Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Aku Suka


__ADS_3

Mata indah Devina perlahan terbuka dia masih merasa mengantuk, tapi perutnya sudah berbunyi minta untuk diisi dan hal yang pertama kali dia lihat adalah wajah suaminya. Tadi malam keduanya benar-benar menghabiskan malam yang panjang makanya Devina masih merasa sangat mengantuk.


Tersenyum manis Devina mengusap pipi Ziko dengan sayang lalu mencium keningnya membuat pria itu bergerak dalam tidurnya. Tangan Ziko menarik tubuh Devina mendekat karena sejak malam Ziko memang tidur sambil memeluknya.


Devina mengguncang pelan tubuh Ziko untuk membangunkannya karena dia memang sudah merasa lapar.


"Ziko bangun"


Hanya gumaman pelan yang Ziko berikan, tapi Ziko tidak membuka matanya malah mendusal manja di leher Devina.


"Ziko bangun udah siang"


Sekali lagi Ziko hanya bergumam pelan tanpa berniat membuka matanya.


"Ziko bangun Vina udah lapar"


Setelah mendengar perkataan itu barulah Ziko membuka matanya lalu menjauhkan sedikit wajahnya dan menatap mata Devina dengan sayu, dia masih mengantuk.


"Bangunn Vina udah lapar." Kata Devina lagi


"Udah jam berapa?" Tanya Ziko dengan suara serak


"Sembilan"


"Sembilan?"


Melepaskan pelukannya Ziko bangun dan bersandar pada kepala ranjang sambil mengusap pelan matanya.


"Kamu mau makan apa?" Tanya Ziko


"Kemarin kan kita beli roti tawar sama selai coklat, makan itu aja." Kata Devina


"Hm yaudah aku pakai baju dulu." Kata Ziko


Devina menganggukkan kepalanya sebagai jawaban semalam Ziko hanya memakai celana pendek saja, tapi tidak memakai lagi bajunya kalau Devina sih memakai semua baju tidurnya.


Devina sendiri langsung pergi ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya di susul dengan Ziko yang kimi sudah memakai kaos hitamnya. Setelah selesai keduanya pergi ke dapur dan Devina langsung membuka roti tawar yang kemarin mereka beli lalu mengolesnya selai coklat disana.


Devina membuat dua untuk dia dan Ziko tentunya.


"Kamu yakin cuman mau makan ini aja?" Tanya Ziko ketika Devina memberikan roti kepadanya


"Heem gak papa kok nanti kita mandi dulu habis itu cari makan." Kata Devina sambil tersenyum


"Sekalian jalan-jalan ya?" Kata Ziko


Devina menganggukkan kepalanya dengan semangat lalu mulai memakan roti miliknya.


"Vin"


"Hmm"


"Kamu sakit gak?" Tanya Ziko

__ADS_1


Devina mengangkat wajahnya lalu menatap Ziko dengan alis bertaut.


"Sakit? Enggak kok Vina enggak sakit." Kata Devina


"Beneran?"


"Iya Vina sehat kok memang kenapa?" Tanya Devina


"Enggak.. tadi malam kan.."


"Enggak Vina sehat-sehat aja." Kata Devina dengan cepat


"Kamu sih Vin godaiin aku." Kata Ziko


"Ziko juga sering kayak gitu sama Vina, gantian." Kata Devina


Ya ampun Ziko benar-benar tidak mengerti dengan Devina.


"Kamu inii"


"Kenapa? Ziko enggak suka?" Tanya Devina


"Suka kamu sering-sering aja kayak gitu." Kata Ziko membuat Devina menatapnya dengan sebal


"Ish cari kesempatan." Kata Devina


Ziko tertawa lalu mencubit pelan pipi Devina.


"Vina mau ke kedai ice cream." Kata Devina


Devina mengangguk patuh lalu kembali memakan roti miliknya hingga habis tak tersisa.


"Masih lapar gak?" Tanya Ziko


"Enggak kok udah kenyang lagian kadang-kadang Vina sarapan roti juga kalau di rumah." Kata Devina sambil tersenyum


"Mau mandi gak?" Tanya Ziko


"Ziko duluan aja." Kata Devina


"Gak mau berdua?" Tanya Ziko


"Enggakk mau sendirian aja." Kata Devina


"Beneran?"


"Ish iya beneran." Kata Devina


"Yaudah aku mau mandi duluan." Kata Ziko


Devina mengangguk singkat dan dia tersenyum ketika Ziko mengecup singkat bibirnya sebelum pergi ke kamar. Selagi Ziko pergi mandi Devina menonton tv untuk menunggu suaminya hingga selesai.


Tadi malam Devina benar-benar sudah gila hingga berani menggoda Ziko bahkan kalau mengingatnya Devina malu sekali, dia juga tidak tau kenapa bisa berbuat begitu tadi malam.

__ADS_1


Tadi malam Devina juga sangat emm nakal hingga Ziko terus menyebut namanya dengan suara yang Devina suka.


Menggelengkan kepalanya dengan cepat Devina memukul-mukul kepalanya pelan.


"Vinaaa ih kamu mikirin apasih? Gak boleh gak bolehh"


Devina merutuki dirinya sendiri yang mengingat malam panasnya dengan Ziko.


"Ayoo Vina nonton tv ajaa." Kata Devina pada dirinya sendiri


Berusaha fokus pada layar tv yang ada dihadapannya tanpa memikirkan kejadian tadi malam.


Sungguh Devina sama sekali tidak tau kenapa dia bisa seberani itu pada suaminya, dia pasti sudah gila.


Lima belas menit berlalu Devina yang sedang asik menonton tv dikejutkan dengan sentuhan di pundaknya, tentu saja berasal dari Ziko. Suaminya itu terlihat lebih segar setelah mandi dan harum juga.


"Udah selesai?" Tanya Devina pelan


"Hm udah kamu mau langsung mandi?" Tanya Ziko sambil duduk disamping Devina


"Bentar lagi aja deh." Kata Devina


Memeluk suaminya dari samping Devina menghirup aroma tubuh Ziko yang sangat dia suka dan mengabaikan layar tv di hadapannya.


"Ziko


"Hmm"


"Tadi malam Vina nakal ya?" Tanya Devina membuat Ziko tertawa mendengarnya


"Iya nakal banget sampai buat aku panas dingin." Kata Ziko


Devina tersenyum lalu mengeratkan pelukannya.


"Kamu capek?" Tanya Ziko


"Enggak cuman malas aja." Kata Devina


"Kan harusnya tadi kita mandi bareng, jadi aku bisa...."


"Ishh kan Ziko mah malah bahasnya kemana-mana." Kata Devina sebal


"Iya iya maaf Devina sayang." Kata Ziko sambil mengacak-ngacak gemas rambutnya


"Ziko berantakan nanti rambutnyaa." Keluh Devina


Tertawa kecil Ziko merapihkan rambut Devina lalu menangkup wajahnya dan mencium keningnya.


"Love you baby"


Devina tersenyum dan mendekatkan wajahnya, memberikan ciuman di bibir suaminya lalu memeluknya lagi.


¤¤¤

__ADS_1


Nanti sore atau malam aku update lagi yaaa💞


__ADS_2