Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Suamiku Sayang


__ADS_3

Ziko hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan melihat istrinya yang makan dengan sangat lahap dan hal itu membuat Fahisa merasa sangat senang karena Devina terlihat menyukai masakannya. Mata Devina berbinar senang terhitung sudah tiga kali dia nambah bahkan Devina ngeri sendiri melihatnya karena baru kali pertama melihat Devina begini.


Berbeda dengan Ziko yang sudah biasa dia hanya bisa tersenyum dan memaklumi nafsu makan Devina yang naik karena ada dua baby kecil yang sedang istrinya itu kandung. Sebenarnya Ziko juga sedikit cemas kalau Devina makan terlalu banyak, dia hanya cemas kalau tiba-tiba Devina mengalami mual dan muntah dengan sangat banyak seperti pagi tadi.


"Devina udah ya ampun"


Devano menggelengkan kepalanya pelan melihat Devina yang kini mengambil lagi satu potong ayam yang ada di piring.


"Masih mauuu." Kata Devina


"Biarkan Devano memang begitu dulu juga Mommy waktu mengandung kamu dan Devina seperti itu." Kata Daffa sambil tertawa kecil


Devina tersenyum mendengarnya dia masih asik makan dan sesekali Ziko yang ada di sampingnya membersihkan sudut bibir Devina yang kotor karena dia makan dengan terlalu semangat.


"Vina kalau di rumah makannya banyak juga Ziko?" Tanya Fahisa


"Iya Ma, tapi kalau di rumah Mama lagi masak sayur-sayuran Devina gak makan terlalu banyak hanya saja dia akan pesan makanan, tadi aja Devina pesan donat satu kotak dan dia makan setengah kotaknya." Kata Ziko membuat Devano langsung menatap kembarannya


"Dan kamu masih belum kenyang Vin?" Tanya Devano


Devina mendongak lalu menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.


"Masih lapar." Kata Devina sambil tersenyum


Di tempatnya Adara hanya bisa tersenyum, sepertinya menyenangkan sekali melihat Devina ah mungkin kalau Adara juga mengalami hal yang sama akan sangat menyenangkan.


Begitu Devina menghabiskan potongan ayam terakhir yang ada di piringnya Ziko langsung memberikan minum untuknya membuat Devina tersenyum senang.


"Udah?" Kata Ziko


Devina tersenyum dan mengangguk sebagai jawaban.


"Vina mau cuci tangan." Kata Devina


Devina beranjak dari tempat duduknya untuk mencuci tangan.


"Aduh Mommy gak sabar mau lihat baby kalian pasti lucu sekali." Kata Fahisa dengan antusias


Ziko tersenyum mendengarnya dan tak lama Devina kembali dia masih tersenyum lebar ketika duduk lagi di antara sang suami juga Daddy nya.


"Vina selama hamil minum susu gak?" Tanya Daffa


Devina menatap Daddy nya sebentar lalu menggelengkan kepala sebagai jawaban.


"Vina enggak mau minum susu hamil." Kata Devina


"Kenapa sayang?" Tanya Daffa


Devina hanya menggelengkan kepalanya saja sebagai jawaban.


"Memang enggak mau Pa, tapi Devina rutin minum vitamin kok Ziko juga selalu minta Devina untuk makan sayuran sama buah-buahan." Kata Ziko

__ADS_1


Daffa mengangguk singkat lalu menatap lagi anaknya yang terlihat lebih berisi dia mengusap kepala Devina dengan sayang.


"Jaga kesehatan ya sayang?"


Devina mendongak dan dengan senyuman di wajahnya dia mengangguk membuat Daffa ikut tersenyum lalu mencium keningnya.


Devina sudah benar-benar dewasa sekarang Daffa sangat tidak sabar untuk mendapatkan cucu dari Devina.


Pasti akan sangat menggemaskan.


°°°°


Melihat Devina yang sekarang tertidur lelap membuat Ziko memutuskan untuk menghubungi Mona dan mengatakan bahwa mereka tidak bisa datang karena Ziko tidak tega membangunkan istrinya. Apalagi mereka baru saja pulang dari rumah orang tua Devina tadi, jadi Ziko akan mengatakan bahwa mereka tidak bisa ikut.


