
Hari sudah gelap... kini salsa kembali pulang kerumah, sementara Khania di temani oleh Ibu diana dan pak Banu...
kediaman Vano...
"mass vitaminnya jangan lupa di minum" kata Salsa sambil membenahi Handuk yang baru ia pakai...
"iya makasih sayang... "
"mas besok usai aku antar Keenan ke sekolah aku langsung ke Rs yaa, gantiin mama.. kasian mama pasti capek." kata Salsa sambil berjalan ke atas kasur
"iyaa.. mas juga ga ngantor deh" kata Vano sehabis meminum Vitaminnya
"loh kenapa mas?" tanya Vano
"mas lelah banget sayang, hari ini luar biasa nguras tenaga, pikiran, emosi, jiwa dan raga" kata Vano dengan gaya orang baca puisi
"mas ihhh apaan si hahaha, oh iya besok juga Vannya mau ke rs" sahut salsa
"Ngapain nenek rombeng ke Rs nanti khania malah stress" kata Vano bercanda
"aku bilangin Annya loh mas hahha lagi pula anya ke Rs mau betulin Behel khania yang geser atau apa gitu karena tamparan keras tadi"
mendengar ucapan isterinya itu Vano jadi tertunduk lesuh...
"mas kenapa?"
"aku merasa gagal menjaga adikku, aku kecewa dengan diriku sendiri" kata Vano lirih..
Salsa memeluk suaminya meletakkan kepalanya di dada bidang suaminya..
"mas jangan begitu... mas tau gak khania aja ikhlas loh nerima ini, dia bilang dia masih bersyukur karena belum terjadi hal buruk, bahkan ia hanya mendapat kekerasan belum sampai ke arah yang menjurus ke sex, bahakan cium pun nggak... dia se tegar itu mas... kalo kamu malah down begini malah nanti bikin Khania nya sedih loh mas"
Kata Salsa mencoba menenangkan suaminya itu....
"apa dia sedewasa itu sayang?" kata Vano
salsa mengangguk...
"mulai sekarang kamu harus kasih dia extra kepercayaan, kepercayaan bukan berarti kebebasan sayang,, itupun berlaku untuk anak anak kita juga..." kata Salsa dengan penuh harapan
"iya sayang aku janji akan mempercayai khania lagi, makasih selalu ada disaat aku seperti ini sayang"
"ah lebay, kamu harusnya ngomong gitu kalo kamu jatuh miskin mas" ledek Salsa
"kamu tuh kalo ngomong, emang mau kita miskin" tanya Vano
"apapun keadaanya asal adek bersama abang, Adek siap Bang" kata Salsa meledek suaminya sambil mencolek dagu suaminya
"ih kok kamu jadi nakal si sayang" kata Vano menatap isterinya
"iyalah aku gaulnya ama pria nakal kaya kamu jadi ketularan" kata salsa nemegang pipi suaminya...
"aku nakal sama isteriku, dan isteriku suka kenakalan aku" kata Vano yang langusng mengecup bibir isterinya
"kita sama sama lelah, sekarang tidur dulu, nanti abis subuh baru kita main nakal nakalan" kata Vano sambil terkekeh...
Salsapun jadi merindinh emndengar perkataan suaminya itu..
Merekapun akhirnya Terlelap dalam tidurnya dan saling berpeluk...
__ADS_1
Jangan di tany, selepas sholat subuh, Vano benar benar menjadi nakal pada isterinya....
*
*
*
*
Perjalanan Menuju Sekolah Keenan...
Karena kesiangan, Salsa membawa satu Lunchbox berisi sarapan.. Salsa menguali suaminya sementara Vano menyetir, sesekali Salsa menyuapi dirinya..
Sementara Keenan hanya menatap kemesraan Kedua orang Tuanya itu ...
"daddy besok jangan telat lagi bangunnya" kata Keenan kesal karena melihat Salsa menyuapi Vano
"im sorry boy! mami bikin daddy kecapean smape daddy tidurnya lama" kata Vano sambil tertawa kecil
"MASS!!!!" gertak Salsa sambil memicingkan matanya
"maafin daddy dan mami ya sayang, kita janji ga telatbdeh" kata salsa tersenyim ke arah kursi penumpang...
