
Pernikahan Cessa dan Alex!
Hari ini Devina terlihat sangat antusias untuk menghadiri pernikahan Cessa bahkan pagi pagi sekali Devina sudah bangun dia bersiap dan heboh sendiri membangunkan Ziko agar tidak kesiangan. Sekarang Devina sudah terlihat cantik dengan dress berwarna putih yang melekat di tubuhnya juga make up tipis dan hiasan di kepalanya membuat Devina terlihat begitu cantik.
Baby twins tidak Devina bawa dan Devina titipkan pada mertuanya di rumah dia juga meninggalkan susu untuk keduanya karena mereka memang sudah mulai meminum susu selain dari asi nya. Sebelum pergi Devina sudah memberikan susu juga pada baby twins karena mereka memang bangun pagi pagi sekali.
Sebenarnya Devina ingin membawa serta si kembar, tapi takut mereka menangis dan rewel apalagi acaranya di gedung dan ramai orang pastinya.
Baby Arthan cukup rewel kalau kepanasan.
"Anak Mamii sebentar yaa? Mami sama Papi pergi dulu oke? Arthan sama Ardhan jangan nakal sama Oma ya?" Kata Devina
Devina tersenyum dia mencium pipi baby twins yang kini sudah menginjak usia tiga bulan.
"Mama maaf ya? Vina mau ke pernikahan Cessa dulu Vina takut baby twins nya nangis nanti." Kata Devina pada mertuanya
"Eh kenapa minta maaf? Mama senang jagain baby twins udah jangan khawatir Mama bakal jagain Arthan sama Ardhan." Kata Nazwa
Devina tersenyum dia mencium punggung tangan Nazwa begitu juga dengan Ziko sebelum keduanya berangkat.
Dari tempatnya Nazwa menatap Devina dan Ziko yang berjalan keluar rumah dengan senyuman yang menghiasi wajahnya, gemas sekali Mami dan Papi muda itu.
Kembali pada Devina juga Ziko yang kini sudah masuk ke dalam mobil di dalam mobil Devina sudah sibuk sendiri dia terus menelpon Mona dan Nayla yang sudah di tempat.
"Monaaaa tungguinn Vinaa." Kata Devina
Ziko yang melihat itu hanya bisa tersenyum sambil menahan tawanya.
'Lo udah dimana Vin? Udah mau mulai'
"Ihhh jangan mulai duluuu! Vina masih di jalan tunguinnn." Kata Devina heboh
'Haha bercanda bercanda ini juga Cessa masih di make up'
"Ishh jahil banget sih Vina udah di jalan." Kata Devina dengan wajah cemberut
Suara tawa Mona terdengar dan hal itu membuat Devina kesal sendiri lalu mematikan panggilannya dan memasang wajah cemberut.
"Kenapa?" Tanya Ziko
"Ziko cepetan nanti keburu mulai acaranya." Kata Devina dengan wajah cemberut
Ziko tersenyum mendengarnya.
"Iya iya ini lebih cepat lagi." Kata Ziko sambil menambah sedikit kecepatan mobilnya
Devina menatap lurus ke depan dia tidak sabar ingin segera sampai dan melihat Cessa dengan balutan gaun pengantin.
Tiga puluh menit mungkin mereka di perjalanan hingga sampai di sebuah gedung tempat pesta dilangsungkan. Devina terlihat begitu bersemangat dia langsung membuka sabuk pengamannya dan turun membuat Ziko segera memanggilnya.
Tidak sabaran sekali memang membuat Ziko menggelengkan kepalanya pelan dia bergegas turun dan menyusul Devina. Tangan Ziko melingkar manis di pinggang istrinya dia membawa Devina masuk ke dalam gedung.
__ADS_1
"NAYLAAA"
Devina berseru kencang begitu melihat Nayla membuat beberapa pasang mata menatap ke arahnya dan Ziko hanya bisa menggelengkan kepalanya. Mereka berjalan mendekat ke arah Nayla yang datang bersama seorang pria bernama Samuel yang Devina tau kekasih Nayla.
"Mana Cessa sama Monaaa?" Tanya Devina dengan tidak sabaran
"Sebentar lagi datang Vin tunggu acaranya sebentar lagi di mulai." Kata Nayla
Devina mengangguk singkat matanya berbinar pipinya sedikit memerah, dia tidak sabar menyaksikan pernikahan antara Cessa dan Alex yang sudah sempat tertunda.
Akhirnya kedua orang itu bersatu juga.
°°°°
Mata Devina memancarkan kebahagiaan yang begitu besar ketika dia menyaksikan sendiri Alex memasangkan cincin di jari manis Cessa lalu ketika Alex mencium kening Cessa dan membuat semua tamu bertepuk tangan. Di sampingnya Ziko merangkulnya dia mengusap punggung Devina dengan sayang, dia juga ikut senang melihat kedua temannya menikah.
Meskipun sempat memiliki hubungan yang kurang baik dengan Alex dulu, tapi mereka sudah berbaikan dan Ziko senang melihat Cessa dan Alex sudah resmi menikah. Saat mata Cessa menatap ke arah ke tiga temannya Devina melambaikan tangannya dengan semangat dia tersenyum lebar membuat Cessa ikut tersenyum.