Menarik selimut untuk menutupi tubuh istrinya Ziko dengan hati-hati pergi keluar kamar dan mencoba untuk menghubungi Mona. Akan lebih baik kalau mereka tidak datang dari pada Devina kelelahan nantinya dan lagi Mona juga yang lainnya pasti mengerti.


Tak butuh waktu lama panggilan akhirnya di angkat juga.


"Halo Mon"


'Iya Ko? Kenapa?'


"Mon gue sama Vina gak bisa ke sana." Kata Ziko tanpa basa basi


'Ihh kenapa?'


"Devina tidur enggak tega gue mau banguninnya tadi kita juga abis dari rumah orang tuanya." Kata Ziko menjelaskan


"Sorry ya? Next time deh nanti gue bicarain sama Devina." Kata Ziko


'Iya santai aja'


Setelah panggilan itu berakhir Ziko kembali ke kamar dia duduk di tepian ranjang sambil menatap istrinya yang terlihat sangat lelap. Tangannya terulur untuk mengusap kepala Devina dengan sayang dan istrinya itu sama sekali tidak terganggu.


Sepertinya dia memang sangat mengantuk.


"Istrinya Ziko ngantuk banget." Kata Ziko sambil mengusap pipinya


Ziko tersenyum dia tak berhenti menatap Devina yang terlihat begitu menggemaskan.


Kalau kalian tanya sebesar apa cinta Ziko untuk istrinya maka akan Ziko katakan bahwa cinta yang dia miliki untuk Devina tidak ada batasnya.


Cintanya begitu besar dan luas hingga Ziko tidak memiliki kesempatan untuk berpaling atau sekedar melirik yang lain.


°°°°


"Ziko bangun temenin Vina makan"


Pukul satu malam Devina terbangun karena merasa lapar dan dia berusaha membangunkan Ziko agar mau menemaninya ke dapur untuk makan, tapi susah sekali. Berkali-kali Devina menusuk pipi Ziko menggunakan tangannya agar pria itu bangun.


Cukup lama Devina melakukannya hingga kini Ziko melenguh pelan dan perlahan membuka matanya membuat Devina tersenyum senang. Beberapa saat Ziko berusaha mengumpulkan kesadarannya lalu menatap Devina dengan senyuman tipis di wajahnya.

__ADS_1


"Kenapa sayang?"


Devina terdiam jantungnya berdegup kencang mendengar suara serak suaminya.


"Zikoo"


Ziko bergumam pelan dia mengusap matanya lalu bangun dan menatap Devina lagi.


"Vina lapar temenin Vina makan." Kata Devina


"Mau makan?" Tanya Ziko


Devina mengangguk sebagai jawaban membuat Ziko tersenyum.


"Yaudah ayuk"


"Ziko enggak pakai baju dulu?" Tanya Devina ketika melihat Ziko yang memang tidak memakai kaos


"Enggak usah." Kata Ziko


Mengangguk faham Devina bangun lalu mengulurkan tangannya yang langsung di genggam oleh Ziko dan dengan di temani Ziko dia pergi ke dapur untuk makan.


Sampai di ruang makan Ziko meminta Devina untuk duduk saja dan bertanya apa yang mau Devina makan.


"Vina mau apa?" Tanya Ziko


"Vina mau makan nugget." Kata Devina


Ziko mengangguk faham lantas dia mengambil nugget di lemari lalu menghidupkan kompor dan menggorengnya untuk sang istri.


Tak butuh waktu lama Ziko selesai dia mengambilkan nasi lalu meletakkan nugget yang tadi di goreng di sana dan menyerahkannya pada Devina.


"Makasih Ziko"


Ziko hanya tersenyum mendengarnya dan dia terus menatap Devina yang mulai makan di hadapannya.


"Pelan-pelan masih panas." Kata Ziko


Devina mengangguk patuh dia juga tersenyum lebar hingga matanya menyipit membuat Devina terlihat begitu menggemaskan.


"Ziko aaaa"


Devina berniat menyuapinya dan Ziko hanya bisa membuka mulutnya dan membiarkan Devina menyuapi makan juga untuknya.


Ziko tersenyum dia menatap lagi Devina yang kembali makan dengan tenang membuat tangannya secara refleks terulur untuk mengusap sayang rambut hitamnya.


Ah Ziko jadi semakin sayang pada istrinya.


°°°°


Aku updateeeee🥰

__ADS_1


__ADS_2