
Devina merajuk pada suaminya dia menolak bicara pada Ziko karena kesal dengan suaminya yang membaca buku hariannya sampai selesai belum lagi kejadian di kamar tamu yang di saksikan mertuanya, ya ampun Devina ingin menghilang saja. Masalahnya Ziko sama sekali tidak merasa bersalah atau malu dia bahkan terlihat biasa saja keluar masuk kamar bahkan sesekali menggodanya.
Sedangkan Devina dia tidak berani keluar kamar karena malu bahkan Ziko sampai menyusulnya agar mau keluar untuk makan dan bilang bahwa dia tidak perlu malu. Sungguh Devina sangat sangat kesal pokoknya dia marah pada suaminya dan menolak bicara.
Sekarang Devina ada di kamar mandi dia sibuk mengomel karena merasa kesal pada sang suami.
"Pokoknya aku gak bakal mau ngomong sama Ziko dia nyebelin banget masa gak malu sama Mama habis di lihat kayak gitu"
Devina berdecak kesal dia menatap wajahnya di cermin setelah selesai mencuci muka.
"Ingat ya Devina jangan mau ngomong sama Ziko pokoknya kamu lagi marah jangan mau di hasut apalagi kalau Ziko bilang bakal traktir, jangan mau!"
Berniat keluar kamar mandi Devina yang hampir sampai dekat pintu terjatuh entah karena lantainya yang cukup licin atau karena dia yang terus mendumal.
"Awhhh"
Devina meringis kesakitan dan tak lama pintu kamar mandi terbuka mungkin Ziko dengar sesuatu.
Wajah suaminya itu panik dia langsung bergegas menghampiri Devina dan menanyakan keadaannya.
"Kamu kenapa bisa jatuh?" Tanya Ziko
Devina hanya diam dengan wajah cemberut.
"Sakittt"
Ziko menghela nafasnya pelan lalu menggendong tubuh Devina dan membawanya ke ranjang.
Mendudukkan Devina di sana Ziko langsung melihat kaki Devina karena takut istrinya itu terkilir.
"Sakit gak?" Tanya Ziko
Devina menggelengkan kepalanya pelan.
"Sedikit sakitnya." Kata Devina
"Kamu sih asik ngomelin suaminya jadi jatuh kan." Kata Ziko membuat Devina menatapnya dengan kesal
"Vina enggak ngomel." Kata Devina
"Bohong, aku dengar kok suara kamu keras." Kata Ziko
"Ish enggak"
__ADS_1
Ziko tertawa kecil dia mencubit pelan pipi istrinya.
"Mana yang sakit?" Tanya Ziko
"Kakinya sakit, tapi gak terlalu sakit." Kata Devina
Ziko naik ke atas ranjang lalu memijat pelan kaki istrinya membuat Devina menatapnya dalam diam.
"Vina masih marah sama Ziko." Kata Devina
Ziko mendongak dan menatap istrinya.
"Marahnya beneran enggak bakal bisa di rayu sama ice cream." Kata Devina membuat Ziko tertawa mendengarnya
"Sama novel mau?" Tanya Ziko
"Mau.... Ihh enggak! Enggak mau aku masih marah." Kata Devina lagi
Oh lihat istrinya ini sangat menggemaskan.
"Terus biar gak marah gimana?" Tanya Ziko
Devina tidak mau menjawab dan hal itu membuat Ziko merasa gemas sendiri dia menggeser tubuhnya agar berdekatan dengan Devina lalu memeluknya dari samping.
"Ih Vina masih marah!"
"Vina malu." Kata Devina
"Kenapa malu? Aku senang bacanya." Kata Ziko
Devina mengerucutkan bibirnya kesal lalu meletakkan dagunya di bahu sang suami.
Masalahnya ada satu lembar di mana Devina memaki Ziko karena kesal ketika dia sedang bertengkar dengan pria itu karena kesalahan.
Ziko pasti sudah membacanya Devina malu sekali.
°°°°
Vina benci banget sama Ziko!
Ziko marah tanpa alasan dia marah karena katanya aku masih suka sama Alex padahal enggak!
Kalau aku suka sama Alex untuk apa aku pacaran sama dia?!
__ADS_1
Ziko jahat banget dia marah dan tadi dia jalan sama Adyra mereka kelihatan dekat waktu pulang aku juga dapat chat dari Ziko dia bilang aku kekanakan terus egois.
Vina benci sama Ziko!
Padahal Vina sayang banget sama Ziko dia udah buat perasaan yang Vina punya untuk Alex hilang, tapi sekarang dia malah bilang kalau aku suka sama Alex.
Kalau gitu dari awal lebih baik aku enggak usah suka sama Ziko!
Ziko jahat dia pasti suka sama Adyra mungkin sekarang dia lagi jalan sama cewek itu.
°°°°
Devina tersenyum ketika membaca buku hariannya yang sudah Ziko kembalikan lalu dia meletakkan lagi kedua benda itu di dalam lemari. Rasa kesalnya sudah hilang karena Ziko janji akan mengajaknya pergi ke rumah orang tuanya besok dan menghabiskan waktu satu hari penuh di sana.
Menutup lagi lemari Devina menatap Ziko yang baru saja masuk ke dalam kamar dengan senyuman. Saat pria itu merentangkan kedua tangannya Devina mendekat lalu memeluknya dengan erat.
"Udah gak marah kan?" Tanya Ziko
Devina menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
"Ziko"
"Hm"
"Vina masih malu sama Mama." Kata Devina
"Kenapa malu?" Tanya Ziko
"Ya tadi Mama lihat Ziko lagi cium Vina kayak gitu." Kata Devina pelan bahkan wajahnya memerah sekarang
"Enggak masalah sayang." Kata Ziko
Devina menghela nafasnya pelan.
"Lebih baik kita lanjutin lagi yang tadi di kamar tamu." Kata Ziko
Belum sempat Devina menolak Ziko sudah mengangkat tubuhnya dan membawanya ke atas ranjang.
Ah dia mulai lagi!
°°°°
Hello aku updateee🥰
__ADS_1
Oh iya kemungkinan satu part lagi sebelum aku bakal skip waktunya ke beberapa tahun kemudian🥳
Ayo bersiap yang mau lihat Devina mengandung baby🤣