Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 122


__ADS_3

Pukul 20.30 di sebuah Hotel mewah...


Tok..


Toook


Tokkkkkk


*ontime juga wanita ini... dalam hati Vano, kenudian Vano membukakan pintu


"sayanggg......." kata Lea...langsung menyambar masuk, memeluk Vano dengan cepat...


Vano telah berada di sebuah kamar hotel yang cukup mewah, semua sudah di atur sedemikian rupa oleh Sandi dan beebrapa anak buah Pak Banu, bahkan sudah di pastikan Lea tidak mebgetahui tentang ini, karena semua sudah benar benar matang dan menggunakan orang orang hebat.. terlihat beberapa perekam suara serta camera terpasang secara tesembuyi di sudut tertentu.


"duduk lah" kata Vano dengan sedikit malas dan ingin sekali marah karea di peluk sangat erat...namun kemudian pelukan itu pun berhasil di lepaskan Vano


"sayang.. Jangan ketus gitu dong" kata Lea mulai menghampiri Vano


Lea mulai berani menyentuh Vano tanpa ada perlawanan dari Vano, meski ya Vano sangat jiji mendapat perlakuan itu...


*sialan lo van! Enak lo di belai belai gue engap banget disiniii... Kalo bukan karena persahabatan bini kita gua ogah begini van.. Sumpah


Kata Sandi yang mengumpat di dalam lemari sambil menguping... ia dengan jelas melihat lea yang sedang asyik membelai Vano tanpa ada perlawanan itu.


"minum lah, kita perlu bicara" Kata Vano sambil menuangkan minuman memabukkan itu ke gelas..


"cherrsss sayang" kata Lea dengan semangatnya...


*cih! Dia bilang hamil tapi mau gue ajak minum! dalam hati Vano yang hanya menempelkan gleas ke bibirnya, alias pura pura minum...


*wah siluman badut bilangnya bunting, kok minum.. Bunting anak cacing kali lu yaaa


Kata Sandi dalam hatinya...


Vano pun meladeni Lea dengan sabar..


Setelah Lea cukup banyak minum mulai bertingkah tak wajar, semakin mendekati Vano berusaha membuka bajunya namun Vano tahan....


"kita masih harus banyak bicara, tahan lah dulu" kata Vano dengan nada yang sangat maniss


"bicara apalagi sayang...aku sudah sangat panas" kata Lea


"hemm sabar lahh,, oh iya bagaimana keadaanmu? Apa benar kau hamil???"


"hemm tentu tidak, aku takut hamil, nanti badanku rusak kamu jadi ga suka sama aku" kata Lea yang sudah di ambang kesadaran...


DENG DENG!!!


*hemm kena loo siluman badut!!!! Kata Sandi kesal dalam hatinya...


"iya aku ga suka kalo badan kamu jelek... Oh ya apa kita pernah melakukan itu??" kata Vano memancing


"haha tentu tidak sayang, mana mungkin! Malam itu aku sedang datang bulan, lagi pula bisa bisa kekasihku Samuel bisa marah" kata Lea polos


"terus kenapa kamu bilang hamil pada semua orang?" tanya Vano


"hemm karena aku masih cinta kamu, aku juga mau balas dendam sayang" kata Lea semakin menggila mulai menciumi Vano


*Van lo bakal bener bener di talak kalo salsa liatttt, menjijikann!


*kesematan dalam kesempitan banget siluman badut!! Kalo bini nya tau, abis lu di cakarin!


"dendam, dendam apa?"


Tanya Vano membalas belaian wanita itu


"hemm kamu telah menghancurkan Tuan Salman, dia adik nya papa aku, kamu kenal kan papa aku? Aku baru bertemu dia saat mama meninggal dan dia bisa kasih aku segalanya termaksud kepopuleran ini... tentu saja dengan imbalan yaitu menghancurkan kamu Hahahahaha" kata Lea semakin hampir tak sadar itu


"lalu kenapa kamu kembali ke indonesia? Apa hanya untuk membalas dendam?"


"iya, sekalian aku melihat kampung halaman ku ini, ternyata tak begitu asyik aku ga bebas disini, tapi untung ada kamu sayang, ayo sayang puaskan aku" kata Lea menarik kemeja Vano mencoba membukanya....


"dimana kekasih mu samuel? nanti dia marah"


"ada dia juga membantuku disini... Dia managerku yang mampu memuaskan ku dalam banyak hal... tapi rahasia ya kalo aku masih mencintaimu.. hahaha"


BRAAAKKKKK!!!


tiba tiba Sandi tak mampu menahan dirinya sampai ia terjatuh keluar lemari...

__ADS_1


"SANDI BODOH!!!" kata Vano yang kaget kesal


"sorry Van, kesemutan kaki gue jongkok terus" kata Sandi polos...


"apa apaan ini.. Kalian sengaja jebak aku???" kata Lea dengan sedikit kesadarannya


"kamu kalah Lea! Terimaksih atas kejujuranmu" kata Vano yang kemudian mengambil beberapa camera dan bergegas pergi...


"Breng*eekkk!!!!"


Teriak lea


begitu juga dengan Sandi...


