Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 124


__ADS_3

Masih di dalam ruangan perawatan, selepas perginya ibu widya ..


"sayang, maafin akuu.. Aku akan kasih tau semua bukti kalo aku ga salah" kata Vano mengenggam tangan isterinya lalu menciumi tanggan itu...


"iyaaa" jawab salsa singkat


"pasti kamu drop karena pikiran yaa? Maafin aku yaa" kata Vano masih menciumi tangan isterinya


"iyaa"


"hmm Keenan dirumah sama siapa, aku kangen" kata Vano yang sudah bingung harus bertanya aa lagi ...


"bi Inah.."


"sayang kamu masih marah ya?" kata Vano


"nggak" jawb salsa singkat


Vano menarik Nafasnya kasar, Vano makin bingung apa yang harus ia katakan lagi....


sampai akhirnya.....


"aaaaa, aduhh... akkkhhhh" kata Vano merintih kesakitan


"Massss,, kamu kenapa masss, aku panggil dokter yaa"


"gausah gausah gausah aaaaaa" kata Vano mukanya penuh dengan keruta kerutan palsu


"yaa terus apanya yang sakit, kasih tau" kata Salsa yang panik...


"disiniii" kata Vano menempelkan tangan salsa ke dadanya...


Seketika pipi salsa memerah, wajah Vano pun berubah menjadi senyum sumringah...


"mas kamu boong yaa??" kata Salsa kesal menarik tanggannya


"hehe abis kalo ga gitu kamu ngomong nya singkat banget sayang" kata Vano dengan manjanya meletakan tangan salsa ke pipi Vano


"hmmm, terus kenapa kamu sampe opname?" tanya Salsa jutek


"ini ada luka, tapi gapapa cuma 7 jahitan" kata Vano dengan cool


"hah? kok bisa? tanya salsa penasaran


"biasalah sayang namanya anak laki" kata Vano dengan gaya sok kuatnya...


"cih! hemm kalo gitu selamat yaa kamu mau punya anak dua" kata salsa meledek suaminya


"apaan sih! aku kan udah bilang, aku gapernah nyentuh dia, mana mungkin hamil sayang" kata Vano kesal dan jantungnya mulai berdebar lebih cepat takut kalo salsa akan marah lagi..


"ohhh gitu yaa, tapi aku senang kalo kamu punya anak dua mas" kata Salsa


"sayang apaan si aku udah jujur, bahkan aku bisa kasih kamu bukti kalo manusia itu udah bohong sama kita semua" kata Vano kesal dan memalingkan wajahnya ke arah lain..

__ADS_1


melihat ekspresi suaminya salsa sungguh ingin sekali tertawa....


"yaudah kalo kamu ga mau punya anak lagi, nanti anaknya kasih kak Thania aja" kata Salsa


"apaan si gajelas!!!" kata Vano yang semakin kesal...


"mas ih ko jadi kamu yang marah?!"


"ya marah lah, kesel.!!! udah di jelasin berkali kali kalo aku udah sangat jujur sama kamu, aku udah cerita apa adanya sama kamu tapi kamu malah nyudutin aku gini" kata Vano kesal namun berusaha tetap kembut ke isterinya...


"hemm siapa yang nyudutin, aku juga bilang apa adanya kok, emang bener juga kita mau punya anak lagi" kata salsa...


Vano langusng menatap wajah isterinya ketika mendengar kata kita mau punya anak lagi...


"tunggu ... kamu bilang 'kita'??"


kata Vano dengan mimik muka berubah menjadi merona


Salsa hanya memberi anggukan dengan senyum merona nya ...


"kamu hamil sayang??????" kata Vano dengan wajar berbinar binar ...


"iyaa aku hamil mas, mau dua bulan" kata salsa dengan lembut...


"ya Allah... Allhamdulillah... sayang aku seneng bangettt" kata Vano memeluk isterinya yang masih berbaring itu,


salsa pun membalas pelukkan suaminya itu..


tiba tibaa


"ehhh kena yaa, maafff maaff aku ga sengaja" kata salsa yang pelukkanya ternyata menyentuh luka Vano itu.


"iyaaa gapapa, udah gak sakit kok, kan ada kamu" kata Vano menciumi seluruh wajah isterinya.. mengusap perut isterinya.


"jadi dari kemarin mual mual karena dia ya sayang??" sambung Vano mengusap perut salsa


Salsa hanya mwnjawab dengan mengangguk...


"anak daddy, maafin daddy yaa dari kemarin gak peka dan bikin mami sama kamu jadi ga nyaman, sehat sehat sayang, nanti daddy tengokin ya" kata Vano mengusap dan berbicara dengan perut salsa...


"masss, kandungan aku lemah, ga boleh berhubungan sampe 4 bulan" kata salsa pelan


"haaaaahhhhh e m p a t b u l a n?????... aku lemes dengernya sayang, stres aku..." kata Vano dengan muka sedihnya .. ia begitu frustasi mengacak ngacak rambutnya...


