Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 138


__ADS_3

"mass sudah pulang yaa... maaf aku ketiduran.."


kata salsa melihat suaminya sudah merebahkan badannya di sampingnya


"gak apa sayang... maaf aku membangunkan mu!!" kata Vano merapihkan rambut isterinya


"enggak apa... kamu udah makan malam?"


salsa dengan lembut mengusap pipi suaminyaa


"udah tadi bareng sama papa..." Vano segera menggambil tanggan salsa di pipinya lalu mengecupnya berkali kali...


"oh gitu.. aku lihat keenan dulu ya mas" kata salsa kemudian bergegas ingin turun kasur.. namun di tahan lengan salsa oleh Vano


"gak perlu, dia udah tidur tadi sama aku" kata Vano tersenyum


"makasih masss! cupss! kata salsa kemudian melayangkan kecupan hangat di bibir suaminya


"jangan lakukan itu sayang, ujang masih puasa nanti dia ngamuk" kata Vano dengan muka sedihnya


"hahaha maaf maaf , hmm bisa kamu cerotakan tentang si uler karet?" kata salsa sambil twrtawa terbahak bahak...


Vano pun ikut tertawa dan langsung menceritakan kejadian kejadian yang membuatnya merasa menang...


sampai akhirnya mereka tidur dengan lelapnya....


******


*****


****


***


**


*


**Tiga Bulan berlalu...


S**alsa san Vano kini kian semakin mesra.. satu minggu lagi Salsa akan kembali praktek di Rs.. sudah ada Baby sister pula yang telah mereka pekerjakan satu bulan terakhir ini...


Devano Wijaya..Hidupnya kian bahagia dengan keberadaan putri kecilnya yang sungguh menggemaskan...


Vano kini banyak berubah, ia semakin terlihat banyak menebar senyum, semakin ramah, dan sudah semakin pandai mengkontrol emosinya... Meskipun rasa cemburunya masih sangat berapi api kala isterinya dekat dengan laki laki sekalipun itu abang ojeg online...


Malam ini Salsa diminta Vano untuk ikut ke acara kemenngan atas menangnya tender Internasional terbesar Vano...


Vano mengundang seluruh karyawannya untuk menghadiri acara syukuran itu di sebuah ballrom terkemuka di Jakarta..


Tanpa membawa anak anak Vano dan Salsa akan pergi.. karena acaranya memang malam hari...


"massss..." panggil Salsa ke suaminya..


Vano menoleh.. matanya terbelatak melihat isterinya yng begitu anggun dengan balutan drees merah maroon selutut yang membuat lekukan tubuh tertentu isterinya tampak namun tetap dengan sisi kesopanannya...


Rambutnya yang di ikat kode dengan poni bak anak kecil itu semakin membuat Salsa seperti anak usia 20 tahunan...

__ADS_1


"sayang kamu cantik banget" kata Vano sambil meneguk ludahnya dengan sulit..


"mass ihhh, aku gemuk yaa, ga cocok pakaiannya..." kata salsa tak oercaya diri merasa dirinya semakin gemuk


"gemuk dimana nya sayang, kamu ga keliatan gemuk kok" kata Vano..


yaa memang ga terlihat gemuk, tapi memang payudara salsa nampak lebih besar berisi...


dn bagian lengannya memang sedikit kurang proposional namun tak juga bisa di katakan besar... hemm montok kencang lah yaa...


"ihh ini liat deh mas, ini lengan aku gede deh.. aku ga pede takut kamu nanti di ejek karyawan lain..." kata salsa cemberut


"hahahha mana ada begitu si sayang... enggak akan lah, mana besar sih kamu berlebihan.. percaya ama aku kamu ga keliatan gemuk, tapi kamu keliatan Sexy!" kata Vano yang berbisik berkata bahwa salsa sexy hihi


"heuh gombal! yaudah kalo kamu ga malu, aku pake sepatu dulu" kata salsa berlari kecil ke arah lemari sepatunya...


Salsa semakin mempesona mengenakan higheels lancip lima sentinya..


setelah bersiap mereka pun berangkat menuju Ballroom tersebut..


Ada Sandi juga Nadyaa, dan tentu saja ada kedua mertua Salsa di sana...


Setibanya disana.. tentu Vano menjadi pusat perhatian para karyawannya, dengan menebarkan senyuman nya ia melangkah dengan menggandeng isterinya yang juga tak kalah ramahnya...


Vano dan Slasa bergegas menuju lokasi VIP yang hanya di khususkn untuk petinggi perusahaan...


"Sayang kenalkan ini Rafi sekertaris baruku,, Raffi ini isteri saya..." kata Vano kepada Salsa dan Raffi...


"selamat malam Nyonya.. saya Raffi.. senang bertemu dengan Nyonya..."


"malam jugaa.. selamat bergabung, semoga kamu tahan dengan sikap dan sifat suami saya" kata salsa terkekeh...


