
Bayu sudah kembali ke kesatuanya, dia telah menyelesaikan tugasnya, bayu tengah membaringkan tubuhnya dikasur sambil merasakan lelahnya badan, leo langsung masuk kedalam kamar bayu dan ikut membaringkan tubuhnya didekat sepupunya itu.
"bay, kapan loe balik ke kota X??" tanya leo
"setelah apel besok mungkin le, kan kita dapat cuti seminggu, mungkin itu akan aku manfaatin untuk menemui orang tua syfa le" jawab bayu sambil terus memejamkan matanya.
"wiishhh sepupu guee gercep jugaa yaa, selamat bay, gue ikut senang kalau loe udah nemuin jodoh yang cocok untuk loe" ucap leo
"nah loe sendiri kapan le, keburu karatan tuh keris!" kata bayu, dan lansung dapat lemparan bantal dari leo
"sialan loe!! gue belum kepikiran bay, gue belum merasa banggain orang tua gue!" jawab leo
"loe itu jangan ngerendahin diri loe le, loe itu prajurit yang berbakat! bahkan komandan bangga akan kerja keras loe!" ucap bayu, leo hanya tersenyum menanggapi omongan bayu.
"btw, loe belum pernah ketemu sama orang tua syfa??" tanya leo
"ya belum lah ****! mau ketemu gimana, gue emang tau lama tentang syfa, karena dia sahabatnya dinda, gue tau dia anaknya baik, tapi kalau keluar sifat barbarnya bikin puyeng!" ucap bayu sambil terkekeh
"hemmmz kalau gue mah, asal dia bisa ngerti kerjaan kita bay, karena kita gak selalu ada disamping dia, terkadang kita tiba2 tugas mendadak!" jawab leo
"gue udah jelasin semua ke dia le, dan dia mau terima gue sebagai abdi negara, dan gue semakin yakin dengan keputusan gue untuk nikah dengan dia" ucap bayu mantap
"oke gue ikut seneng dengernya" jawab leo.
.
.
.
.
Pagi ini bayu mengikuti apel pagi dikesatuanya, dan menyerahkan laporan dari tugas kemarin, setelah selesai bayu akan langsung menuju rumah kedua orang tuanya. dengan senyum yang terus terukir dibibir nya, membayangkan ekspresi terkejut dari syfa, wanita yang selama ini telah mengisi kekosongan dari hatinya.
Bayu sudah sampai dibandara kota X, dia menaiki taxi menuju ke kediaman orang tuanya, bayu juga ingin memmberikan kejutan buat ayah dan bundanya. didalam taxi bayu terus menatap kearah luar jendela, dan tak sengaja bayu menangkap sosok wanita behijab yang sangat ia kenal, wanita yang nampak tengah bertengkar dengan laki2, segera bayu menghentikan taxi yang dia tumpangi,
"pak berhenti sebentar, tolong ditunggu ya pak?"" ucap bayu pada supir taxi
__ADS_1
"baik den!" jawab supir taxi tersebut segera bayu berjalan menuju wanita berhijab tadi.
"Lepasin gue!!" teriak wanita berhijab tersebut
" fa dengerin penjelasanku dulu, aku sudah memutuskan pertunangan itu, aku mau kita balikan kayak dulu lagi??" ucap laki2 tersebut
"gak!! dan gak akan pernah!! gue udah punya cowok!!" jawab wanita itu
"aku moh..."
"Syfaa" teriak seseorang dari belakang, syfa langsung menoleh kearah sumber suara, syfa kaget melihat sosok laki2 yang selama ini ia rindukan, dia berlari menuju laki2 tersebut.
"mas bayu??" ucap syfa
Bayu menghampiri wanitanya, memeluk sebentar dan melihat kearah laki2 yang sempat menarik tangan syfa.
"ngapain kamu tarik2 tangan calon istri saya" tanya bayu pada laki2 itu
"heh! calon istri! kenapa?? apa urusan kamu!" ucapnya.
"saya peringatkan kamu, jangan coba2 ganggu dia lagi, kalau tidak akan aku habisi kamu!" tegas bayu
Bayu mengepalkan tanganya dan..
buk...buk...buk....
"kalau kamu berani menyentuh sedikit saja aku gak akan segan2 membuatmu kapok!!" ucap bayu
" Mas bayu!!!" ucap syfa sambil memeluk bayu dari belakang, syfa gak mau bayu memukul agil
"sayang,,,??" panggil bayu lembut pada syfa, syfa nampak ketakutan melihat bayu memukul agil
"maaf membuatmu takut!" ucap bayu sambil menarik syfa kedalam pelukamya. agil nampak sempoyongan, sudut bibirnya berdarah. menatap kearah bayu dengan tajam, dia fak akan melepaskan syfa begitu saja dia akan mencari cara agar syfa kembali pada agil.
"mas antar pulang ya??" ucap bayu sambil membawa tubuh syfa kedalam taxi yang sempat bayu tumpangi tadi, syfa tak menjawab apapun, syfa terlalu ketakutan. bayu terus memeluknya selama diperjalanan pulang, mencoba menenangkan gadisnya, dan tanpa sadar syfa tertidur dipelukan bayu. karena bayu belum tau alamat rumah syfa, akhirnya bayu membawa syfa kerumahnya.
.
__ADS_1
.
.
Sesampainya dirumah bayu menggendong syfa yang masih terlelap kedalam rumahnya, maya kaget melihat bayu menggendong seorang gadis berjilbab dan meletakkanya dikamar tamu. bayu menurunkan syfa dengan hati2 takut syfa terbangun dan menyelimutinya sebatas dada. lalu bayu keluar dari kamar tamu menemui sang bunda yang nampak masih bingung.
"asalamualaikun bunda?"" ucap bayu
"waalaikum salam sayang?" jawab maya
"kamu pulang kok gak kasih kabar?? dan lagi kenapa kamu membawa syfa kesini?? dia kenapa??" pertanyyaan beruntun ditujukan pada bayu
" tenang dulu donk bundaku sayang, masak anaknya baru sampai gak disuruh duduk dulu, gak dikasih minum dulu hausss bunda??" jawab bayu
"eh iya bunda lupa, ayo duduk disana, dan bentar bunda buatin minuman dulu!" ucap maya sambil mengambil ssgelas orenge jus untuk bayu
Kini maya tengah duduk bersama bayu diruang keluarga, bayu menceritakan dari awal bagaimana dia bisa bertemu syfa saat tadi diperjalanan pulang.
maya nampak khawatir pada syfa, gadis yang tak lama lagi akan menjadi menantunya itu.
Setelah perbincangan yang cukup panjang, maya menyuruh putranya untuk istirahat yerlebih dahulu dikamarnya, pasti bayu capek setelah tugas yang cukup lama dan baru sampai dikota kelahiranya. akhirnya bayu menuruti bundanya untuk beristirahat dulu, sebelum mengantar syfa pulang.
.
.
.
.
Haii kakak kakak maaf up nya lamaaa banget yaaa🙏
author lagi fokus dinovel yang baru, jangan lupa mampir yaa yang berjudul Cewek barbarku semoga sukaaa😊
.
.
__ADS_1
jangan lupa like, coment and vote nyaaa yaaaa 😊
maaf kalau masih ada typo😉