Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Darren Lagi


__ADS_3

"Zikooo"


Ziko tertawa ketika Devina benar-benar menyusulnya ke cafe dimana dia bersama dengan Gio juga Bastian sedang berkumpul dan Gio yang seakan faham langsung bergeser dan memberikan tempat untuk Devina duduk di samping suaminya. Tersenyum manis Devina duduk tepat di samping Ziko lalu menyapa yang lainnya dengan ramah, ada tiga orang dengan Ziko disini.


Bukan hal aneh memang kalau Devina ikut kumpul bersama Ziko dan teman-temannya karena kalau bosan Devina akan selalu mengikuti Ziko kemanapun dia pergi. Meskipun nanti Devina hanya diam sambil makan dan mendengarkan yang lainnya bercerita, tapi Devina senang saja dari pada dia berdiam diri di rumah.


"Udah aku pesan makanan untuk kamu makan aja." Kata Ziko


Devina mengangguk singkat lalu menatap kedua teman suaminya yang juga menatapnya.


"Kenapaa?" Tanya Devina sambil tersenyum


"Enggak, lo makin cantik." Kekeh Gio yang langsung mendapat tatapan tajam dari Ziko


"Bastian kenapa enggak ajak Adyra?" Tanya Devina


"Dia ada acara keluarga." Kata Bastian


"Emm gitu yah aku cewek sendiri deh." Kata Devina


"Enggak sendiri kali Vin ada banyak tuh cewek di sini." Kata Gio


"Ish ya maksudnya yang disini di tempat Vina duduk." Kata Devina


"Enggak papa." Kata Ziko sambil mengusap kepala Devina dengan sayang


"Hadeh capek banget." Kata Gio sebal


"Ehh sana ngobrol lagi aja Vina mau makan dulu." Kata Devina dengan senyuman manis di wajahnya


"Indah banget hidupnya Ziko punya istri kayak Devina." Kata Bastian


"Awas Bas lihat tuh muka temen gue dah kayak mau makan orang." Kata Gio sambil melirik Ziko


"Apa?"


"Serius deh adem banget kayaknya punya istri kayak Devina udah baik suaranya lembut banget belum lagi Devina cantik gak ada lawan." Kata Bastian


"Cari pacar sana." Kata Ziko


"Lo seneng gak Ko punya istri kayak Devina?" Tanya Bastian


"Dih ngapain nanya ya jelas seneng lah bakal awet muda gue sama dia." Kata Ziko sambil mengusap kepala Devina dengan sayang


"Keliatan sih dari waktu masih temenan aja Ziko udah seneng banget." Kata Gio


"Jelass"


"Kok dia mau sama lo ya Ko? Dulu dia deket sama Alex gak sih? Iya kan?" Kata Bastian


"Udah lewat." Kata Ziko kesal

__ADS_1


"Ya tau, tapi bener kan dulu deket sama Alex?" Kata Bastian


"Hmm"


"Cocok sama Alex." Canda Bastian


"Pergi lo!" Kata Ziko kesal


"Haha bercanda Ko enggak cocok sama lo dah lo kan setia kalau Alex enggak." Kata Bastian


"Sensi dia kalau bahas Alex padahal Devina juga udah jadi istrinya." Kata Gio


Devina yang sejak tadi mendengar percakapan tiga orang pria di dekatnya mendongak dan menatap mereka bertiga secara bergantian.


"Kok malah ngomongin Vina kenap....."


Ucapan Devina terputus ketika Ziko mengusap sudut bibirnya dengan ibu jarinya.


"Ada saus"


"Hehe berantakan ya? Ehh Vina lagi nanya kenapa ngomongin Vina?" Tanya Devina


"Kenapa memangnya?" Tanya Gio


"Ya aneh masa ngomongin aku di depan aku kan aneh." Kata Devina


"Yang penting gak ngomongin yang aneh-aneh." Kata Bastian sambil tertawa kecil


"Ish ngomong yang lain dong." Kata Devina


"Vin lo duduk sini aja deh biar gak deket sama Ziko iri gue liatnya." Kata Gio


Devina tertawa mendengarnya dan malah memeluk lengan Ziko lalu bersandar di bahunya.


