
Lima bulan usia kandungannya perut Devina kini lebih besar dari sebelumnya hal itu membuat Devina senang hingga setiap malam dia selalu mengusap perutnya begitu juga dengan Ziko yang sering sekali berbicara dengan janin dalam perutnya. Semakin hari nafsu makan Devina meningkat dia sering sekali lapar membuat Nazwa dan Ziko selalu menyetok banyak makanan di rumah entah itu roti atau kentang.
Seperti sekarang misalnya Devina duduk sambil memakan oreo yang dibelikan oleh Ziko sambil menonton TV, dia terlihat sangat tenang. Suaminya masih bekerja dan belum pulang biasanya Ziko pulang sekitar pukul lima atau enam sore kalau sedang sibuk, tapi Devina tidak masalah sekarang dia tidak pernah merajuk lagi.
Baby nya sangat pengertian dia tidak rewel lagi, tapi kalau malam jangan tanya Devina akan sangat manja dan tidak mau lepas dari suaminya.
"Baby nya Vina mau apa? Em Vina udah kenyang, tapi masih mau makan." Kata Devina pada dirinya sendiri
Dia mengusap lagi perutnya dengan sayang.
"Em kita minum susu aja ya?" Kata Devina lagi
Beranjak dari tempatnya duduk Devina pergi ke dapur untuk membuat susu oh iya hari ini dia sendirian di rumah hanya dengan Bibi saja. Mengambil gelas Devina menyeduh susu yang biasa dia minum lalu membawanya lagi ke ruang tengah karena dia ingin menonton tv.
Duduk manis di sana Devina menyaksikan film yang sedang berputar lalu mulai meminum susu sambil fokus ke depan. Dalam waktu singkat Devina sudah menghabiskannya dia tersenyum puas dan menaruh gelasnya di meja.
"Baby udah ya? Mami udah kenyang perut Mami penuh nanti Mami malah muntah, jadi udah ya?" Kata Devina sambil mengusap perutnya dengan sayang
Kembali fokus pada layar TV di hadapannya Devina mengalihkan lagi pandangannya ketika ponselnya bergetar dan ternyata ada beberapa pesan yang masuk.
Vina nanti habis makan siang aku jemput ya?
Kita ke rumah orang tua kamu seperti yang kamu minta
Senyum Devina mengembang dengan sempurna dia langsung mengetikkan balasan untuk suaminya.
Iya Zikoo
Semangat kerjanya Papi Zikoo🥰
Devina meletakkan lagi ponselnya di meja dan menonton film lagi.
"Nanti kita ketemu Oma sama Opa ya?" Kata Devina sambil mengusap perutnya
Sekarang Devina sangat penurut kalau Ziko bilang dia harus diam di rumah Devina akan diam dan tidak kemana-mana tanpa izin suaminya. Saat Ziko meminta dia untuk makan sayuran Devina juga menurut dia memakan sayuran seperti keinginan suaminya.
Ah pokoknya Ziko suka sekali dengan Devina yang sangat penurut.
°°°°
"Mommyyy"
Devina tersenyum senang dia menghampiri Fahisa dan memeluknya dengan sayang lalu masuk ke dalam. Duduk bersama dengan Fahisa juga Daffa kini Devina berada di tengah mereka.
Fahisa mengusap perut Devina dengan sayang dan mencoba untuk bicara dengan cucunya yang masih ada di dalam sana. Mata Devina mencari Devano yang tidak terlihat lalu menanyakan pada orang tuanya.
"Vano manaa?" Tanya Devina
"Vano di rumah orang tua Adara." Kata Fahisa
Devina mengangguk faham lalu tersenyum melihat brownies di meja dan langsung mengambilnya.
"Gimana ini cucu Daddy?" Tanya Daffa
__ADS_1
"Baik Pa kemarin kita habis check up dan keadaan janinnya sangat baik." Kata Ziko
"Daddy senang dengarnya sayang." Kata Daffa
Devina ikut tersenyum lalu memeluk Daddy nya dari samping dan memejamkan matanya.
"Vina kangen Daddy." Kata Devina
Daffa tertawa dan mengusap sayang rambut anaknya.
