
Kini langit sudah semakin gelap berhiaskan cahaya bintang dan bulan...
Kini salsa masih berada di Rs untuk masa pemulihan pasca melahirkan...
malam ini Keenan bersikeras untuk ikut menginap di Rs..
karena tak mau jika Keenan kecewa, Salsa dan Vano mengizinkan anaknya untuk ikut menginap...
Pukul 02.00 dini hari, tepat dimana kemarin Salsa merasakan kontraksi yang luar biasa...
Sedih, bahagia, dan Rasa Syukur yang tak henti berdesir di hati Salsa... menatap Ranjang di depannya, melihat suaminya memeluk posesif anak laki-lakinya yang tak talah tampannya... di pandangi pula Kinan yang masih sangat merah terpejam dalan balutan selimut tebal...
Ia kembali mengingat masa lalunya.. masa dimana suaminya mencoba mendekatinya, ia mencoba menjadi sosok lain dalam dirinya demi mendapatkan cinta sejatinya...
aku yakin aku adalah satu dari sekian juta orang yang terpilih... aku adalah orang pilihan yang beruntung...
Tanpa terasa bulir cairan bening membasahi pipi Salsa... dulu ia sangat ingin menyerah dalam menjalani cobaan rumah tangganya.. namun lagi lagi benteng cintanya mampu merobohkan rasa menyerah itu....
Aku sadar, kalian hanyalah titipan.. tapi aku berjanji akan membawa cinta kalian sampai aku mati...
Salsa terisak dalam lamunan malamnya.. Vano yang menyadari itu terbangun dan menatap isterinya yang sudah merlinang air mataa...
Vano segera membangunkan tubuhnya, bergerak ke arah isterinya...
"ada apa sayang? apa ada yang sakit??"
Salsa hanya menggelengkan kepalanya, menatap suaminya, kemudian tangannya terbentang luas, bertanda ingin sebuah pelukan hangat dari suaminya...
dengan cepat Vabo memluk Salsa sangat erat...
"mas... aku adalah orang yang beruntung di bumi ini... aku memiliki harta berharga dalam hidupku, yaitu kalian" kata Salsa dalam pelukan Suaminya...
"aku juga merasakan hal yang sama sayang, ternyata harta yang paling berharga yang pernah aku miliki adalah kalian, akan aku jaga sampai aku mati... bahkan jika aku mati, akan aku pastikan kalian akan tetap bahagia dan hidup layak!!" kata Vano dengan sedikit gemetar
"tidak . jangan berkata begitu.. aku mau menua bersama mu, aku mau melihat wajah tampan mu mulai mengerut sayang" kata salsa kemudian melonggarkan pelukannya, menatap suaminya mengecup Bibir suaminya...
Vano hanya tersenyum bahagia.. mengusap air mata yang membasahi pipi isterinya...
"mas boleh aku minta sesuatu?"
"apapun, katakanlah"
"jadilah pribadi yang lebih baik lagi mas... jangan mudah cemburu, aku tersiksa kalo kamu cemburu berlebihan mas... anak kita sudah dua.. kalau mau kita bis menambahnya lagi nanti..." kata Salsa tersenyum
__ADS_1
"aku hanya terlalu mencintaimu sayang, aku takut kehilangan kamu, makanya aku sebegitu cemburunya... maafkan aku, aku janji akan berubah perlahan... soal menambah anak, hmmm jujur rasanya aku hampir mati saat menemani proses melahirkan Keenan dan Kinan.. aku ga sanggup lihat kamu kesakitan berjam jamm... tapi... kalo urusan prosesnya aku sangat senang sayang" kata Vano di akhirin dengan tertawa meledeknya
"mas kan memang begitu prosesnya dimanamana... kalo urusan proses pembuatannya aku juga suka, tapa sayang kamu harus tahan, puasa dulu yah sampai 2bulan tau tiga bulan" kata salsa terkekeh
"iyaa aku tauuu, makanya jangan coba coba menggodaku syaang" kata Vano berdecak kesal
"mana pernah aku menggoda mu, kamu saja yang selalu tergoda.. yakan hahahah" kata salsa meledek suaminya
"sudah sudah, jagan di bahass! kasian ujang! tidur lah jangan begadang, gak baik buat kamu yang baru melahirkan" kata Vano sambil mengecup kening isterinya...
