Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Pernikahan Devano


__ADS_3

Devina benar-benar merasa sangat bahagia hari ini karena pernikahan kembarannya sudah di depan mata bahkan sejak pagi sekali Devina sudah bersiap dengan pakaian yang sudah dia siapkan. Sebelumnya Devina bersama dengan Fahisa juga Sahara sudah memutuskan untuk memakai gaun rancangan Sahara yang memiliki warna sama dan Devina sangat suka dengan gaun berwarna biru muda miliknya.


Bersama dengan Ziko yang melingkarkan tangan di pinggangnya Devina menatap ke tempat dimana Devano sedang memakaikan cincin untuk Adara. Melihat hal itu membuat Devina kembali mengingat hari pernikahannya yang membuat senyumnya semakin mengembang dengan sempurna.


Bersandar manja di lengan sang suami Devina menatap kembarannya dia tidak sabar untuk menemui Devano dan Adara di sana.


"Zikooo"


"Hm"


"Vina jadi ingat pernikahan kita hehe." Kata Devina


"Aku juga." Kata Ziko sambil mengusap sayang kepala Devina


Devina tersenyum dia melirik cincin yang melingkar manis di jarinya.


"Vina suka waktu Ziko pakaikan cincin." Kata Devina


"Tapi, kamu aneh cincinnya enggak mau di ganti tetap pakai cincin waktu kita tunangan." Kata Ziko


"Em Vina suka hehe." Kata Devina


Kali ini Devina mengalihkan pandangannya dan menatap Ziko dengan senyuman manis yang menghiasi wajahnya.


"Vina mau ketemu Vano nanti ke sana ya?" Kata Devina


"Iya Vin"


"Ziko"


"Hm"


"Vina senang, tapi sedih juga." Kata Devina


"Sedih karena apa hm?" Tanya Ziko


"Sedih karena emm sekarang Vina enggak bisa terlalu manja lagi sama Vano hehe." Kata Devina


"Bisa manja sama Ziko." Kata Ziko membuat Devina tersenyum mendengarnya


"Ziko dulu kan banyak yang kira aku sama Vano itu pacaran kalau Ziko pernah mikir hal yang sama enggak?" Tanya Devina penasaran


"Hm sempat ngira sih, tapi nggak terlalu yakin juga." Kata Ziko


"Kenapaa?" Tanya Devina lagi


"Karena kalian mirip banget." Kata Ziko


Devina tersenyum senang lalu matanya menangkap sosok Cessa bersama dengan Alex dan dia langsung melambaikan tangannya pada mereka berdua.


"Cessaaa"

__ADS_1


Teman baiknya itu menatapnya dengan antusias lalu melepaskan Alex dan berlari kecil menghampiri Devina. Keduanya saling berpelukan untuk beberapa saat kalau Ziko dan Alex sih hanya saling menyapa saja.


"Mona sama Nayla mana?" Tanya Devina


"Masih di jalan deh kayaknya." Kata Cessa


Devina mengangguk faham lalu menatap Alex dan tersenyum manis padanya.


"Yang lainnya mana Lex?" Tanya Devina


"Ada tuh di sana tinggal Erick yang belum datang." Kata Alex


"Alex kapan nyusul sama Cessa hehe?" Tanya Devina membuat keduanya terdiam


Mereka saling pandang lalu Cessa tertawa kecil membuat Alex menatapnya.


"Nanti Vin kalau jodoh." Kata Cessa


"Lah gue memang jodoh lo." Kata Alex sewot


"Ya kan jodoh gak ada yang tau." Kata Cessa sambil mengangkat bahunya acuh


"Terus lo gak mau jodoh sama gue gitu?" Tanya Alex kesal


"Ya gak tau juga." Kata Cessa membuat Alex berdecak pelan


"Biasa Vin memang gitu dia kalau habis marahan sama gue." Kata Alex


"Lo makanya jangan suka cari masalah." Kata Ziko


Alex hanya bergumam pelan lalu mengajak Cessa untuk menemui Yuda yang melambaikan tangan pada mereka berdua dan meninggalkan lagi Ziko bersama dengan Devina.