"Perut Vina sekarang sudah besar, jadi gendut, tapi lucu." Kata Devina sambil menatap Daddy nya dengan senyuman
"Lucu banget seperti Vina." Kata Daffa
Tersenyum manis Devina melepaskan pelukannya dan mengambil lagi brownies yang ada di meja.
"Vina sekarang nurut banget Ma kalau aku suruh makan sayuran dia gak pernah nolak lagi." Kata Ziko
"Pintar sekali." Kata Fahisa dengan senyuman
"Iya Vina harus makan sayur supaya baby nya sehat." Kata Devina sambil tersenyum
Fahisa mencubit pelan pipi anaknya membuat Devina menatapnya.
"Baby nya Vina makannya banyak tadi Vina makan terus waktu Ziko belum pulang." Kata Devina mengadu
"Memang begitu sayang Adara juga sama Vano sama heran sendiri kalau lihat dia makan." Kata Fahisa
"Mommy juga begitu waktu hamil Vina sama Vano." Kata Daffa
"Vina lucu gak perutnya udah buncit." Kata Devina
"Lucu banget sayang." Kekeh Daffa
Devina tersenyum senang lalu menatap Ziko yang juga sedang menatapnya.
Keduanya saling melemparkan senyum untuk beberapa saat.
°°°°
"Vano diam ya?"
Sampai malam Devina masih berada di rumah orang tuanya mereka baru akan pulang setelah makan malam sesuai permintaan Daffa yang masih ingin melihat anaknya. Sekarang Devina ada di ruang tengah bersama dengan Adara juga Ziko dan dia bersama Adara sedang mengerjai Devano.
Devano duduk dengan wajah pasrah ketika Devina bersama dengan Adara mendadani wajahnya dengan make up milik Fahisa yang Devina pinjam. Di tempatnya Ziko hanya bisa bersyukur karena bukan dia, astaga Ziko tidak bisa membayangkan kalau itu dia.
Devano saja terlihat pasrah agar kedua wanita itu senang.
"Vano lucu"
Devina tertawa dan mengusap kuas make up nya ke pipi Devano hingga terlihat warna pink di sana.
"Adara Adara pakai lipstik untuk Vano." Kata Devina
__ADS_1
Adara mengangguk singkat dia mengambil lipstik berwarna merah dan berniat memakaikan untuk Devano.
"Enggak usah ya? Ganti deh warnanya masa merah terang gitu." Kata Devano
"Em enggak boleh harus ini." Kata Adara
"Vanoo enggak boleh protes." Kata Devina galak
Devano menghela nafasnya pelan dan akhirnya mengangguk pasrah membiarkan Adara memoleskan lipstik merah ke bibirnya.
Setelah selesai Devina dan Adara bertepuk tangan merasa puas dengan hasil mereka lalu tertawa ketika melihat wajah Devano.
"Ih nanti kita ikat rambutnya dulu." Kata Adara
Adara mengambil karet lalu mengikat satu rambut Devano yang memang cukup panjang karena belum di potong.
"Yeeee sekarang poto." Kata Devina
"Vin Vin enggak usah ya? Jangan ya Vina." Kata Devano panik
"Harus di foto Van." Kata Adara dengan wajah sedih
"Vanooo"
"Yaudah foto deh foto kirim ke teman-teman sekalian." Kata Devano antara pasrah dan malu
Ziko tertawa membuat Devano menatapnya dengan tajam.
"Vano senyum terus tangannya gini." Kata Devina sambil menunjukkan tangannya seperti ini ✌
Devano menurut lagi dan Devina juga Adara mengambil gambar Devano berkali-kali lalu tertawa.
Ziko juga ikut tertawa, tapi dia panik ketika Devina menarik tangannya dan membawa dia duduk di samping Devano.
"Sekarang Zikoooo"
Devina terlihat antusias sedangkan Ziko terdiam dengan wajah terkejutnya.
Tak lama suara tawa terdengar yang berasal dari Devano.
"Karma"
Ziko menghela nafasnya pelan ketika Devina tersenyum antusias.
"Boleh ya?"
Ziko hanya mengangguk singkat sebagai jawaban membuat Devina bersorak senang.
Yasudah apa saja untuk kebahagiaan istrinya.
°°°°
Astaghfirullah Bumil ada aja deh kelakuannya🤣
__ADS_1