Melihat ekspresi suaminya salsa hanya terkekeh, meskipun di sisi lain salsa masih merasakan sakit hatinya terhadap masalah ini, bagaimana tidak meskipun Vano memang tidak melakukan hal haram itu tapu Vano sempat satu ranjang dengan Lea, bahkan Lea sendiri yang melucuti pakaian Vano...


Namun Salsa harus menerima hal itu dan menganggapnya sebagai sebuah musibah dan cobaan dalam rumah tangganya...


Salsa pun menyadari, dari datangnya masalah masalah dalam keluarganya memang tidak terlepas dari apa yang ia punya... paras yang cantik, suami yang tampan tak luput dari godaan lawan jenis yerhadap mereka..


Harta dan tahta yang mereka miliki juga menjadi sebuah daya tarik orang lain untuk bertindak tak baik padanya...


Dan masalah masalah yang ia dan orang lain hadapi berusaha ia jadikan pelajaran hidup...

__ADS_1


atas kejadian itu pun ia jadi semakin mengenal keluarga suaminya yang memang begitu mencintai dan menghargai keberadaanya...


sore Hari di rumah sakit...


Sandi dan Nadya datang..


Sandi datang membawa beberapa informasi terkait Lea...


Kini Lea akan di Bui selama 6 bulan, lalu akan di kembalikan ke Negaranya.. Namun karena dengan uang Mr. Leon berhasil tidak bersalah...


Keluarga Vano kala itu ingin menuntut lebih, namun atas kemuliaan hati Salsa dia ingin menyetop segala urusan dengan mereka..


menurut Salsa mereka hanya perlu di waspadai dan tak perlu di lawan..


Vano dan yang lainnya pun menurut...


Bahkan Vano juga diminta untuk tidak mempermasalahkan kasus tergoresnya bahu Vano oleh Lea... karena urusan itu tentu akan sangat panjang, perlu bukti, visun dll.. menurut Vano itu akan sangat menyita waktunya ..


yang jelas Kini Lea dan beberapa yang terkait Telah mendapatkan hukuman.. terlebih Lea tidak akan mendapatkan Job selama 5 tahun karena sudah ada catatan kriminal...


Malam hari itu juga Vano dan sandi bergegas pergi ke Hotel Wijaya..


mereka pergi guna untuk mengklarifikasi segala sesuatunya, Sudah ada Pak banu dan Byan yang menubggu sejak sore hari di Hotel tersebut...


Konfrensi pers itu memang tidak di beritakan di semua stasiun televisi, hanya stasiun TV khusus iformasi bisnis dan perekonomian saja.. karena sejak awak Lea juga hanya mengincar stasiun Tv teesebut.. yaa meskipun nantinya akan menyebar ke beberapa media lainnya...


Konfrensi itu di mulai, telah duduk Vano, pak Banu, Sandi, dan Byan...


Vano langsung mengutarakan rasa terimakasih kepaada bebrapa pihak terkait yang telah membantunya, lalu ia melabjutkan dengan menegaskan ketidak terkaitannya dengan Lea, Vano juga memberikan bukti percakapan langsung dengan lea kala itu..


Vano juga meminta media untuk tidak membuat buat cerira yang tidak benar, karena Salsa sedang hamil...


hanya itu yang Vano sampaikan, selebihnya Pak banu juga menyampaikan permohonan Maafnya kepada para Investor yang merasa khawatir akan hal ini, namun anaknya Vano telah membuktikan ketidak bersalahannya dalam masalah ini...


merekapun mengelesaikan konfrensi pers tersebut.. Vano bergegas kembali ke Rs untuk bertemu Isterinya... luka Vano memang masih sakit tapi Vano berusaha menahan dan membiasakannya bergerak agar cepat pulih menurut nya....


Sandi, Pak Banu dan Byan masih melakukan strategi untuk kembali menaikan harga saham keluarga Salsa.....


Di Rs..


Vano sudah tiba 20 menit yang lalu, namun masih berbicara dengan dokter Hanum terkait keadaan Salsa.. setelah itu Vano baru bergegas ke kamar, karena ibu Widya sudah kembali ke rumahnya bersama Keenan yang sudah meminta untuk tidur...


"kamu dandan sayang?" kata Vano terkejut melihat isterinya sudah bermakeup ringan meskipun hari sudah menujukan pukul 21.00...


*


*


*


**ada apakah gerangan gaes si salsa makeup malem2??


maaf loh hr ini author kena musibah, kaki author kelindes mobil pas suamik mau keluarin mobil dn ogut sok markirin hahaha nahh jadi harus ke tukangg urut tadi.. , padahal ide ide udah banyak yang nyangkut tp buyar seketika gaess wakakakak

__ADS_1


maaf yaa.. makasih Votenya,like n komennya, kalian cinta cintakuuwwwww 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘**


__ADS_2