Begitu keduanya pergi Devina menatap sang suami dan tersenyum.


"Alex sama Cessa lucu ya?" Kata Devina


"Lucu?"


"Heem Ziko tau enggak sih? Dulu Cessa itu gak suka banget sama Alex dia sering marah kalau aku cerita tentang Alex sama dia." Kata Devina


"Ya namanya juga cinta Vin langsung berubah deh." Kata Ziko


Devina mengangguk setuju ketika mendengarnya, dia ikut bahagia untuk teman baiknya.


Dia berharap kedua orang itu juga akan segera menikah sama sepertinya dan Devano.


°°°°


"Ziko ayoo ketemu Vano sama Adara"


Devina kembali merengek pada suaminya agar mereka menghampiri Devano di pelaminan yang sedang tidak ada siapapun untuk mengucapkan selamat di sana. Wajah Devina berseri senang dia menarik tangan Ziko agar sang suami itu mau menemaninya ke atas dan menemui kembarannya.

__ADS_1


Tidak bisa lagi menolak Ziko mengikuti keinginan Devina dan bersama-sama menemui kedua pengantin yang terlihat sedang berbicara satu sama lain. Sangat antusias Devina tersenyum dengan begitu lebarnya dan langsung berseru pelan ketika mereka sudah naik.


"Vanoooo udah nikah"


Kalimat itu yang Devina keluarkan begitu mereka sampai dan tanpa menunggu lagi Devina memeluk kembarannya dengan sayang untuk beberapa saat lalu setelahnya memeluk Adara.


Sekarang Devina sangat senang karena kembarannya itu sudah menikah. Mereka berdua sudah sama-sama memiliki pasangan hidup yang mereka cintai.


"Dari tadi ribut terus katanya mau ngobrol sama lo Van." Kekeh Ziko membuat Devano tersenyum mendengarnya


Devina ikut tersenyum dia melepaskan pelukannya lalu menatap Adara yang juga tersenyum padanya.


"Adara aku titip Devano ya? Dia sayang banget sama kamu hehe nanti kalau malam dia pasti minta kamu peluk terus." Kata Devina


Senyuman Devina terlihat sangat tulus tatapan matanya juga membuat Adara tersentuh melihatnya.


"Kalau ada apa-apa Adara kasih tau aku ya?" Kata Devina lagi


"Iya Vin"


Devina terdiam sejenak dia terlihat seperti ingin menangis membuat Adara kembali memeluknya.


"Kok malah kamu yang nangis Vin?" Kekeh Adara


"Vina nangis karena senang." Kata Devina


Melepaskan pelukannya Devina menghapus air matanya sebentar lalu menanyakan hal yang membuat mereka tertawa mendengarnya.


"Make up aku enggak luntur kan?"


Devina menatap yang lainnya dengan wajah cemberut membuat Devano mencubit pelan pipinya.


"Enggak masih cantik." Kata Devano


"Hm yaudah Vina mau turun lagi hehe selamat ya Vanoo." Kata Devina dengan senyuman yang menghiasi wajahnya


"Iya Vin"


"Ayuk Ziko kita turun lagi nanti Vina ngobrol banyaknya kalau udah di rumah." Kata Devina


Ziko mengangguk singkat lalu bersama dengan Devina turun dan kali ini mereka menghampiri Daffa juga Fahisa yang terlihat sedang mengobrol dengan Sahara.


Begitu keduanya datang mereka tersenyum dan Daffa langsung merangkul anaknya itu dengan sayang membuat Devina tersenyum senang.


Sedangkan Ziko di buat tersentak kala Airlangga menyentuh tangannya dan menatap matanya dengan lugu sambil merentangkan tangannya. Tertawa kecil Ziko membawa anak itu ke dalam gendongannya membuat Airlangga berseru senang.


Ah hari ini sangat membahagiakan untuk semua orang.


°°°°


Huaaa maafin baru updateeee😭

__ADS_1


Devano udah nikah sebentar lagi kita time skip dan kalian tau kan artinya apaaa🌚


Iya betull akan ada pendatang baru yeeee😍


__ADS_2