Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Twins


__ADS_3

Sudah enam bulan berlalu baby twins tumbuh dengan sehat mereka semakin gembul karena sangat suka sekali meminum susu bukan hanya asi, tapi susu bayi juga yang pernah Ziko coba belikan dan ternyata mereka sangat suka. Setiap malam baby twins tidur dengan lelap biasanya mereka bangun jam tiga atau empat bukan tengah malam seperti sebelumnya.


Sekarang Devina baru saja selesai memandikan baby twins mereka sudah sangat wangi dan terlihat begitu menggemaskan. Tangan baby twins terangkat seolah ingin menyentuh wajah Devina membuat Devina mendekatkan wajahnya dan benar saja kedua anak itu menyentuh wajahnya lalu tertawa membuat Devina sangat gemas.


Devina mencubit pelan pipi keduanya yang malah membuat mereka tertawa berbeda kalau Ziko yang melakukannya pasti sudah menangis.


"Kenapa cihh? Gemes banget anak Mamii." Kata Devina lucu


Devina menciumi mereka bergantian dan menatap lagi baby twins yang kini menatapnya dengan tatapan polosnya.


"Kalian gemes juga sama Mami yaa?" Kata Devina lagi


Devina tertawa pelan dia mengusap pipi keduanya bergantian.


"Main yuk ke rumah Oma sama Opa." Kata Devina lagi


Mereka masih asik menatap Devina dengan begitu polosnya.


"Nanti ketemu Nathan sama Nadhin." Kata Devina dengan senyuman yang menghiasi wajahnya


Tengah asik menatap anaknya pintu kamar di ketuk membuat Devina beranjak dari tempat tidur dan membuka pintu kamar. Ternyata ada Nazwa di sana dia tersenyum membuat Devina langsung mempersilahkan Nazwa untuk masuk.


Mertuanya itu sangat senang dengan baby twins.


"Aduh cucu Oma udah pada wangi." Kata Nazwa begitu melihat kedua cucunya yang tampan


Mereka tertawa sambil menggerakkan kakinya dengan penuh semangat membuat Devina tersenyum.


"Mereka lucu sekali Mama jadi gemas lihatnya sayang." Kata Nazwa


Devina tersenyum mendengarnya dia meraih tangan Arthan yang langsung anak itu genggam dengan tangan mungilnya.


"Vina juga gemes rasanya mau Vina gigit." Kata Devina membuat Nazwa tertawa pelan mendengarnya


"Ziko belakangan ini sibuk ya sayang? Papa bilang di kantor banyak kerjaan." Kata Nazwa


"Iya Ma Ziko juga udah bilang, enggak papa sekarang Vina punya baby twins enggak bakal kesepian." Kata Devina sambil tersenyum


Nazwa tersenyum mendengarnya dia mengusap sayang kepala Devina membuat menantunya ikut tersenyum hingga matanya menyipit, terlihat lucu sekali di mata Nazwa.


"Ini Mami nya baby twins kenapa ikut gemesin?" Kata Nazwa sambil tertawa


Devina tersenyum lagu dia lalu memeluk mertuanya itu dengan sayang membuat Nazwa langsung membalas pelukannya sambil mengusap sayang rambutnya.


"Mama mau ke super market dulu Vina di rumah aja ya?" Kata Nazwa


"Mama sama siapa?" Tanya Devina


"Sama supir sayang." Kata Nazwa


Devina mengangguk faham lalu tersenyum ketika Nazwa mengusap kepalanya sebelum beranjak pergi dari kamar dan meninggalkan lagi Devina dengan baby twins.

__ADS_1


Terkadang Devina ingin ikut menemani, tapi dia tidak mungkin meninggalkan baby twins sendirian di rumah dan lagi mertuanya tidak pernah mengizinkan dan selalu bilang bahwa ada Bibi dan supir yang menemaninya.


Tengah sibuk dengan fikirannya Devina tersentak ketika mendengar suara tangisan membuat dia menoleh dan melihat baby Arthan yang menangis. Sampai sekarang masih sama baby Arthan yang sangat rewel.


"Kenapa Arthan sayang?" Tanya Devina dengan suara lembutnya


Devina mengangkat tubuh Arthan membuat anak itu diam dan langsung bersandar manja di bahunya.


"Manja banget cih anak Mami cayang." Kata Devina sambil mencium Arthan dengan gemas


Masih menggendong Arthan ponsel Devina berdering membuat dia beranjak dari tempat tidur dan mengangkat telpon yang ternyata dari Ziko.


"Ziko"


Devina terlihat senang dia menahan tubuh Arthan dengan satu tangannya dan satu tangan yang lain memegang ponsel. Berjalan ke dekat ranjang Devina membaringkan perlahan tubuh Arthan lalu dia berbaring dengan posisi menyamping dan membuka sedikit bajunya, memberikan susu pada Arthan agar tidak menangis.


