
Tanpa sengaja mendengar percakapan Daddy nya di telpon bersama dengan Devano senyuman manis Devina mengembang dengan sempurna bahkan dia ingin melompat sangking senangnya ketika mendengar bahwa Daddy nya bilang Devano tidak akan pulang dan menginap di apartemen. Rasanya Devina sangat senang dan dia mulai berpikiran hal yang cukup negatif hingga membuatnya ingin tertawa bahkan sekarang Devina langsung berlari ke kamarnya.
Devina terlihat sangat bersemangat sampai membuat Ziko tersentak ketika dia membuka pintu kamar cukup kuat lalu menghampirinya yang duduk di ranjang. Wajahnya berbinar dia terlihat begitu senang dan ingin menyampaikan sesuatu membuat Ziko refleks menaruh ponselnya.
"Kenapa hm?" Tanya Ziko
Senyum Devina semakin mengembang dengan sempurna membuat dia terlihat begitu menggemaskan sekarang.
"Ziko Zikooo"
"Hm"
"Zikooo tadi Vina enggak sengaja dengar Daddy bicara sama Vano di telpon." Kata Devina dengan penuh semangat
Ziko mendengarkannya dengan sangat serius.
"Lalu?"
"Ziko tau enggak Vano bilang apa?" Tanya Devina
"Enggak, memang dia bilang apa?" Tanya Ziko penasaran
"Vano bilang dia enggak pulang dan mau nginap di apartemen teruss......"
Devina menggantung kalimatnya dan berharap Ziko mengerti dengan apa yang akan dia katakan selanjutnya, tapi ternyata tidak Ziko malah menatapnya dengan bingung.
"Terus?"
"Ih masa Ziko enggak tau." Keluh Devina
"Tau apa sayang?" Tanya Ziko bingung
Sejak pagi Devina membuatnya bingung sendiri dengan semua perkataannya.
"Vano enggak pulang berarti apa?" Tanya Devina
"Berarti Vano sama Adara nginap di apartemen kan?" Kata Ziko
Devina berdecak kesal membuat Ziko semakin bingung.
"Salah aku apa coba?" Kata Ziko ketika melihat istrinya itu cemberut
"Ihh Vano enggak pulang berarti dia sama Adara udah ngelakuin itu." Kata Devina yang malah membuat Ziko semakin bingung
"Hah?"
__ADS_1
"Ihh Zikoooo"
"Itu apa..... Astaga Devina." Kata Ziko yang langsung tertawa begitu sadar maksud ucapan istrinya
Devina langsung tersenyum lebar hingga menunjukkan barisan giginya yang rapih.
"Kamu ini ada aja deh." Kata Ziko sambil tertawa
"Bener kan? Berarti tadi malam mereka enggak ngelakuin apa-apa terus baru tadi di apartemen." Kata Devina yang antusias sendiri
"Haha Vina kamu ini kok kamu yang semangat sih?" Kata Ziko masih dengan tawanya
"Vina seneng aja hehe." Kata Devina
Ziko gemas sendiri melihatnya dia langsung mencubit gemas pipi istrinya.
"Yah padahal Vina mau ledekin Adara kalau dia nanti jalannya aneh atau kalau lihat merah disini." Kata Devina sambil menunjuk lehernya
"Jahil banget hm?" Kata Ziko
"Hehe"
Menggelengkan kepalanya pelan Ziko menatap Devina yang kini juga menatap ke arahnya.
Senyuman manis istrinya itu mengembang dengan sempurna dan tanpa Ziko minta Devina mendekat lalu memeluknya hingga dia terjatuh ke ranjang.
Devina yang kini berada di atasnya itu tersenyum lalu semakin mendekat dan mencium bibir Ziko hingga berkali-kali.
"Jangan mulai Devina nakal." Kata Ziko dengan penuh peringatan
Bukan berhenti Devina malah menempelkan bibir nya cukup lama di sana bahkan dengan berani mulai bergerak pelan di sana membuat Ziko menggeram dan langsung memeluk pinggangnya.
Tangan Devina mengusap kedua pipinya sekarang dia sudah sangat pintar bermain dengan ciuman ah tentu saja Ziko yang mengajarkan.
Setelah merasa puas Devina menjauhkan wajahnya dia beralih ke leher Ziko dan mendusal manja di sana membuat Ziko menahan nafasnya untuk sejenak.
Devina sangat berbahaya kalau sedang dalam mode agresif begini.
"Vin jangan mmh"
Ziko mengumpat pelan ketika Devina memberikan kecupan di sana bukan hanya sekali, tapi dua kali dan dengan cepat Ziko membalik keadaan. Membawa tubuh Devina hingga kini berada di bawah kurungannya Ziko mencium lagi bibir yang membuatnya candu hingga membuat Devina menariknya agar semakin mendekat.
Baru saja tangan Ziko ingin bergerak menyentuh tubuh Devina sampai suara ketukan membuat mereka berhenti dan secara refleks Ziko menjauhkan tubuhnya. Nafas keduanya terengah dan pintu masih di ketuk bersamaan dengan suara Daffa yang terdengar.
Di luar dugaan Devina dengan suara pelan merengek dan membuat Ziko ingin tertawa.
__ADS_1
"Ishh Daddy gangguuuu"
Astaga kenapa Devina bisa begini?
"Hey mau kemana benerin dulu ini rambut kamu." Kata Ziko panik
Ziko langsung merapihkan rambut Devina dengan kedua tangannya juga membenarkan baju yang Devina kenakan agar terlihat lebih rapih.
Setelah selesai Devina beranjak dari tempat tidur lalu membuka pintu kamarnya dan menatap Daddy nya dengan wajah cemberut.
"Devina"
"Iya Daddy"
"Eh kok cemberut kenapa?" Tanya Daffa
"Enggak papa." Kata Devina sambil tersenyum
"Kamu sama Ziko siap-siap ya? Kita mau makan malam di luar." Kata Daffa
"Iya Daddy"
Setelah mengatakan itu Daffa berjalan menjauh dan Devina kembali masuk ke dalam kamar setelah menutup pintu lalu menghampiri Ziko yang duduk di ranjang. Wajahnya cemberut membuat Ziko gemas sendiri melihatnya dia langsung memeluk Devina begitu istrinya itu duduk di dekatnya.
"Daddy nya gangguinnn." Kata Devina
"Eh kok gitu?" Kata Ziko sambil tertawa kecil
"Ya Vina mau mainn sama Ziko." Kata Devina membuat tawa Ziko semakin lepas
"Kok kamu mesum banget." Kata Ziko
"Ya kan belajar dari Ziko." Kata Devina
"Yaudah siap-siap aja dulu nanti Mama sama Papa kamu nunggu." Kata Ziko sambil memberikan ciuman singkat di bibirnya
"Gandong bantuin ganti baju"
Devina mengatakannya dengan nada manja juga tatapan mata yang begitu polos membuat Ziko ingin segera menerjangnya sekarang juga.
Coba kalian lihat ini benar Devina nya yang polos atau bukan?
°°°°
Daddy ini loh liat kamu di bilang pengganggu sama anakmu sendiri😭
__ADS_1
Ayo istighfar Devina😭
Cepat ngaku siapa yang ajarin Devina kayak gitu?!