
Devina memiliki kebiasaan baru sekarang memandikan baby twins dan mengganti baju mereka awalnya Devina sangat takut, tapi Nazwa membantunya selama tiga hari dan sekarang Devina sudah terbiasa dia bisa melakukannya sendirian. Seperti sekarang pukul tujuh pagi Devina baru saja selesai memandikan dan mengganti pakaian baby twins kini kedua anaknya itu sangat wangi, Devina suka sekali baunya.
Selesai dimandikan Devina membaringkan kedua anaknya itu di atas ranjangnya lalu menghalau segala sisi dengan guling, ya meskipun baby twins juga belum bisa banyak bergerak. Sekarang Ziko sedang mandi Devina menunggu untuk mandi setelah suaminya karena mereka bergantian menjaga baby twins.
Baby twins terutama Arthan terkadang menangis membuat Devina tidak berani meninggalkan mereka kalau tidak ada yang menjaga.
"Anak Mami udah pada wangi." Kata Devina senang
Devina menyandarkan kepalanya di guling dia menatap kedua anaknya yang terlihat tenang lalu mengusap pipinya bergantian.
"Lucu kayak Mami hehe." Kata Devina lagi
Devina tetap pada posisinya untuk waktu yang lama, entah apa yang Ziko lakukan hingga dia lama sekali di kamar mandi.
"Papi lama mandinya ya sayang." Kata Devina
Devina tersenyum manis, dia suka sekarang sudah memiliki anak rasanya menyenangkan.
"Papi nanya terus kalian kapas besarnya, masih lama ya? Kalian kan baru lahir Papi memang aneh." Kata Devina
Kedua anaknya terlihat seperti sedang mendengarkan.
"Nanti kita main ke tempat Oma sama Opa ya? Di sana ada Paman Vano sama Tante Dara mereka juga sebentar lagi punya baby twins kalian punya saudara." Kata Devina senang
Senyuman manis Devina terlihat sempurna dia mengusap pipi Arthan dan Ardhan bergantian dan dia terlalu fokus pada kedua anaknya hingga tak sadar Ziko baru saja keluar dari kamar mandi. Suaminya itu sudah memakai celana, tapi masih belum memakai bajunya hingga perut kotak-kotaknya itu terlihat jelas.
Ziko berjalan sambil mengeringkan rambutnya, dia menghampiri Devina dan tersenyum melihat wajah lucu istrinya yang menempel pada guling.
"Papi lama yaaa?" Kata Devina yang dapat di dengar Ziko
"Iya Papi lama malahin aja." Kata Ziko dengan wajah lucu
Mata Devina membulat dia langsung bangun dan menatap Ziko dengan senyuman.
"Ehh Ziko sudah selesai." Kata Devina
"Sinii peyukk." Kata Ziko seperti anak kecil
Lucu sekali Devina gemas sekarang dengan suaminya.
"Ihh Ziko lucu." Kata Devina
Devina mendekat dan langsung memeluk tubuh suaminya.
"Belum pakai baju loh aku sayang." Kata Ziko
"Enggak papa." Kata Devina dia malah memainkan hidungnya di dada bidang sang suami
Ziko tertawa dia mengusap rambut Devina dengan penuh kelembutan.
"Mami Vina belum mandi gih mandi dulu." Kata Ziko
Devina mendongak dan menatap mata suaminya.
__ADS_1
"Mandi ya? Ziko yang jagain baby twins." Kata Ziko
Devina mengangguk patuh lalu berjinjit dan mencium bibir suaminya sebentar membuat Ziko tertawa pelan.
"Dadah Papii"
Devina lalu pergi ke kamar mandi dia mengambil handuk yang tergantung dan masuk ke dalam kamar mandi.
Begitu Devina masuk ke dalam kamar mandi Ziko langsung mendekat ke ranjang tanpa mengganti pakaiannya lalu mencium kening anaknya dengan penuh kelembutan.
"Pagi anak-anak Papiii"
Kedua anaknya itu terlihat seperti sedang tertawa membuat Ziko gemas.
"Mau Papi gigit, tapi takut kalian nangis nanti Papi kena marah Mami." Kata Ziko
Ziko tertawa pelan dia selalu di marah oleh Devina kalau mengganggu kedua anaknya dan membuat mereka menangis.
