Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 169


__ADS_3

Selama bapak Banu dan Ibu Widya menghabisi masa liburannya di kampung halaman Khania sering tinggal di rumah ke dua kakaknya secara bergantian...


Kali ini sudah satu minggu Khania berada di Rumah Vano...


Usai makan malam mereka sedang mengobrol di ruang keluarga...


"mami....." kata Keenan yang menghampiri Salsa lalu naik ke pangkuan salsa


Lalu memluk Salsa, mencium pipi salsa sontak salsa juga membalasnya...


"keenn stop" kata Vano cemburu


"tidak" jawab Keen yang terus meneluk Salsa


"mami masa kata Daddy tadi sore Keen harus mandiri ga boleh selalu manggil mami kalo butuh sesuatu" kata Keenan mengadu


"apa yang daddy bilang betul, tapi kalo keenan benar gak mampu melakukan sendiri dan butuh bantuan mami, mami dengan senang hati membantu keen" kata Salsa sambul mengusap rambut Keenan


Keenan pun menjulurkan lidahnya ke arah Vano...


Vano pun membulatkan matanya...


"mami daddy matanya di besar-besarin tuh ke arah keen, keen takut" kata keenan memeluk Salsa


"ya Tuhan Keen kenapa kamu semakin menyebalkan" kata Vano kesal..


"Maaass!!!" Kata Salsa seolah memperingatkan..


Tak Lama datang Khania bergabung...


"Keen sini sama anty" kata Kinan


"noo keen mau sama mami, dari pada mami sama daddy" kata Keenan semakin erat memeluk Salsa


"udah sama sama anty, dady sama mami"kata Vano sambil mencoba melepaskan eratan Keenan yang melingkar di bagian pingang atas Salsa


"No. Daddy sama anty aja, keen sama mami dan kinan" kata Keenan sambil menjulurkan lidahnya


"mami Kennan menguap tuu" kata Vano melihat Keenan menguap


" sayang, sudah ngantuk yaa?" tanya Salsa


"iyaa tapi mau nya bobo sama mami" kata Keenan


"No" jawab Vano cepat


"mami keen mau bobo sama mami" rengek Keenan


"yaudah ayo kita ke kamar..." ajak Salsa


Vano melihatnya kesal...


"tapi bobonya di kamar mami...." kata Keenan...


"keen stop bermanja begitu" kata Vano kesal


"masss!!" tegur Salsa dengan memicingkan matanya


"keen sedih, mami sama daddy sibuk, kalo malam mami dan daddy seringnya bobo sama kinan, keen Sad" kata Keenan yang sedari tadi memeluk Salsa dengan Posisi di pangku menghadap salsa..


Ucapan keenan sontak membuat Vano dan Salsa tercengang, Salsa merasa bersalah pada Keenan karena sampai Keenan merasa seerti itu...

__ADS_1


"maafin mami yaa sayang, keen boleh bobo sama mami dan deddy... Tapi gak boleh terlalu sering, karena keen harus mandiri, bisa berani bobo sendiri di kamar keen" kata Salsa lembut


Keenan meledek Vano dengan menjulurkan lidahnya...


"yuu kita bobo, kinan juga udah bobo" ajak Salsa pada Keenan


"sayang tapi sempit kalo Anak-anak tidur sama kita" kata Vano protes


"sebesar itu kah badan anak-anak mass, jangan berlebihan" kata Salsa


"abang tidur aja di kamar Keenan bang, legaaaaa" ledsk Khania


"Diam kamu!"


kata Vano kesal lalu menyusl Salsa ke kamar..


kenapa akhir-akhir ini Keenan bikin aku kesel terus... astaga keen kalo kamu bukan anak papa mungkin kamu udah papa taro di kamar mandi...


Kata Vano dalam hati...


Sampai di kamar Vano mendapati Keenanyang sedang berganti pakaian tidur...


Vano juga langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri..


ketiga belahan Jiwa Vano sudah berada di tempat tidur..


dengan posisi Salsa di tengah2 kedua anaknya...


"papa tidur dimana????" tanay Vano kesal


"disitu pahh" kata Keenan sambil menunjuk sofa kamarnya sambil terkekeh


"KEEENAN!!!"


"SSTTTTT maaass!!! kiinan nanti bangun!!!"


