Jodoh Yang Tak Terduga

Jodoh Yang Tak Terduga
episode 8


__ADS_3

sebulan berlalu setelah makan malam rey dan clarisa, Rey yg sedang tidak enak badan memaksakan diri nya untuk berangkat bekerja, " tok tok" bunyi ketukan pintu ruang kerja clarisa, clarisa yang sedang berada diruangan nya sambil memeriksa keuangan bengkel nya, "masuk" ucap clarisa.


"Maaf mengganggu mbak", ucap diki karyawan nya.


"Ada apa dik, seperti nya kamu sedang mencemaskan sesuatu" ucap clarisa yang memperhatikan raut wajah diki yang cemas.


"Itu mbak, rey pingsan" ucap diki terbata bata.


"Sekarang rey dimana" balas clarisa yang seketika raut wajah nya berubah cemas.


"Teman² sudah membawa rey keruang istirahat karyawan mbak" balas diki.


"Kita kesana sekarang" ucap clarisa berdiri dari tempat duduk nya.


Setelah sampai clarisa diruang karyawan, clarisa menyentuh kening rey yang panas, "panas nya tinggi sekali" ucap clarisa.


"Diki bantu saya angkat rey kemobil" biar saya antar dya pulang.


"Baik mbak" ucap diki sambil memopong badan rey menuju mobil clarisa.


"Anto kamu ikut saya utk memopong rey dirumah nya nanti," ucap clarisa.


"Dik, aku titip bengkel sama kamu" sambung clarisa melihat kearah diki.


"Baik mbak" balas diki.


****


"Kamu ngapain kesini clarisa" ucap mona ibu kos nya rey, yang kebetulan tante nya clarisa.


"Ini tante rey karyawan aku pingsan, " balas clarisa.


" Rey kos disini kan tan, Kamar nya rey dimana ?" sambung clarisa.


"Ayo tante anterin" jawab mona, yang berajalan menuju kamar nya rey.

__ADS_1


Clarisa dan anto karyawan yg dibawa nya tdi memopong tubuh rey menuju kamar nya, setelah membaringkan tubuh rey yang masih pingsan diatas ranjang nya, semua nya keluar dari kamar itu,


"Anto kamu lansung balik kebengkel saja" ucap clarisa kepada anto karyawan nya.


"Baik mbak" jawab anto, yg kemudian meninggalkan kos²an tersebut.


Setelah anto pergi clarisa menemui tante nya, "tan" panggil clarisa.


"Apa clarisa" jawab tante nya.


"Aku mau izin ke tante, untuk merawat rey disini, setidak nya sampai dya sadar" ucap clarisa.


"Seperti nya rey karyawan spesial ni, sampai bos nya yang turun tangan sendiri untuk merawat nya" canda mona tante nya clarisa.


Mendengar ucapan tante nya mebuat rona merah di kedua pipi clarisa,


"kenapa wajah kamu merah gitu clarisa,? berati bener dugaan tante kalian pasti ada hubungan sesuatu, apa kalian pacaran" Ucap mona lgi yang melihat wajah ponakannya yang berubah merah dgn ucapan nya barusan.


"Tidak tan, ini cuma sebatas tanggung jawab ku sebagai atasan nya rey" balas clarisa, yang wajah nya tambah memerah


Clarisa pergi meninggal kan tante nya, kemudian menuju kamar rey, setelah sampai dikamar clarisa mengambil ember kecil mengisi dgn air hangat lalu mengompres kepala rey.


"Kamar nya besar juga, kamar dengan fasilitas lengkap pula, mana mungkin rey bisa membayar dgn gaji yang aku berikan" batin clarisa sambil memperhatikan setiap sudut kamar nya rey.


Clarisa merasa haus, kemudian menuju kulkas nya rey untuk mengabil minum untuk melegakan dahaga nya, clarisa membuka kulkas nya rey, dan sedikit terkejut dgn isi kulkas nya rey yang penuh dgn berbagai jenis baik dari buah²an, minuman kaleng, jus, susu dan sebagai nya," lengkap jga isi kulkas nya, tidak seperti anak kos pada umum nya" batin clarisa.


"Lebih baik aku memasak untuk makanan nya" batin clarisa.


"Tapi tidak ada bahan masakan didlam kulkas nya rey, oh iya aku minta sama tante mona saja", batin clarisa.


Clarisa menemui tante nya yg sedang duduk didepan rumah nya, karna kos²an nya tepat berada di samping rumah nya. " Tante aku mw menumpang masak disini, sambil minta bahan masakan tante, karna rey tidak punya bahan masakan," ucap clarisa sambil tersenyum kepada tante nya.


"Pergi aja kedapur" ucap mona.


"Makasi tante" ucap clarisa kemudian berjalan menuju dapur.

__ADS_1


Mona memperhatian clarisa memasak dari dekat, "papa kamu keaadan nya bagai mana clarisa" ucap mona.


"Papa baik² aja kok tan, cuma setelah keluar dari rumah sakit waktu itu, aku gk mengizinkan papa lgi untuk mengurus bengkel, jdi sekarang bengkel aku yang urus" balas clarisa sambil terus memasak.


"Sukur lah kalau begitu" balas mona tante nya.


"Beneran kamu dan rey tidak ada hubungan ?" Sambung mona. masih tidak percaya dengan keponakan nya ini.


"Beneran tan" jawab clarisa.


"Tapi kamu suka kan sama rey, kalau tidak mana mungkin kamu mau repot² memgurus nya yang sedang sakit, sampai dibuatkan makanan segala lagi," ucap mona.


"Tidak tan, ini cuma sebagai tanggung jawab aku sebagai atasan nya rey" ucap clarisa membelakangi tante nya, karna tidak mau tante nya melihat wajah nya yang sudah memerah..


"Apa aku beneran suka sama rey" batin clarisa,


"Jangan berfikir yang aneh² clarisa" batin nya.


"Rey kamu kasih kerjaan apa dibengkel, apa sebagai pengawas, atau tangan kanan kamu" ucap mona.


"Rey cuma montir tan" ucap clarisa.


Mona yang terkejut dgn jawaban ponakan nya kembali bertanya "berarti besar juga gaji montir dibengkel kamu, smpai bisa menyewa kamar kelas 1 dikos²an tante.


" Itu yang buat aku bingung tan, aku gaji rey tidak lah besar, sesuai standar gaji semua karyawan, tpi kenapa dya bisa kos disini, padahal kos²an tante diisi para pekerja kantoran dgn gaji besar kan tan" ucap clarisa.


"Tante jga bingung, tpi uang kos sudah dibayar lunas untuk 3 bulan kedepan" balas mona.


"Apa jangan² rey itu orang jahat tan, yang lgi menyamar" ucap clarisa menghadap tantenya, sambil tersenyum dgn candaan nya.


"Jangan ngaur kalau ngomong, tante lihat rey anak baik², pasti ada yang dia tutupi tentang status nya" ucap mona.


"Aku juga berfikiran seperti itu tan" jawab clarisa.


Setelah selesai memasak makanan untuk rey clarisa membawa nya menuju kamar rey.

__ADS_1


JANGAN LUPA DILIKE YA PEMBACA YANG BUDIMAN,..


__ADS_2