"hemm baiklah maaf kalian keen terima, kalo kalian telat lagi keen akan telfon Rey dan meminta tumpangannya" kata Keenan dengan nada anak kecil yang sedikit belepotan
"uhhh tayang tayang jangan ngambek yaaa, mami kasih hadiah deh nanti kalo di sekolah nya pinter" bujuk salsa yang melihat Keen sudah cemberut di pingir pintu...
"oke Keen pasti akan dapat banyak bintang hari ini" katanua dengan semangat
"good Boy" kata Vano mengacungkan jempolnya...
dasar aneh! tiada hari tanpa cemburu....
guman Salsa dalam hati....
di rumah sakit...
Cups!
"mama pulang dulu yaa sayang, nanti mama kembali sebelum jam praktek kamu" kata Ibu Widya mencium menantunya
"oke mams, hati hati yaaa... jangan buru buru mah, kan mas Vano ga ngantor" kata Salsa melirik suaminya yang tengah duduk sambil memainkan ponsel
"dia gak bisa di andalkan sayang" kata bu Widya sambil sedikit berbisik
"maaahh aku denger lohh" kata Vano melirik ke arah dua Wanitanya...
"tapi khani gamau kalo sama abang doang, ngeselin yang ada aku ga sembuh sembuh"bkata Khania meledek Vano
"ihh pede! siapa yang nemenin kamu, orang abang nemenin isteri abng sih! kata Vano kesal
"ah sudah sudah, kalian ini yaa... mama pulang dulu yaa, assalammualaikum"
waalaikumsalam...
jawab ke tiganya...
Selepas kepergian Ibu Widya, dengan telaten Salsa membantu adik iparnya untuk memberikan salep untuk luka memarnya.. Vano sibuk dengan ponselnya...
__ADS_1
Tak lama datang lah Nadya dan Vannya,, Vannya pun langsung menperbaiki Behel Khania... sementara Vano memilih untuk membeli kopi di lantai dasar...
"aku kira datang siang loh" kata Salsa kepada kedua sahabatnya..
"abis anter Rey aku kesini saa, tapi tadi mampir dulu si sarapan" kata Nadya
"selesaiiii" kata Vannya sambil menghela nafasnya
"makasih ya kak" kata Khania
"oke sama sama, tagihan aku minta ke kakak mu yang satu ini" kata Vannya dengan nada bercanda
"ckckck Matrenya Istri Bos" ledek Nadya sambil berdecak
"tenang Nya nanti aku cicil ya enam bulan" ledek Salsa
"isteri orang kaya kenal kata cicilan juga ya ternyata" kata Vannya
Ucapan Vanya akhirnya mengundang tawa seisi ruangan itu...
tak lama
tokk tokk tokkk...
"Siapa ya?" kata salsa, Vanya, Nadya dan Khania pun saling melirik ke arah Salsa
"biar aku yang buka" kata Salsa...
salsa pun berjalan ke arah Pintu..
membuka pintu...
"kamu??????" kata Salsa sedikif kaget.. salsa apun melangkah keluar dan menutup rapat pintunya...
melihat salsa keluar Nadya dan Vannya mengikuti salsa.
"bentar ya Khania, aku liat kakak cantik mu duku" kata Nadya
khania hanya mengangguk...
sementara di luar Ruangan Salsa menatap se seorang yang sembab matanya...
"kamu kenapa? " tanya Salsa
"lepaskan suami gue saa... gue tau lo dendam sama gue tapi gak gini caranya" kata Wanita itu...
Nadya dan Vannya keluar ruangan labgsung syok melihat Salsa berbicara dengan orang yang mereka kenal....
Nadya dan Vannya mendekati mereka namun tak mebgekuarkan sepatah dua patah kata pun...
"suami? apa maksud kamu aku ga ngerti"
kata Salsa kebingungan
"jangan pura bodoh kamu!!!!! kamu sengajakan mau hancurin aku!!!"
*
*
__ADS_1
*