Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Pulang


__ADS_3

Baru terlelap menjelang pagi Devina masih merasa sangat mengantuk, dia ingin tidur lagi, tapi sebentar lagi mereka harus pulang dan Devina harus merapihkan barang-barang yang dia bawa. Sungguh Devina lelah sekali badannya pegal semua karena ulah Ziko bahkan saat sarapan tadi Devina masih sangat mengantuk hingga dia hanya memakan separuh lalu izin untuk kembali ke kamar.


Sekarang Devina baru saja selesai merapihkan barang-barangnya dan memastikan tidak ada yang tertinggal lalu dia pergi ke tempat tidur untuk berbaring sebentar. Baru akan menutup mata Ziko masuk ke dalam kamar dan tersenyum padanya dia berjalan mendekat lalu duduk di tepian ranjang.


Devina bangun dan menatap Ziko dengan raut wajah cemberut.


"Ngantukkk"


Ziko tertawa mendengarnya.


"Salah siapa godain aku." Kata Ziko


"Salah Ziko enggak mau berhentii." Kata Devina


"Kok jadi aku? Kamu yang godain aku." Kata Ziko sambil tertawa kecil


"Ya tapi kann harusnya jangan lama-lama." Kata Devina dengan raut wajah cemberut


"Kamu kan tau aku gak bisa kalau cuman sebentar." Kekeh Ziko


"Ishh males sama Ziko." Kata Devina


"Tadi malam bilangnya sayang Ziko cinta Ziko." Kata Ziko dengan wajah menyebalkan


"Nyebelinnn"


Devina merengek pelan sambil memukul lengan suaminya karena kesal.


"Ngantuk banget?" Tanya Ziko


"Heem ngantuk nih lihat mata Vina." Kata Devina sambil membuka matanya lebar-lebar


Ziko mendekatkan wajahnya lalu mencium singkat keningnya.


"Mata Vina indah." Kata Ziko


"Ihh bukan itu lihat mata Vina hitam kan? Masih ngantuk." Kata Devina


Baru akan menanggapi pintu kamar di ketuk membuat Devina langsung beranjak dari tempatnya dan membuka pintu kamar. Ternyata ada Fahisa yang masuk ke dalam kamar dan mengatakan bahwa mereka akan segera pulang.


"Sudah selesai? Kita sebentar lagi berangkat pulang." Kata Fahisa


"Em udah Mommy." Kata Devina


"Yaudah kita pulang sebentar lagi ya?" Kata Fahisa


Devina mengangguk sebagai jawaban lalu masuk ke dalam kamar dan berniat mengambil tas miliknya juga sang suami.

__ADS_1


"Aku aja Vin." Kata Ziko


Tersenyum manis Devina menatap Ziko yang mengambil alih tasnya lalu menggenggam tangannya dengan penuh kelembutan. Sampai di ruang tamu ternyata semuanya sudah berkumpul dan mereka langsung menghampiri yang lainnya juga.


"Habis ini mau langsung pada pulang atau mau ke rumah Mommy?" Kata Fahisa


"Em Vina mau langsung pulang enggak papa kan?" Kata Devina


Dia mengantuk ingin tidur.


"Iya enggak papa sayang." Kata Fahisa


"Ara mau ke rumah dulu deh Mom." Kata Sahara


"Iya Ma nanti aku sama Ara ke rumah dulu." Kata Arjuna


"Devano gimana?" Kata Daffa


"Dad please ya kita satu rumah." Kata Devano membuat yang lainnya tertawa


"Oh iya lupa." Kata Daffa


Devano hanya bisa memasang raut wajah kesalnya.


"Yaudah ayo berangkat sayang." Kata Daffa


Mengangguk singkat mereka bersama-sama keluar dari Villa lalu masuk ke dalam mobil masing-masing.


"Ziko"


"Hm"


"Vina tidur ya?" Kata Devina


Ziko tersenyum lalu menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


Selagi Ziko membawa mobil Devina memejamkan matanya dan tertidur begitu saja karena Devina memang sangat mengantuk.


Di tempatnya Ziko hanya membiarkan saja Devina tertidur karena semalam istrinya memang hanya tidur sebentar.


Karena ulahnya, tapi karena Devina penyebabnya.


°°°°


Pukul tiga Devina dan Ziko baru saja sampai rumah Devina juga masih terlelap ketika sampai hingga Ziko tidak tega membangunkannya, jadi sudah sekitar sepuluh menit Ziko asik menatap wajah Devina yang terlihat begitu cantik. Tersenyum manis Ziko mengusap pipi istrinya itu dengan sayang membuat Devina bergumam pelan dalam tidurnya.


Memanggil pelan nama istrinya Ziko yang tidak mendapat jawaban memilih untuk keluar dari mobil dan menggendong tubuh Devina. Masalah tas mereka bisa di urus nanti saja, di dalam gendongannya Devina malah mendekat dan mendusal manja di lehernya.

__ADS_1


"Eh Vina sakit sayang?"


Pertanyaan itu Nazwa ajukan ketika dia melihat Ziko yang baru masuk ke dalam rumah sambil menggendong Devina.


"Enggak Ma dia tidur aku enggak tega banguninnya." Kata Ziko


Nazwa mengangguk faham lalu membiarkan Ziko mengantar Devina ke kamar.


Masuk ke dalam kamar Ziko langsung membaringkan tubuh Devina di atas ranjang tidak lupa dia melepas sepatu yang istrinya itu kenakan lalu menaruhnya di dekat meja. Tak hanya itu Ziko melepas juga jam tangan yang istrinya itu kenakan lalu dia berniat untuk pergi mengganti pakaian, tapi tangannya di tahan.


"Emm sini ajaa"


Devina membuka matanya dan menatap Ziko dengan mata sayunya.


"Mau ganti baju sebentar." Kata Ziko


"Sini ajaa"


"Yaudah aku duduk sini kamu tidur lagi." Kata Ziko sambil mengusap kepala Devina dengan sayang


"Mau pelukkk"


"Yaudah bentar aku lepas dulu sepatu yang aku pakai." Kata Ziko


Beranjak dari tempat tidurnya Ziko melepas sepatu miliknya lalu kembali ke ranjang dan berbaring di samping Devina.


"Sini"


Membawa Devina ke dalam pelukannya Ziko mengusap kepalanya dengan sayang dan memberikan ciuman singkat di puncak kepalanya.


"Tidur lagi katanya masih ngantuk." Kata Ziko


Devina hanya bergumam pelan lalu mengeratkan pelukannya dan menutup matanya.


"Ziko"


"Tidur sayang katanya ngantuk." Kata Ziko


"Heem"


"Tidur sayangnya Ziko." Kata Ziko


Mengusap lagi kepala Devina dengan sayang Ziko terus menatap istrinya hingga Devina benar-benar tidur dengan lelap.


"Ya ampun mau aku cium kalau udah tidur gini gemes banget"


Mencubit pelan pipi istrinya Ziko mencium kening Devina dengan sayang lalu mengusap lagi kepalanya.

__ADS_1


°°°°


Masih ada lagi gak yaaa😌


__ADS_2