
Tak terasa libur honeymoon dinda dan dion sudah berakhir, sudah seminggu mereka kembali ke dalam negri. beraktifitas seperti biasa, kini dion dan dinda tinggal dikediaman kakek herman. hari ini dion akan berangkat kerumah sakit seperti biasa, dinda menyiapkan keperluan dion.
"sayang, hari kamu mau keperusahaan dulu atau langsung ke rumah sakit bersama ku?" tanya dion
"aku mau keperusahaan dulu mas, mungkin aku gak kerumah sakit hari ini, aku masih banyak pekerjaan yang harus aku urus" jawab dinda sambil membantu dion merapikan kemejanya.
"oke, nanti kamu diantar irfan kan?? mas gak bisa antar kamu sayang, mas ada operasi pagi ini" ucap dion sambil mengelus pipi milik istrinya.
"iha mas, gak papa, mas hati2, nanti jangan lupa makan, oke" jawab dinda
"oke, ayo kita turun ,kakek sudah menunggu kita untuk sarapan" ajak dion
Mereka keluar kamar menuju meja makan, disana dion disambut kakeknya yang sudah menunggu untuk sarapan bersama.
"selamat pagi kakek" ucap dion dan dinda
"pagi sayang" jawab herman
Dinda mengambilkan nasi goreng untuk dion dan herman, dinda melayani suami dan kakeknya dengan begitu telaten, itu yang membuat dion semakin sayang sama istrinya.
"dind, ada yang mau kakek bicarakan sama kalian berdua" kata herman
"apa itu kek??" tanya dinda
"mungkin beberapa hari kedepan kakek harus ke london, kakek harus meninjau perusahaan kakek yang ada disana, jadi kakek titipkan HS grup pada kalian, dan dion kakek titip cucu kesayangan kakek padamu jangan buat dia sedih!" tegas herman
"siap kek, kakek gak perlu khawatir, aku akan menjaga istriku ini!" jawab dion
"apa kakek akan lama dilondon??" tanya dinda
"ya kalau urusan kakek sudah selesai kakek akan segera kembali sayang" jawab herman sambil mengelus puncak kepala cucu semata wayangnya
"kalian segeralah punya anak, jangan hanya satu kalau bisa yang banyak, berikan kakek ini cicit, biar kakek bisa menikmati masa tua kakek bersama cicit2 kakek, kakek dulu menyesal tidak ada sewaktu kamu kecil dind??" ucap herman sambil berkaca-kaca
"kakek..." kata dinda sambil menggengnggam tangan herman, memberi semangat pada pria yang umurnya sudah 50 tahun, tapi masih segar bugar,
__ADS_1
"ingsya allah kek, kami akan segera memberi kakek cicit, kakek doakan saja semoga allah segera mberi kami anak" ucap dion
Herman tersenyum pada kedua cucunya, dia akan begitu bahagia kalau dinda segera diberi momongan tapi apalah daya, tuhan belum memeberi dinda momongan, yang dia bisa lakukan hanya doa yang terbaik untuk cucunya.
Mereka memyudahi sarapan mereka, dion berangkat kerumah sakit, sedangkan herman ke HS grup dengan bima, dinda ke AD grup bersama irfan. didalam perjalanan dinda kepikiran akan keinginan kakeknya supaya segera memberi beliau seorang cicit, ada sedikit rasa sesak yang dirasakan dinda, dia tau semua tergantung pada tuhan yang maha kuasa.
Dinda memasuki kantornya disambut ramah para pegawainya, dia naik kelantai atas, dinda langsung memasuki ruanganya, tak lama rendi mengetuk pintu ruanganya.
tok...tok...tok....
