Dokter Cantik

Dokter Cantik
Eps. 120


__ADS_3

Anyaa.. tumben dia telfon siang siang gini" batin Salsa....


📞📞📞📞📞📞📞


Anya


Saa, lo dimana? apa pemberitaan itu bener??


Salsa


gue dirumah nya, pemberitan apa?


Anya


apa dirumah lo gak ada Tv?? ko baik baik aja ga si Saa, gue khawatir...


Salsa


Nanti gue telfon lagi, gue turun mobil dulu


tut


tutu


tut


salsa memutus sambungan Telfonnya...


ada apa si anya bilang begitu, ada berita apa si...hmm


tiba tiba ponsel salsa kembali berdering..


*nadya??? apalagi inii... hmm


📞📞📞


Salsa*


yaa Nadh ada apa


Nadya


Sandi baru cerita tentang masalah lo saa, maafin gue baru tau tentang ini, bahkan gue tau dari media duluan hiks hiks hiks


Salsa


apaa?? media sampe tau??


Nadya


apa lo belum lihat sa?


Salsa


belum... nantibgue telfon lagi


tut


tut


tutttt


baru salsa melangkah ponselnya berdering lagi

__ADS_1


mama.. aaaa apalagi iniii yaa Allah...


Salsa


assalammualaikum mahh..


Mama


nak ini papa, papa dalam perjalanan ke tempatmu sekarang, kamu cukup diam di dalam rumah, dalam waktu cepat rumah kamu akan di penuhi banyak wartawan...


papa mohon kamu tenang, papa tau kamu sedang hamil...


tolong hargai omongan papa kali ini...


Salsa


baik pah, keenan bagaimana pah hiks hiks hiks


Papa


Keenan bersama papa dan mama juga menuju rumah mu, ada beberapa pengawal papa juga sudah tiba disana. kamu ga perlu takut


Salsa


baik pah.. terimakasih.. papa hati hati...


tut


tut


tut


Sambungan telfon pun terputus...


mencari apa yang dimaksud oleh kedua sahabat dan mertuanya....


"LEA" kata salsa yang telah menganti beberapa chanel


"aku sedih, aku hamil tapi devano wijaya tak mau bertangung jawab.. padahal disini aku korbannya, bahkan karirku juga terancam karena kehamilanku ini... "


mendengar pernyataan Lea, salsa duduk dengan lemasnya.. bagaimana bisa Lea senekat itu sampai bisa mempublish masalah ini... air mata salsa mengalir... isak tangisnya begitu kasar seolah ia ingin melegakan sesak di dadanya...


bi Inah yang mengetahui itu langsung memeluk Salsa dengan erat, bi Inah pun langsung menangis...


Tak lama kedua mertua Salsa datang...


"mah.. pahhh" kata salsa lirih


pelukan itu di berikan oleh ibu widya yang melihat menantunya begitu hancur...


"bi bawa masuk keenan ke kamar.." kata Pak Banu...


"salsa dengar papa" kata pak Banu..


Salsa dan bu widya melepas pelukan mereka...


"dengar papa Nak... papa mohon maaf atas kejadian ini nak.. papa yakin Vano tidak bersalah, papa akan bantu memulihkan nama baik kalian, papa tau kamu hamil...jaga baik baik cucu papa"


"kamu hamil nak???" kata ibu Widya kaget


"iya mah aku hamil hiks hiks hiks"


"pahh, bagimana kalo mommy dan papi tau, aku takut papi kenapa napa" kata Salsa lirihh

__ADS_1


"tenang saja, mami mu sudah tau, untuk itu dia akan menjaga papimu agar tidak bermain ponsel terlebih dulu.. papa akan hapus semua jejak media tentang wanita busuk itu..."


kata pak Banu...


********


Di Perusahaan Wijaya..


Vano berlarian keluar gedung bersama Sandi..


mereka baru tau kabar itu setelah Nadya memberi tahu Suaminya dan meminta kejelasannya...


dengan cepat Sandi mengambil langkah untuk segera pergi dari kantor sdbelum wartawan menyambanginya...


"Siaalll!!!!! Salsa pasti syok!!" kata Vano


"gue udh hubungin bokap lo, dia akan segera ke rumah mertua lo!!!"


"aargghhhh!!!!!! sekarang kemana jita?" kata Vano yang sangat frustasi..


"kerumah gue.. gue akan jelasin disana apa langkah kita selanjutnya..." kata Sandi


Vano hanya terdiam.. terdiam membisu namun pikirannya berjalan entah kemana...


Kini kediaman Vano, kediama. kedua orang tua juga kediaman mertuanya sudah di kepung banyak wartaman mencari berita tentang kasus pembisnis yang sukses itu...


Di rumah Sandi


tengah ada Nadya, Sandi dan Vano


mereka tengah mendengarkan ide dari Sandi..


Sandi memaparkan dan memberi keyakinan ke Vano bahwa ini akan berhasil....


"gilak!!! lo gatau betapa jijik nya gue sama dia, sekarang lo malah nyuruh gue ketemu bahkan satu room sama dia...." kata Vano kesal


"Sayang apa kamu yakin? apa kamu ga takuf sama Salsa kalo dia tau rencana ini??!" kata Nadya


"duh gampang sayang itu mah urusan belakangan...!"


"gimana Van, lo mau ga?? nanti di dalam room itu gue ngumpet di lemari buat jagain lo biar lo ga kelepasan lagi" kata Sandi sedikit meledek Vano


"sial! mana mungkin gue mau ama cewek kaya gitu" kata Vano...


"hahaa jadi gimana? Deal?! kalo deal gue atur semua supaya malam ini kelar" kata Sandi


"lakuin deh... awas kalo ko ga ada di dalem room itu" kata Vano


"sayang ini bahaya ga si?" kata Nadya khawatir..


"engga. tenang aja , aku kan temen nya si pitung sayang" kata Sandi terkekeh sambil memasang muka penuh arti


"cih! sok imut!" kata Vano


"sirik aje lo,, yaudah gue akan atur semua. lo tenang aja,,, siapin mental aja ya" kata Sandi


*


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2