Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Cemburu Terus


__ADS_3

Sejak pacaran hal yang paling sulit Ziko kendalikan adalah rada cemburunya dan ternyata hal itu masih berlaku hingga sekarang, dia mudah sekali cemburu meskipun dia dan Devina sudah menikah. Pagi ini Ziko melihat Devina sedang berbalas pesan dengan Raga saat ditanya Devina bilang dia hanya ingin meminjam buku saja bahkan Devina menunjukkan chat mereka yang memang hanya membahas masalah buku saja.


Ziko berusaha bersikap baik-baik saja meskipun dia kesal rasanya tidak Terima melihat Devina berkirim pesan dengan lelaki lain untuk apapun alasannya bahkan dengan Alex saja dia masih suka sensi sendiri. Namun, sekitar pukul sembilan Ziko melihat Devina yang sedang menelpon dan hal itu membuatnya kesal bukan main hingga akhirnya merebut ponsel itu dari tangan istrinya dan mematikan sambungan secara sepihak.


"Eh Ziko nanti Vina masih telpon"


Devina menatapnya dengan bingung.


"Kamu ngapain sih telponan sama Raga?" Tanya Ziko kesal


"Ish kan udah bilang mau pinjam buku tadi Ziko udah lihat chatnya juga." Kata Devina dengan bibir mengerucut sebal


Niatnya untuk marah akhirnya hilang sudah melihat wajah menggemaskan itu, tapi tidak Ziko masih kesal.


"Buku untuk apa?" Tanya Ziko


"Untuk referensi tugas Ziko aku udah cari di perpustakaan, tapi gak ada terus tanya yang lain juga mereka bilang gak ada cuman Raga yang ada, coba Ziko lihat Vina chat banyak tau bukan cuman Raga aja." Kata Devina menjelaskan


"Kenapa telpon?" Tanya Ziko lagi


"Dia bilang mau kasihin bukunya sekalian Raga mau ke kampus." Kata Devina


"Kamu kan gak ke kampus." Kata Ziko


"Iyaa Vina suruh Raga kirim aja lewat ojek ke sini, tapi Ziko malah matiin telponnya." Kata Devina


Ziko menghela nafasnya pelan, dia masih kesal sekali.


"Gak usah pinjam dia kita ke toko buku aja." Kata Ziko


"Gak usah Ziko kan cuman untuk kerjaiin tugas aja." Kata Devina


"Enggak papa kita cari aja ke toko buku gak usah pinjam sama Raga aku gak suka." Kata Ziko


"Kenapa gak suka? Vina cuman pinjam buku aja." Kata Devina sambil menatap suaminya dengan lugu


Ya ampun tolong ajarkan Ziko untuk bisa mengatasi rasa cemburunya.


"Vin yuk kita cari aja." Kata Ziko lagi


"Tapi, kenapa enggak pinjam aja?" Tanya Devina lagi


"Beli aja siapa tau nanti masih dipakai lagi bukunya." Kata Ziko


"Ziko cemburu ya sama Raga?" Tebak Devina


Ziko hanya diam tidak menjawab, tapi Devina sudah tau jawabannya.


"Kenapa cemburu sama Raga? Cuman pinjam buku aja dia juga enggak ketemu Vina bukunya mau dikirim lewat ojek." Kata Devina


"Vin"


Devina hanya bergumam pelan sambil menatap suaminya dengan penuh kebingungan.


"Aku cemburu sama semua cowok bukan sama Raga aja, kamu tau? Rasanya aku mau kurung aja kamu di kamar biar gak ada yang bisa lihat kamu." Kata Ziko


"Bosan tau kalau di kamar aja." Kata Devina dengan polosnya


"Vin kamu tuh kenapa sih gemes banget." Kata Ziko sambil mencubit kuat pipinya


"Ihh jangan sakit." Keluhan Devina

__ADS_1


"Yaudah yuk kita cari bukunya kamu siap-siap nanti sekalian kita jalan-jalan, kamu mau kemana?" Tanya Ziko


"Kedai ice cream." Kata Devina dengan penuh semangat


"Yaudah nanti kita kesana." Kata Ziko


"Sini HP Vina biar Vina bilang sama Raga dulu enggak jadi pinjam bukunya." Kata Devina


Ziko baru akan menjawab sampai ponsel Devina kembali berdering dan ternyata pria itu menelpon lalu Devina tanpa meminta izin mengambil alih ponselnya.


"Halo Raga"


Astaga bahkan Ziko tidak rela jika ada pria lain yang mendengar suara lembut istrinya.


"Enggak jadi Raga pinjam bukunya, makasih ya?" Kata Devina


Ya ampun Ziko ingin mematikan panggilan telpon itu sekarang juga!


"Iya yaudah salamin sama Kania." Kata Devina


Setelah panggilan nya terputus Devina menatap sang suami dengan senyuman lalu memberikan lagi ponselnya pada Ziko.


