Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Ziko


__ADS_3

Daffa tertawa melihat kelakuan cucunya yang benar-benar tidak bisa diam, dia menyempatkan diri untuk mengunjungi Devina sepulang dari rumah Dara dan ketika sampai mereka melihat Devina yang sedang menjaga si kembar sendirian. Melihat Arthan yang berlari kesana kemari membuat Daffa juga Fahisa merasa gemas sendiri melihatnya, apalagi anak itu terus saja mengganggu kembarannya.


Sebentar berlari sebentar duduk dia selalu saja mengacak-acak mainan dan melempar ke sembarang arah. Terkadang Daffa merasa kasihan tapi Devina tidak pernah mengeluh dia juga tidak pernah memarahi Arthan dan malah memeluknya lalu berbisik dengan penuh kelembutan agar anak itu tidak mengulangi kesalahan yang sama.


Setelah di beri tau Devina biasanya Arthan akan diam, tapi sesaat setelahnya dia kembali berulah.


"Tablakkk"


Arthan terus saja mengatakan kata itu sambil berlari dan menabrak tubuh semua orang bergantian kemudian tertawa senang.


"Aaaa Amii"


Anak itu merengek ketika dia menabrak tubuh Mami nya dan dia malah di peluk dengan erat.


"Epass Amii mau mainn." Rengek Arthan


"Mainnya yang anteng sayang kayak Ardhan ya? Main lego atau main mobilan jangan lari terus nanti capek." Kata Devina


"Gakk lali laliii mau tablak." Kata Arthan galak


"Ya ampun anak ini." Kata Daffa sambil tertawa


"Opaaa"


Arthan yang telah lepas dari pelukan Devina berlari menghampiri Daffa dan melompat ke dalam pelukannya membuat Daffa juga Fahisa tertawa.


"Di tabrak terus." Kata Daffa sambil tertawa


"Tablakkk"


Fahisa benar-benar gemas dibuat oleh cucunya.


"Opa cubit ya pipinya." Kata Daffa


"Aaa gakk." Kata Arthan sambil memukul wajah Daffa membuat Devina refleks berseru pelan


"Ehh Arthan enggak boleh gitu, maafin Arthan ya Daddy." Kata Devina sambil membawa Arthan ke dekatnya


"Enggak papa sayang lagipula tidak sakit dia kan masih kecil." Kata Daffa dengan senyuman


"Arthan enggak boleh gitu sama Opa ayo minta maaf peluk Opanya enggak boleh mukul gitu." Kata Devina pada anaknya


Arthan diam sebentar lalu mendekat pada Daffa dan memeluknya dengan erat.


"Altan minta maap." Kata Arthan


Daffa tertawa dia mencium pipi cucunya itu dengan gemas, rasanya dia kembali teringat pada Devina dan Devano ketika kecil yang juga sering ribut dengan Sahara dulu.


"Arthan jangan lari terus ya? Nanti kalau jatuh sakit." Kata Daffa


Arthan mengangguk lalu melepaskan pelukannya dan berjalan menghampiri Ardhan yang masih asik bermain lego.


Anak itu suka sekali bermain lego.


"Atu uwa iga." Kata Ardhan menghitung sambil menyusun lego miliknya


"Atu uwa iga anculkan." Kata Arthan sambil menghancurkan semua lego yang sudah Ardhan susun dengan baik


"Aaa Amiiii." Rengek Ardhan


"Anculkan Aldann." Kata Arthan yang masih asik mengacak-acak lego kembarannya

__ADS_1


"Arthan jangan kayak gitu." Kata Devina lelah


"Amiii"


Ardhan berlari menghampiri Devina dan memeluknya sambil merengek.


"Iya iya Arthan enggak usah di temenin." Kata Devina


"Aaaaa"


Arthan merengek dia kesal dan melempar Devina dengan lego.


"Arthan, kalau enggak mau diam tidur ya?" Kata Devina dengan wajah galak


Arthan cemberut dia berlari menghampiri Fahisa dan memeluknya.


"Ami nakal." Kata Arthan


Anak itu memeluk Fahisa dengan manja dia memasang wajah cemberutnya membuat Fahisa tertawa pelan.


"Dia setiap hari begini sayang?" Tanya Fahisa pada anaknya


"Iya, tapi kalau ada Ziko enggak terlalu pecicilan." Kata Devina


Devina masih memeluk Ardhan yang terlihat kesal karena lego yang sudah dia susun dihancurkan oleh kembarannya.


