
Bogor di Malam hari..
"Kani...kamu pesan satu kamar ini biar hemat ya" kata Dewi dengan gaya ceplas ceplosnya..
Kania terkekeh..
"hemm mungkin, tapi lebih tepatnya sih aku gak mau tidur sendirian di kamar hotel.." kata Khania sambil memainkan ponselnya
" iyaa sii, bakal boring juga kalo sendirian" kata Dewi
"nah itu tau, eh kita makan malam disini aja ya wi, di luar ujan tuh" kata Khania
"iya disini aja, lagian udah malem.. kamu lupa aku dapet wejangan dari Papa kamu, mama kamu, Calon suami kamu kalo aku harus jaga kamu??? berat loh tugas yang aku emban" kata Dewi dengan seriusnya
Khania justru malah tertawa...
"yaa begitulah mereka, maklum saja ya" kata Khania...
Dewi hanya terkekeh...
Mereka akhirnya memesan makanan sesuai ke inginan masing-masing.. usai makan mereka menyiapkan beberapa berkas untuk besok pagi akan di mulai meeting bersama undangan juga ada beberapa Tander yang ingin Khania ikuti...
-----------
Pagi Hari di Bogor
"eehh ibu cakep bener, ga lagi nyari jodoh kan" kata Dewi melihat Khania usai bermakeup sederhana
"haha sembarangan kalo ngomong!! Aku biasa aja si perasaan deh" kata Khania sambil emnatap dirinya dari cermin
"yaa tumben aja itu make Dress sama blezer, biasanya Rok atau celana buu" kata Dewi Kepo
"sengaja biar ga bawa banyak baju, pake yang simple" kata Khania sambil mengangkat kedua alisnya..
"itu antara simple sama malas si" kata Dewi
"Udah ayo cepet kita sarapan di bawah, baru kita ke ballroom atas" kata Khania
"iya bentar moles muka dulu"
Kata Dewi yang sudah berada di depan cermin...
Setelah Bersiap mereka menuju restoran hotel untuk sarapan.. Setelah itu baru mereka menuju Ballrom..
__ADS_1
Khania sempat grogi, ini kali pertamanya semlama ia bekerja menggantikan ayahnya..
support dari keluarganya sungguh membuat Khania dengan pede melangkah...
begitu juga dengan Raffi yang terus memberi dukungan untuk Khania..
Selama 3 jam mereka berada di dalam Ballrom itu.. Entah Khania akan memenangkan tender itu atau tidak, keputusan ada di malam hari nanti..
Usai acara Khania menuju Kamarnya bersama Dewi untuk mengistirahatkan tubuhnya yang sangat lelah itu...
Saat sedang berjalan menuju Lift terdengar seseorang memanggil namanya dengan embel-embel Wijaya...
"Khania Wijaya"
Khania dan Dewi menoleh ke arah sumber suara, Khania memicingkan matanya seolah berfikir siapa yang memanggil namanya..
"maaf siapa ya? Kata Khania sopan
"saya Kemal, hemm saya pernah beberapa kali bekerja sama dengan wijaya's hotel, nah kali ini saya mau bekerjasama lagi, bisa kita bicara??" kata Pria itu langsung ke poin nya
ini cowok ga ada basa basinya banget sih..
kata hati Khania..
"iyaa, saya beberapa kali bekerjasama dengan Hotel anda tapi berhadapan langsung dengan Pak Banu Wijaya.. Beliau pernah bilang kalo dalam waktu dekat kepemimpinanya akan pindah alih ke anak Bungsu nya" kata Kemal
"oh begitu... " kata khania sambil berfikir dan menganggukan kepalanya
"bisa kita berbincang? Sambil makan siang" kata Kemal
Khania menatap Dewi, Dewi seolah enggan berkomentar..
Khania berfikir jika Kemal rekan kerja Ayahnya maka tak ada salahnya jika menerimanya lagi menjadi rekan kerjanya...
"baik, di resto hotel saja ya.. Dan tentunya sama sekertaris saya" kata Khania sambil menoleh ke arah Dewi...
Kemal pun mengangguk...
Di resto Kemal menjelaskan beberapa proposal yang ia bawa..
Dengan teliti Khania membuka dan membacanya..
Kenapa dia sudah se siap ini,, apa ini udah dia rencanakan sebelumnya?
__ADS_1
Kata Khania dalam hati..
"maaf Pak Kemal, apa acara Pelatihan sekaligus Gathering ini pakai EO atau sekedar Panita dalam saja?" tanya Khania
"Biasanya kita pakai EO, karena kita memilih Dunia Fantasi untuk acara hiburannya maka saya akan mencari EO di Jakarta Saja..." kata Kemal sambil menatap Khania
Khani mengeluarkan sebuah kartu nama..
"ini EO kepercayaan saya saat ini, ada beberapa lainnya tapi saya lupa bawa kartu namanya... " kata Khania sambil tersenyum dan memberikannya ke Raffi...
Dasar ibu boss, pinter juga nyariin job calon laki nya, biar bisa duaan muluuuk... best couple lah yaaa!!
dalam hati Dewi..
"baik akan saya hubungi... Nanti perincian biaya bisa di kirim lewat emal atau kita ketemu ya? kata Kemal
"munhkin email dulu ya pak, kalo sudah deal baru kita nertmu untuk TTD perjanjian .." Jawab Khania..
"baik, tapi saya ingin penginapan nya di hotel utama" pinta kemal
Khania sedikit aneh dengan permintaan kemal...
"loh tapi dari segi lokasi tempat hiburan dan hotel utama jauh, saya malah berfikir untuk di hotel cabang yang lebih dekat dan efisien" kata Khania
"saya sudah sangat sering membuat acara pelatihan, seminar dan lain hal di hotel cabang, kali ini biar saja di hotel utama" kata Kemal
"baik kalo begitu, saya akan memberi kabar paling lambat tiga hari.." kata Khnia
"baik terimakasih,,, mari mari silakan dimakan" kata Kemal yang telah memsan beberapa menu makanan yang kini sudah terhidang di meja...
Khania dan Dewi pun mengangguk.. mereka menutup berkas yang sebelumnya tergeletak di hadaannya, lalu memulai untuk memakan makan siang gratis mereka...
Cantik!
Dalam hati Kemal memandang wajah Khania...
Khania Asik saja makan Tanpa sadar sejak tadi Kemal telah memperhatikannya.. Malah Dewi yang memperhatikan gerak- gerik kemal sejak tadi merasa Risih karena Ia menatap Khania penuh arti....
muka - muka kucing kelaperan nii kayaknya...
dalam hati Dewi...
**********
__ADS_1