Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Our Baby


__ADS_3

Devina menatap Ziko yang baru saja bangun suaminya itu tertidur di dekatnya sambil menggenggam tangannya dan Devina dapat melihat lingkar hitam di mata suaminya, terlihat sekali Ziko sangat kelelahan. Saat bangun dari tidur Ziko tersenyum padanya dan malah menanyakan keadaannya padahal Ziko sendiri butuh istirahat.


Sejak kemarin Ziko tak mau beranjak dari tempatnya bahkan kemarin untuk makan saja dia harus di paksa dulu padahal Devina yakin Ziko belum makan apapun. Bukan hanya lingkar hitam, tapi Devina juga dapat melihat wajah Ziko yang sedikit pucat.


Devina menyentuh wajah suaminya dengan tangannya yang bebas.


"Kenapa? Vina mau apa? Mau minum?" Tanya Ziko


Devina menggelengkan kepalanya pelan sebagai jawaban.


"Enggak"


Devina mengeluarkan suaranya membuat Ziko merasa senang.


"Ziko"


Suara Devina terdengar sangat pelan, tapi Ziko sudah merasa sangat senang karena Devina mau bicara.


"Ziko sakit"


Devina mengatakan itu karena dia juga merasakan hawa panas ketika tangannya bersentuhan dengan wajah suaminya.


"Enggak aku sehat." Kata Ziko sambil tersenyum


"Ziko pulang." Kata Devina pelan


"Enggak, aku disini aja sama kamu." Kata Ziko


"Ziko.."


"Udah udah kamu diam aja jangan banyak bicara dulu." Kata Ziko


"Minum"


Mendengar itu Ziko langsung mengambilkan minum untuk Devina dan membantu istrinya itu untuk minum.


"Mama?"


"Nanti Mama kesini katanya udah di jalan." Kata Ziko


Devina mengangguk singkat lalu menatap lagi Ziko yang tersenyum padanya.


Wajah Ziko terlihat pucat Devina jadi cemas sendiri, tapi Ziko tidak mau pulang nanti saja kalau mertuanya datang dia akan meminta Ziko untuk pulang dan istirahat.


"Baby kita lucu Vin." Kata Ziko


Perkataan itu membuat Devina tersenyum dan mengangguk.


"Mirip Ziko." Kata Devina


"Enggak yang satu mirip kamu, lucu." Kata Ziko


Devina tersenyum lagi lalu memejamkan matanya ketika merasa sakit pada perutnya.


"Eh kenapa?" Tanya Ziko panik


"Enggak papa." Kata Devina pelan


Terkadang sakitnya memang datang, tapi hanya sebentar lalu hilang lagi.


"Baby nya Vina ganteng seperti Ziko." Kata Devina berusaha mengalihkan pembicaraan dengan nada bicaranya yang lemah


"Dia kan anak aku." Kata Ziko dengan senyuman


"Namanya? Ziko belum kasih tau Vina." Kata Devina pelan

__ADS_1


Ziko tersenyum lagi, dia sudah memberikan nama untuk kedua anaknya karena Devina bilang kalau anaknya laki-laki Ziko yang akan memberi nama.


"Vina mau tau?" Tanya Ziko


Devina mengangguk sambil tersenyum.


"Siapa nama baby nya?" Tanya Devina lagi


Ziko mendekatkan wajahnya lalu membisikkan nama kedua anak mereka membuat Devina tersenyum manis.


"Vina suka?" Tanya Ziko


Devina mengangguk dengan semangat, nama yang indah untuk baby mereka yang tampan.


Arthan Sebastian dan Ardhan Sebastian.


Dua jagoan Ziko yang telah lahir ke dunia tepat jam sebelas malam.


°°°°


"Mama"


Devina memanggil mertuanya ketika Ziko pergi ke kamar mandi, dia akan meminta supaya Nazwa membawa Ziko untuk pulang agar suaminya bisa istirahat karena tadi Devina melihat Ziko duduk sambil memegangi kepalanya yang mungkin saja sakit. Tadi Nazwa mengatakan tentang Ziko yang sama sekali tidak tidur sejak Devina masuk ke dalam ruang operasi hingga dia membuka matanya.


Makan saja harus dipaksa itu pun hanya mau memakan sepotong roti saja dan tidak habis pula, bagaimana Devina tidak cemas sendiri?


"Kenapa sayang?? Mau minum?" Tanya Nazwa


Devina menggelengkan kepalanya pelan.


"Ziko sakit"


Devina mengatakan itu dengan suara pelannya.