'Sayang aku mau pulang, kamu ada mau beli sesuatu gak?'


Devina terdiam sejenak sambil berpikir apa yang dia inginkan dan senyumnya mengembang dia langsung mengatakan keinginannya.


"Mau ice cream Ziko sama coklat." Kata Devina


'Nanti aku belikan di jalan, sekarang Vina lagi apa?'


"Lagi kasih susu Arthan dia barusan nangis." Kata Devina sambil mengusap pipi Arthan dengan sayang membuat tangan mungil anak itu menggenggam tangannya


'Dasar Arthan kalau Ardhan pasti bobok'


'Ya ampun kebiasaan Arthan kalau minum susu'


Ziko tertawa pelan membuat Devina memasang wajah sebalnya.


'Yaudah aku mau pulang nanti aku belikan ya?'


"Iya Ziko hati-hati di jalan." Kata Devina


'Iya sayang'


Begitu panggilan di matikan Devina meletakkan ponselnya di atas bantal dan menatap baby Arthan lagi dia mencubit pelan pipinya.


"Arthan jangan gigit ya? Enggak boleh sakit tau meskipun gigi Arthan baru dua." Kata Devina dengan wajah cemberut


Baby Arthan menatapnya dengan wajah lugu dia mengangkat kakinya dan memegang kakinya dengan tangan mungilnya membuat Devina tertawa pelan.


"Arthan pecicilan enggak bisa diam." Kata Devina


Devina tersenyum dia lalu menatap Ardhan yang terlihat begitu tenang.


"Udah ya cucunya gantian sama Ardhan." Kata Devina


Devina ingin pindah ke samping Ardhan, tapi Arthan langsung menangis dengan kuat membuat Devina menghela nafasnya pelan.

__ADS_1


Tetap pada posisinya Devina membiarkan Arthan menyusu dan satu tangannya dia bawa untuk menggenggam tangan mungil Ardhan agar anak itu tidak menangis juga.


Memang begini Arthan selalu menangis dan Ardhan diam, dia jarang menangis.


°°°°


Ziko masuk ke dalam kamar, dia baru saja sampai rumah sekitar jam setengah enam dan dia juga membawa ice cream serta coklat yang istrinya mau. Saat masuk kedalam kamar Ziko tersenyum ketika melihat Devina yang berbaring sambil memeluk kedua anaknya.


Baby twins tidur begitu juga dengan Devina dan Ziko tidak bisa menahan senyuman ketika melihatnya, dia berjalan mendekat dan duduk di tepian ranjang. Istrinya itu ada di samping Ardhan bajunya sedikit terbuka mungkin habis menyusui Ardhan.


Tangan Ziko terulur dia merapihkan rambut Devina yang menutupi wajah cantiknya yang ternyata malah membuat tidur nyenyak istrinya itu terusik. Mata indah Devina perlahan terbuka dia diam sejenak lalu mengalihkan pandangannya dan menatap Ziko.


Cukup lama Devina diam sambil menatap suaminya sebelum akhirnya dia bangun membuat Ziko tersenyum lalu merapihkan baju Devina.


"Ziko udah dari tadi?" Tanya Devina


"Enggak barusan." Kata Ziko


Devina bergumam pelan dia mengucek matanya sebentar lalu menatap Ziko dan tersenyum.


Ziko tersenyum juga ketika Devina memeluknya dan bersandar manja di dada bidangnya membuat Ziko mengusap sayang rambut hitamnya.


"Ngantuk?"


"Enggak, tadi lagi kasih susu Ardhan terus malah ikut tidur." Kata Devina


"Baby twins nya bobok." Kata Ziko sambil menghela nafasnya pelan


"Mungkin bentar lagi bangun." Kata Devina dengan senyuman


Melepaskan pelukannya Devina menatap mata Ziko dan tersenyum lalu mendekatkan wajahnya untuk mencium sekilas bibir suaminya.


"Vina"


Devina bergumam pelan masih sambil menatap suaminya.


"Capek ya?" Tanya Ziko


Devina menggelengkan kepalanya masih dengan senyuman manis yang menghiasi wajahnya.


"Vina senang ada baby twins yang temani Vina." Kata Devina


Ziko ikut tersenyum dia memeluk lagi Devina sambil mencium puncak kepalanya dengan sayang membuat Devina memejamkan matanya.


"Vina sayang Ziko"


Devina mengeratkan pelukannya, dia selalu merasa nyaman berada dalam pelukan suaminya.


°°°°


Yeee aku updateee🥰

__ADS_1


__ADS_2