"udah kamu tidur sini samping Kinan" kata Salsa


Vano pun berdecak kesal sambil merebahkan tubuhnya...


Pagi Hari seperti biasa Salsa dan Vano bangun untuk menunaikan ibadahnya...


Usai beribadah Salsa dan Vano memilih merebahkan tuhuhnya di atas kasur...


"badan aku sakit sayang tidur sempit kaya gini" kata Vano protes


"yaudah kamu tidur di kamar Keenan aja, itu lebih luas" kata Salsa yang sudah lelah berdebat dengan Vano sejak malam tadi...


"ya gamau lah, rugi aku tidur ga mandang isteri aku" kata Vano


"kamu mau sarapan apa mas?" tanya Salsa sambil memainkan ponselnya dan menghiraukan ucapan Vano


"gak usah repot-repot lah sayang, kan ada bibi , kamu ini selalu saja merepotkan diri sendiri"


"maassss ku gak merasa di repotkan, ini tugas aku, kalo aku hamil baru ini sangat repot" kata Salsa


"aku rasa dua anak cukup sayang, aku tuh bener-bener ga kuat liat kamu kesakitan melahirkan mereka berdua" kata Vano


"aku juga ga belum mau hamil lagi mas... Aku cuma berandai kalo aku hamil baru aku ga akan repot-repot nyiapin sarapan untuk kamu, seperti hamil sebelumnya" kata Salsa..


"ohh begitu... Yaa aku bukan gak mau kamu hamil sayang, kalo kamu mau melahirkan sesar mungkin aku sedikit tenang karena pasti kamh ga kesakitan..."kata Vano

__ADS_1


"hemmm sudahlah mas jangan bahas itu Kiinan masih kecil" kata Salsa memutus pembicaraan kehamilan


"kan kamu duluan yang merembet ke perbincangan soal hamil sayang..." kata Vano


"tapi kalo prosesnya kita lanjut terus sayang, selagi ada benteng di rahimu kan aman aja" kata Vano terkekeh


"dasar mesum!!!" kata Salsa sambil melempar bantal ke arah Vano lalu salsa beranjak pergi meninggalkan suami dan kedua anaknya


"nanti malam anak - anak harus tidur di kamarnya sayang, aku udah puasa dua hari" kata Vano meledek isterinyaa


"astaga mass... tobatlaahhhh" kata salsa kesal


"tobat apaan, massa kaya gitu sama isteri tobat" kata Vano terkekeh


"tobat mesum mu!!!! Sudah aku akan masak, kamu mandilah segera lalu bangunkn keenan" kata Salsa sambil keluar kamar..


Saat sarapan bersama...


"Pagi bu Dokter Cantikku" sapa Khania


"pagi sayang"


"pagi bang, pagi anak ganteng" sapa Khania ke Vano dan keenan


"Morning anty cantik" kata Keenan...


"Bang aku nebeng sampai perempatan" kata Khania


"lah kamu ga bawa mobil?"


"enggak bang, aku ada makan malam sama klien sama Raffi juga" kata Khania


"bareng kaka aja Dek, habis drop Keenan di sekolah kakak anter kamu sampai depan Hotel" kata Salsa


"oh gitu,, oke deh kaaa dengan senang hatii" kata Kinan


"Ingat harus di antar Supir!!" kata Vano posesif


"ingatanku masih cukup baik mas, akan aku ingat sampai kamu sendiri yang merubah peraturan itu"


Mata Salsa kesal


"gak akan aku rubah" kata Vano


"daddy ga boleh gitu sama mami, kasihan loh mami nanti Sad" celetuk Keena


Kinan dan Salsa terkekeh


"Daddy ga lakuin apapun jadi Mami gak akan Sad" kata Vano dengan pede nya


"itu tadi daddy bilang harus di antar Supir padahal mami pintar menyetir" kata Keena dengan gaya ke kanankannya


Vano mengehela nafasnya kasar


"anak kecil ga tau apa-apa jangan sok tau deh" kata Vano


"sebentar lagi Keen akan jadi besar dan akan tau lebih banyak dari pada Daddy" kata Keenan


"sudah sudah, lanjutkan makannya..." kata Salsa melerai ..


Merekapun melanjutkan sarapan pagi itu, usai Sarapan mereka pergi meninggalkan rumah itu dengan kendaraan dan tujuan masing-masing...

__ADS_1


__ADS_2