Istri Manja Ziko

Istri Manja Ziko
Gemas


__ADS_3

Dulu ketika mengenal Ziko di masa sekolah Devina mengira Ziko itu tipe cowok playboy yang memiliki banyak wanita atau gebetan, tapi ternyata dia salah besar, jangankan gebetan Ziko aja selalu menempel dengannya ketika sekolah. Saat masih awal berteman Devina masih sangat sungkan dengan Ziko meskipun pria itu berkali-kali mengajaknya ke kantin bersama atau membelikan dia makan ketika istirahat.


Mungkin satu semester Devina terus merasa tidak enak pada Ziko yang sangat baik padanya, tapi semakin lama Devina jadi terbiasa dia sering kali nitip makanan jika tidak ingin ke kantin dan nantinya Ziko akan menolak ketika Devina ingin mengganti uangnya. Rasanya belum lama ini mereka masih berteman bahkan memakai seragam sekolah, tapi sekarang keduanya sudah tidur di atas ranjang yang sama dengan Ziko yang tidak memakai kaosnya.


Tak hanya itu sekarang Devina juga tak sungkan lagi memeluk atau mencium Ziko yang sudah sah menjadi suaminya.


Senyuman manis Devina mengembang dengan sempurna dia mengusap pipi Ziko dengan sayang. Waktu berjalan dengan sangat cepat hingga tak terasa satu bulan berlalu besok Devina dan Ziko akan memulai perkuliahan seperti biasanya.


"Ziko ayo bangun"


Suara lembut Devina terdengar ketika dia berusaha membangunkan suaminya.


"Ziko bangun"


Devina mengguncang pelan tubuh Ziko hingga membuat pria itu terusik lalu membuka matanya perlahan. Hal pertama yang dia lihat adalah Devina yang tengah tersenyum padanya.


"Bangun"


Tersenyum tipis Ziko menarik Devina mendekat lalu menyembunyikan wajahnya di leher Devina.


"Ziko kan Vina suruh bangun bukan malah dusel ginii." Kata Devina sambil mengusap kepala Ziko dengan sayang


Bergumam pelan Ziko menjauhkan wajahnya lalu mencium bibir Devina hingga berkali-kali, meminta jatah morning kiss miliknya.


"Ziko bangun terus mandi Vina mau turun dulu bantuin Mama di bawah." Kata Devina


"Sini aja Vin." Kata Ziko manja


"Ziko ish Vina mau bantuin Mama." Kata Devina


"Kamu kan belum mandi juga." Kata Ziko


"Iya nanti bantuin Mama dulu sebentar." Kata Devina


"Mandi dulu aja masih cukup pagi ini Vin kayaknya masih gelap juga." Kata Ziko


"Em yaudah Vina mandi duluan Ziko tunggu ya? Mandinya gantian aja." Kata Devina


"Gak mau mandi barengan aja supaya mempersingkat waktu?" Kata Ziko


Devina langsung memasang wajah galaknya lalu memukul lengan suaminya cukup kuat.


"Enggak!"


Tertawa kecil Ziko membiarkan Devina pergi lebih dulu ke kamar mandi dan menatapnya dari ranjang dimana dia masih berbaring. Sesaat setelah pintu kamar mandi tertutup Ziko mengambil ponselnya yang ada di nakas lalu duduk sambil bersandar pada kepala ranjang.


Tadi malam dia tidak memakai kaos karena merasa panas padahal ada AC yang menyala, tapi tetap saja Ziko merasa panas. Kembali pada Ziko yang tengah membuka satu per satu pesan yang masuk ke dalam ponselnya.

__ADS_1


Ada pesan dari Devano.


Kembaran dari istrinya itu memang rutin sekali mengirim pesan untuk menanyakan kabar Devina biasanya tiga hari sekali bahkan terkadang setiap hari.


Ko gimana kabar Vina?


^^^Baik Van mau ketemu sama Vina gak? ^^^


^^^Hari ini kan masih libur^^^


Tak lama setelah pesan itu dikirim Devano sudah membaca lalu membalas pesannya.