"Bye siluman badut!! See u in buuuuuiii" kata Sandi sambil berjalan keluar bersama Vano


Dengan Cepeat Lea meraih sesuatu di dalam tasnya lalu mengejar Vano dan Sandi dengan keadaan berjalan pun terombang ambing...


"Vanooooo"


Slllleeppppp


"aaaaaaaakkkkhhhh sial**nn!!!


Vano terkena Tusuk bagian bahu belakang oleh leaa.


Braaakkkkk!!! Seketika Lea pun tersungkur ke lantai karena pingsan efek minuman beralkohol itu...


"Vannn, ya tuhan.. Ayo Van segera ke rs" kata Sandi cepat memapah Vano...


Beberapa pengawal yang berada di balik tembok lorong segera berlarian menghampiri Vani, sungguh di luar dugaan mereka semua jika Lea mampu melakukan hal itu...


"bawa wanita itu ke kantor polisi, siapkan mobik cepat" kata Sandi sambil berjalan menuju lift...


Dan segera membawa Vano ke Rs terdekat...


Beberapa orang suruhan pak Banu langsung menghubungi pak Banu...


**********


Di kediaman Salsa...


"nanti daddy kesini sayang, sekarang keen bobo ya sama ka putri" kata Salsa


"yuu aunty temenin" kata Khania


"ayo aunty, tapi gendong yaa" kata Keenan dengan manja...


Keenan bersama khania dan putri beranjak ke kamar mereka, di temani juga oleh bi Inah..


Sementara para orang dewasa masih duduk bersama di ruang keluarga...


"saa mau sesuatu?" tanya bu widya


"engga mah, aku hanya sedikit pusing" kata Salsa..


"mama buatin teh jahe ya sayang, mau?" kata bu widya


"ngga mah, Nanti kalo aku aus aku ambil sndiri mah"


"hemm baik lah" kata bu widya pasrah...


"mah papa mau dong teh jahe" kata pak Banu yang sedari tadi di cuekin


"oh papa mau yaaa"kata ibu Widya


"iyalah mah, dari tadi papa di cuekin loh" kata Thania terkekeh


"cemburu ya pah" Ledek Byan


"hehe maaf ya pah" sahut salsa


"hee kenapa minta maaf, papa lagi lebay aja tuh, sebentar ya mama buatin teh jahe buat kalian semua" kata bu widya...


Bu widya pun beranjak dari duduknya...


Salsa pun merebahkan tubuhnya lalu menagngkat kakinya, dengan posisi meringkuk miring...


"pusing ya saa?" tanya Thania

__ADS_1


"iya kak, mulai agak mual juga, maaf ya aku rebahan" kata Salsa


"aku tensi yuk" kata Thania


Salsa hanya mengangguk...


setelah selesai...


"saa rendah loh ini 100/70... Bantu infus aja ya saa" kata Thania


"iya saa, baiknya di infus aja ya" kata pak Banu


"nanti aja kak, aku rasa bentar lagi baikan" kata salsa


GUMPRYAANGGGGGG


suara gelas pecah di dapur...


"mamaa..." thania berlari ke arah dapur...


"maah kenapa"


"mama gapap, tiba tiba aja gelasnya terlepas dari genggaman mama"


"oh yaudah ayo mah kita duduk, sini aku bawian, biar nanti bibi yang bersihin" kata Thania


Tiba tiba Ponsel pak banu berbunyi...


Pak banu menatap Salsa, juga Byan.. Lalu menatap bu widya dan Thania yang baru tiba dari dapur...


📞📞📞📞


Pak banu


"ya halloo"


"..............."


Pak Banu


"baik saya kesana sekarang"


Tut


Tut


Tut


Salsa langsung bangkit dari posisi rebahannya...


"ada apa pah??" kata Salsa cemas


"gapap nak, papa harus keluar sebentar ya" kata pak Banu


"papa tunggu, jujur apa itu kabar dari Vano? Kata salsa mulai merubah posisinya jadi berdiri...


"iyaa, papa harus menyusul sekarang, Byan ikut papa" kata Pak Banu dengan cemas


"salsa tenang lah, Vano baik baik saja...mah papa berangkat, thania jaga lah adikmu" kata Pak Banu kemudian bergegas pergi meninggalkan rumah itu ...


Salsa kemudian semakin lemas, setiap makann yang masuk selalu saja keluar lagi... Waktu ia hamil keenan ia hanya merasa mual di pagi hari, tapi hamil kedua ini sungguh ia bisa mual kapan saja dan dimana saja.....


"saa baiknya kamu di infus deh, kasian bayi kamu, kamu juga jadi lemes karena dehidrasi dan kurang asupan!!" Kata Thania


"iya kak aku juga merasa sangat pusing dan berkunang..." kata Salsa memejamkan matanya...


"mah bantu bawa salsa ke kamar yu" kata Thania..


Bu Widya hanya mengangguk dan bergerak berusaha memapah menantunya..


"dibawah aja mah, di kamar tamu itu. Ga kuat aku kalo ke atas" kata Salsa yang juga sudah sangat lemas ..


"baiklah sayang"


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2