"masuk"
"pagi honey baneyy sweetyy kak rendiii, ihhhh kangen gue sama adek yang satu ini!" ujar rendi gemas
"apaan sih kak! bawa apaan tuh banyak bener" ucap dinda sambil memperhatikan berkas2 yang dibawa rendi
" kamu itu amnesia atau apa! ini srmua berkas harus kamu periksa dan tanda tanganin. btw gimana nihh honeymoon nya, si dion hot gak!" goda rendi sambil menaik turunkan alisnya
"apaan sih, omess nih masih pagi jugaa! makanya nikah! biar tau rasanya nikah!" dengus dinda
"yaelah dek, bang rey aja belom ngpain nyuruh aku dulu yang nikah!"
"masaaakk siapa kak! ucap dinda antusias, suara dibalik pintu mengagetkan merek berdua
"jangan dengerin nih bocah sialan dek!" ucap reyhan tiba2
"astagfirullah bang, kak reyyy" dinda dan rendi terlonjak kaget
"helehh tumben lu bocah nyebut, biasanya aja anjirrr atau apalah!" jawab rey sambil menimpukan nerkas dikepala rendi
"Anjirr sakit bang!" dengus rendi, dinda sudah terbahak melihat rendi kesakitan.
"nih bu bos, dicek yahh, hasil kerja kita selama bu bos tinggal honey moon, btw udah ada kabar belum tanda2 gue punya keponakan!" tanya reyhan.
dinda mendengar pertanyaan itu membuatnya sedih, teringat akan ucapan kakeknya yang ingin segera menimang cicit reyhan dan rendi menyadari eksprei muka dinda yang murung mereka segera menghibur bu bos kecilnya itu.
__ADS_1
"honeyy, udah jangan pukirin itu dulu, nikmati aja dulu, lagian kalian belum lama nikah kan, dan juga kamu sama dion kenal juga gak lama, pacaran aja dulu, nanti lama2 anak akan hadir tanpa diminta, tuhan itu ngerti kok honeyy" ucap rendi
"iya dek, maafin kak rey yahh, udah jangan banyak mikir, selesaiin pekerjaanmu itu, kak rey tinggal dulu, bentar lagi harus meeting dengan client" tambah reyhan dan meninggalkan dinda dan rendi.
"udahh, ehh kak rendi belum selesaii nih cewek yang lagi dideketin sama bang rey, kamu mau tauu gak??" ucap rendi coba mengalihkan pembicaraan
"iya siapa kak??" jawab dinda
"namanya dokter dita, dia dinas di rumah sakitnya dion kalau gak salah" ucap rendi sambil mengingat2
"hah dita??? dita puspita maksut kak rendi??" jawab dinda kaget
"gak tau juga sih nama lengkapnya, mereka pertama bertemu waktu resepsi pernikahan mu, waktu itu dia yang nemenin bang rey" ucap rendi
"hahahahaha dinda ingat, dulu kak rey emang pernah bertemu sekali sama kak dita, waktu dia jemput aku dikampus, wahhh emang jodoh nih hahahaha bisa aku goda nih si dita" jawab dinda
"oooo gituuu, ya sudah aku mau keruanganku, mau nyelesaiin pekerjaanku dulu, selesaiin tuh ntar kalau udah kelar hubungin gue! okee honeyh byeee" ucap rendi sambil meninggalkan ruangan dinda
"dasar aneh! ya allaahh banyak benerr pekerjaan inii, gue disiksa sama kak rendi dan kak rey!" ujar dinda.
Dinda segera memeriksa berkas2 di mejanya, berharap segera selesai tepat waktu agar tidak lembur, dia sebisa mungkin pulang sebelum suaminya pulang, agar bisa menyambut dion, meskipun tak menyiapkan makan buat dion, karena sudah ada yang mengaturnya dirumah herman, dinda hanya perlu menyambut suaminya pulang, agar tak terjadi miscomukasi oada rumah tangga mereka..
.
.
.
.
.
.
Hai kakak segitu dulu yaa,,, maaf saya kurang enak badan jadi sedikit upnya, semoga cepat sehat biar banyak upnya😊
__ADS_1
jangan lupa like, coment dan vote nya yaaa
maaf kalau masih ada typo😊😉