Dokter Cantik

Dokter Cantik
28


__ADS_3

Langit cerah...matahari sudah mulai meninggi..... adinda bersiap menjemput ayah dan bundanya di bandara...pasaalnya sekarang hari akan di langsungkan acara tasyakuran buat dinda.....semua orang sibuk kesan kemari...... untuk mengurus keperluan nanti malam......


mulai dari petugas dekor....catring..dan lainya sudah sibuk...dinda diantar oleh bima menuju bandara....... seteleh 15 menit perjalanan dinda dan bima sudah sampai bandara....... dinda melambaikan tanganya pada ayah dan bundanya...


mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah om farhan karena ayahnya ingin betangkat dari rumah om farhan......


"asslamualaikum om farhannnn....." teriak dinda


"waalaikum salam....ya ampun kakak........ bisa ke Tht ni om kak..." farhan


"hahahahha lebay amat om.....suara kakak tuuhh merdu tauu......" jawab dinda


"iya dehh..iyaaaa........om salah kakak benar.....ayo masuk......kak firman dan mbak maya istirahat aja dulu pasti kalian capek....."ucap farhan


"oke... kamu emang adik yang perhatian han....." ucaap firman


"elehhhh...... tumben muji kamu kak....!!" jawab farhan


"om...claris mana...udah kangen sama dia aku om..." dinda


"ya masih sekolah donk kak.....oh ya mau minum apa om buatin..tante sedang keluar ada acara...."


"pantesan sepi...bu komandan gak ada......om.....dinda pingin tinggal disini lagi.....??"


"emmmz emang boleh sama kakek mu kak...." tanya farhan


"uang pasti gak boleh om hahhaaha..." dinda


"dasar...!!" farhan


"udah ah...dinda pulang dulu ya om...bilangin ayah sama bunda..dinda balik dulu...ntar kakek khawatir....dahh om...asalamualaikum....." diinda


"ya...waalaikum salam...dasar anak itu yah.....gak berubah..." jawab farhan


mobil melaju menembus jalanan ibu kota...dinda terdiam memikirkan nanti malam apakah ryan akan datang ke acaranya...pasalnya dari kejadian itu dia tidak pernah sekalipun menghubungi ryan...meskipun ingin sekali.... bima yang menyadari perubahan sikap nona mudanya dia memberanikan diri untuk bertanya...


"nona muda....apa yang anda fikirkan...."tanya bima


"oh..tidak ada kok om.....kenapa emang...." jawab dinda


"tadi saya perhatikan nona sewaktu bersama tuan firman dan keluarganya begitu ceria dan semangat..tapi sekarang anda lebih diam..apa anda tidak senang tinggal bersama tuan herman nona...??" bima


"tidak kok om..bukan itu.....dinda senang banget om....kakek begitu menyanyangiku...aku pun begitu..." dinda


bima tersenyum lega mendengar perkataan dinda....jadii tebakan bima benar yang membuat dinda sedih pasti ryan.....

__ADS_1


saya berjanji nona kalau si brengsek itu berani membuat anda menangis lagi akan kuhancurkan perusahaanya.....batin bima


mereka sampai di rumah herman yang sangat ramai saat itu..herman menyambut cucunya didepan pintu...


"asalamualaiku kakek..."ucap dinda sambil menghambur dipelukan sang kakek


"walalikum salam sayang...," herman tersenyum dan membalas pelukan dinda


"ada yang kakek mau omongin sama kamu...ayo ikut kakek..." herman


"ada apa kek..." dinda


herman tidak menjawab dia membawa dinda ke kamar dinda...dinda kaget melihat begitu banyak gaun dikamarnya yg sudah terjajar rapi...


"kakek.....ini semua...."


"iya kamu pilih aja sayang..yang kamu suka untuk dikenakan nanti malam.." herman


"terima kasih kek...dinda syank kakek...."ucap dinda


"oooh ya..tadi katanya ada yang mau diomongin apa kek..." timpalnya lagi


"nanti malam kakek akan mengenalkanmu sama sahabat kakek...dia mempunyai cucu yang hebat..dia juga seorang dokter...kakek harap kamu mau mengenalnya..." herman dinda tekejut.....


"kakek mau jodohin kamu sama cucu sahabat kakek...." herman


"tapi kek......." dinda bingung..hubungan nya sama ryan tidak jelas..apakah dia putus atau belum soalnya masih belum ada kata lurus diantara dinda dan ryan.....


"kenapa..apa kamu sudah punya pacar .." tanya herman...dinda bertambah bingung mau jawab apa....


"belum kan...bagus..biar kakek urus perjodohanmu....!!" herman


"ya sudah kakek mau kebawah lihat persiapanya..kamu istirahat aja dulu nanti biar fress..." herman pun meninggalkan kamar dinda


*ya allah...aku harusss apa.....????


🌜🌜🌜🌜🌜*


hari sudah mulai malam.....tamu undangan sudah mulai berdatangan.....tak terkecuali agil dan syfa yang sudah datang..mereka menginap dihotel..... syfa dan agil memyapa firman dan keluarganya


"selamat malam om firman...tante maya dan kak bayu..." syfa


"malam syfa...kamu kesini sama siapa...??" tanya maya


"oh ini dokter agil tante...teman dinda juga...oh ya tan dinda dimana kok belum kelihatan...." tanya syfa

__ADS_1


"ohh..mungkin sebentar lagi turun masih dimake up..padahal dia paling anti sama make up..." ucap maya


"iya ya tan...." syfa mereka tertawa pasalnya mereka mengetahui kalau dinda susah kalau diauruh make up apalagi yang tebal-tebal..


herman menggandengkan tangan dinda di lenganya....semua mata tertuju pada dinda....semua para tamu undangan terpana melihat kecantikan dinda.... herman mulai memperkenalkan dinda kepada para kolega bisnisnya..... dinda menangkap sosok yang tak asing dia meminta izin kepada kakeknya untuk menemui sahabatnya yang mengobrol bersama ayah dan bundanya....


"syfa........"teriak dinda


"ya allah..pangilng gue lihat lhoo yemmm..sumpah cantik banget loe din..."


"siapa bilang gue jelek..dari lahir gue emang cantik fa...baru nyadar loe...." dinda


"ck...iya ya.....loe emang cantik tapi banyakan gue..hahahahhaah..."syfa


mereka disana tertawa bercanda ria...sampai bima memanggil dinda agar menemui kakeknya.....didna berpamitan sama syfa dan agil... dinda berjalan menemui kakeknya yang sedang mengobrol dengan seseorang......


"kakek manggil dinda......" dinda


"iya sayang kemarilah....kenalkan ini sahabat kakek..beliau jendral TNI yang sangat disegani....." herman


"selamat malam tuan..." sapa dinda


"jangan panggil saya tuan...panggil saya opa hadi....." jawab hadi purwanto


" baik opa...." jawab dinda


" dinda ini kenalkan putra saya dan istrinya...." hadi


"lhooo om sama tante......." dinda kaget pasalnya dia kenal dengan putra dan menantunya opa hadi...


"dinda....kamu disini...." tanya nadia..


"lho kalian sudah saling kenal......??" tanya hadi


"iya opa...beliau komandanya om saya....." jawab dinda...


"ohhhh om kamu juga seorang prajurit....." hadi


"iya...abang saya juga...."polos dinda


ditengah-tengah mereka mengobrol seorang pria dengan balutan jas hitam melekat yang pas ditubuhnya mendekat dan menyapa mereka.......


hayooo...siapa kah ituuuuu......?????


hai kakak kakak jangan lupa like dan coment...vote juga yaa..yang banyak heheheheh😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2