"Makanya Gio sama Bastian cari cewek." Kata Devina


"Bener-bener udah ketularan Ziko." Kata Gio


"Hehe mau aku kenalin sama temen aku gak? Namanya Hanifa, tapi dia galak kayak Mona." Kata Devina


"Enggak Vin makasih gue temenan sama Mona aja udah sering kena geplak apalagi pacaran." Kata Gio


"Bastian kenapa enggak pacaran aja sama Adyra?" Tanya Devina sambil melepaskan pelukannya pada lengan sang suami


"Gue? Enggak lah Adyra udah kayak adek gue sendiri." Kata Bastian


"Pasti Bastian suka kan? Kamu suka, tapi Adyra enggak suka kena friendzone." Kata Devina membuat Bastian terdiam


"Ko bawa pulang." Kata Bastian kesal


"Siapa tauu nanti kayak Vina sama Ziko dulu juga Ziko korban friendzone haha." Kata Devina sambil tertawa senang

__ADS_1


"Enggak papa Vin aku beneran." Kata Ziko


"Hehe sekarang kan udah jadi suami." Kata Devina


Ziko hanya bisa tertawa mendengarnya dia mencubit gemas pipi Devina tanpa perduli teman-temannya yang menatap dengan sebal.


Ingatkan mereka untuk tidak mengajak Ziko lagi setelahnya.


Ziko kalau lagi bucin suka enggak ingat tempat.


°°°°


"Ziko... Emh... Lepas enggak bisa... Nafas"


Devina mendorong tubuh Ziko menjauh dan menatapnya dengan nafas tak beraturan karena Ziko yang sejak tadi tidak mau berhenti menciumnya. Suaminya itu tersenyum sambil mengusap bibir bawahnya lalu merapihkan rambut Devina yang berantakan karena ulahnya.


Di rumah sedang tidak orang karena orang tua Ziko sedang pergi dan Bibi juga lagi tidak ada di rumah, sekarang Ziko sedang di ruang tengah bersama dengan Devina. Sejak tadi yang di lakukan Ziko hanya menggodanya saja mulai dari mencium hingga menggelitik perutnya.


Menyebalkan.


"Udah ishhh"


Devina mengerucutkan bibirnya sebal ketika Ziko kembali mendekatkan wajahnya.


"Mau lagiii"


"Ish dari tadi udah." Kata Devina


"Sekali lagi ya?" Kata Ziko


"Jangan gigit." Kata Devina dengan wajah cemberut


"Enggak"


Devina kembali membiarkan Ziko mendekat dan mendaratkan ciuman di bibirnya, tapi belum sempat melakukan pergerakan apapun sebuah suara memaksa Ziko menjauh.


"Antee Vinaaaa"


Sial!


Suara Darren dengan cepat membuat Devina mendorong menjauh tubuh Ziko lalu merapihkan penampilannya dan pergi ke ruang tamu. Benar saja anak itu sudah muncul dan berlari ke arahnya lalu melompat ke dalam pelukannya.


Devina tertawa dia mencium gemas pipi Darren yang membuat anak itu tersenyum.


"Aduh ya ampun Ziko maaf ya? Tante ganggu gak? Tante harus pergi, tapi enggak bisa ajak Darren terus dia bilang mau ke rumah kamu." Kata Reni


"Enggak papa Tan." Kata Ziko sambil tersenyum


Devina masih asik menatap Darren sedangkan anak itu fokus pada satu titik lalu dengan wajah lugunya dia menunjuk sesuatu di leher Devina dan mengatakan sesuatu.


"Ante ini melah halus di obatin bial enggak sakit"

__ADS_1


°°°°°


Dua part aja untuk hari ini yaaa🥰


__ADS_2