"Mama ajak Ziko pulang ya? Minta Ziko istirahat." Kata Devina lagi


"Ziko"


Nazwa menegurnya lalu menatap Devina dan tersenyum.


"Iya nanti Ziko pulang sama Mama." Kata Nazwa


"Enggak mau Maaa." Kata Ziko


"Nanti Vina sama Mommy." Kata Devina pelan


"Iya Mommy mau kesini ya?" Kata Nazwa


Devina mengangguk sebagai jawaban lalu menatap Ziko yang sudah ada di dekatnya.


Meraih tangan Ziko yang ada di dekatnya Devina mengusap pelan tangan suaminya sambil terus menatapnya.


"Ziko pulang ya? Ziko istirahat." Kata Devina


"Aku enggak sakit." Kata Ziko


"Ziko pulang nanti Vina sama Mommy." Kata Devina


Ziko menghela nafasnya pelan lalu mengangguk patuh.


"Tapi, besok pagi aku ke sini lagi." Kata Ziko


Devina mengangguk sebagai tanggapan membuat Ziko tersenyum lalu memeluknya dengan sayang.


"Kalau ada sesuatu Vina bilang"

__ADS_1


Lagi, Devina mengangguk dan Nazwa yang melihat itu hanya bisa tersenyum penuh arti.


Devina dan Ziko saling mencemaskan satu sama lain.


°°°°


Terhitung tiga hari Devina masih berada di rumah sakit dan belum dibolehkan untuk pulang, tapi keadaannya sudah semakin membaik Devina sudah bisa mengobrol dan bermain bersama baby nya. Melihat istrinya yang semakin baik Ziko merasa senang dan lega di waktu yang bersamaan dan dia selalu berada bersama dengan Devina.


Hanya satu hari saja Ziko pulang dan istirahat di rumah, tapi setelahnya dia enggan dan memilih untuk menjaga Devina mungkin hanya pulang untuk mandi saja. Sekarang Ziko masih bersama Devina dia menatap istrinya yang tengah memberikan susu pada baby Arthan karena baby Ardhan sudah tidur lebih dulu.


Meskipun merasa asing, tapi Devina senang dia terus menatap wajah anaknya yang sedang menyusu dengan senyuman di wajahnya.


"Gemes banget Arthan." Kata Ziko


"Dia mirip Ziko." Kata Devina


"Iya kalau baby Ardhan mirip sama Vina." Kata Ziko


Devina tersenyum dia mengusap pelan pipi Arthan yang ada dalam dekapannya.


"Sakit enggak Vin?" Tanya Ziko penasaran


Devina menatapnya dengan bingung lalu faham ketika melihat kemana arah pandang suaminya.


"Enggak kalau kemarin masih sedikit sakit." Kata Devina


Ziko mengangguk singkat lalu menatap lagi anaknya.


"Rakus banget anak Papi." Kata Ziko


Devina tersenyum dia mengusap lagi pipi Arthan dengan sayang.


"Enggak bobok bobok padahal Ardhan udah bobok." Kata Ziko lagi


"Masih haus." Kata Devina pelan


Ziko tersenyum lalu menatap ke arah Ardhan yang terlelap di ranjang bayi dekat Devina anak itu terlihat anteng.


"Kayaknya dia bakal jadi anak yang kalem deh." Kata Ziko.


"Kalau baby Arthan?" Tanya Devina


"Dia bakal pecicilan gak bisa diam." Kata Ziko


"Seperti Ziko." Kata Devina


Ziko tersenyum dan tertawa pelan mendengarnya lalu menatap lagi Arthan yang sudah mulai terlelap.


"Udah mau bobok tuh dia." Kata Ziko


Devina menunduk lalu tersenyum melihat baby Arthan yang sudah mau tidur.


Wajahnya sangat lucu mirip sekali dengan Ziko.


"Gendut banget sihh minum cucu terus sih." Kata Ziko ketika melihat Arthan


Devina tertawa pelan lalu ketika Arthan berhenti meminum susu dengan sendirinya Devina meminta Ziko untuk memindahkan Arthan ke ranjang bayi bersama dengan Ardhan yang sudah tidur lebih dulu. Dengan hati-hati dan sedikit gugup Ziko melakukannya lalu menatap kedua anaknya dengan senyuman.


"Ayo anak Papi bobok ya? Ya ampun gemes banget mau Papi cubit rasanya"


Devina tertawa melihatnya, lucu sekali.


°°°°


Yuhuu aku updateee🥰

__ADS_1


Welcome baby Arthan dan Ardhan❤


__ADS_2