"Mami kalau marah lucu tau sayang Mami malah gemesin minta di sayang kalau lagi marah." Kata Ziko
Ziko jadi ingat ketika Devina mengomel karena dia mengganggu anak-anak hingga Arthan menangis dengan keras karena Ziko menciuminya.
'Ziko jangan digangguin kan Vina udah bilang nanti mereka nangis, kasihan, nakal banget ish sebel jangan digangguin terus baby Arthan kan rewel Zikoo'
Devina mengomel dengan wajah cemberut membuat Ziko malah gemas melihatnya.
Kalau kalian lihat pasti kalian akan merasa sangat gemas hingga ingin menggigit pipinya.
°°°°
Begitu masuk ke kamar Devina mengangkat tubuh Arthan lalu melirik baby Ardhan yang ternyata sudah tidur lelap. Tersenyum tipis Devina mengangkat tubuh Arthan lalu mengusap pipinya membuat anak itu menggerakkan lidahnya mencari susu.
"Mau apa cih anak Mami cayang?" Tanya Devina
Anak itu merengek membuat Devina tersenyum lalu membuka sedikit bajunya dan memberikan susu kepada Arthan membuat anak itu langsung diam.
"Cup cup jangan nangis terus ya?" Kata Devina sambil mengusap pipi Arthan dengan sayang
Devina menatap Arthan dan tak lama pintu kamarnya terbuka ada Ziko yang masuk ke dalam.
"Eh Ziko sudah selesai makannya?" Tanya Devina
"Belum nanti aja bareng kamu." Kata Ziko sambil berjalan mendekat dan duduk di dekat istrinya
"Vina enggak papa Ziko makan duluan aja kan Ziko mau kerja sama Papa." Kata Devina dengan senyuman manisnya
Ziko tersenyum dia mengusap pelan pipi Devina dengan sayang.
"Nanti aja." Kata Ziko
Devina akhirnya membiarkan saja.
"Gemesnya gemesnya anak Papi yang paling celewet." Kata Ziko dengan lucu
__ADS_1
Devina tertawa dia mengusap rambut Ziko dengan sayang.
"Kayaknya nih sayang nanti kalau udah besar Arthan pasti bakal jadi jahil banget nanti Ardhan lagi diam dia gangguin terus mereka ribut haha lucu pasti kayak kamu sama Vano." Kata Ziko
"Iyaaa, tapi kalau Vano enggak pernah marah sama Vina kalau digangguin." Kata Devina
"Gemes banget sih aku mau gigit." Kata Ziko gemas
Devina tertawa pelan mendengarnya.
"Cium aja Ziko." Kata Devina dengan lembut
"Sini cium Papi." Kata Ziko
Ziko mendekatkan wajahnya dia mencium Arthan berkali-kali dengan pelan membuat anak itu melepaskan mulutnya lalu menangis.
"Ziko ciumnya jangan gitu sekali aja dia jadi nangis." Kata Devina
Devina mengusap pipi Arthan lalu memberikan lagi susu untuknya membuat dia kembali diam.
"Ini nanti kalau udah besar jadi saingan Papi maunya sama Mami terus"
Devina hanya tertawa mendengarnya dia melirik lagi Ardhan yang benar-benar lelap.
"Ardhan anteng banget sih kayaknya dia besarnya pendiam kayak Vina"
Devina tersenyum senang mendengarnya lalu menatap tangannya yang kini digenggam oleh suaminya.
Tanpa di duga Ziko mendekat lalu mencium keningnya dengan sayang membuat senyum Devina semakin mengembang dengan sempurna.
"Vina pintar banget." Kata Ziko
"Makasih Ziko"
"Gemes banget sama Mami Vina." Kata Ziko lagi
"Vina juga gemes sama Ziko." Kata Devina
"Kenapa?" Tanya Ziko
"Ziko sekarang lucu." Kata Devina
Ziko tertawa pelan mendengarnya, memang sekarang dia lucu ya?
°°°°
Aku updateeee🥰
Oh iya jadi aku mau nulis cerita baru hehe tapi bukan di noveltoon :)
Aku cuman mau coba aja kok dan tenang aja yaa cerita di sini belum mau aku tamatin kok hehe apalagi cerita Vina Ziko rasanya gak mau aku tamatin🤣
Aku mau coba sesuatu yang baru saja hehe kalau responnya bagus aku lanjutin kalau enggak yaa enggak🤭
__ADS_1