapin" kata Ibu Widya
"ngga mah aku udah gak papa kok"
kata Salsa tersenyum..
Dengan Telaten Salsa menyuapi Kiinan, setelah makan Salsa juga membasuh tubuh kiinan dengan handuk hangat...
Semua Salsa Lakukan sendiri Bi inah hanya membantu mengambilkan air agar Kiinan tetap terjaga dalam ranjang bersama Salsa...
Satu Jam kemudian Ruangan Itu sangat Ramai di penuhi kedua kelurga itu.. merka makan malam bersama di ruangan tersebut,, sesekali mereka di buat tertawa oleh tingkah Keenan juga Kiinan yang sudah mulai menujukan senyum nya...
"pah pulang yuk, kasian Salsa sama Kinan mau istirahat" kata Ibu Widya
"iya yu pih pulang, udah pegel ini pingang" kata ibu Diana
"ayooo, Vano kenapa si mah dari tadi mojok terus, anak sakit malah kerjaan terus yang di perhatiin" kata Pak Banu sedikit kencang
"udah biarin aja pah, bukan Vano kan pah namanya kalo engga Sibuk, nanti lama lama juga bisa lupa tuh sama anak isterinya" ledek ibu Widya
"jeng biar bisa memenuhi kebutuhan anak isteri sepuluh kali lipat harus semangat kerja" kata Ibu Diana yang kini sebelumnya sudah di ajarkan oleh Ibu Widya
Yaa ampun, mommy kenapa jadi iikut-ikutan mama sihh... secepat itukah mami ketularan ketus nya mama...
Batin Salsa..
cobaan apalagi ini Tuhan, sekarang mertuaku jadi begitu ketus..
Batin Vano
"mommy ni ngomong apaa si" tegur pak Latif
"lohh mas Latif,, memang benar begitu yang dikatakan Jeng Diana.. aku sangat setuju loh Jeng" kata Ibu Widya
__ADS_1
hadehh drama macam apa ini, kenapa mama jadi antagonis macam sinetron aja...
Batin Khania
"udah udah pada ngawurr aja, ayok pulang!" kata Pak Banu..
"keenan nginep dirumah Nenek yuk" kata Ibu Diana
"tidak nek, keen mau bobo sama anty aja malam ini" kata Keenan menujuk Khania
"oh yaa? ih anty seneng banget"
"mami keen boleh bobo sama anty malam ini? "
" boleh sayang, tapi jangan nakal, jangan lupa gosok gigi... baca shalawat lalu doa tidurnya yaa" kAta Salsa
"oke mihhh itu si beres deh" kata Keenan dengan gaya coolbya
lalu ia menghampiri Vano
"dadd keen bobo sama Anty yaa, boleh kan?" tanya keenan
"iya boleh.....jangan nakal ya" kata Vano yang sedari tadi membisu..
"dek, kalo kamu mau kamu nginep di rumah abang aja, kalo keen butuh sesuatu ada bi Inah ada mbak Fatmah" kata Vano pada khania
"kamu pikir mama gabsa jaga keenan juga? hah?" kata Ibu Widya masih ketus
ini mama kenapa ketus banget si sama Vano, bikin malu aja ada besan disini.. dalam hati pak Banu..
"bukan gitu mahh, tapi terserah keenan dan Khania ajalah" kata Vano menggalah
"ayok khania pulang!"
"biii ayo ikut kami, biar Salsa bisa kasih liat bentuk pengabdiannya" kata Ibu Widya ketus
"mahh sudah mah" kata Salsa lirih
Mereka pun semua berpamitan, termaksud Khania, karena Raffi tak di perintahkan Vano untuk datang ke Rs jadi Raffi merasa cangung jika harus datang... khania pun memaklumi karena tadi hampir semua keluarga inti kumpul, ia tak mau Raffi jadi cangung dan tak nyaman...
Tinggallah Vano dan Salsa juga Kiinan di dalam rungan itu..
Keheningan terjadi di antara mereka.. Salsa berada satu ranjang bersama Kiinan, terlihat Salsa sedang berusaha menbuat Kiinan tertidur.... salsa juga sudah sangat mengantuk kala itu...
Sementara Vano masih cangung untuk membuka obrolan...
entah ia harus meminta maaf atau malah tetap marah dalam diam...
__ADS_1
*******************