Cessa terlihat sangat cantik dengan balutan dress putih panjang dengan bahunya yang terbuka, tapi masih cukup sopan. Jangan lupakan balutan make up tipis yang membuat Cessa semakin cantik, dia juga memegang sebuah bunga untuk di lemparkan.
Devina sedikit mundur ketika Cessa berbalik dan ingin melempar bunga nya bersama dengan Alex sedangkan beberapa orang yang lainnya terlihat bersemangat untuk mengambil bunga itu. Tersenyum manis Devina melihat Cessa melempar bunga itu dan bunga cantik itu mendarat dalam dekapan Mona yang sama sekali tidak dia duga.
Padahal Mona berada jauh dari orang-orang yang malah berdiri mendekati Cessa, melihat bunga itu Mona diam, tapi Devina terlihat senang dia melihat Gio dan langsung menariknya membuat pria itu terkejut bukan main. Mendorong tubuh Gio ke dekat Mona hingga tubuh keduanya sedikit bertabrakan Devina berseru kencang membuat orang-orang tertawa.
Cessa dan Nayla tertawa lepas, tapi Mona dan Gio salah tingkah sendiri di sana.
"HABIS INI MONA SAMA GIO"
Ziko ikut tertawa dia melihat Devina yang terlihat senang dan keduanya melihat Gio dan Mona yang malah saling melempar bunga itu satu sama lain dengan wajah memerah karena malu dan salah tingkah sendiri.
°°°°
Mona mengomel sendiri ketika menghampiri Devina, Nayla juga Ziko yang tertawa pipinya masih memerah sampai sekarang dan bunga tadi masih ada dalam genggamannya juga. Sampai di dekat mereka Mona langsung mencubit gemas pipi Devina dan menariknya membuat Devina merengek dan memukul pelan lengannya.
Untung saja yang menjahili nya Devina coba kalau orang lain pasti udah habis sama Mona kalau Devina mana berani dia, enggak tega duluan mau marah juga. Begitu tangannya terlepas Devina mengusap pipinya yang terasa sakit dan panas di waktu yang bersamaan.
"Abang Gio sini sama calon istrinya." Kata Ziko ketika melihat Gio yang sama seperti Mona sibuk mengomel
"Diem gak!" Kata Mona ketika mereka masih tertawa
"Mona cocok tauu ayo cepetan Gio cepetan di lamar." Kata Devina sambil menyenggol lengan Gio
"Vinnnn ih sebel gue gak bisa marah kalau sama lo." Kata Gio membuat Devina tersenyum
"Cepetannn lamar Mona biar menikah." Kata Devina lagi
"Iya Yo udahlah lamar aja Mona pasti langsung yes." Kata Nayla sambil tertawa
"Ihhhh"
Mereka tertawa lagi melihat wajah kesal Mona.
__ADS_1
"Ehh Vina kok enggak ajak baby twins sih?" Tanya Nayla
"Takut nangis, jadi sama Mama di rumah." Kata Devina membuat mereka mengangguk faham
"Eh lihat tuh Cessa sama Alex akur banget berdua." Kata Nayla sambil menunjuk ke pelaminan
Cesaa dan Alex terlihat sedang duduk dengan Alex yang sedang merapihkan rambut Cessa, manis sekali.
"Ziko ayoo kita ke Cessa." Ajak Devina
Ziko hanya menurut saja dia mengikuti langkah kaki Devina menghampiri Cessa dan Alex yang langsung berdiri melihat kehadirannya.
Tersenyum senang Devina langsung memeluk Cesaa membuat Cessa tertawa pelan dan membalas pelukannya.
"Selamat Cessaaa"
Cessa tersenyum dan mengangguk singkat lalu menatap Devina ketika Devina melepaskan pelukannya.
"Mana baby twins?" Tanya Cessa
"Sama Mama enggak Vina ajak takut nangis." Kata Devina
"Ayo Lex langsung buat nanti malam sama Cessa." Kata Ziko sambil tertawa
"Zikooo!"
Ziko malah tertawa di tegur oleh Cessa begitu juga dengan Devina.
"Cessa cantik banget." Kata Devina
"Oh jelas istrinya Alex." Kata Alex sambil menyenggol lengan Cessa
"Ishh"
"Dih masih galak aja sama suami." Kata Alex
Cessa berdecak pelan membuat Devina tertawa dia menatap lagi Cessa dan tersenyum.
"Cessa bahagia selalu yaa? Jangan berantem terus sama Alex terus cepatan susul Vina jadi Mama muda"
Cessa tersenyum dia mengangguk dengan pipi memerah membuat Devina tertawa melihatnya.
Devina senang akhirnya Cesaa berhasil juga menikah dengan Alex meskipun hubungan keduanya sering mendapat masalah.
Jujur Alex hebat bisa tahan dengan Cessa yang mood nya mudah berubah bahkan tak jarang tanpa alasan dia mendiamkan Alex, biasanya kalau sudah dekat datang bulan.
Ternyata Alex sabar juga padahal dulu pria itu mana suka dengan wanita seperti Cessa yang mood nya mudah berubah dan terlalu banyak mengatur.
Tapi, akhirnya Alex jatuh juga dalam pesona Cessa yang ketika menunjukkan cintanya membuat Alex kepikiran sampai tak bisa tidur.
Happy wedding Alex dan Cessa💐
__ADS_1
°°°°
Hadiahnya mana untuk Alex dan Cessa???