"Pegangin"


"Kania siapa Vin?" Tanya Ziko


"Pacarnya Raga dia lagi ada sama Raga dikampus." Kata Devina membuat Ziko mengangguk faham


Dasar pecemburu, maki Ziko dalam hati.


"Yaudah Vina ganti baju dulu." Kata Devina


Ziko hanya diam sambil menatap Devina yang berjalan menuju lemari lalu dia memilih untuk duduk sambil memainkan ponsel Devina. Tanpa mengatakan apapun Ziko membuka chat Devina dengan Raga dan membacanya.


Kamu suka baca harry Potter gak Vin?


^^^Sukaa aku udah baca semuanya, tapi belum nonton filmnya^^^


Sama gue udah baca semua dan filmnya juga udah gue tonton


Berdecak kesal Ziko menghapus semua percakapan Devina dengan Raga lalu menaruh ponsel Devina di meja. Tak lama setelahnya Ziko melihat Devina yang baru saja keluar dari kamar mandi.


Istrinya itu memakai dress berwarna biru muda dengan rambut yang dia biarkan tergerai, cantik sekali.


"Yuk Vina udah siap." Kata Devina


Ziko mengangguk sebagai jawaban lalu meraih tangan Devina dan menggenggamnya.


Keluar dari rumah Ziko langsung membuka pintu mobil untuk Devina dan ikut masuk ke dalam, orang tuanya sedang pergi keluar berdua makanya mereka tidak meminta izin untuk pergi.


"Vin"


"Iyaa"


"Aku boleh minta sesuatu gak sama kamu?" Tanya Ziko


"Em boleh Ziko mau minta apa?" Tanya Devina


"Jangan terlalu dekat sama Raga ya? Jangan chat dia kalau gak terlalu penting dan kalau dia chat jangan di balas." Kata Ziko


"Vina sama Raga memang enggak dekat tau, Ziko beneran cemburu sama Raga ya?" Tanya Devina

__ADS_1


"Ya bener lah Vin masa bohong." Kata Ziko


"Padahal Raga udah punya pacar tau." Kata Devina


"Waktu itu Lucas juga udah punya pacar." Kata Ziko membuat Devina tertawa kecil


"Hm yaudah yaudah Vina nurut sama Ziko." Kata Devina


"Makasih Vin"


Devina hanya bergumam pelan saja sebagai jawaban dan setelahnya perjalanan mereka hanya diiringi dengan suara musik yang Ziko dengarkan.


Devina suka kalau Ziko sudah cemburu karena pria itu terlihat lucu.


°°°°


"Enggak ada Ziko"


Helaan nafas Devina terdengar ketika mereka tak kunjung menemukan buku yang dia cari padahal sudah tiga toko buku yang mereka datangi. Rasanya Devina sudah lelah dia malas sekali untuk mencari lagi dengan bibir mengerucut Devina menatap suaminya dan mengajaknya untuk pulang saja.


Dalam diam Ziko menatap Devina dan dia jadi merasa bersalah mereka sudah berkeliling hingga Devina lelah dan semua karena rasa cemburunya. Akhirnya Ziko hanya mengangguk sebagai jawaban dan sebelum pergi dia bertanya jika saja Devina ingin membeli yang lain, tapi istrinya itu menolak.


"Pulang aja Ziko enggak ada Vina capek." Kata Devina


"Yaudah"


Keluar dari area toko buku keduanya langsung masuk ke dalam mobil dan sebelum pergi Ziko lebih dulu menatap Devina seraya menggenggam tangannya.


"Maaf ya?"


Perkataan itu membuat Devina mendongak dan menatap Ziko dengan alis bertaut.


"Kenapa minta maaf?" Tanya Devina dengan suara lembutnya


"Gara-gara aku kita jadi keliling cari buku dan akhirnya gak ketemu, kamu capek jadinya." Kata Ziko


Devina tertawa kecil lalu mencubit pipi Ziko dengan gemas.


"Ziko lucu, udah enggak papa." Kata Devina


"Vinn aku serius." Kata Ziko


"Iya Ziko udah enggak papa, sekarang kita ke kedai ice cream aja." Kata Devina


"Maaf"


Devina tersenyum lalu mencium sekilas pipi Ziko dan mengusap kedua pipinya.


"Vina suka kalau Ziko cemburu"


Ziko hanya tersenyum kemudian memberikan pelukan untuk Devina dengan cukup erat bahkan Ziko mencium puncak kepalanya berkali-kali.


"Ziko nanti ada yang lihat." Kata Devina


Tertawa kecil Ziko menjauhkan tubuhnya lalu mencium sekilas bibir Devina.


"Kacanya gelap sayang gak bakal ada yang lihat, aku ganti kacanya setelah waktu itu ketauan Daddy kamu"


Dasar Ziko nakal!


°°°°

__ADS_1


Aku updateee😘


__ADS_2