Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Ibu Hamil Nakal


__ADS_3

"Ziko sakittt"


Devina meringis sakit sambil memeluk Ziko juga bersandar di bahunya setelah dia memuntahkan lagi semua sarapannya membuat Ziko cemas sendiri melihatnya. Di usapnya kepala Devina dengan sayang lalu ketika istrinya itu tidak merasa mual lagi Ziko menggendongnya dan membawanya ke dalam kamar.


Duduk di tepian ranjang Devina mengeratkan pelukannya sambil terus merengek pada Ziko karena merasa perutnya sakit. Tak lama Nazwa masuk ke dalam kamar membawa air hangat dan meminta Devina untuk meminumnya.


Devina menurut dia meminum air hangat itu hingga habis lalu kembali memeluk suaminya.


"Perutnya sakit." Kata Devina lagi


Menghela nafasnya pelan Ziko meminta Devina untuk berbaring, tapi istrinya itu menolak dan terus memeluknya.


"Enggak mauu." Tolak Devina


Ziko tak bisa memaksa, jadi dia hanya membiarkan Devina tetap duduk di pangkuannya.


"Nanti kalau perutnya sudah gak sakit lagi Vina makan ya? Jangan sampai kosong perutnya." Kata Nazwa


Devina mengangguk singkat membuat Nazwa tersenyum lalu mengusap sayang rambutnya.


"Kalau butuh sesuatu panggil Mama." Kata Nazwa


"Iya Ma"


Begitu Nazwa keluar dari kamar Devina semakin mendekat pada suaminya dia menyandarkan kepalanya di bahu Ziko.


"Sakit banget?" Tanya Ziko


Devina mengangguk singkat sebagai jawaban.


"Sini Vina tiduran dulu." Kata Ziko lagi


"Enggak"


"Tiduran dulu sebentar ya?" Kata Ziko


Devina terdiam sejenak lalu melepaskan pelukannya dan menatap Ziko yang sekarang juga tengah menatap matanya. Suaminya itu tersenyum lalu meminta Devina untuk berbaring di ranjang.


Kali ini Devina menurut dia berbaring di atas ranjang lalu Ziko menunduk dan mencium puncak kepalanya dengan sayang. Setelahnya tangan Ziko terulur untuk mengusap perut Devina lalu mengatakan sesuatu yang membuat Devina tersenyum manis.


"Kenapa baby? Anak-anak nya Papi mau apa?" Kata Ziko


Devina menahan tangan Ziko agar tetap berada di sana.


"Mau di jengukin ya?" Canda Ziko


"Ishhh nakal." Kata Devina membuat Ziko tertawa mendengarnya


Ziko mendekatkan wajahnya dan mencium perut Devina untuk waktu yang cukup lama membuat Devina merasa begitu senang. Hatinya menghangat lalu ketika Ziko menjauhkan wajahnya dan kini menatapnya Devina tersenyum.


"Sebentar lagi Vina makan lagi ya?" Kata Ziko


Mengangguk patuh Devina kembali duduk dia menyampirkan rambutnya kebelakang telinga.


"Vina mau makan roti aja gak papa ya?" Kata Devina


"Enggak papa." Kata Ziko sambil tersenyum


"Ziko siniii"

__ADS_1


Ziko mendekat dan membiarkan Devina memeluknya lagi.


"Papii Ziko"


Ziko terkekeh pelan mendengar panggilan yang Devina berikan.


"Mami Vina"


Ikut tertawa Devina mendongak dan menatap mata Ziko dengan senyuman lalu mendekatkan wajahnya untuk mencium bibir Ziko sekilas.


"Vina mau bobok"


Devina berbicara dengan manja dan Ziko hanya tersenyum lalu mendekatkan wajahnya ke leher Devina kemudian menghirup dalam-dalam aroma tubuh Devina yang memabukkan.


Jangan pernah bertanya seberapa berartinya Devina untuk Ziko.


Karena jawabannya, sangat.


Devina sangat sangat berarti untuknya.


"Baby nya mau bobok sama Ziko juga." Kata Devina sambil tersenyum


"Jadi aku suruh ikutan tidur?" Kata Ziko


Devina menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Ziko harus bobok samping Vina sambil di peluk." Kata Devina


Ziko tertawa mendengarnya lalu berbaring bersama dengan Devina dan memeluknya dengan sayang.