Malam itu memang suasana berbeda berada di kamar perawatan itu.. haru bahagia menyelimuti suasana disana...
****
Matahari sudah menyinari ruang kamar perawatan... sejak bangun untuk sholat subuh, Vano bergegas untuk mandi dan membeli sarapan untuk anaknya...
Vano membeli tiga porsi Bubur ayam terkenal di jakarta yang antre nya cukup panjang...
setibanya di Rs ia menatap isterinya sedang berdiri di depan lemari pakaian Rs itu...
"cari apa sayang? lohh.. Kinan kemana?" tanya Vano kaget...
"cari pakaian mas, mau mandi.. Kinan di bawa suster untuk berjemur... harusnya sama kamu tadi tapi kamu pergi dan tidak membawa ponsel.." kata salsa
"tak apa sayang... aku mandi dulu yaa" kata Salsa berjalan sangat pelan pelan ke arah kamar mandi, dengan sigap Vano membantu isterinya itu...
"mau mas mandiin?" kata Vano melek
"mas apaan siii, nanti mandiin keen aja" kata salsa
"pasti itu sih... oh iya itu underwer kamu yang ada darahnya biar aku cuci sayang" Kata Vano dengan senyuman
"gausah masss... aku bisa ko" kata salsa dengan malu nya
"sudah gapapaa" kata Vano kemudian keluar dari kamar mandi...
dengan Cekatan Vano membuka lemari, mencari pakaian salin keenan yang sudah di antar oleh Thania kemarin...
Vano juga membersihkan Nakas dari beberapa box makanan , juga ada beberapa tisu bekas pakai.. dengan cekatan Vano membersihkannya, lalu memangil OB untuk membersihkan ruangannya segera..
tak lama Keenan terbangun..
"daddy, come here.. daddy" kata Keena. sedikit merengek..
__ADS_1
dengan sigap Vano yang sedang memainkan ponselnya menghampiri Keenan, memeluk keenan...
OB yang melihat itu merasa sangat senang atas perlakuan bosnya yang terkenal dingin dan ketus saat dulu menjabat menggantikan Thania...
"mana mami dan adik dad?" kata keenan melihat bed salsa yang kosong
"mami mandi, kalo adik sedang di jemur oleh suster agar badannya hangat dan sehat" kata Vano..
"apa dulu Keenan juga begitu dad? Keenan sering kok berjemur di pinggir kolam, kenapa adik berjemur harus di sini dad? kapan kita pulang?"
"tentu, dulu Keenan juga lahir disini, dan menginap disini di ruangan ini...keenan juga di jemur dulu sama suster sebelum berjemur di rumah... besok kita pulang sayang... apa keen mau pulang hari ini? tapi mami dan adik juga daddy masih harus disini" kata Vano menjelaskan
"Noo..keen akan disini bersama kalian" kata Kenan memeluk Vano
Salsa pun keluar dari kamar mandi, dnegan begitu segar berbalut baju daster motif bunga kecil dan rambut basahnya yang di bungkus oleh handuk putih...
"anak mami sudah bangun yaaa, mau mandi kah?" kata Salsa mengecup kening Keenan
"mau, boleh keen di mandikan mami" kata Keenan menatap wajah Salsa
"sama daddy aja yaa?" kata Vano menyambar
"apa ga boleh ya dimandikan mami?" kata keenan dengan raut wajah sedihnya
"beleh sayang, ayo mami mandikan... buka baju keen dan celannya yaa" kata Salsa dengan Lembutnya
luar biasa isteriku, beruntung aku memiliki mu saa.....
Saat Salsa tengah memandikan Keenan, Vano menyiapkan sarapan di meja makan yang tersedia di ruangan yang besar itu..
usai Keenan mandi, Vano lah yang memakaikan pakaian anaknya, sementara salsa mengeringkan rambutnya....
Mereka bertiga kemudian Saarapan bersama..
Dengan cekatan Vano menyuapi anaknya, sementara salsa menyuapi dirinya sambil menyuapi suaminya...
yaa Allah bahagianya aku memiliki dua pria yang begitu aku cintai ini... terimakasih yaa Allah..
*
*
*
__ADS_1