Dasar Arthan jahil!


"Ami nakal gak mau cama Mami." Kata Arthan


"Iya udah ikut Oma aja." Kata Fahisa


"Gakk cama Api." Kata Arthan


"Ardhan sabar banget." Kekeh Daffa


"Ardhan enggak pernah ngambek Daddy, tapi kalau lego nya udah di acakin dia langsung marah." Kata Devina sambil mengusap pipi Ardhan dengan sayang


"Ami mau Mam." Kata Ardhan


"Mam? Ardhan lapar ya?" Tanya Devina


Ardhan mengangguk membuat Devina tersenyum.


"Iya udah Mami ambilin makan ya? Arthan mau Mam juga enggak?" Tanya Devina


Arthan menatap Devina sejenak lalu mengangguk dan memeluk Fahisa lagi.


"Ikut Ami." Kata Ardhan sambil merengek


"Sini aja sama Oma sama Opa ya?" Kata Devina


Ardhan menggelengkan kepalanya pelan.


"Yaudah yuk ambil mam." Kata Devina


Devina menggendong Ardhan membuat anak itu langsung memeluknya dengan manja dan Arthan yang melihat langsung bangun.


"Amii Amiii"


"Tinggalin aja Arthan." Canda Devina

__ADS_1


Anak itu semakin merengek dia berlari dan berguling-guling di atas karpet lalu melempari semua mainan membuat Devina tertawa pelan.


"Arthan ayo sini jangan kayak gitu, Mami bercanda aja ayo ambil mam." Kata Devina


Arthan cemberut anak itu berlari menghampiri Devina dan memeluk kakinya.


"Aldan tulunn." Kata Arthan


Beruntung Ardhan penurut dan tak banyak protes anak itu turun dari gendongan Devina hingga kini keduanya mengikuti langkah kaki Devina menuju dapur.


Daffa dan Fahisa hanya bisa tersenyum melihatnya.


Anak mereka sudah besar, dia menjaga si kembar dengan baik dan tak pernah mengeluh meskipun Arthan cukup rewel.


°°°°


"Zikooo"


Devina tersenyum senang dia berlari menghampiri suaminya dan melompat ke dalam pelukannya, anak-anaknya sedang tidur setelah seharian asik bermain, jadi ini waktunya bagi Devina untuk bermanja dengan suaminya. Mendapat pelukan dari Devina membuat Ziko tertawa dia langsung membalas pelukan itu seraya mencium puncak kepala Devina dengan sayang.


Setelah cukup lama berpelukan Ziko menggendong Devina dan duduk di tepian ranjang dengan Devina yang ada di pangkuannya. Senyumnya mengembang dengan sempurna dia mengusap pipi Devina dengan sayang.


"Nanti malam ke rumah Alex mau? Kita lihat baby nya mereka." Kata Ziko


Devina tersenyum dan langsung mengangguk dengan semangat.


"Mauu, baby nya cewek semua ya?" Kata Devina


"Iya cewek semua." Kekeh Ziko


"Kalau kita cowok semua." Kata Devina sambil tersenyum


"Ayo dong buat cewek." Canda Ziko


"Em nanti ajaa." Kata Devina


Devina memeluk Ziko dan mendusal manja di lehernya membuat pria itu tertawa.


"Arthan tadi mukul Daddy jahil banget." Kata Devina


"Arthan memang gitu kata Mama dulu aku juga gitu." Kata Ziko di sertai tawanya


"Ish pantes Arthan juga gitu." Kata Devina


Ziko tertawa dia memeluk Devina dengan sangat erat dan mencium pipinya hingga berkali-kali membuat Devina tertawa.


"Haha geli tau ish." Kata Devina


"Gemes tau ish udah lama enggak uyel uyel Vina." Kata Ziko sambil menekan kedua pipi Devina karena gemas


Devina hanya diam dan berusaha untuk pasrah dengan apa yang Ziko lakukan padanya.


"Mami gemesin banget sih." Kata Ziko lagi


Devina hanya tersenyum dan memeluk Ziko dengan sayang.


"Sayang Ziko"


Devina mengeratkan pelukannya, dia memejamkan matanya dan tersenyum senang.


Sudah lama tidak begini dengan Ziko.

__ADS_1


°°°°


Updateee🥰


__ADS_2