Gue ada janji sama Adara mau pergi jalan-jalan next time aja


Mungkin minggu depan kita jalan bareng aja lo sama Vina dan gue sama Adara


^^^Oke Van nanti gue bilang ke Vina^^^


Setelah membalas pesan itu Ziko menaruh lagi ponsel miliknya lalu terdiam untuk beberapa saat sambil memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan Devina hari ini. Biasanya mereka menonton film, tapi Ziko rasa hal itu akan terasa sangat membosankan dan dia berfikir untuk melakukan hal yang lain lagi.


Devina sendiri jarang memiliki rencana padahal dulu Devina yang selalu memiliki banyak rencana entah pergi ke taman atau pantai atau kedai ice cream kesukaannya. Setelah menikah mereka justru sering menghabiskan waktu bersama di rumah entah hanya diam sambil menonton TV hingga bermain play Station.


"Ziko udah selesai sana kamu mandi"


Suara itu membuat Ziko mendongak lalu menatap Devina yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan sudah memakai pakaian rumahannya. Tersenyum manis Ziko menepuk tempat disampingnya membuat Devina berjalan dan duduk disana.


"Eh enggak usah Vina bisa sendiri." Kata Devina


"Enggak papa biasanya kamu juga suka keringin rambut aku." Kata Ziko sambil tersenyum


Devina menurut dan membiarkan Ziko mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.


"Kita mau ngapain hari ini sayang?" Tanya Ziko


"Enggak tau Vina juga bingung." Kata Devina jujur


"Hm kemana ya? Aku bosan di rumah." Kata Ziko


"Ziko mau kemana memangnya?" Tanya Devina


"Ya mau jalan-jalan sama kamu sayang." Kata Ziko


Devina baru akan menjawab, tapi dia diam sambil menoleh kala Ziko mengambil sisir yang ada ditangannya lalu dengan hati-hati menyisir rambutnya.


Dalam diam Devina tersenyum.


"Kalau gitu kita pergi ke taman Safari aja." Kata Devina

__ADS_1


"Mau ngapain kesana?" Tanya Ziko bingung


"Ish ya mau jalan-jalan gimana sih Ziko." Kata Devina sebal


"Kamu mau kesana?" Tanya Ziko


"Heem mau"


"Gak mau ke mall aja? Mungkin kamu mau belanja." Kata Ziko


Devina tertawa kecil lalu dia menoleh untuk menatap Ziko dan mengambil alih sisir yang pria itu pegang.


"Mau ngapain kesana? Vina gak mau belanja Vina udah punya banyak barang kadang aja banyak yang jarang di pakai, mending kita jalan-jalan ke tempat lain aja." Kata Devina


Ziko tersenyum lalu mengusap kepala Devina dengan sayang dan mencium bibirnya singkat.


"Ish Ziko jangan cium terus!"


Tertawa kecil Ziko mencubit gemas pipi Devina lalu memeluknya dan membiarkan Devina bersandar di dada bidangnya yang tidak tertutupi apapun.


"Ziko sana ihh mandi dulu"


Begitu pelukannya terlepas Devina balas mencubit pipi suaminya lalu mengambil handuk yang ada di ranjang dan meletakkannya di tempat semula juga sisir yang dia bawa.


"Vina mau ke bawah bantuin Mama"


Ziko tersenyum Devina benar-benar menggemaskan sekarang apalagi gadis itu sering kali bersikap dewasa yang malah membuat Ziko gemas sendiri.


"Devina"


Devina menoleh lalu menatap suaminya dengan alis bertaut, tapi setelah mendengar apa yang Ziko katakan raut wajahnya berubah dan membuat Ziko tertawa.


"Temenin aku mandi dong Vin"


Dengan wajah galaknya Devina menghampiri Ziko lalu mencubit gemas lengannya.


"Sana mandi sendirii!"


Dia paling suka kalau Devina sudah memasang wajah cemberut atau galaknya.


°°°


Aku update nihh😘


Nanti sore atau malam update lagi yaa❤


Yakin nih gak mau dikasih konflik haha😂 Aku udah terbayang sekarang mau bikin konflik seperti apa😁

__ADS_1


__ADS_2