"nah sayang ini, hafiz sekertas nya si Sandi... "


"selamat malam Nyonya, senang bertemu dnegan Nyonya"


"hay selamat bergabung ya... oh iya kalian jangan panggil saya nyonyaa.. setua itu kah saya? hmm" kata salsa cemberut.. semwntara kedua orang itu bingung harus memanggil Salsa dengans sebutan apa...


"panggil isteriku Nona aja.. dia emang anti sama panggilan Nyonya.. maklum dia nikah sama om om" kata Vano yang kala itu meledek isterinya...


"enak aja! mana mau aku sama om om, ihhh!!!" kata Salsa kesal , namun justru membuat orang orang itu tertawa...


tak lama Sandi dan Nadya pun datang...


"saaa" sapa Nadya


"naddd, kamu gabawa Ray?" tanya salsa sambil mencium pipi kanana kiri...


"ngga saa acara malam gini, bisa rewel dia.. keen dan kinan jg ga di ajan kan?"


"hehe nggak lah"


Rafli dan Hafiz menatap heran dua wanita itu yang sangat akrab... padahal jelas Sandi adalah Bawahan dari Vano..


"jangan memandangi istri kami begitu, mereka memang sahabatan sebelum manjadi isteri kami dan gak ada istilah istri atasan bawahan bagi mereka" ucap Vano terkekeh...


Sandi, Nadya dan Salsa menatap dua sekertaris baru itu dengan senyuman sumringahnya...

__ADS_1


Acara pun di mulai, Vano selaku CEO memberi sambutannya secara singkat padat dan jelas.. setelahnya di lanjutkan oleh Pak Banu Wijaya, beliau juga memberi sambutan serta selamat atas pencapaian Perusahaan yang begitu meningkat selama 5 tahun ini..


setelah acara sambutan, kini tinggalah acara bebas, para karyawan bebas untuk makan minum sepuasnya, ada juga hiburan orkestra untuk memeriahkan acara ini, terdapat doorprise juga untuk menyenangkan hati para karyawannya...


Sebenarnya dengan senang hati dan bangga jika salsa di perbolehkan menyumbangkan lagu, namun karena Vano tak ingin Salsa dipotret atau di rekam banyak orang nantinya maka Vano tidak mengizinkan...


Salsa pun kemudian memahami maksud Vano yang melarangnya itu.


Pukul 11 malam Vano dan salsa bergegas untuk pulang meskipun acara belum selesai.. mengingat mereka meninggalkan Kinan yang masih tiga bulan, rasa khawatir Salsa cukup besar kala itu...


Dalam perjalanan Pulang...


"mas aku boleh tanya sesuatu?" kata Salsa sambil merebahkan kepalanya di dada bidang suaminya...


"apa? jangan yang susah aku males mikir" kata Vano meledek isterinya yang nampaknya akan membicarakan hal serius...


"masalah sekertaris baru mu.. Raffi, aku mau kamu ceritakan tentang dia.. karena aku tau kamu ga mudah percaya sama orang" kata salsa dengan seriusnya...


"ohh.. tenang, dia sudah di selidiki oleh orang orangku, termaksud Hafiz... Raffi itu asli cirebon dia dapat beasiswa di UI, di cerebon orang tuanya punya usaha warung makan empal gentong, dia sangat tekun, rajin, dan jujur... aku sudah mengetesnya berkali kali... doakan semoga dia cocok seterusnya jadi sekertaris aku.." kata Vano sambil memainkan rambut Isterinya helai demi helai


"Ooo syukurlah mas.. soalnya aku melihat matanya sangat tulus menghormati kamu sayang" kata salsa sambil mengusap dada Vano dengan jarinya


"eheemmm"


kata Vano berdehem cukup keras


"jangan memancing ujangku syang, atau aku tak akan mengampuni mu malam ini"


kata Vano berbisik pelan pada Salsa karena takut ketahuan Pak sanusi...


mendengar bisikan itu salsa langsung menjauh dari suaminya, memojokan badannya ke arah jendela smbil tersenyu. jahat Pada Vano....


Sampai di rumah,


"sudah tiga bulan sayang, mas udah ga tahan bersolo karir terus" kata Vano setelah selesai mandi..


melihat suaminya yang begitu tersiksa menahan itu semua.. Salsa yang lebih dulu menyelesaikan mandinya segera menghampiri Vano, ia melingkarkan tangannya di leher suaminya..


dengan berani Salsa menciun bibir suaminya, mendapati aksi agresif Salsa Vano pun tidak tinggal diam...


ia langsung saja mencumbui isterinya sampai mereka sama sama mencapai puncak kenikmatan...


*


*


*


*


**hay teman teman.. makasih sudah dukung aku dengan like, komen dan Vote kalian... Terimakasih banyak aku ucapkan atas kesetian kalian menantikan lanjutan cerita ini...


Btw aku sudah UP novel kedua ku, tapi masih dalam proses Review ... entah sampai kapan si selesai di Reviewnya huhuu...


Total si udah dua hari yang lalu aku Up.. apa selama itu yaa??? sedih ku tuhhh...


diakan secepatnya yaa... HAPPY READING. THANKYOU SEMUA.. I LOVE YOU 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘**

__ADS_1



__ADS_2