"Baby nya minta Vina cium Zikooo"


Oh Ziko suka sekali kalau Devina lagi hamil.


°°°°°


Menatap istrinya dengan marah Ziko nyaris membentak Devina begitu melihat istrinya itu hampir saja memakan udang kalau saja Ziko tidak melihatnya. Beberapa saat yang lalu Nadya memang datang dan mengantarkan makanan untuk mereka, tapi Devina dengan nakal mau memakan udang yang katanya terlihat enak begitu tidak ada yang melihatnya.


Sekarang Devina ada di kamar bersama dengan Ziko yang terlihat marah membuat Devina menunduk karena tidak berani menatapnya. Tadi Devina hanya mau mencoba saja, sedikit tidak banyak soalnya kelihatan enak sekali ketika sudah tersedia di atas piring.


Ziko sangat kesal baru saja tadi pagi Devina muntah-muntah dan baru saja sore ini keadaannya membaik dia sudah membuat Ziko kesal.


"Itu gak boleh Devina! Kamu kan tau kalau kamu makan udang nanti alergi kamu kambuh bisa sampai demam tinggi juga, enggak ingat sekarang ada dua baby di dalam perut kamu?" Kata Ziko masih dengan suara pelan


Devina menunduk dengan raut wajah sedih.


"Aku marah! Aku gak suka kamu kayak gini Devina." Kata Ziko lagi


Kali ini Devina mendongak sambil menggelengkan kepalanya pelan.


"Ihh jangan marahh Vina minta maaf." Kata Devina


Devina menggoyangkan tangan Ziko yang kini dia genggam.


"Vina kan mau coba aja sedikitttt." Kata Devina


"Gak boleh Devina kamu kan alergi." Kata Ziko antara kesal dan gemas


"Iya udah maafff Ziko enggak boleh marah sama Ibu hamilll itu jahat namanyaaa." Kata Devina

__ADS_1


"Pokoknya aku marah sama kamu, sekarang kamu diam di kamar." Kata Ziko dengan wajah kesal


Devina menggelengkan kepalanya dengan cepat dan menahan Ziko yang ingin pergi.


"Aaaa mau kemanaaa? Vina nya jangan di tinggal." Rengek Devina


"Mau sumputin makanan di bawah biar istri aku gak nakal." Kata Ziko membuat Devina memasang wajah cemberutnya


"Maaffff"


"Lepasin Devina kamu duduk diam di kamar." Kata Ziko sambil berusaha melepaskan tangan Devina yang menahannya


Perbuatan itu membuat Devina semakin mengeratkan genggaman tangannya karena tidak mau ditinggal oleh suaminya.


"Enggakkk mau." Rengek Devina


"Devina lepasin aku mau mandi." Kata Ziko yang kini mencari alasan lain


"Vina juga mandi." Kata Devina


"Nanti gantian." Kata Ziko sambil menatap Devina yang kini berubah cemberut


"Aaa maunya berduaaa." Kata Devina


"Enggak"


Ziko melepaskan tangan Devina lalu pergi ke kamar mandi membuat Devina kembali merengek dan mengejar suaminya. Dengan kuat Devina mengetuk pintu kamar mandi membuat Ziko yang ada di dalam merasa gemas sendiri.


Mau marah-marah wajah lucu Devina membuat Ziko tidak tega.


"Bukaaain ishh Vina mau mandiii." Kata Devina


"Nanti aku dulu." Kata Ziko yang masih berdiri di balik pintu


"Enggakkk mandinya berduaa! Ziko bukaa ish bukaaa Vina minta maaf." Kata Devina lagi


Devina terus mengetuk pintu kamar mandi dengan kuat hingga akhirnya Ziko mengalah dan membuka pintu.


"Ikutttt"


Devina masuk ke dalam dan mengunci pintu kamar mandi.


"Mandinya sama Vinaaa"


Ziko mengarahkan kedua tangannya di hadapan wajah Devina merasa gemas dan sangat ingin mencubit seluruh wajahnya.


"Aku masih marah sama kamu Ibu hamil nakal"


Devina mengerucutkan bibirnya sebal dan mengikuti Ziko lalu memeluknya dari belakang.


"Lepasin Devina"


Devina menggelengkan kepalanya pelan.


"Enggak mau lepasss ayo mandii berduaa"


Astaga beri tau Ziko apa yang harus dia lakukan pada Devina?


°°°°

__ADS_1


Aku updateeee🥰


__ADS_2