Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Peluk Devina


__ADS_3

Ziko hanya bisa menggelengkan kepalanya pelan melihat Devina yang berlari ke bawah untuk menemui Mama nya karena katanya ingin mengadu tentang sikap Ziko yang cuek. Memang Ziko masih merasa kesal karena dia tau jangankan makan satu bahkan satu gigitan udang saja sudah berdampak untuk istrinya yang memang sangat sangat alergi dengan udang.


Memang terkadang Ziko pusing sendiri menghadapi Devina yang sayangnya selalu bertingkah menggemaskan hingga membuat Ziko tidak tega memarahinya. Satu-satunya hal yang dapat Ziko lakukan hanya bersikap cuek itu pun tidak terlalu cuek Ziko masih menjawab semua pertanyaan Devina serta menanggapi semua kata-katanya, dia hanya tidak mau menatap wajah Devina saja.


Bukan tidak mau, tapi kalau sudah melihat wajah menggemaskan itu jangankan marah hal yang ingin Ziko lakukan setiap kali menatap wajah Devina hanya menciumnya.


Kembali pada Devina yang kini melihat mertuanya di ruang tengah dan dengan wajah cemberut Devina duduk di samping Nazwa lalu memeluknya dari samping membuat wanita paruh baya itu terkejut. Bahkan Zidan pun ikut menatap menantunya dengan bingung karena Devina tiba-tiba datang dengan wajah cemberut.


Tak lama Ziko juga muncul membuat Devina semakin cemberut.


"Mama Ziko jahatt sama aku." Adu Devina


Ziko menghela nafasnya pelan ketika kedua orang tuanya langsung menatapnya.


"Ziko jahat sama Ibu hamilll." Kata Devina lagi


"Siapa yang jahat?" Kata Ziko


"Ziko! Mamaa Ziko jahat dia cuekin Vina padahal Vina udah minta maaf karena tadi mau makan udang." Kata Devina dengan bibir mengerucut sebal


"Salah kamu nakal." Kata Ziko


"Tuh kannn Mamaa lihattt jahat banget Ziko sama aku padahal aku udah minta maaf." Kata Devina


Nazwa tersenyum geli lalu mengusap kepala menantunya itu dengan sayang.


"Jangan galak sama menantu Mama sayang." Kata Nazwa


"Vina udah minta maaf Mama sama Ziko." Kata Devina dengan wajah cemberut


"Iya nanti Ziko di marah sama Papa." Kata Nazwa


"Aduh Ziko kamu ini." Kata Zidan sambil tertawa kecil


Ziko tersenyum dia mengulurkan tangan pada Devina membuat istrinya itu menatap wajahnya dengan galak.


"Ayo ke kamar tidur udah malam." Kata Ziko


"Ayo Devina istirahat." Kata Nazwa


"Ziko jangan buat menantu Papa sedih." Kata Zidan


Ziko hanya tersenyum mendengarnya lalu menatap lagi Devina yang kini menyambut uluran tangannya.


"Tidur yang nyenyak ya sayang." Kata Nazwa


Devina mengangguk lalu mengikuti Ziko dan pergi ke kamar mereka begitu masuk ke dalam kamar Devina melepaskan tangan suaminya sambil memasang wajah cemberutnya.

__ADS_1


"Kenapa Devina?" Tanya Ziko sambil menahan tawanya


"Ziko jahatt baby nya marah sama Papi Ziko." Kata Devina


"Ayo tidur"


Devina masih mengerucutkan bibirnya membuat Ziko sangat gemas melihatnya begitu duduk di tepian ranjang Devina mengatakan sesuatu dengan wajah galaknya.


"Vina enggak mau tidur sama Zikoo." Kata Devina


Menggelengkan kepalanya pelan Ziko hanya bisa menahan senyumnya.


"Mau tidur sendirian?" Kata Ziko


"Iyaaaa"


Ziko tertawa lalu mengangguk singkat dan berbalik melangkahkan kakinya menjauh membuat mata Devina membulat sempurna. Merasa kesal karena tidak dihibur atau di bujuk Devina mengambil bantal kecil lalu melemparnya pada Ziko.


"Ishhh jangan ditinggalllll!" Rengek Devina


Menghentikan langkah kakinya Ziko menoleh dan menatap Devina yang terlihat ingin menangis.


"Katanya enggak mau tidur sama Ziko." Kata Ziko


"Kan bercandaaaaa." Kata Devina


"Vina nya jangan di cuekin." Kata Devina


"Siapa yang cuekin kamu sayang?" Kata Ziko


"Zikoooo"


"Iya udah maaf enggak di cuekin lagi." Kata Ziko


"Vina nya kan udah minta maaf, janji enggak bakal nakal lagi enggak mau makan udang lagi karena enggak boleh sama Ziko." Kata Devina


"Ya ampun malah nangis." Kekeh Ziko


"Ziko jahat sama Ibu hamil." Kata Devina pelan


Ziko tertawa pelan lalu menghapus air mata istrinya itu dengan sayang.


"Jadi Vina mau tidur sendirian apa sama Ziko hm?" Kata Ziko


"Sama Zikoo nanti kalau sendiri enggak bisa tidur." Kata Devina


"Terus kenapa tadi bilang gak mau tidur sama Ziko?" Kata Ziko dengan penuh kelembutan

__ADS_1


"Ya kann supaya Ziko hibur Vina, tapi Ziko malah kabur." Kata Devina


Ziko kembali tertawa mendengarnya dia masih menghapus air mata Devina lalu menekan pelan pipinya karena gemas.


"Yaudah Ziko minta maaf." Kata Ziko


Devina menatap Ziko dengan pipi memerah serta mata yang begitu polos ketika menatapnya membuat Ziko benar-benar dibuat gemas karenanya. Sangking gemasnya Ziko mendekatkan wajahnya dan menggigit pipi Devina karena gemas membuat istrinya itu merengek.


"Aaaa sakitttttt"


Devina menangis lagi membuat Ziko tersenyum lalu mencium pipi itu berkali-kali sambil menghapus air mata Devina dengan penuh kelembutan.


"Jangan digigit pipinya sakitt." Keluh Devina


"Makanya jangan gemesin." Kata Ziko


"Ziko aneh! Vina marah, nangis, kesel semuanya di bilang gemes! Vina kan lagi nangissss dan marah." Kata Devina kesal


"Emang kamunya gemesin gimana?" Kata Ziko sambil tertawa


Devina memukul lengan Ziko berkali-kali, tapi sama sekali tidak sakit rasanya hanya seperti di sentuh saja.


"Harusnya kalau Vina marahh Ziko takut." Kata Devina


Ziko semakin tertawa dia menangkup wajah Devina dan menekan kedua pipinya hingga kini bibir Devina mengerucut.


"Mana mungkin takut sama kamu sayang mukanya aja gini." Kata Ziko


Begitu Ziko melepaskan tangannya Devina berpindah di pangkuan sang suami dan memeluknya.


Ziko tersenyum dia mengusap sayang kepala Devina lalu mencium puncak kepalanya.


"Udah sekarang bobok Ibu hamill nakal"


Devina mengeratkan pelukannya dan hanya diam ketika Ziko membuat mereka berdua berbaring di atas ranjang.


"Ayo tidur"


Ziko membawa Devina untuk bersandar di dada bidangnya lalu mencium lagi puncak kepalanya membuat Devina tersenyum senang.


Dia tidak suka kalau Ziko bersikap cuek!


°°°°


Aku updateeeee🥰


Aduh Ziko kamu sabar banget sama Devina yaaa🤣🤣

__ADS_1


__ADS_2